Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat bersama Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya memperkuat ekosistem kuliner halal UMKM lokal dengan meluncurkan Zona Kuliner ... [320] url asal
contoh kolaborasi yang baik dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan
Ciamis (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat bersama Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya memperkuat ekosistem kuliner halal UMKM lokal dengan meluncurkan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Rest Area Karangkamulyan, Ciamis, Jumat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, program tersebut sebagai terobosan baru yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Ciamis, maupun pengunjung yang singgah di daerah tersebut karena dapat menikmati kuliner terverifikasi halal.
"Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi merasa ragu ketika menikmati kuliner yang tersedia di rest area karena telah terverifikasi halal," kata Bupati pada peluncuran Zona KHAS itu.
Ia menuturkan, peluncuran Zona KHAS menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku UMKM kuliner di Kabupaten Ciamis.
Kuliner khas daerah, kata dia, memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing apabila didukung oleh kualitas produk yang baik, inovasi yang berkelanjutan, serta jaminan kehalalan yang terpercaya.
"Keberadaan sertifikasi halal ini sangat penting, selain memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Ciamis, juga memberikan kepastian bagi para pendatang yang melintas atau singgah di Ciamis," katanya.
Ia menyampaikan, Zona KHAS Karangkamulyan merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Ciamis, BI Perwakilan Tasikmalaya, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Bupati mengapresiasi adanya program tersebut sebagai bentuk dukungan dan pendampingan yang selama ini diberikan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Ciamis.
"Berkat bimbingan dan pembinaan dari Bank Indonesia, banyak UMKM di Kabupaten Ciamis yang kini mampu berkembang, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pasar usahanya," katanya.
Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri mengatakan, Zona KHAS Karangkamulyan merupakan kawasan wisata kuliner halal pertama di wilayah non-jalan tol di Jawa Barat yang digagas bersama Pemkab Ciamis dan BI Kantor Perwakilan Tasikmalaya.
"Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Ciamis sekaligus menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan," katanya.
Muslim LifeFair Makassar 2026 akan digelar 1-3 Mei di SMMCC, menargetkan 20.000 pengunjung dan transaksi Rp6 miliar dengan 100+ brand halal. [405] url asal
Bisnis.com, MAKASSAR - Pameran produk halal terkemuka Muslim LifeFair bakal digelar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Centre (SMMCC), Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 1-3 Mei 2026. Ini jadi kali pertama pameran tersebut terselenggara di wilayah Indonesia Timur.
General Manager PT LIMA Event Indonesia Zaky Ramadhan, selaku penyelenggara, mengatakan akan menyiapkan 116 booth untuk penyelenggaraan di Makassar, dengan target partisipasi lebih dari 100 brand syariah.
Brand yang bakal dihadirkan meliputi berbagai sektor industri halal, antara lain fashion muslim, kuliner halal, travel haji & umrah, pendidikan Islam, herbal & kosmetik halal, produk UMKM lokal, hingga komunitas & pengusaha muslim.
Muslim LifeFair Makassar 2026 menargetkan 20.000 pengunjung selama 3 hari penyelenggaraan, dengan total transaksi yang dibidik sekitar Rp6 miliar.
"Kami hadir di Makassar karena melihat potensi ekosistem halal yang besar. Event ini siap menjadi salah satu penggerak ekonomi syariah dan kebangkitan UMKM di kawasan Indonesia Timur," ucap Zaky Ramadhan saat konferensi pers di Makassar, Senin (2/3/2026).
Tidak hanya menghadirkan pameran produk halal, Muslim LifeFair Makassar 2026 juga akan menghadirkan beberapa program, seperti talkshow dan kajian daurah muslim path, muslim entrepreneur sharing session, networking bisnis, zona kuliner halal, hingga promo dan penawaran khusus.
Harga tiket masuk sendiri tersedia secara online dengan harga Rp20.000 dan dapat dibeli langsung di lokasi (onsite) seharga Rp25.000 selama acara berlangsung.
Zaky Ramadhan menambahkan, sejak 2019 sudah lebih dari 2.500 brand yang berpartisipasi dalam rangkaian Muslim LifeFair di berbagai daerah di Indonesia.
Sebelum hadir di Makassar, event ini telah terselenggara di berbagai kota besar seperti Bandung, Bogor, Bekasi, Jakarta, Yogyakarta, dan Tangerang.
Pada 2026, Muslim LifeFair telah lebih dahulu hadir di Mega Bekasi Hypermall pada 6-8 Februari 2026. Kemudian setelah terselenggara di Makassar, akan berlanjut di ICE BSD City Tangerang pada 28-30 Agustus 2026, serta ditutup dengan event muslim akhir tahun pada 25-27 Desember 2026 di JICC Senayan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan event ini diharapkan bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, utamanya dari ekosistem syariah.
Makassar dengan penduduk muslim yang besar menjadi pasar paling potensial di wilayah timur dalam pengembangan produk-produk halal.
Selain itu dia juga ingin agar semua UMKM lokal yang berpartisipasi dalam Muslim LifeFair bisa memanfaatkan momentum untuk melakukan pengembangan penjualannya, serta membantu upaya dalam proses naik kelas para UMKM.
"Tiap ujung dari pameran kan diharapkan bisa ekspor. Kami ingin itu terjadi. Kalau kita bisa ekspor artinya tata kelola sudah benar, bisnis modelnya bisa berjalan baik, dan ada transfer knowledge," tutur Munafri Arifuddin.
Taman Bekapai di Balikpapan menjadi pusat kuliner halal sejak Juni 2025, berkat kolaborasi Bank Indonesia dan Pemkot, mendukung UMKM dan ekonomi syariah. [341] url asal
Bisnis.com, SAMARINDA — Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) Taman Bekapai mencatatkan capaian signifikan sejak diluncurkan Juni 2025.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi menyatakan 15 dari 34 pelaku usaha makanan dan minuman di Bekapai Food Space telah mengantongi sertifikat halal.
Inisiatif ini merupakan buah kolaborasi strategis antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Balikpapan, Kementerian Agama Kota Balikpapan, dan BPD Kaltimtara Syariah dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Balikpapan.
Sejalan dengan itu, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis turut andil menyediakan infrastruktur pendukung, mulai dari tempat sampah, perbaikan air mancur, hingga aktivasi kegiatan olahraga dan hiburan.
"Langkah strategis ini juga merupakan upaya untuk mendukung penguatan citra Kota Balikpapan sebagai destinasi wisata kuliner yang ramah muslim, berkualitas dan berdaya saing," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (28/12/2025).
Dia menambahkan, implementasi Zona KHAS ini diharapkan mampu mengangkat posisi Taman Bekapai sebagai destinasi wisata kuliner halal unggulan di Kalimantan Timur, sekaligus memberikan jaminan kehalalan, kebersihan, dan keamanan pangan bagi masyarakat luas.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Bank Indonesia memfasilitasi penyediaan 102 meja dan 612 kursi seragam untuk 34 UMKM di Bekapai Food Space.
Di sisi lain, BPD Kaltimtara Syariah menyerahkan landmark Zona KHAS sebagai identitas kawasan kuliner halal.
Sementara itu, Wakil Walikota Balikpapan Bagus Susetyo mengapresiasi langkah nyata Bank Indonesia dalam mendorong ekonomi syariah.
Dia menegaskan Zona KHAS selaras dengan upaya Pemkot mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat fungsi Taman Bekapai sebagai aset sekaligus sentra aktivitas publik dan ekonomi kreatif.
"Pembangunan ekonomi ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga nilai kehalalan, keamanan, kesehatan, dan keberlanjutan," jelasnya.
Namun, dari 34 pelaku usaha, delapan masih dalam proses pengajuan sertifikasi halal, sementara 18 pedagang asongan yang berusaha di kawasan yang sama baru mulai didampingi. Hal ini memerlukan akselerasi dan komitmen berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Lebih jauh, Bagus mengungkapkan rencana Pemkot mengembangkan taman inklusif di setiap kecamatan dengan konsep serupa.
Adapun, dia berharap perbankan dan instansi terkait dapat mendukung penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan menu makanan kekinian. "Semua potensi dan mitra utama diharapkan dapat mendukung rencana pengelolaan PKL tersebut," pungkasnya.
Gubernur Sumbar menilai keuangan syariah berpotensi mendongkrak ekonomi daerah. Konferensi Wakaf Internasional akan digelar untuk memperkuat sektor ini. [568] url asal
Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melihat keuangan syariah memiliki potensi untuk mendongkrak perekonomian daerah dan pemberdayaan masyarakat ekonomi syariah pun akan terus ditingkatkan.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pertumbuhan ekonomi di Sumbar memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Makanya, gerakan berwakaf dan berzakat sudah tumbuh dan berkembang dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Sumbar.
“Selama ini untuk zakat dan wakaf telah berjalan di tengah-tengah masyarakat. Belum lagi soal kuliner halal, fashion halal, serta pariwisata halal yang dapat menggerakan ekonomi secara syariah,” katanya Kamis (13/11/2025).
Dia menyebutkan ekonomi dan keuangan syariah merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa terpisahkan di Sumbar. Falsafah di Minangkabau yakni adat basyandi syarak, syarak basandi kitabullah menjadi pondasi dalam menjalankan syariah agama Islam dan menuntun masyarakat Sumbar pada aspek kehidupan dengan tata cara yang halal dalam memenuhi kaidah agama Islam.
“Jadi hal ini menandakan ekonomi dan keuangan syariah merupakan salah satu potensi strategis yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sumbar," ujarnya.
Menurutnya, ada sekitar 98% masyarakat Sumbar beragama Islam, dan memegang teguh falsafah ABS-SBK sejalan dengan prinsip keuangan syariah.
Untuk memaksimalkan kontribusinya, dibutuhkan kerja sama lintas sektor yang terencana dan terintegrasi. Berbagai potensi ini, lanjut Mahyeldi, pada Tanggal 15-16 November 2025, akan dilaksanakan Konferensi Waqaf Internasional di Kota Padang.
“Kami ingin keuangan syariah ini terus tumbuh. Lalu, terselenggarakannya pertemuan wakaf internasional itu, merupakan kolaborasi antara Pemprov dengan Pondok Modern Darussalam Gontor yang bertujuan untuk melahirkan gagasan baru dan solusi konkrit dalam pengelolaan wakaf produktif.
Dikatakannya adanya Konferensi Wakaf tersebut, akan turut membantu penguatan industri halal dan UMKM halal, penguatan ekspor halal dan kerja sama ekonomi syariah internasional, penguatan ekosistem halal, penguatan keuangan syariah, dan penguatan dana sosial syariah.
“Makanya perlunya sinergi pengembangan ekonomi syariah di daerah memerlukan dukungan dan sinergi seluruh stakeholders terkait," tegasnya.
Gubernur menjelaskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029, menetapkan muatan ekonomi dan keuangan syariah pada misi ke empat, yaitu memperkuat peran ekonomi dan keuangan syariah Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Dimana untuk potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar Tahun 2025–2029 terletak pada penguatan sektor ekonomi unggulan seperti pertanian, perdagangan UMKM, green ekonomi dan potensi energi baru terbarukan yang selaras dengan prinsip syariah.
"Strateginya meningkatkan kualitas investasi, digitalisasi UMKM, revitalisasi infrastruktur dan memperkuat ekonomi di nagari di masa yang akan datang," sebutnya.
Kemudian Mahyeldi juga meminta upaya mengembangan ekonomi dan keuangan Syariah di Sumbar, agar semua kabupaten dan kota paling lambat awal Tahun 2026 telah membentuk kelembagaan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), dan dilanjutkan dengan SK Kepala Daerah di masing- masing kabupaten dan kota.
"Karena nanti akan ada penilaian Adinata Syariah Tingkat Provinsi pada tahun 2026 nanti oleh komite nasional ekonomi dan keuangan syariah," ucap dia.
Dia melihat dengan adanya kolaborasi ini dapat menjadi gerakan masif dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar.
Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar, Kuartini Deti Putri menambahkan penguatan ekonomi dan keuangan syariah ini memang menjadi salah satu konsen Pemprov Sumbar untuk mendukung transformasi ekonomi dan transformasi sosial di daerah, melalui hilirisasi industri halal dan penguatan rantai halal melalui UMKM di Sumbar.
"Rakor diharapkan dapat sinkronisasi, sinergitas dan harmonisasi antara pusat dengan provinsi dan kabupaten kota dalam penguatan ekonomi dan keuangan syariah," ujar Deti.
Deti mengharapkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan, dan semua hal dapat dilakukan komitmen dan konsisten atas rencana bersama yang telah ditetapkan di dalam dokumen perencanaan.
Bisnis.com, PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang Provinsi Sumatra Selatan meluncurkan 135 agenda kegiatan (event) yang akan berlangsung sepanjang 2026 sebagai upaya mendongkrak geliat pariwisata wilayah tersebut.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Irmansyah mengatakan penyelenggaraan event di tahun depan sejalan dengan target kunjungan wisata yang cukup tinggi yakni sebanyak 2,3 juta.
Oleh karena itu banyaknya kegiatan yang akan diselenggarakan diharapkan mampu menggaet minat para wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk bertandang ke Palembang.
“Tahun ini [2025] sampai bulan Oktober capaian kunjungan wisatawan baru 1,8 juta, sedangkan target 2 juta. Kita harapkan dua bulan terakhir bisa dicapai,” ujarnya, saat peluncuran di Hotel The Zuri Palembang, Selasa (11//11/2025).
Selain itu, peluncuran kegiatan ini ditunjukkan untuk memberikan dampak terhadap capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang ditarget sebesar 30% dari sektor pariwisata pada 2026.
Irmansyah menambahkan, dari total agenda yang telah diluncurkan, 10 diantaranya merupakan event unggulan baik yang sebelumnya sudah ada maupun baru akan dilaksanakan di tahun mendatang.
Sepuluh event tersebut antara lain Festival Perahu Bidar Tradisional, Festival Sriwijaya, Ampera Tourism Run, Ziarah Kubro, Cap Go Meh Pulau Kemaro.
Kemudian Gemilang Palembang Raya, Sriwijaya Lantern Festival, Pemilihan Bujang Gadis Palembang, Festival Kuliner Halal Nusantara dan Festival Pesona UMKM.
"Dua diantara [event] itu yaitu Festival Perahu Bidar Tradisional dan Festival Sriwijaya juga berhasil masuk ke dalam nominasi Karisma Event Nusantara 2026 oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” tuturnya.
Secara rinci 135 calender of charming Kota Palembang untuk tahun 2026 sebagai berikut.
1. Pertempuran 5 Hari 5 Malam 1-5 Januari Gedung Kesenian Palembang
2. Sumatera Ekspres Musi Run Jilid VI 18 Januari Stadion Gelora Jakabaring
3. Sumsel Wedding Expo Januari Palembang Indah Mall
4. Pementasan Wayang Palembang Januari Gedung Kesenian Palembang
5. Pementasan Dul Muluk Palembang Januari Gedung Kesenian Palembang
6. Pementasan Nenggung Mato & Syair Palembang Januari Gedung Kesenian Palembang
7. Street Boxing (Pukulan Terkuat di Sumatera) Januari
8. Pemilihan Putera Puteri Pelajar Januari
9. Ziarah Qubro Ulama & Aulia Palembang Darussalam 13-15 Februari 1 Ilir - 9/10 Ulu
10. Haul Ki Merogan 17-27 Rajab Masjid Ki Merogan
11. MTQ Tingkat Kota Palembang Februari Kambang Iwak
12. Chinese New Year Festival Februari PTC Mall
13. Jajan Bukoan Februari Halaman Monpera
14. Launching Buku Sahilin & Biografi Maetro Batanghari Sembilan Februari Gedung Kesenian Palembang
15. Putera Puteri Sumatera Selatan Februari
16. Festival Imlek Palembang Februari
Maret 17 Cap Go Meh Pulau Kemaro 26 Februari - 1 Maret Pulau Kemaro
18. Ziarah Kesultanan Aulia Palembang Lamo Maret Masjid Sultan Agung
19. Street Boxing Vol. 13 Maret
20. Open Base Lanud Srimulyono Maret
21. Pemilihan Miss Cilik & Miss Remaja Sumsel 2026 Maret
22. Festival Kuliner Halal Nusantara 2026 3-5 April Pelataran Benteng Kuto Besak
23. Hari Tari Sedunia 29 April Palembang Square Mall
24. Charming Palembang Color Run April Lapangan DPRD Sumsel
25. Food kuliner & Home Houseware Fair April Palembang Square Mall
26. Festival Foodies Palembang April Palembang Square Mall
27. Pemilihan Putra Putri Nusantara Sumsel April Gedung Kesenian Dekranasda
28. Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Kota Palembang 2026 April
29. Indonesian Model Search Palembang April
30. Palembang Berpuisi 16 Mei Lawang Borotan
31. Pemilihan Duta Seni 20 Mei Benteng Kuto Besak
32. Bulan Menggambar 2026 21-25 Mei Gedung Kesenian Palembang
33. Palembang Tourism Forum Mei Kampus Poltekpar Palembang
34. Festival Seni & Budaya Palembang Mei Halaman Museum SMB II
35. Puteri Anak Remaja Indonesia Sumsel 2026 Mei Palembang Square Mall
36. UMKM Awards 2026 Mei Plaza Benteng Kuto Besak
37. Palembang Moeslim Festival Mei
38. Malam Penganugerahan Cek Ayu Cek Bagus Mei
39. Putri Hijab Influencer 2026 Mei
40. Palembang Fashion Carnaval Mei
41. Ampera Tourism Run (ATR) 2026 14 Juni Jembatan Ampera - Plaza BKB
42. Festival Pesona UMKM 2026 Juni Benteng Kuto Besak
43. Festival Sriwijaya Ke-XXXIV 2026 19-21 Juni Halaman Monpera
44. Gemilang Palembang Raya 2026 20 Juni Plaza Benteng Kuto Besak
45. Pemilihan Bujang Gadis Palembang Ke-XXXIX 2026 27 Juni
46. Lomba Lukis & Mewarnai SMB II & AK. Gani 30 Juni Gedung Kesenian Palembang
47. Festival Syarofal Anam Juni Gedung Kesenian Palembang
48. Lomba Drum Band & Marching Band Kambang Iwak
49. Pementasan Wayang Palembang
50. Pementasan Dul Muluk Palembang
51. Sriwijaya Travel Fair
52. Buiang Gadis Intelegensi 2026
53. Street Boxing Special HUT Palembang
54. Pemilihan Bujang Gadis Pendidikan 2026 Grand Atyasa
55. Pemilihan Duta Pora Sumsel 2026 The Zuri Hotel
56. LRT Fest Jakabaring Sport City
57. Palembang Half Marathon Jakabaring Sport City
58. Festival Foodies Palembang PTC Mall
59. Hari Kebaya Nasional Halaman Kantor Gubernur Sumsel
60. Kadin Sumsel Expo 2026 Plaza Benteng Kuto Besak
61. Festival Dul Muluk Taman Budaya Sumsel
62 Mustika Musi 2026 Plaza Benteng Kuto Besak
63 Parade Bunyian Lawang Borotan
64 Panggung Tradisi
65 Palembang Fashion Week 2026
66 Job Fair Palembang 2026
67 Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 15,16 & 17 Agustus Plaza Benteng Kuto Besak
68 Sriwijaya Lantern Festival 2026 6 Agustus-13 September Sekolah Maitreyawira
69 Festival Panjat Pinang Jakabaring Spoort City / Halaman Wyndham Hotel
70 Pekan kebudayaan Sumatera Selatan Taman Budaya Sriwijaya
71 Kejurnas Drag Bike dan Drag Race Sirkuit Sumatera
72 Sriwijaya Expo x Swarna Songket Nusantara Plaza BKB Palembang
73 Qris Run Plaza BKB Palembang
74 Lomba Edukatif Kultural (Permainan Tradisional Palembang) Museum SMB II Palembang
75 Lomba Gerak Jalan Stadion Kamboja
76 Parade Seni Membangun Semangat Juang Kemerdekaan
77 Job Fair 2026
78 Pemilihan Duta Dangdut Palembang
79 Grand Final Pemilihan Duta Anak 2026
80 Lomba Mural dan Grafiti 6 September Gedung Kesenian Palembang
81 Ceriah HUT DKP 2026 9 September Gedung Kesenian Palembang
82 Rebo Kasan Jakabaring Sport City
83 Festival Teater Sumatera Museum SMB II
84 Indonesia Menari 2026 Taman Budaya Sriwijaya
85 Education Expo
86 Lomba Tari Kreasi Daerah Graha Taman Budaya
87 Pemilihan Duta Kesetiakawanan
88 Balance BIke Palembang Citraland Palembang
89 Sepekan Seni
90 Parade Seni "Yang Muda yang Berseni" 28 Oktober Gedung Kesenian Palembang
91 Dekan Cup 31 Okt - 02 Nov Gor Jakabaring & Canton Park
92 Palembang Matsuri 31 Oktober
93 Haul Akbar Syeikh Zawawi Izhom Masjid Sultan Agung
94 Pemilihan Duta Pelajar Nusantara 2026 Hotel Princes
95 POPARNAS 2026 Poltekpar Palembang
96 PIM Great Sale Palembang Indah Mall
97 Bujang Gadis Wisata Musi 2026 Emilia Hotel
98 BAF Kejurda IMI Sumsel 2026 JSC
99 Pameran Prangko Museum SMB II
100 Sultan Muda Digination Run Halaman Kantor Gubernur Sumsel
101 Festival Budaya Palembang Gedung Kesenian Palembang
102 Festival Kreatif Sriwijaya Dinning Hall JSC Palembang
103 Nikah Massal Rumah Dinas Walikota Palembang
104 Festival Rempah 2025 PTC Mall
105 Kadin Expo Transmart Radial
106 Workshop Tari Tradisi
107 Bujang Gadis Pendidikan Sumsel
108 Pekan Hari Pariwisata Sedunia
109 Festival Sungai Musi
110 Pemilihan Duta DPD RI
111 Festival Wayang Nasional 7 November
112 Festival Anugerah (Teater Sekolah Se-sumsel) Graha Taman Budaya
113 Festival Kambang Iwak Kambang Iwak
114 BSB Night Run 2026 Kantor Pusat BSB Palembang
115 Palembang Badminton Open 2024 (Piala Walikota Palembang) Gor Bulutangkis Cempako
116 Pekan kebudayaan Daerah Sumatera Selatan Taman Budaya Sriwijaya
117 Palembang Tourism Charming Award
118 Palembang Fashion and Pageant Award
119 Launching Rumah Gaun Palembang
120 Putra Putri Sriwijaya 2026
121 Pesta Patah Hati
122 Pemilihan Bujang Gadis Kesehatan Palembang
123 Agrifest 2026
124 Sriwijaya Coffe Fest
125 Pemilihan Putra Putri UMP 2026
126 Pemilihan Duta Lingkungan Sumsel 2026
127 JSC New Year 31 December Poltekpar Palembang
128 Haul AK. Gani Museum AK. Gani
129 Hunting Makro Akbar Nusantara Taman Wisata Alam Punti Kayu
130. Festival Foodies Palembang
131. Festival Jazz Internasional (Suara Musi 2026) Plaza BKB Palembang
132. Journey of Sriwijaya Hotel Aryaduta
133. Mister & Miss Sumsel
134. Indonesian Billion Star
135. Pemilihan Bujang Gadis UIGM 2026
Keterangan foto: Peluncuran Calender of Charming 2026 Kota Palembang, Selasa (11/11/2025)./Bisnis-Husnul.
Pembentukan ekosistem halal di Sulsel dipercepat untuk mendukung UMKM menembus pasar Timur Tengah dengan sertifikasi halal, memperluas jangkauan ekspor. [358] url asal
Bisnis.com, MAKASSAR - Pembentukan ekosistem halal di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus dikebut untuk membuka jaringan pemasaran baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Penjualan produk ke kawasan Timur Tengah menjadi salah satu yang dibidik karena mayoritas penduduknya muslim sama dengan di Sulsel.
Oleh sebab itu berbagai produk syariah diyakini memiliki potensi yang sangat besar apabila keran ekspor ke negara-negara tersebut terbuka luas.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulsel Wahyu Purnama mengatakan upaya perluasan ekosistem halal salah satunya dilakukan melalui pelaksanaan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) sepanjang Oktober 2025.
Melalui giat tersebut, pihaknya telah melakukan pendampingan 76 sertifikat profesi juru sembelih halal, pendampingan sertifikat halal untuk dua Rumah Potong Unggas (RPU) di Kabupaten Sidrap, serta pendampingan 3 sertifikat profesi penyelia halal untuk juru sembelih.
Selain itu ada juga pendampingan 10 sertifikat profesi penyelia halal bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pendampingan sertifikat Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) kantin yang berlokasi di kantor Bank Indonesia Sulsel, SMAN 17 Makassar, dan Koperasi Kantor Gubernur Sulsel.
Langkah tersebut sukses memperluas jangkauan ekosistem halal di wilayah ini. Di mana saat ini juru sembelih yang sudah memiliki keahlian sembelih halal mencapai 178 orang, RPU yang sudah bersertifikasi halal sebanyak 9 unit, serta Zona KHAS telah ada sebanyak 8 lokasi.
"Produk yang dikatakan halal bukan hanya dilihat dari bahan bakunya, tapi mulai dari proses sembelihnya dan zat-zat yang terkandung di dalamnya. Makanya untuk memastikan 100% halal, kita buat ekosistem ini mulai dari hulu ke hilir," kata Wahyu Purnama kepada Bisnis, Senin (10/11/2025).
Penguatan ekosistem halal dari hulu diyakini akan membuat UMKM di Sulsel mudah memiliki sertifikat halal yang bisa menopang penjualan hingga ke mancanegara.
Pasalnya, dikatakan Wahyu, saat ini sertifikasi halal telah menjadi sebuah persyaratan yang diminta banyak negara, bukan hanya negara Islam.
Apalagi di Timur Tengah, di mana negara-negara di sana sudah mewajibkan produk yang masuk harus halal.
"UMKM kita di sini banyak yang belum bersertifikasi halal. Padahal sertifikat halal bisa membuka ekspor ke mana pun di dunia, artinya realisasi ekspor berpotensi meningkat. Makanya kita akan terus perluas jaringan ekosistem ini agar produk kita makin berkualitas," tutur Wahyu.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56