APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Naik 763,2% YoY

APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Naik 763,2% YoY

APBN Mei 2026 defisit Rp180,4 triliun, naik 763,2% YoY. Didukung penerimaan pajak dan bea cukai yang tumbuh signifikan, serta belanja negara meningkat.

(Bisnis.Com) 05/06/26 14:29 241081

Bisnis.com, JAKARTA — Defisit APBN sampai dengan 31 Mei 2026 tercatat mencapai Rp180,4 triliun atau setara 0,70% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026). Defisit ini tumbuh 763,2% (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp20,9 triliun.

"Jadi APBN kita amat aman. Yang jelas, bisa kami kendalikan karena pajak dan bea cukai ada perbaikan yang signifikan," ujar Purbaya di Aula Mezzanine, Gedung Juanda Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Defisit ini disebabkan oleh selisih antara penerimaan negara keseluruhan sebesar Rp1.185 triliun sampai akhir Mei lalu. Pertumbuhannya mencapai 19,1% (yoy).

Seluruh komponen penerimaan tumbuh positif. Penerimaan pajak terealisasi Rp834,4 triliun atau tumbuh 22,1% dari Rp683,3 triliun pada Mei 2025.

Penerimaan kepabeanan dan cukai juga melanjutkan pertumbuhan positif dari April, setelah sepanjang kuartal I/2026 terkontraksi. Realisasinya mencapai Rp123,8 triliun atau tumbuh 0,7% (yoy).

Adapun PNBP sudah terealisasi Rp226,4 triliun dan tumbuh dua digit, yakni 19,9% (yoy).

Adapun keseluruhan belanja negara tercatat sebesar Rp1.365,4 triliun atau tumbuh 34,4% (yoy). Purbaya menyebut pertumbuhan tinggi itu sejalan dengan strategi pemerintah untuk menyamaratakan belanja sepanjang tahun.

Kemudian, keseimbangan primer tercatat sebesar surplus Rp58,6 triliun. Ini melanjutkan tren positif akhir April lalu setelah sepanjang kuartal I/2026 defisit.

Artinya, pemerintah tidak menerbitkan utang baru untuk memenuhi kewajibannya pada Mei 2026,

APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Naik 763,2% YoY
termasuk untuk pembayaran bunga utang.

#apbn-2026 #defisit-apbn-2016 #menkeu-purbaya #purbaya-yudhi-sadewa #defisit-rp180-triliun #defisit-naik #apbn-defisit #pdb-indonesia #penerimaan-negara #penerimaan-pajak #pajak-dan-bea-cukai #penerima

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260605/10/1978689/apbn-mei-2026-defisit-rp1804-triliun-naik-7632-yoy