#30 tag 24jam
APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Naik 763,2% YoY
APBN Mei 2026 defisit Rp180,4 triliun, naik 763,2% YoY. Didukung penerimaan pajak dan bea cukai yang tumbuh signifikan, serta belanja negara meningkat. [249] url asal
#apbn-2026 #defisit-apbn-2016 #menkeu-purbaya #purbaya-yudhi-sadewa #defisit-rp180-triliun #defisit-naik #apbn-defisit #pdb-indonesia #penerimaan-negara #penerimaan-pajak #pajak-dan-bea-cukai #penerima
(Bisnis.Com - Ekonomi) 05/06/26 14:29
v/241081/
Pemerintah Diminta Tak Bertumpu ke Sisa Anggaran Lebih APBN di BI hingga Himbara
Pemerintah diimbau tidak bergantung pada Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp420 triliun untuk menutup defisit APBN akibat kenaikan harga minyak. Penggunaan SAL harus transparan dan didiskusikan dengan DPR. [997] url asal
#apbn-defisit #sal-apbn #sisa-anggaran-lebih #tekanan-fiskal #harga-minyak-naik #subsidi-energi #defisit-keuangan #likuiditas-perbankan #transparansi-sal #dpr-dan-sal #harga-minyak-wti #harga-minyak-br
(Bisnis.Com - Ekonomi) 10/04/26 16:43
v/187823/
Alarm Defisit APBN Terbesar, Prabowo Mesti Turun Tangan Jaga Fiskal
Defisit APBN 2026 mencapai Rp240,1 triliun akibat belanja tinggi dan penerimaan rendah. Pemerintah perlu evaluasi kebijakan fiskal di tengah tekanan global. [1,088] url asal
#defisit-apbn #apbn-2026 #belanja-negara #penerimaan-negara #defisit-fiskal #purbaya-yudhi-sadewa #apbn-defisit #belanja-pemerintah #penerimaan-pajak #tax-ratio-indonesia #defisit-terbesar #kebijakan-f
(Bisnis.Com - Ekonomi) 07/04/26 08:00
v/183421/
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik sampai Akhir 2026, APBN Bakal Defisit 2,92%
Menkeu Purbaya memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski harga minyak naik, dengan defisit APBN diprediksi 2,92% dari PDB. [270] url asal
#harga-bbm-subsidi #apbn-defisit #harga-minyak-dunia #purbaya-yudhi-sadewa #bbm-subsidi-2026 #harga-minyak-us-100 #apbn-2026 #defisit-apbn-2 #92 #harga-minyak-us-80 #harga-minyak-us-90 #indonesian-crud
(Bisnis.Com - Ekonomi) 06/04/26 12:24
v/182525/
Defisit APBN 2025 Nyaris 3 Persen dari PDB, Apa Biang Keroknya?
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) defisit Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari PDB sepanjang 2025. [322] url asal
#apbn-2026 #defisit-apbn #apbn #anggaran #menkeu #purbaya-yudhi-sadewa #apbn-2025 #apbn-defisit #defisit #apbn-2025 #silpa #jakarta-pusat #kementerian-keuangan #pers-apbn-kita #pemerintah-pusat
(CNN Indonesia - Ekonomi) 08/01/26 15:20
v/97330/
APBN Defisit Rp560 Triliun per November 2025, Ini Perinciannya
Penerimaan perpajakan baru mencapai 79,8 persen. [353] url asal
#apbn-defisit #defisit-apbn-november-2025 #purbaya #kinerja-apbn
Maklumat Darurat Dirjen Pajak, Shortfall Melebar, Wajib Pajak Dikejar!
Penerimaan pajak 2025 diprediksi shortfall, defisit anggaran naik 3% PDB. Pemerintah targetkan pajak dari orang kaya, sawit, dan batu bara untuk menutup gap. [1,070] url asal
#shortfall-pajak #defisit-anggaran #penerimaan-pajak #ijon-pajak #kebijakan-fiskal #dirjen-pajak #menteri-keuangan #apbn-defisit #target-pajak #sektor-sawit #sektor-batu-bara #penerimaan-negara #dinami
(Bisnis.Com - Ekonomi) 12/12/25 10:37
v/70368/
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini (25/11) Menguat ke Level Rp16.656 per Dolar AS
Rupiah menguat ke Rp16.656 per dolar AS pada 25/11/2025, didorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed. Mata uang Asia lainnya juga mayoritas menguat. [502] url asal
#rupiah-menguat #nilai-tukar-rupiah #dolar-as #mata-uang-asia #suku-bunga-fed #federal-reserve #ekonomi-as #pasar-tenaga-kerja #penurunan-suku-bunga #indeks-dolar-as #perdagangan-rupiah #apbn-defisit
(Bisnis.Com - Market) 25/11/25 16:04
v/49830/
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56
