#30 tag 24jam
Bansos Mei 2026 Cair, Cara Cek Nama Penerima Pakai HP
Pemerintah menyalurkan bansos Mei 2026 melalui bank, KKS, dan Kantor Pos. Cek penerima via HP di situs Kemensos. Prioritas untuk desil 1-3. [612] url asal
#bansos-mei-2026 #cara-cek-bansos #penerima-bansos #cek-nama-penerima #bansos-online #cek-bansos-hp #bansos-kantor-pos #program-keluarga-harapan #bantuan-pangan-non-tunai #blt-kesra #bantuan-sosial-khu
(Bisnis.Com - Teknologi) 29/05/26 18:03
v/235184/
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) pada akhir Mei 2026. Penerima dapat mengecek nama mereka secara online atau dengan menggunakan smartphone (HP).
Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank Himbara, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hingga Kantor Pos bagi masyarakat yang belum memiliki akses layanan perbankan.
Pencairan lewat Kantor Pos masih menjadi pilihan utama di sejumlah daerah karena dinilai lebih mudah menjangkau warga di wilayah terpencil. Sistem ini juga membantu memastikan bantuan diterima langsung oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Namun, tidak semua masyarakat bisa menerima bansos tersebut. Pemerintah memprioritaskan penerima dari kelompok desil tertentu, terutama masyarakat kategori miskin dan rentan yang telah lolos verifikasi data sosial terbaru.
Kelompok Desil yang Diprioritaskan Menerima Bansos
Dalam skema DTSEN, masyarakat dibagi berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil. Untuk penyaluran bansos Mei 2026, bantuan umumnya diprioritaskan bagi:
Desil 1 (kelompok paling miskin)
Desil 2 (kelompok rentan miskin)
Sebagian Desil 3 sesuai hasil verifikasi daerah
Kelompok di luar kategori tersebut berpotensi tidak menerima bantuan apabila dinilai sudah mampu secara ekonomi atau tidak memenuhi syarat administrasi terbaru.
Daftar Bansos yang Cair Akhir Mei 2026
Berikut beberapa bantuan sosial yang mulai dicairkan secara bertahap hingga akhir Mei 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2
PKH tahap kedua mulai disalurkan kepada penerima yang telah terverifikasi. Untuk wilayah tertentu, pencairan dilakukan langsung melalui Kantor Pos.
Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, di antaranya:
1. Ibu hamil dan nifas: Rp750.000
2. Anak usia dini: Rp750.000
3. Siswa SD: Rp225.000
4. Siswa SMP: Rp375.000
5. Siswa SMA: Rp500.000
6. Lansia: Rp600.000
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
2. BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai
BPNT tetap disalurkan melalui KKS. Namun, bagi penerima yang mengalami kendala rekening atau belum memiliki akses bank, pencairan dapat dilakukan secara tunai melalui Kantor Pos.
3. BLT Kesra
BLT Kesra kembali menjadi salah satu bantuan yang paling ditunggu masyarakat. Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang tunai kepada warga yang memenuhi kriteria penerima berdasarkan data sosial terbaru pemerintah.
4. Bantuan Sosial Khusus
Pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan untuk wilayah prioritas, masyarakat terdampak kondisi tertentu, hingga penerima berkebutuhan khusus.
Jadwal Pencairan Bansos Mei 2026
Pencairan dilakukan bertahap sesuai wilayah masing-masing. Surat undangan pengambilan bansos biasanya dibagikan melalui RT, RW, kelurahan, atau perangkat desa setempat.
Masyarakat diminta memperhatikan jadwal yang tertera agar tidak terlambat mengambil bantuan.
Cara Mencairkan Bansos di Kantor Pos
Penerima wajib membawa dokumen berikut saat pencairan:
1. KTP asli
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Surat undangan pencairan
4. Setelah tiba di Kantor Pos, penerima akan menjalani proses verifikasi data sebelum bantuan diberikan secara tunai.
Alur pencairannya meliputi:
1. Datang sesuai jadwal undangan
2. Mengambil nomor antrean
3. Verifikasi dokumen
4. Validasi data penerima
5. Penerimaan bantuan tunai
6. Penandatanganan bukti penerimaan
Untuk lansia atau penerima yang sakit, bantuan dalam kondisi tertentu dapat diantar langsung oleh petugas.
Cara Cek Status Penerima Bansos Lewat HP
Masyarakat juga dapat mengecek status penerimaan bansos secara online melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
1. Buka situs cek bansos Kemensos
2. Masukkan data wilayah sesuai KTP
3. Ketik nama lengkap penerima
4. Isi kode captcha
5. Klik tombol pencarian data
6. Sistem nantinya akan menampilkan status apakah terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Penyebab Bansos Belum Cair
Tidak sedikit penerima yang mengalami keterlambatan pencairan bantuan. Hal tersebut biasanya dipengaruhi beberapa faktor seperti:
1. Proses validasi data
2. Kendala rekening KKS
3. Perbedaan data administrasi
4. Tahapan penyaluran yang belum masuk wilayah tertentu
5. Jika bantuan belum masuk, masyarakat disarankan menunggu hingga beberapa hari kerja sebelum melapor ke pendamping sosial atau perangkat desa setempat.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi resmi terkait bansos serta memastikan data kependudukan tetap aktif dan sesuai agar proses pencairan berjalan lancar.
Daftar Bansos Akhir Bulan Mei 2026, Hanya Desil Ini yang Bisa Menerima
Pemerintah menyalurkan bansos Mei 2026 untuk Desil 1-3 melalui Himbara, KKS, dan Kantor Pos. Prioritas bagi kelompok miskin dan rentan. Cek status di situs Kemensos. [697] url asal
#bansos-mei-2026 #penerima-bansos #desil-penerima-bansos #bansos-kantor-pos #pkh-tahap-2 #bpnt-2026 #blt-kesra-2026 #bantuan-sosial-khusus #cek-status-bansos #cara-cairkan-bansos #jadwal-bansos-mei #do
(Bisnis.Com - Ekonomi) 22/05/26 14:50
v/228990/
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) pada akhir Mei 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank Himbara, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hingga Kantor Pos bagi masyarakat yang belum memiliki akses layanan perbankan.
Pencairan lewat Kantor Pos masih menjadi pilihan utama di sejumlah daerah karena dinilai lebih mudah menjangkau warga di wilayah terpencil. Sistem ini juga membantu memastikan bantuan diterima langsung oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Namun, tidak semua masyarakat bisa menerima bansos tersebut. Pemerintah memprioritaskan penerima dari kelompok desil tertentu, terutama masyarakat kategori miskin dan rentan yang telah lolos verifikasi data sosial terbaru.
Kelompok Desil yang Diprioritaskan Menerima Bansos
Dalam skema DTSEN, masyarakat dibagi berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil. Untuk penyaluran bansos Mei 2026, bantuan umumnya diprioritaskan bagi:
- Desil 1 (kelompok paling miskin)
- Desil 2 (kelompok rentan miskin)
- Sebagian Desil 3 sesuai hasil verifikasi daerah
Kelompok di luar kategori tersebut berpotensi tidak menerima bantuan apabila dinilai sudah mampu secara ekonomi atau tidak memenuhi syarat administrasi terbaru.
Daftar Bansos yang Cair Akhir Mei 2026
Berikut beberapa bantuan sosial yang mulai dicairkan secara bertahap hingga akhir Mei 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2
PKH tahap kedua mulai disalurkan kepada penerima yang telah terverifikasi. Untuk wilayah tertentu, pencairan dilakukan langsung melalui Kantor Pos.
Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, di antaranya:
- Ibu hamil dan nifas: Rp750.000
- Anak usia dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
2. BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai
BPNT tetap disalurkan melalui KKS. Namun, bagi penerima yang mengalami kendala rekening atau belum memiliki akses bank, pencairan dapat dilakukan secara tunai melalui Kantor Pos.
3. BLT Kesra
BLT Kesra kembali menjadi salah satu bantuan yang paling ditunggu masyarakat. Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang tunai kepada warga yang memenuhi kriteria penerima berdasarkan data sosial terbaru pemerintah.
4. Bantuan Sosial Khusus
Pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan untuk wilayah prioritas, masyarakat terdampak kondisi tertentu, hingga penerima berkebutuhan khusus.
Jadwal Pencairan Bansos Mei 2026
Pencairan dilakukan bertahap sesuai wilayah masing-masing. Surat undangan pengambilan bansos biasanya dibagikan melalui RT, RW, kelurahan, atau perangkat desa setempat.
Masyarakat diminta memperhatikan jadwal yang tertera agar tidak terlambat mengambil bantuan.
Cara Mencairkan Bansos di Kantor Pos
Penerima wajib membawa dokumen berikut saat pencairan:
- KTP asli
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat undangan pencairan
Setelah tiba di Kantor Pos, penerima akan menjalani proses verifikasi data sebelum bantuan diberikan secara tunai.
Alur pencairannya meliputi:
- Datang sesuai jadwal undangan
- Mengambil nomor antrean
- Verifikasi dokumen
- Validasi data penerima
- Penerimaan bantuan tunai
- Penandatanganan bukti penerimaan
Untuk lansia atau penerima yang sakit, bantuan dalam kondisi tertentu dapat diantar langsung oleh petugas.
Cara Cek Status Penerima Bansos Lewat HP
Masyarakat juga dapat mengecek status penerimaan bansos secara online melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
- Buka situs cek bansos Kemensos
- Masukkan data wilayah sesuai KTP
- Ketik nama lengkap penerima
- Isi kode captcha
- Klik tombol pencarian data
Sistem nantinya akan menampilkan status apakah terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Penyebab Bansos Belum Cair
Tidak sedikit penerima yang mengalami keterlambatan pencairan bantuan. Hal tersebut biasanya dipengaruhi beberapa faktor seperti:
- Proses validasi data
- Kendala rekening KKS
- Perbedaan data administrasi
- Tahapan penyaluran yang belum masuk wilayah tertentu
Jika bantuan belum masuk, masyarakat disarankan menunggu hingga beberapa hari kerja sebelum melapor ke pendamping sosial atau perangkat desa setempat.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi resmi terkait bansos serta memastikan data kependudukan tetap aktif dan sesuai agar proses pencairan berjalan lancar.
FAQ
1. Siapa yang berhak menerima bansos pada akhir Mei 2026?
Bansos pada akhir Mei 2026 diprioritaskan untuk kelompok Desil 1, Desil 2, dan sebagian Desil 3 yang telah lolos verifikasi data sosial terbaru.
2. Bagaimana cara mencairkan bansos di Kantor Pos?
Penerima harus membawa KTP asli, Kartu Keluarga, dan surat undangan pencairan. Setelah verifikasi data di Kantor Pos, bantuan akan diberikan secara tunai.
3. Apa saja jenis bansos yang cair pada akhir Mei 2026?
Jenis bansos yang cair termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2, BPNT, BLT Kesra, dan Bantuan Sosial Khusus.
4. Bagaimana cara mengecek status penerimaan bansos secara online?
Status penerimaan bansos dapat dicek melalui situs resmi Kemensos dengan memasukkan data wilayah sesuai KTP dan nama lengkap penerima.
5. Mengapa bansos belum cair meskipun sudah terdaftar?
Keterlambatan pencairan bisa disebabkan oleh proses validasi data, kendala rekening KKS, atau tahapan penyaluran yang belum masuk wilayah tertentu.
Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai NIK KTP, PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair
Cek bansos Kemensos Mei 2026 kini bisa online pakai NIK KTP. Simak cara cek PKH dan BPNT tahap 2 yang mulai cair lewat HP. [543] url asal
#bansos-kemensos #cek-bansos-kemensos #cek-bansos-kemensos-go-id #cek-bansos-ktp-kemensos #cek-bansos-kemensos-go-id-2026-tahap-2 #bansos-cair-bulan-mei-2026 #link-cek-bansos-mei-2026 #bpnt-dan-pkh-cai
(Kompas.com - Money) 21/05/26 16:01
v/227788/
KOMPAS.com – Informasi soal bansos Kemensos kembali menjadi perhatian masyarakat pada Mei 2026, terutama bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menunggu pencairan bantuan dari pemerintah.
Saat ini, masyarakat dapat melakukan cek bansos KTP Kemensos secara online hanya dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pengecekan bisa dilakukan lewat aplikasi maupun situs resmi Kemensos.
Layanan cek bansos kemensos go id tersebut membantu masyarakat mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan beras, hingga PBI-JKN.
Pengecekan data penerima bansos juga penting dilakukan secara berkala karena daftar penerima bisa berubah mengikuti pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Lalu, bagaimana cara cek bansos Kemensos Mei 2026 secara online?
Cara cek bansos Kemensos Mei 2026 lewat aplikasi
Salah satu cara paling praktis untuk mengecek status penerima bantuan adalah menggunakan aplikasi Cek Bansos dari Kemensos.
Aplikasi ini tersedia gratis di Android maupun iPhone dan dapat dipakai untuk mengecek berbagai program bantuan sosial yang masih berjalan pada 2026.
Berikut langkah cek bansos Mei 2026 melalui aplikasi:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi lalu pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Tekan tombol “Cari Data”
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan, mulai dari nama penerima, jenis bansos, kategori desil, hingga periode penyaluran bantuan.
Pixabay/EmAji Ilustrasi uang, bansos, cek bansos. Cara cek bansos Mei 2026. Cek bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos 2026.Cara cek bansos kemensos go id 2026 tahap 2
Selain lewat aplikasi, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi Kemensos. Berikut cara cek bansos kemensos go id 2026 tahap 2:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha atau kode verifikasi
- Klik tombol “Cari Data”
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, sistem akan menampilkan status penerima beserta jenis bantuan yang diterima dan jadwal pencairannya.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengetahui informasi terbaru terkait BPNT dan PKH cair Mei 2026 tanpa harus datang ke kantor desa atau kelurahan.
Daftar bansos cair bulan Mei 2026
Pemerintah melalui Kementerian Sosial masih melanjutkan sejumlah program bantuan sosial reguler tahap 2 2026. Berikut beberapa bansos cair bulan Mei 2026:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Bantuan beras pangan
- PBI-JKN atau BPJS PBI
Penyaluran bantuan kini menggunakan data DTSEN yang telah terintegrasi dengan data kependudukan berbasis NIK. Karena itu, status penerima bantuan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran data terbaru.
Kemensos Cara cek penerima bansos PKH dan BPNT Mei 2026. PKH BPNT tahap 2 2026. Cara cek penerima PKH BPNT Mei 2026.Besaran bansos 2026
Nominal bantuan yang diterima setiap KPM berbeda-beda tergantung program bansos yang diperoleh. Berikut perkiraan besaran bantuan sosial pada 2026:
- BPNT: Rp 200.000 per bulan atau Rp 600.000 per tahap
- PKH: menyesuaikan kategori penerima
- Bantuan beras: 20 kilogram per bulan
- PBI-JKN: iuran Rp 42.000 per orang per bulan (dibayarkan langsung ke BPJS Kesehatan)
Pencairan bantuan sosial dilakukan melalui bank Himbara seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara, serta kantor pos di sejumlah wilayah.
Masyarakat disarankan rutin memantau link cek bansos Mei 2026 agar tidak tertinggal informasi terbaru mengenai pencairan PKH, BPNT, maupun bantuan sosial lainnya dari pemerintah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangKPM Bisa Dapat Dobel Bansos Mei 2026, Ini Daftar Bantuan yang Mulai Cair
Pemerintah menyalurkan bansos ganda Mei 2026, termasuk PKH, BPNT, dan BLT Kesra. KPM bisa terima lebih dari satu bantuan jika terdaftar di program berbeda. [530] url asal
#kpm-bansos #bansos-mei-2026 #bantuan-sosial #bank-himbara #kantor-pos #keluarga-penerima-manfaat #bantuan-ganda #data-terpadu-kesejahteraan-sosial #program-keluarga-harapan #pkh-tahap-2 #bantuan-panga
(Bisnis.Com - Ekonomi) 19/05/26 11:00
v/224666/
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui bank Himbara maupun Kantor Pos untuk menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses perbankan.
Di tengah proses pencairan tersebut, masih banyak masyarakat yang bertanya apakah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa menerima lebih dari satu jenis bantuan sekaligus. Menjawab hal itu, Kementerian Sosial sebelumnya menegaskan bahwa penerima bansos tetap diperbolehkan menerima bantuan ganda selama memenuhi syarat dan terdaftar dalam program yang berbeda.
“Tidak ada masalah jika satu keluarga penerima manfaat mendapatkan beberapa jenis bantuan sekaligus. Kan tujuannya agar masyarakat lebih cepat keluar dari ketergantungan bantuan sosial,” kata Direktur Kelompok Rentan Ditjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Mardi Brilian Saleh dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (9/10/2025).
Artinya, KPM yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berpeluang menerima lebih dari satu bantuan, misalnya PKH, BPNT, hingga bantuan sosial tambahan sesuai kategori dan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat.
Memasuki Mei 2026, beberapa bansos mulai memasuki tahap pencairan. Salah satu yang paling dinantikan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 yang dijadwalkan cair secara bertahap mulai 5 hingga 25 Mei 2026 tergantung wilayah masing-masing.
Daftar Bansos Mei 2026
Selain PKH, pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan lain seperti BPNT, BLT Kesra, hingga bantuan sosial khusus untuk kategori tertentu. Sebagian bantuan tersebut masih dicairkan melalui Kantor Pos, khususnya bagi penerima yang belum memiliki rekening KKS atau mengalami kendala pencairan non-tunai.
Berikut daftar bansos yang mulai cair pada Mei 2026:
- Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- BLT Kesra
- Bantuan sosial khusus untuk wilayah prioritas atau kondisi tertentu
- Penyaluran susulan bansos melalui Kantor Pos bagi penerima non-bank
Khusus PKH Tahap 2, besaran bantuan yang diterima KPM berbeda sesuai kategori anggota keluarga. Berikut rinciannya:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Lansia usia 70 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
Untuk pencairan lewat Kantor Pos, penerima biasanya akan mendapatkan surat undangan resmi yang dibagikan melalui RT atau aparat setempat. Jadwal pembagian undangan umumnya berlangsung mulai minggu kedua Mei 2026.
Masyarakat yang mengambil bansos secara tunai wajib membawa dokumen seperti KTP asli, Kartu Keluarga, dan surat undangan pencairan. Setelah proses verifikasi selesai, bantuan akan diberikan secara langsung kepada penerima.
Bagi KPM yang tidak dapat hadir, bantuan masih bisa diwakilkan anggota keluarga dalam satu KK dengan membawa dokumen lengkap dan surat kuasa jika diperlukan. Dalam kondisi tertentu seperti lansia atau sakit, petugas juga dapat melakukan pengantaran bantuan langsung ke rumah penerima.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Selain menunggu undangan, masyarakat juga bisa mengecek status penerimaan bansos secara mandiri melalui laman resmi Kemensos dengan langkah berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
Jika data terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima beserta status pencairannya. Namun apabila bansos belum cair, masyarakat disarankan menunggu proses penyaluran bertahap atau melakukan konfirmasi kepada pendamping sosial setempat.
Penyaluran bansos melalui Kantor Pos masih menjadi salah satu solusi utama pemerintah untuk memastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil dan penerima yang belum terhubung layanan perbankan.
Daftar Bansos Mei 2026 yang Cair di Kantor Pos, Cek Besaran dan Cara Ambilnya
Pemerintah menyalurkan bansos Mei 2026 melalui Kantor Pos untuk masyarakat tanpa akses bank. Cek jadwal dan bawa dokumen lengkap untuk pencairan. [597] url asal
#bansos-mei-2026 #bansos-cair-kantor-pos #cara-ambil-bansos #cek-besaran-bansos #program-keluarga-harapan #pkh-tahap-2 #blt-kesra #bantuan-sosial-khusus #bpnt-tunai #jadwal-pencairan-bansos #cara-cek-b
(Bisnis.Com - Ekonomi) 19/05/26 09:45
v/224569/
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) secara bertahap pada Mei 2026. Selain melalui bank Himbara dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pencairan bansos juga masih dilakukan lewat Kantor Pos untuk menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses layanan perbankan.
Skema penyaluran melalui Kantor Pos dinilai lebih efektif bagi masyarakat di wilayah terpencil sekaligus memastikan bantuan diterima langsung oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Memasuki Mei 2026, ada beberapa bansos yang mulai cair secara tunai di Kantor Pos. Pencairan dilakukan bertahap sesuai wilayah masing-masing dan biasanya disertai surat undangan resmi yang dibagikan melalui RT atau perangkat desa setempat.
Daftar Bansos Mei 2026 yang Cair di Kantor Pos
Berikut beberapa jenis bansos yang diperkirakan cair melalui Kantor Pos pada Mei 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2
PKH Tahap 2 mulai disalurkan secara bertahap pada 5–25 Mei 2026. Untuk sebagian penerima yang belum memiliki rekening atau mengalami kendala pencairan non-tunai, bantuan disalurkan langsung melalui Kantor Pos.
Besaran bantuan PKH berbeda tergantung kategori penerima, yaitu:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA: Rp500.000 per tahap
- Lansia usia 70 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
2. BLT Kesra
BLT Kesra juga menjadi salah satu bantuan yang mulai dicairkan pada Mei 2026. Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang tunai sesuai kebijakan terbaru pemerintah dan disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi syarat penerima.
3. Bantuan Sosial Khusus
Selain PKH dan BLT Kesra, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial khusus untuk kondisi tertentu, seperti wilayah prioritas, keadaan darurat, atau penerima dengan kebutuhan khusus.
4. BPNT Khusus Pencairan Tunai
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada umumnya disalurkan melalui kartu KKS. Namun, untuk penerima tertentu yang mengalami kendala rekening atau belum memiliki akses perbankan, pencairan BPNT dapat dilakukan secara tunai melalui Kantor Pos.
Jadwal Pencairan Bansos di Kantor Pos
Pencairan bansos dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi antrean panjang. Surat undangan biasanya mulai dibagikan pada minggu kedua Mei 2026 melalui RT, RW, atau perangkat desa setempat.
Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan informasi jadwal pencairan agar tidak melewatkan waktu pengambilan bantuan.
Cara Mencairkan Bansos di Kantor Pos
Penerima bansos wajib membawa beberapa dokumen penting saat datang ke Kantor Pos, yaitu:
- Surat undangan pencairan
- KTP asli
- Kartu Keluarga (KK)
Tanpa dokumen tersebut, proses verifikasi dapat terhambat bahkan bantuan tidak bisa dicairkan.
Adapun alur pencairannya sebagai berikut:
- Datang ke Kantor Pos sesuai jadwal
- Mengambil nomor antrean
- Menyerahkan dokumen untuk verifikasi
- Menunggu proses validasi data
- Menerima bantuan tunai
- Menandatangani bukti penerimaan
Jika penerima berhalangan hadir, pencairan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih dalam satu KK dengan membawa dokumen lengkap dan surat kuasa jika diperlukan.
Untuk kondisi tertentu seperti lansia atau penerima sakit, petugas juga dapat mengantarkan bantuan langsung ke rumah.
Cara Cek Status Bansos Lewat HP
Masyarakat juga bisa mengecek status bansos secara mandiri melalui HP dengan langkah berikut:
- Buka browser di ponsel
- Masuk ke situs resmi Kemensos
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
Hasil pencarian nantinya akan menampilkan status penerimaan bansos.
Penyebab Bansos Belum Cair
Dalam beberapa kasus, pencairan bansos bisa mengalami keterlambatan, terutama bantuan yang disalurkan melalui rekening KKS. Hal ini biasanya terjadi karena proses administrasi atau kliring antarbank.
Jika bantuan belum diterima, masyarakat disarankan menunggu hingga 3x24 jam hari kerja sebelum melapor ke pendamping sosial atau pihak terkait.
Penyaluran bansos melalui Kantor Pos masih menjadi solusi penting bagi masyarakat yang belum terhubung dengan layanan perbankan. Dengan sistem undangan dan verifikasi data yang ketat, pemerintah berupaya memastikan bantuan diterima tepat sasaran.
Masyarakat diimbau aktif mengecek status penerimaan bansos, memperhatikan jadwal pencairan, serta memastikan dokumen lengkap agar proses pengambilan bantuan berjalan lancar.
Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Mulai Cair via Pos & Himbara, Cek Desil, Penerima & Nominal
Bansos PKH dan BPNT tahap 2 cair Mei 2026 via Pos dan Bank Himbara. Cek penerima dan desil di laman Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,019] url asal
#bansos-pkh #bansos-bpnt #bansos-cair #bansos-tahap-2 #bansos-mei-2026 #bansos-mei-2026-cair #cek-desil-bansos #cara-cek-bansos-kemensos #penerima-bansos #nominal-bansos #pkh-2026 #bpnt-2026 #bank-himb
(Bisnis.Com - Terbaru) 19/05/26 05:30
v/224329/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026. Pencairan bansos dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (19/5/2026).
Dia menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Adapun, pada triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Bansos BPNT & PKH Tahap 2 Mei 2026 Cair: Cek Jadwal, Penerima & Nominal
Kemensos akan menyalurkan Bansos PKH dan BPNT tahap 2 pada Mei 2026. Jumlah penerima bertambah 470.000 keluarga berdasarkan data DTSEN terbaru. [1,122] url asal
#bansos-bpnt #bansos-pkh #bansos-mei-2026 #bansos-tahap-2-2026 #bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-mei-2026-cair #cara-cek-bansos-mei-2026 #cara-cek-penerima-bansos-2026 #bansos-kemensos #cek-jadwal-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 12/05/26 18:30
v/219370/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026.
Kemensos menyatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (12/5/2026).
Gus Ipul menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
"Jadi lewat aplikasi ini kami bisa mengukur usulan-usulan dari daerah, pembaruan-pembaruan data dari daerah dan sekaligus juga tentu melihat perkembangan sosial ekonomi setiap keluarga menerima manfaat," ungkap Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Data terakhir yang dimutakhirkan adalah untuk triwulan II 2026.
"Dimana di dalam DTSEN versi II 2026 ini atau di triwulan II 2026 ini, jumlah penduduk yang teregistrasi atau kita sebutnya adalah jumlah record yang masuk di dalam DTSEN kami yang sudah kami rekonsiliasi dengan Dukcapil adalah sebanyak 289 juta orang," ujar Amalia.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Bansos BPNT & PKH Mei 2026 Tahap 2 Cair: Cek Jadwal, Penerima & Nominal
Kemensos akan menyalurkan Bansos PKH dan BPNT tahap 2 pada Mei 2026. Jumlah penerima bertambah 470.000 keluarga berdasarkan data DTSEN terbaru. [1,122] url asal
#bansos-bpnt #bansos-pkh #bansos-mei-2026 #bansos-tahap-2-2026 #bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-mei-2026-cair #cara-cek-bansos-mei-2026 #cara-cek-penerima-bansos-2026 #bansos-kemensos #cek-jadwal-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 12/05/26 18:30
v/219337/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026.
Kemensos menyatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (12/5/2026).
Gus Ipul menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
"Jadi lewat aplikasi ini kami bisa mengukur usulan-usulan dari daerah, pembaruan-pembaruan data dari daerah dan sekaligus juga tentu melihat perkembangan sosial ekonomi setiap keluarga menerima manfaat," ungkap Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Data terakhir yang dimutakhirkan adalah untuk triwulan II 2026.
"Dimana di dalam DTSEN versi II 2026 ini atau di triwulan II 2026 ini, jumlah penduduk yang teregistrasi atau kita sebutnya adalah jumlah record yang masuk di dalam DTSEN kami yang sudah kami rekonsiliasi dengan Dukcapil adalah sebanyak 289 juta orang," ujar Amalia.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Penerima Bansos PKH & BPNT Triwulan II 2026 Bertambah 470.000, Cek Desil & Nominal
Kemensos menambah 470.000 penerima Bansos PKH dan BPNT triwulan II 2026. Pencairan bansos via Bank Himbara dan Pos. Cek desil di laman Kemensos. [1,133] url asal
#bansos-2026-cair #bansos-triwulan-ii-2026 #daftar-bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-mei-2026 #cara-cek-bansos-2026 #jadwal-bansos-2026 #link-bansos-2026 #cara-cek-penerima-bansos-2026 #cara-cek-bansos-k
(Bisnis.Com - Terbaru) 10/05/26 20:30
v/217165/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) triwulan II 2026. Pada periode ini, jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM bertambah sekitar 470.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
Gus Ipul menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Gus Ipul mengungkapkan, Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan. Hingga kini, sudah ada lebih dari 70.000 Operator Data Desa yang terlibat dalam pembaruan data tersebut.
"Dengan adanya operator data desa ini, di samping kita memperoleh data langsung, masyarakat bisa lebih cepat jika memerlukan aktivasi atau reaktivasi atau untuk memperbarui data," jelasnya.
Data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
"Jadi lewat aplikasi ini kami bisa mengukur usulan-usulan dari daerah, pembaruan-pembaruan data dari daerah dan sekaligus juga tentu melihat perkembangan sosial ekonomi setiap keluarga menerima manfaat," ungkap Gus Ipul.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Data terakhir yang dimutakhirkan adalah untuk triwulan II 2026.
"Dimana di dalam DTSEN versi II 2026 ini atau di triwulan II 2026 ini, jumlah penduduk yang teregistrasi atau kita sebutnya adalah jumlah record yang masuk di dalam DTSEN kami yang sudah kami rekonsiliasi dengan Dukcapil adalah sebanyak 289 juta orang," ujar Amalia.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Bansos Kemensos PKH & BPNT Tahap 2 Cair, Perhatikan 6 Poin Penting Ini
Bansos PKH & BPNT tahap 2 cair Mei 2026 melalui Bank Himbara & Pos. Cek status penerima di laman Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,022] url asal
#bansos-kemensos #cara-cek-bansos-kemensos #cara-cek-desil-bansos #bansos #bansos-mei-2026 #banso-mei-2026-cair #link-bansos-2026 #bansos-2026 #bansos-pkh #bpnt #bansos-tahap-2-cair #program-keluarga-h
(Bisnis.Com - Terbaru) 08/05/26 21:42
v/216126/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) hingga Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Triwulan II/2026. Penyaluran Bansos dilakukan melalui 2 jalur yakni lewat PT Pos Indonesia dan Bank Himbara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa Kemensos bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untukpenentuan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bansos PKH dan Bansos Sembako Triwulan II/2026.
“Yang perlu saya tegaskan sekarang di tempat ini, bahwa pendamping PKH (dan) kita semua tidak bisa menentukan desil DTSEN. Tugas kita hanya mengirim data-data yang sesuai di lapangan. Yang menentukan adalah BPS,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Jumat (8/5/2026).
Menurut Gus Ipul, pembagian Desil yang terbagi ke dalam tingkat nasional, regional (provinsi), dan kabupaten/kota ini, perlu dipahami dengan baik dan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program.
“Untuk itu, ini perlu dipahami oleh kita semuanya khususnya untuk daerah, supaya bantuan-bantuan yang dilakukan oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah itu bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Gus Ipul mengatakan hasil pemutakhiran DTSEN kali ini lebih cepat dari triwulan sebelumnya. Dia menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan bansos reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, dia memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Cara Cek Bansos Bulan Mei 2026, Ada Bansos PKH, BPNT, dan PIP Segera Cair
Cek bansos Mei 2026 melalui laman cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. Bansos PKH, BPNT, PIP, beras 10 kg, dan PBI JK segera cair. [990] url asal
#cek-bansos #bansos-mei-2026 #cara-cek-bansos #laman-resmi-kemensos #aplikasi-cek-bansos #bansos-pkh #bantuan-pangan-non-tunai #program-indonesia-pintar #bansos-beras-10-kg #penerima-bantuan-iuran #jam
(Bisnis.Com - Terbaru) 08/05/26 06:30
v/215012/
Bisnis.com, JAKARTA - Untuk melakukan pengecekan terkait penyaluran bansos, masyarakat bisa memeriksa langsung melalui laman resmi atau aplikasi cek bansos. Agar tidak keliru, berikut ini panduan untuk pengecekan bansos bulan Mei 2026.
Cara Cek Bansos Melalui Laman Resmi Kemensos
Untuk pengecekan penyaluran bansos, masyarakat dapat memeriksanya dengan cara yang cukup mudah melalui laman resmi cek bansos Kemensos.
1. Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan NIK yang sesuai dengan KTP
3. Masukkan kode captcha yang muncul
4. Klik “Cari Data”
5. Informasi terkait status penerimaan, jenis bansos, dan desil keluarga akan muncul di layar Anda.
Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi
Selain laman resmi, penerima bansos juga mengecek hasil penyaluran menggunakan aplikasi Cek Bansos. Berikut ini cara melihat hasil penyaluran bansos dengan aplikasi.
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store atau App Store
2. Buat akun atau Login ke akun yang telah dibuat sebelumnya
3. Lakukan pendaftaran akun baru dengan melengkapi data diri, unggah foto KTP, dan swafoto.
4. Pilih menu Profil untuk melihat status bantuan.
Simak 5 Bansos yang Bakal Cair:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM). Bansos PKH hadir untuk membantu keluarga miskin agar bisa mendapatkan akses dan pemanfaatan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, pendampingan, dan perlindungan sosial lainnya.
Pada tahun 2026, penyaluran bansos PKH akan dilaksanakan dalam empat tahap. Memasuki bulan Mei menandakan bahwa bansos PKH sedang dalam penyaluran tahap ke-2 (April-Juni). Pada penyalurannya, bansos PKH tidak memiliki tanggal tetap untuk setiap daerah, namun bansos ini dipastikan disalurkan secara bertahap.
Rincian bansos PKH:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Anak usia dini: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
- Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
- Lanjut usia: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Mengutip dari laman Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH atau pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan Bank HIMBARA.
Pada tahun 2026, bansos BPNT memiliki mekanisme penyaluran yang sama dengan bansos PKH, yakni dilaksanakan dalam empat tahapan. Pada bulan Mei ini, BPNT memasuki penyaluran tahap ke-2 (April-Juni), dengan penyaluran dilakukan secara bertahap.
Dalam proses penyalurannya, BPNT hanya disalurkan kepada KPM dalam kelompok Desil 1 hingga 4, dengan saldo elektronik sebesar Rp200.000 setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Jika diakumulasikan untuk tiga bulan, pada tahap ke-2, penerima manfaat akan menerima saldo elektronik dengan total Rp600.000.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Mengutip dari laman Kemendikbudristek, Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (6-21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin, peserta PKH, yatim piatu, penyandang disabilitas, hingga korban bencana alam/musibah. Sesuai dengan tujuan, bansos ini diberikan kepada anak-anak usia sekolah
Adapun sasaran utama dalam bansos PIP adalah sebagai berikut.
1. Peserta didik pemegang KIP
2. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dengan pertimbangan khusus
3. Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang pertanian, perikanan, kehutanan, pelayaran, dan kemaritiman.
Pada tahun 2026, pemerintah akan melanjutkan penyaluran bansos PIP untuk anak-anak usia sekolah yang telah memenuhi kriteria. Pada bulan Mei ini, penyaluran bansos PIP diketahui telah memasuki periode ke-2. Penyaluran bansos PIP akan dilakukan melalui Rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank penyalur. Berikut ini rincian dari penyaluran bansos PIP.
- PAUD: Rp450.000 per tahun
- SD/MI/Paket A: Rp450.000 per tahun
- SMP/MTs/Paket B: Rp750.000 per tahun
- SMA/SMK/MA/Paket C: Rp1.000.000-1.800.000 per tahun
4. Bansos Beras 10 kg
Bansos beras 10 kg merupakan program bantuan pangan pemerintah berupa penyaluran beras seberat 10 kilogram untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk menjaga ketahanan pangan dan dampak kenaikan harga bahan pokok. Selain bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan, bansos ini juga memberikan manfaat lain untuk penerimanya seperti mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, menjaga kecukupan gizi, hingga mendukung ekonomi lokal.
Pada tahun 2026, bansos beras 10 kg akan kembali disalurkan oleh Perum Bulog. Namun, perlu diketahui bahwa bansos beras 10 kg ini tidak disalurkan setiap bulan sepanjang tahun, melainkan hanya diberikan dalam periode khusus yang telah ditentukan pemerintah (4-6 bulan) untuk menjaga stabilitas harga. Oleh karena itu, penyaluran bansos beras 10 kg ini tidak memiliki penetapan tanggal yang resmi.
5. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) merupakan program yang menjadi bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Program bansos ini hadir untuk memberikan bantuan berupa pembayaran iuran BPJS untuk setiap bulannya.
Para penerima manfaat bansos ini akan mendapatkan hak dan layanan kesehatan yang hampir sama dengan peserta BPJS biasa, seperti berobat gratis, rawat jalan dan rawat inap, pemeriksaan lab obat-obatan dan lain-lain, hingga perlindungan dari risiko biaya pengobatan yang mahal.
Dalam pemberian bantuan, bansos PBI JK ini menyasar pada masyarakat fakir miskin dan tidak mampu. Dilansir dari laman Bisnis, di setiap bulannya, pemerintah akan memberikan bantuan untuk pembayaran iuran kesehatan kelas 3 sebesar Rp42.000 per orang. Bantuan pembayaran iuran kesehatan ini dibayarkan penuh oleh pemerintah melalui APBN. Mulai memasuki bulan Mei 2026, pemerintah akan kembali menyalurkan bansos PBI JK bagi penerima yang telah memenuhi kriteria. Adapun sasaran dan kriteria utama untuk penerima PBI JK adalah sebagai berikut.
1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK aktif terdaftar di Dukcapil.
2. Termasuk fakir miskin atau orang yang tidak mampu (biasanya desil 1-4 di DTSEN)
3. Nama yang ingin didaftarkan tercantum dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial
4. Prioritas untuk lansia, penyandang disabilitas, anak yatim, dan keluarga rentan miskin.
3 Bansos Ini Cair di Kantor POS, Buruan Ambil Uangnya Tunai
Tiga bansos cair di Kantor Pos Mei 2026: PKH, BLT Kesra, dan bantuan sosial khusus. Cek jadwal dan bawa dokumen lengkap untuk pencairan tunai. [641] url asal
#bansos-cair #kantor-pos #ambil-uang-tunai #bansos-tunai #bansos-mei-2026 #pencairan-bansos #keluarga-penerima-manfaat #program-keluarga-harapan #pkh-tahap-2 #blt-kesra #bantuan-sosial-khusus #jadwal-p
(Bisnis.Com - Terbaru) 07/05/26 10:07
v/213976/
Bisnis.com, JAKARTA - Ada tiga bansos yang cair di Kantor Pos dan bisa Anda ambil secara tunai. Inilah updatenya Mei 2026.
Penyaluran bantuan sosial (bansos) pada Mei 2026 kembali dilakukan secara bertahap oleh pemerintah.
Selain melalui bank Himbara, pencairan bansos lewat Kantor Pos masih menjadi pilihan utama, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum memiliki akses perbankan.
Skema ini dinilai efektif karena mampu menjangkau wilayah terpencil sekaligus memastikan bantuan diterima langsung oleh pihak yang berhak.
Memasuki awal Mei 2026, sejumlah program bansos mulai memasuki tahap pencairan. Salah satu yang utama adalah Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 yang dijadwalkan cair secara bertahap pada 5–25 Mei 2026, menyesuaikan dengan wilayah masing-masing.
Selain PKH, bantuan lain seperti BLT Kesra dan bantuan sosial khusus juga mulai disalurkan. Untuk kategori penerima tertentu, pencairan dilakukan melalui Kantor Pos.
Bagi masyarakat yang menerima bantuan secara tunai, pencairan dilakukan di Kantor Pos dengan sistem undangan resmi. Biasanya, undangan mulai dibagikan oleh RT setempat pada minggu kedua bulan Mei.
Oleh karena itu, penting bagi penerima untuk memperhatikan jadwal agar tidak terlewat.
Jenis dan Besaran Bansos yang Cair di Kantor Pos
1. BLT Kesra, berupa bantuan tunai sesuai kebijakan terbaru pemerintah
2. Bantuan Sosial Khusus, diberikan pada kondisi tertentu seperti keadaan darurat atau wilayah prioritas
3. PKH dan BPNT (khusus), bagi penerima yang belum memiliki rekening atau mengalami kendala pencairan non-tunai
4. Khusus untuk PKH Tahap 2 Mei 2026, besaran bantuan berbeda tergantung kategori penerima dalam keluarga, dengan rincian sebagai berikut:
- Ibu hamil / nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Pendidikan SD: Rp225.000 per tahap (Rp900.000 per tahun)
- Pendidikan SMP: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000 per tahun)
- Pendidikan SMA: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000 per tahun)
- Lansia usia 70 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
Alur Mencairkan Bansos di Kantor POS (Lanjut halaman 2)...
Alur Pencairan Bansos di Kantor Pos
Proses pencairan bansos di Kantor Pos mengikuti tahapan yang telah ditetapkan pemerintah. Dimulai dari pendataan penerima melalui DTKS, kemudian dilanjutkan dengan pembagian undangan resmi.
Selanjutnya, pencairan dilakukan secara bertahap untuk menghindari antrean panjang. Setibanya di lokasi, data penerima akan diverifikasi sebelum bantuan diberikan secara tunai.
Cara Mencairkan Bansos Lewat Kantor Pos
Agar proses berjalan lancar, penerima wajib membawa dokumen penting seperti:
- Surat undangan
- KTP asli
- Kartu Keluarga (KK)
- Tanpa dokumen tersebut, proses verifikasi bisa terhambat bahkan gagal.
Pada hari pencairan, alurnya cukup sederhana. Penerima datang sesuai jadwal, mengambil nomor antrean, menyerahkan dokumen untuk verifikasi, lalu menunggu hingga data dinyatakan valid.
Setelah itu, bantuan akan diserahkan secara tunai dan penerima diminta menandatangani bukti penerimaan.
Jika penerima berhalangan hadir, pencairan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dalam satu KK, dengan membawa dokumen lengkap dan, bila diperlukan, surat kuasa.
Untuk kondisi tertentu seperti lansia atau sakit, petugas bahkan dapat mengantarkan bantuan langsung ke rumah.
Cara Cek Status Bansos Lewat HP
Selain menunggu undangan, masyarakat juga dapat mengecek status bansos secara mandiri melalui HP dengan langkah berikut:
- Buka browser di ponsel
- Akses situs cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Hasil pencarian akan menampilkan status penerimaan bansos. Jika data tidak ditemukan, pastikan penulisan sudah benar dan koneksi internet stabil.
Perlu diketahui, keterlambatan pencairan bisa saja terjadi, terutama untuk bantuan yang disalurkan melalui rekening KKS. Hal ini biasanya disebabkan oleh proses kliring antar bank.
Jika dana belum masuk, disarankan menunggu hingga 3×24 jam hari kerja sebelum melapor ke pendamping sosial.
Penyaluran bansos melalui Kantor Pos tetap menjadi solusi penting untuk menjangkau masyarakat yang belum terhubung dengan layanan perbankan.
Dengan sistem undangan, verifikasi ketat, dan pencairan bertahap, pemerintah berupaya memastikan bantuan tepat sasaran.
Masyarakat diimbau untuk aktif mengecek status penerimaan, memperhatikan jadwal pencairan, serta memastikan kelengkapan dokumen agar proses berjalan lancar tanpa kendala.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56