Mendag Sebut Ekspor CPO RI Tidak Terdampak Banjir Sumatra
Ekspor CPO Indonesia tak terdampak banjir Sumatra, kata Mendag. Upaya perluasan pasar melalui I-EAEU FTA diharapkan tingkatkan ekspor.
(Bisnis.Com) 15/12/25 18:57 73600
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan belum melihat proyeksi penurunan ekspor minyak sawit mentah (CPO) Indonesia imbas bencana di kawasan Sumatra beberapa waktu lalu.
Budi mengaku belum mendapatkan laporan dari perusahaan terkait potensi penurunan ekspor. Dia berharap agar tidak ada masalah berarti seiring penanganan dampak bencana yang sedang berlangsung.
“Kan semua sudah mau diatasi dengan baik, ya mudah-mudahan enggak ada masalah,” kata Budi saat ditemui usai Strategic Forum I-EAEU FTA di Jakarta, Senin (15/12/2025).
Di samping itu, Budi menyatakan bahwa ekspor produk CPO Tanah Air dapat meningkat dengan upaya perluasan pasar, salah satunya melalui perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dengan negara-negara Uni Ekonomi Eurasia (I-EAEU FTA).
Menurutnya, CPO berpotensi menjadi salah satu produk yang diberikan kemudahan akses pasar ke negara-negara EAEU di samping produk lain seperti produk tekstil dan alas kaki.
“Produk-produk kita seperti tekstil, produk tekstil, alas kaki, CPO memiliki potensi pasar yang cukup bagus di sana,” ujar Budi.
Adapun, ekspansi komoditas sawit tengah menjadi perhatian publik menyangkut bencana di Sumatra. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menyegel dan memasang plang pengawasan menyusul dugaan kontribusi aktivitas sejumlah perusahaan dalam bencana banjir yang melanda kawasan tersebut.
Penyegelan tersebut antara lain dilakukan di area operasional kebun dan pabrik sawit PT Tri Bahtera Srikandi (TBS), anak perusahaan PT Sago Nauli Plantation (SNP) di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mencegah operasi yang berpotensi memperburuk kondisi hidrologi dan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan demi keselamatan masyarakat serta pemulihan ekosistem.
“Langkah ini adalah penguatan pengawasan pemerintah terhadap kegiatan usaha yang berpotensi memengaruhi tata air dan keselamatan masyarakat,” kata dikutip dari siaran pers, Kamis (11/12/2025).
#ekspor-cpo #cpo-indonesia #ekspor-minyak-sawit #minyak-sawit-mentah #bencana-sumatra #pasar-cpo #perjanjian-perdagangan-bebas #i-eaeu-fta #produk-tekstil #alas-kaki #ekspansi-sawit #kementerian-lingku