#30 tag 24jam
Bansos Beras untuk 33,2 Juta Penerima Diperpanjang 3 Bulan, Cek Jadwal & Cara Dapatnya
Pemerintah perpanjang bansos beras 3 bulan untuk 33,2 juta KPM mulai Juli 2026. Cek syarat dan cara dapatnya untuk bantu stabilitas harga dan daya beli. [378] url asal
#bansos-beras #bansos-beras-juli-2026 #bansos-2026 #cek-bansos-2026 #cara-dapat-bansos-beras #bantuan-pangan #perpanjangan-bansos #jadwal-bansos #cara-dapat-bansos #penerima-bansos #syarat-bansos #cara
(Bisnis.Com - Terbaru) 21/06/26 18:30
v/255611/
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah resmi mengumumkan bahwa penyaluran program bantuan sosial (Bansos) beras atau bantuan pangan diperpanjang 3 bulan ke depan. Bantuan ini akan disalurkan kembali mulai Juli 2026.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan penugasan perpanjangan bantuan pangan hingga 3 bulan ke depan dengan dukungan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang memadai.
“Bulog siap melaksanakan penugasan tambahan Bantuan Pangan yang diberikan pemerintah. Dengan stok beras yang kuat dan dukungan jaringan distribusi nasional, kami optimistis program ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Rizal dalam keterangannya dikutip Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, penyaluran Bantuan Pangan merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, memperkuat daya beli masyarakat, serta membantu menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.
Pengumuman perpanjangan penyaluran bansos beras ini sebelumnya juga telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas).
Zulhas mengatakan bahwa bansos beras akan fokus disalurkan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang musim kemarau.
Nantinya, bantuan beras akan diberikan dalam bentuk 10 kilogram per bulan selama tiga bulan, termasuk alokasi khusus untuk periode Juli.
“Bantuan beras atau bantuan pangan itu kita tambah tiga bulan. Tiga bulan. Juli, kemudian dua bulannya lagi disesuaikan dengan situasi musim paceklik. Tapi yang Juli harus. Itu sebanyak tiga kali, atau untuk tiga bulan, 10 kilogram kali 33,24 juta,” kata Zulhas dalam rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026).
Untuk diketahui, tidak semua golongan bisa mendapatkan bantuan pangan beras dan minyak goreng yang disalurkan pemerintah. Pasalnya, bantuan ini fokus dialurkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Terdapat sejumlah poin penting yang diperhatikan terkait dengan Bansos Pangan ini.
Berikut Syarat dan Cara Dapat Bansos Pangan Beras & Minyak Goreng:
Syarat Dapat Bansos Beras & Minyak Goreng
- Terdaftar sebagai keluarga miskin atau rentan miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
- Membawa surat undangan sebagai penerima Bansos
- Membawa KTP & KK
Cara Pengambilan Bansos Beras & Minyak Goreng
- Datang sendiri atau diwakilkan untuk lansia/yang berhalangan hadir karena sakit ke lokasi pengambilan bansos sesuai surat undangan yang tertera (balai kota atau kantor desa)
- Membawa surat undangan, KTP/KK
- Proses verifikasi dengan petugas terkait
- Mengambil bansos sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan
Daftar Bansos Cair Mei 2026: PKH, BPNT hingga PIP, Cek Jadwal & Nominalnya
Bansos Mei 2026 cair untuk PKH, BPNT, dan PIP. Cek jadwal dan nominalnya di situs Kemensos. [1,170] url asal
#bansos-cair #bansos-mei-2026 #daftar-bansos-mei-2026 #bansos-mei-2026-cair #bansos-pkh #bpnt #bansos-pip #cek-jadwal-bansos #cara-cek-bansos-2026 #bansos-kemensos #link-bansos #jadwal-bansos-mei-2026
(Bisnis.Com - Terbaru) 04/05/26 08:27
v/209878/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran sejumlah bantuan sosial (Bansos) berlanjut pada Mei 2026. Pencairan sejumlah Bansos bulan ini menjadi bagian dari periode penyaluran Triwulan II 2026.
Bansos yang disalurkan di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), Program Sembako atauBantuan Pangan Non Tunai (BPNT)hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa pemerintah melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) penerima bansosProgram Keluarga Harapan (PKH)dan Program Sembako guna memastikan penyaluran lebih tepat waktu dan tepat sasaran.
Dia menegaskan, data penerima Bansos bersifat dinamis dan dapat berubah setiap saat. Karena itu, pemutakhiran harus dilakukan secara berkelanjutan. Meski proses pembaruan bisa dilakukan kapan saja, hasilnya akan dirilis setiap tiga bulan dan menjadi dasar penyaluran bantuan sosial.
“Maka itu saya memohon kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, dan seluruh jajaran untuk bersama-sama melakukan pemutakhiran secara berkelanjutan. Kalau datanya sudah benar, maka berikutnya bansosnya harus tepat sasaran,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Senin (4/5/2026).
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Perluasan Penerima Bansos
Sebelumnya, Mensos juga mengusulkan perluasan penerima Bansos PKH dan BPNT. Rencana kebijakan ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (28/4/2026).
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Satgas melalui Keppres Nomor 4 Tahun 2026, dengan tujuan mempercepat berbagai program prioritas pemerintah.
Dalam rapat tersebut, Gus Ipul menyampaikan bahwa bansos merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui konsumsi masyarakat.
“Bansos bagian dari komponen pertumbuhan ekonomi. Kami mengusulkan bukan penebalan, tapi perluasan penerima manfaat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, program seperti PKH dan Bantuan Sembako difokuskan pada kelompok rentan di desil 1–4Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Berikut daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bansos reguler, pemerintah juga memastikan penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP), seiring dengan jadwal pencairan termin I yang berlangsung hingga April 2026.
Program ini diberikan kepada peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat yang telah terdaftar sebagai penerima. Penyaluran dilakukan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) pada bank penyalur, seperti BRI untuk jenjang SD dan SMP serta BNI untuk jenjang SMA/SMK.
Berikut besaran Program Indonesia Pintar (PIP)
- SD/MI/Paket A: Rp450.000 per tahun
- SMP/MTs/Paket B: Rp750.000 per tahun
- SMA/SMK/MA/Paket C: Rp1.000.000 hingga Rp1.800.000 per tahun
- Pada 2026, pemerintah juga memperluas cakupan PIP hingga jenjang pendidikan usia dini (PAUD/TK) dengan nominal sekitar Rp450.000 per tahun.
4. PBI JKN
Program PBI JKN menyasar masyarakat fakir miskin dan tidak mampu, di mana iuran BPJS Kesehatan kelas 3 sebesar Rp42.000 per orang per bulan dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah melalui APBN.
Dengan status sebagai peserta PBI JKN, penerima manfaat dapat mengakses layanan kesehatan secara gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, tanpa perlu membayar iuran bulanan.
Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka lamanhttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Sementara itu, masyarakat dapat mengecek kriteria dan syarat penerima Bansos 2026 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Syarat dan kriteria penerima bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Bansos Kemensos Triwulan II/2026 Cair Lebih Cepat: Cek Link, Jadwal & Nominal
Kemensos mempercepat pencairan bansos Triwulan II/2026 dengan pemutakhiran data untuk akurasi penerima. Cek jadwal, nominal, dan cara pengecekan online. [737] url asal
#bansos-kemensos #cara-cek-bansos-kemensos #bansos-2026-cair #bansos-april-2026-cair #daftar-bansos-2026 #bansos-cair #cek-bansos #jadwal-bansos #link-bansos-kemensos #bansos-pkh #bansos-pangan #bpnt
(Bisnis.Com - Terbaru) 14/04/26 16:05
v/191019/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk pencairan penerima bantuan sosial (Bansos) reguler yakni Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)) Triwulan II/2026.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN volume 2 dilakukan sebagai dasar penyaluran bansos Triwulan II/2026. Pembaruan ini dilakukan guna memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Gus Ipul menjelaskan bahwa DTSEN terus dimutakhirkan setiap tiga bulan sekali. Untuk triwulan II pada bulan April ini, Kemensos menerima hasil pemutakhiran 10 hari lebih cepat dari triwulan sebelumnya.
“Alhamdulillah ini atas kesepakatan bersama, agar penyaluran bisa lebih cepat, Ibu Kepala BPS beserta jajaran bisa mempercepat penyerahan DTSEN hasil pemutakhiran itu 10 hari lebih cepat, jadi biasanya tanggal 20, kita bisa terima tanggal 10, Alhamdulillah untuk Triwulan kedua ini kita sudah bisa terima pada tanggal 10,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers dikutip Selasa (14/4/2026).
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
“Saya bersyukur sekali, Alhamdulillah DTSEN semakin solid, DTSEN terus dilakukan langkah-langkah nyata, sehingga errornya terus menurun,” ujarnya.
Gus Ipul menyampaikan bahwa pembaruan DTSEN secara berkala merupakan langkah untuk meningkatkan akurasi data penerima bansos.
“Ada yang sebelumnya tidak menerima, sekarang menerima. Dan ada yang selama ini menerima tetapi masuk ke inclusion error, sehingga tidak menerima lagi. Jadi memang data ini dinamis,” jelasnya.
Selain itu, pemutakhiran DTSEN juga telah diintegrasikan dengan data kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat validitas data. Melalui langkah ini, Kemensos memastikan penyaluran bansos Triwulan II tahun 2026 lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Berikut Daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
Cara Cek Bansos April 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Kriteria dan syarat penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Bansos Kemensos April 2026, Ini Jadwalnya
Kemensos akan menyalurkan bansos tahap 2 pada April 2026, termasuk PKH, BPNT, PIP, PBI JKN, dan beras 10 kg. Cek status di cekbansos.kemensos.go.id. [678] url asal
#bansos-kemensos #jadwal-bansos #cara-cek-bansos #bansos-april-2026 #program-keluarga-harapan #bantuan-pangan-non-tunai #program-indonesia-pintar #penerima-bantuan-iuran #bantuan-beras-10-kg #cek-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 13/04/26 09:00
v/189234/
Bisnis.com, SEMARANG — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan memulai kembali penyaluran bantuan sosial (bansos) pada bulan April 2026.
Bansos Kemensos merupakan program bantuan pemerintah melalui Kementerian Sosial yang berupa uang, barang, atau jasa kepada masyarakat miskin atau rentan agar bisa memenuhi kebutuhan dasar hingga meningkatkan kesejahteraan.
Pada tahun 2026 sendiri, masyarakat akan menerima pencairan sejumlah jenis bansos mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN), dan bantuan pangan berupa beras 10 kg.
Untuk bansos PKH dan BPNT pada bulan April 2026 diketahui termasuk ke dalam penyaluran tahap 2. Untuk mempersiapkan diri, berikut ini informasi terkait jadwal dan cara cek bansos Kemensos pada bulan April 2026.
Jadwal Penyaluran Bansos Kemensos Tahun 2026
Berdasarkan jenisnya, bansos yang disalurkan Kemensos memiliki waktu penyaluran yang berbeda-beda. Berikut ini daftar dan jadwal jenis bansos Kemensos yang cair pada bulan April 2026.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Untuk penyalurannya, bansos PKH dilaksanakan dalam empat tahap. Bulan April 2026 menandakan pencairan bansos PKH memasuki tahap ke-2 (April-Juni). Namun, dalam penyalurannya tidak ada tanggal pasti untuk setiap daerah. Penyaluran ini akan dilaksanakan secara bertahap.
Selanjutnya, dilansir dari laman Bisnis, penerima PKH ini meliputi ibu hamil, anak usia dini, peserta didik, lanjut usia, serta penyandang disabilitas berat. Adapun besaran bantuan yang diberikan sebagai berikut.
Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
Lanjut usia: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Sama seperti PKH, pencairan BPNT juga akan dilaksanakan dalam empat tahap dengan bulan April memasuki tahap ke-2 (April-Juni). Untuk tahun 2026, penerima BPNT akan difokuskan pada masyarakat yang berada pada kelompok desil 1-4. Melalui bantuan ini, Pemerintah memberikan bantuan berupa saldo elektronik sebesar Rp200.000 setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pangan.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pendidikan yang berupa dana tunai untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Adapun tujuan dari bantuan ini adalah untuk mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah dan menarik siswa yang putus sekolah agar bisa kembali melanjutkan pendidikan. Penyaluran bantuan ini akan dikirimkan langsung ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel) pada bank penyalur. Terkait besaran dana bantuan, berikut ini rinciannya:
SD/sederajat: Rp450.000
SMP/sederajat: Rp750.000
SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1.800.000
4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN)
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) merupakan program yang memberikan subsidi penuh terhadap iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Untuk bantuan ini, Pemerintah menanggung iuran sebesar Rp42.000 per bulan menggunakan APBN. Dengan adanya bantuan ini, penerima PBI JKN akan memperoleh layanan kesehatan tanpa biaya di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
5. Bantuan pangan berupa beras 10 kg
Bantuan pangan berupa beras 10 kg merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan dengan bentuk beras sebanyak 10 kg. Pada tahun 2026, diketahui bahwa Pemerintah akan mengalokasikan bantuan beras hingga 720.000 ton. Terkait penyalurannya, bantuan ini disebut tidak akan disalurkan setiap bulan, melainkan hanya pada periode tertentu sesuai dengan kebijakan Pemerintah.
Cara Cek Bansos Kemensos Bulan April 2026
Cara Cek Melalui Laman Resmi
1. Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan NIK yang sesuai dengan KTP
3. Masukkan kode captcha yang muncul
4. Klik “Cari Data”
5. Informasi terkait status penerimaan, jenis bansos, dan desil keluarga akan muncul di layar Anda.
Cara Cek Melalui Aplikasi
Selain laman resmi, penerima bansos juga mengecek hasil penyaluran menggunakan aplikasi Cek Bansos. Berikut ini cara melihat hasil penyaluran bansos dengan aplikasi.
Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store atau App Store
1. Buat akun atau Login ke akun yang telah dibuat sebelumnya
2. Lakukan pendaftaran akun baru dengan melengkapi data diri, unggah foto KTP, dan swafoto.
3. Pilih menu Profil untuk melihat status bantuan.
List Bansos Kemensos April 2026, Simak Jadwal dan Cara Ceknya
Pemerintah akan menyalurkan bansos Kemensos April 2026, termasuk PKH, BPNT, PIP, PBI JKN, dan beras 10 kg. Cek status bansos di cekbansos.kemensos.go.id. [679] url asal
#bansos-kemensos #jadwal-bansos #cara-cek-bansos #bansos-april-2026 #program-keluarga-harapan #bantuan-pangan-non-tunai #program-indonesia-pintar #penerima-bantuan-iuran #bantuan-beras-10-kg #cek-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 07/04/26 22:46
v/184507/
Bisnis.com, SEMARANG — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan memulai kembali penyaluran bantuan sosial (bansos) pada bulan April 2026.
Bansos Kemensos merupakan program bantuan pemerintah melalui Kementerian Sosial yang berupa uang, barang, atau jasa kepada masyarakat miskin atau rentan agar bisa memenuhi kebutuhan dasar hingga meningkatkan kesejahteraan.
Pada tahun 2026 sendiri, masyarakat akan menerima pencairan sejumlah jenis bansos mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN), dan bantuan pangan berupa beras 10 kg.
Untuk bansos PKH dan BPNT pada bulan April 2026 diketahui termasuk ke dalam penyaluran tahap 2. Untuk mempersiapkan diri, berikut ini informasi terkait jadwal dan cara cek bansos Kemensos pada bulan April 2026.
Jadwal Penyaluran Bansos Kemensos Tahun 2026
Berdasarkan jenisnya, bansos yang disalurkan Kemensos memiliki waktu penyaluran yang berbeda-beda. Berikut ini daftar dan jadwal jenis bansos Kemensos yang cair pada bulan April 2026.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Untuk penyalurannya, bansos PKH dilaksanakan dalam empat tahap. Bulan April 2026 menandakan pencairan bansos PKH memasuki tahap ke-2 (April-Juni). Namun, dalam penyalurannya tidak ada tanggal pasti untuk setiap daerah. Penyaluran ini akan dilaksanakan secara bertahap.
Selanjutnya, dilansir dari laman Bisnis, penerima PKH ini meliputi ibu hamil, anak usia dini, peserta didik, lanjut usia, serta penyandang disabilitas berat. Adapun besaran bantuan yang diberikan sebagai berikut.
Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
Lanjut usia: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Sama seperti PKH, pencairan BPNT juga akan dilaksanakan dalam empat tahap dengan bulan April memasuki tahap ke-2 (April-Juni). Untuk tahun 2026, penerima BPNT akan difokuskan pada masyarakat yang berada pada kelompok desil 1-4. Melalui bantuan ini, Pemerintah memberikan bantuan berupa saldo elektronik sebesar Rp200.000 setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pangan.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pendidikan yang berupa dana tunai untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Adapun tujuan dari bantuan ini adalah untuk mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah dan menarik siswa yang putus sekolah agar bisa kembali melanjutkan pendidikan. Penyaluran bantuan ini akan dikirimkan langsung ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel) pada bank penyalur. Terkait besaran dana bantuan, berikut ini rinciannya:
SD/sederajat: Rp450.000
SMP/sederajat: Rp750.000
SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1.800.000
4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN)
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) merupakan program yang memberikan subsidi penuh terhadap iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Untuk bantuan ini, Pemerintah menanggung iuran sebesar Rp42.000 per bulan menggunakan APBN. Dengan adanya bantuan ini, penerima PBI JKN akan memperoleh layanan kesehatan tanpa biaya di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
5. Bantuan pangan berupa beras 10 kg
Bantuan pangan berupa beras 10 kg merupakan bantuan yang diberikan Pemerintah untuk masyarakat yang membutuhkan dengan bentuk beras sebanyak 10 kg. Pada tahun 2026, diketahui bahwa Pemerintah akan mengalokasikan bantuan beras hingga 720.000 ton. Terkait penyalurannya, bantuan ini disebut tidak akan disalurkan setiap bulan, melainkan hanya pada periode tertentu sesuai dengan kebijakan Pemerintah.
Cara Cek Bansos Kemensos Bulan April 2026
Cara Cek Melalui Laman Resmi
1. Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan NIK yang sesuai dengan KTP
3. Masukkan kode captcha yang muncul
4. Klik “Cari Data”
5. Informasi terkait status penerimaan, jenis bansos, dan desil keluarga akan muncul di layar Anda.
Cara Cek Melalui Aplikasi
Selain laman resmi, penerima bansos juga mengecek hasil penyaluran menggunakan aplikasi Cek Bansos. Berikut ini cara melihat hasil penyaluran bansos dengan aplikasi.
Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store atau App Store
1. Buat akun atau Login ke akun yang telah dibuat sebelumnya
2. Lakukan pendaftaran akun baru dengan melengkapi data diri, unggah foto KTP, dan swafoto.
3. Pilih menu Profil untuk melihat status bantuan.
Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT hingga PIP, Cek Jadwal & Nominalnya
Bansos PKH, BPNT, dan PIP cair April 2026. Cek status penerima di situs Kemensos atau aplikasi. Penyaluran lebih cepat dengan data DTSEN terbaru. [778] url asal
#bansos-cair #bansos-cair-april #bansos-april-2026 #daftar-bansos-cair-april #cara-cek-bansos-april-2026 #bansos-2026 #kapan-bansos-cair #pkh-2026 #bpnt-2026 #pip-2026 #cek-bansos #jadwal-bansos #cara
(Bisnis.Com - Terbaru) 05/04/26 16:30
v/182043/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) reguler yakni Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berlanjut April 2026.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa pemerintah bakal mempercepat siklus pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako guna memastikan penyaluran lebih tepat waktu dan tepat sasaran.
“Biasanya data (DTSEN) itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan I, triwulan II, dan triwulan III, tapi alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10, nanti 10 April dan seterusnya. Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Sabtu (4/4/2026).
Lebih lanjut, Mensos mengatakan dengan diperolehnya hasil pemutakhiran DTSEN lebih awal, Kemensos menargetkan penyaluran bansos kepada penerima manfaat terus meningkat.
“Dengan waktu yang lebih banyak untuk penyaluran, kita harapkan ya persentase penyalurannya terus meningkat,” ujarnya.
Dia juga melaporkan, pada triwulan I/2026, penyaluran PKH dan Program Sembako telah mencapai lebih dari 96%.
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Berikut daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bansos reguler, pemerintah juga memastikan penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP), seiring dengan jadwal pencairan termin I yang berlangsung hingga April 2026.
Program ini diberikan kepada peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat yang telah terdaftar sebagai penerima. Penyaluran dilakukan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) pada bank penyalur, seperti BRI untuk jenjang SD dan SMP serta BNI untuk jenjang SMA/SMK.
Berikut besaran Program Indonesia Pintar (PIP)
- SD/MI/Paket A: Rp450.000 per tahun
- SMP/MTs/Paket B: Rp750.000 per tahun
- SMA/SMK/MA/Paket C: Rp1.000.000 hingga Rp1.800.000 per tahun
- Pada 2026, pemerintah juga memperluas cakupan PIP hingga jenjang pendidikan usia dini (PAUD/TK) dengan nominal sekitar Rp450.000 per tahun.
Cara Cek Bansos April 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Sementara itu, masyarakat dapat mengecek kriteria dan syarat penerima Bansos 2026 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Berikut syarat dan kriteria penerima bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT hingga PIP, Cek Jadwal & Besarannya
Bansos PKH, BPNT, dan PIP cair April 2026. Cek status penerima di situs Kemensos atau aplikasi. Penyaluran lebih cepat dengan data DTSEN terbaru. [778] url asal
#bansos-cair #bansos-cair-april #daftar-bansos-cair-april #cara-cek-bansos-april-2026 #bansos-2026 #kapan-bansos-cair #pkh-2026 #bpnt-2026 #pip-2026 #cek-bansos #jadwal-bansos #cara-cek-bansos #program
(Bisnis.Com - Terbaru) 05/04/26 16:30
v/181999/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) reguler yakni Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berlanjut April 2026.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa pemerintah bakal mempercepat siklus pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako guna memastikan penyaluran lebih tepat waktu dan tepat sasaran.
“Biasanya data (DTSEN) itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan I, triwulan II, dan triwulan III, tapi alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10, nanti 10 April dan seterusnya. Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Sabtu (4/4/2026).
Lebih lanjut, Mensos mengatakan dengan diperolehnya hasil pemutakhiran DTSEN lebih awal, Kemensos menargetkan penyaluran bansos kepada penerima manfaat terus meningkat.
“Dengan waktu yang lebih banyak untuk penyaluran, kita harapkan ya persentase penyalurannya terus meningkat,” ujarnya.
Dia juga melaporkan, pada triwulan I/2026, penyaluran PKH dan Program Sembako telah mencapai lebih dari 96%.
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Berikut daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bansos reguler, pemerintah juga memastikan penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP), seiring dengan jadwal pencairan termin I yang berlangsung hingga April 2026.
Program ini diberikan kepada peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat yang telah terdaftar sebagai penerima. Penyaluran dilakukan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) pada bank penyalur, seperti BRI untuk jenjang SD dan SMP serta BNI untuk jenjang SMA/SMK.
Berikut besaran Program Indonesia Pintar (PIP)
- SD/MI/Paket A: Rp450.000 per tahun
- SMP/MTs/Paket B: Rp750.000 per tahun
- SMA/SMK/MA/Paket C: Rp1.000.000 hingga Rp1.800.000 per tahun
- Pada 2026, pemerintah juga memperluas cakupan PIP hingga jenjang pendidikan usia dini (PAUD/TK) dengan nominal sekitar Rp450.000 per tahun.
Cara Cek Bansos April 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Sementara itu, masyarakat dapat mengecek kriteria dan syarat penerima Bansos 2026 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Berikut syarat dan kriteria penerima bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
3 Bansos Cair Jelang Lebaran 2026, Ini Cara Cek Penerimanya!
Pemerintah menyalurkan bansos Maret 2026 untuk kelompok rentan. Cek penerima di cekbansos.kemensos.go.id. Pencairan di Pos, siapkan dokumen sesuai jadwal. [698] url asal
#cek-bansos #jadwal-bansos #panduan-bansos #bansos-maret-2026 #cara-cek-bansos #penerima-bansos #cek-penerima-bansos #bansos-lebaran-2026 #blt-kesra #bantuan-sosial-khusus #pkh-2026 #bpnt-2026 #pencair
(Bisnis.Com - Ekonomi) 02/03/26 10:54
v/151627/
Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang Maret 2026, pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang berhak. Program ini bertujuan untuk menjaga daya beli keluarga miskin, lansia, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya, terutama menjelang atau setelah Lebaran 2026. Berikut panduan lengkap mulai dari cara cek status penerima hingga pencairan dana.
Cara Cek Penerima Bansos
Untuk memastikan Anda terdaftar sebagai penerima, berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi Kemensos atau akses langsung di cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan informasi wilayah tempat tinggal sesuai Kartu Keluarga (KK) dan KTP.
- Tulis nama Penerima Manfaat sesuai dengan KTP.
- Masukkan kode keamanan yang muncul di layar.
- Klik tombol CARI DATA. Tunggu beberapa saat, kemudian nama dan status Anda sebagai penerima bantuan akan muncul.
Catatan: Untuk Program Keluarga Harapan (PKH), pencairan dilakukan setiap 3 bulan sekali.
Jenis Bansos yang Bisa Dicairkan di Kantor Pos
Penyaluran melalui PT Pos Indonesia bertujuan memastikan bantuan diterima tepat waktu dan tanpa kendala administrasi perbankan. Jenis bantuan yang bisa dicairkan di Pos antara lain:
- BLT Kesra: Bantuan tunai untuk periode tertentu, biasanya sekitar Rp900.000.
- Bantuan Sosial Khusus: Tambahan dari pemerintah daerah atau program darurat.
- PKH & BPNT (khusus): Penerima yang tidak memiliki rekening bank bisa mencairkan sebagian di Pos.
Persyaratan Mengambil BLT di Kantor Pos
- Surat Undangan: Dikirim oleh Kantor Pos berisi jadwal dan dokumen yang dibutuhkan.
- KTP Asli: Untuk identifikasi penerima.
- Kartu Keluarga (KK) Asli: Verifikasi data keluarga.
- Surat Pemberitahuan (SP): Jika ada, dari Pos Indonesia.
- Kehadiran sesuai jadwal sangat dianjurkan untuk menghindari antrean panjang.
Cara Pencairan BLT di Kantor Pos
- Cek Status & Tunggu Undangan: Pastikan terdaftar di situs Kemensos atau tunggu surat dari RT/RW/desa/Kantor Pos.
- Siapkan Dokumen: e-KTP asli, KK, dan surat undangan.
- Datang ke Kantor Pos Sesuai Jadwal: Datang lebih awal untuk menghindari antrean.
- Ambil Nomor Antrean & Verifikasi: Petugas memeriksa data Anda dengan database resmi.
- Terima Dana Tunai: Dana BLT diserahkan secara tunai setelah verifikasi.
- Tanda Tangan & Dokumentasi: Terkadang diminta tanda tangan, foto, atau sidik jari.
Pencairan Bisa Diwakilkan: Anggota keluarga satu KK bisa mengambil dengan surat kuasa, atau petugas bisa mengantar ke rumah jika penerima sakit atau lansia.
Bansos Cair Maret 2026
Daftar Bansos Maret 2026
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH tetap menjadi salah satu bantuan utama yang disalurkan pada Maret 2026. Tahun ini PKH menargetkan 10 juta keluarga dengan total anggaran Rp28,7 triliun. Hingga awal tahun 2026, sekitar 8,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan tahap awal dengan nilai penyaluran lebih dari Rp6 triliun. Selain itu, terdapat sekitar 1 juta penerima baru yang masih menunggu proses administrasi dan validasi data sebelum bantuan dapat dicairkan. Pencairan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal tiga bulanan.
Bantuan PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima. Berikut rinciannya:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap, Rp3.000.000 per tahun
- Anak usia dini 0-6 tahun: Rp750.000 per tahap, Rp3.000.000 per tahun
- Pendidikan anak SD/sederajat: Rp225.000 per tahap, Rp900.000 per tahun
- Pendidikan anak SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap, Rp1.500.000 per tahun
- Pendidikan anak SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap, Rp2.000.000 per tahun
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap, Rp2.400.000 per tahun
- Lanjut usia: Rp600.000 per tahap, Rp2.400.000 per tahun
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
BNPT atau Kartu Sembako juga akan dicairkan pada Maret 2026. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp43,8 triliun untuk 18,3 juta KPM, dengan lebih dari 15 juta keluarga sudah menerima tahap pertama. Setiap KPM menerima Rp200.000 per bulan, dan karena pencairan dilakukan setiap tiga bulan, tahap ini total mencapai Rp600.000. Dana BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang bisa dibelanjakan di e-Warong atau agen bank mitra pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok pangan.
3. Bantuan Pangan (Bapang)
Bapang berupa beras dan minyak goreng juga akan didistribusikan untuk alokasi Februari dan Maret sekaligus. Setiap KPM akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan. Penyaluran beras dilakukan oleh Perum Bulog dengan total alokasi ratusan ribu ton secara nasional, dan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp11,92 triliun untuk program ini. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pangan keluarga penerima dan mendukung stabilitas harga pangan menjelang Lebaran.
Dengan panduan ini, masyarakat dapat memantau status penerima bansos, menyiapkan dokumen, dan memastikan bantuan diterima tepat waktu, aman, dan sesuai hak masing-masing.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56