Bisnis.com, JAKARTA — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyatakan bahwa baru 3.168 kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (MBG) mendapatkan pelatihan sebagai penyelia halal.
Hal ini disampaikan Kepala BPJPH Haikal Hassan dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta pada hari ini, Senin (9/2/2026). Dia mengakui bahwa jumlah ini masih belum mencapai target.
“Sampai saat ini, kita sudah melatih 3.168 penyelia halal. Masih jauh dari target, karena ada target 20.000 penyelia halal,” kata Haikal.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa BPJPH terus mengupayakan akselerasi sertifikasi halal bagi SPPG di seluruh Tanah Air.
Menurutnya, menjadikan kepala SPPG sebagai penyelia halal merupakan jalan tercepat agar aspek halal program MBG dapat terpenuhi.
Dengan standar sebagai penyelia halal, Haikal menyebut bahwa kepala SPPG dapat menilai langsung kondisi dan kelayakan bahan baku sajian MBG, sehingga terjamin halal.
“Mereka adalah kepanjangan tangan kita. Apabila ada hal yang tidak memenuhi standar, mereka bisa mengambil tindakan langsung. Dan kami akan melihat secara random keseluruhan dapur MBG,” ujarnya.
Dalam perkembangan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Kenaikan penerima MBG sejalan dengan bertambahnya SPPG yang kini mencapai 22.091 unit.
“SPPG sudah 22.091. Penerima manfaat sudah lebih dari 60 juta, lebih sedikit. 60 juta jadi sudah tembus angka 60 juta,” ujar Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai program MBG turut memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Dia menyebut sekitar 32.000 tenaga kerja berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) telah melalui proses penugasan.