#30 tag 24jam
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Fitnah terbesar akhir zaman ditandai dengan kemunculan Dajjal, dan salah satu yang terpengaruh dari fitnah ini adalah didominasi kaum wanita. Mengapa demikian?... | Halaman Lengkap [863] url asal
#dajjal #fitnah-dajjal #perempuan-akhir-zaman #zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 06/06/26 05:15
v/184785/
Fitnah terbesar akhir zaman ditandai dengan kemunculan Dajjal, dan salah satu yang terpengaruh dari fitnah ini adalah didominasi kaum wanita. Mengapa demikian? Simak ulasannya berikut ini.Sosok Dajjal, digambarkan dalam hadis-hadis Nabi sebagai seorang pendusta yang sebelah matanya buta, tertulis di keningnya huruf kaf fa’ dan ra’ ((ك ف ر). Kemunculannya pertanda kiamat sudah sangat dekat.
Dajjal menjadi fitnah terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Sampai-sampai, setiap Nabi yang diutus, mengingatkan umatnya tentang fitnah Dajjal.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah diutus seorang nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Diantara dua matanya tertulis: Kafir” (HR. Bukhari 7131).
Dijelaskan pula bahwa menjelang akhir zaman ini, kemunculan Dajjal ini akan diikuti dengan beberapa kelompok pengikutnya. Dan salah satu pengikut Dajjal itu, ternyata kebanyakan kaum wanita. Astagfirullah! Kenapa banyak kaum wanita yang menjadi pengikut Dajjal?
Pengaruh Terbesar Dialami Kaum Wanita
Berdasarkan riwayat Ahmad, kebanyakan yang terpengaruh dengan fitnah Dajjal adalah kaum wanita. Ibnu Umar radhiyallahu'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Dajjal akan turun di lembah air Murqonah' ini, maka orang yang datang kepadanya kebanyakan kaum wanita, sehingga seseorang akan pergi menemui sahabat karibnya, ibunya, anak perempuanya, saudara perempuannya, dan kepada bibinya untuk meneguhkan hatinya karena kuatir mereka akan pergi menemui Dajjal." [HR Ahmad)
Hadis ini sama sekali bukan bermaksud merendahkan wanita. Dalam buku “al-Mausū’ah fī al-Fitan wa al-Malāhim wa Asyrāti as-Sā’ah”, Dr. Muhammad Ahmad al-Mubayyadh menjelaskan, banyak di kalangan perempuan yang mengikuti Dajjal karena gampang tergoda dengan syahwat dunia , dan tidak begitu mengedepankan akalnya sebagaimana laki-laki. Sementara itu, fitnah Dajjal yang begitu menggoda –di saat kondisi dunia kala itu begitu memprihatinkan– misalnya api diperlihatkan menjadi air, sebaliknya air diperlihatkan bagai api dan berbagai fitnah lainnya sangat sulit dilawan jika tak berbenteng keimanan.
Kemudian, sering disebutkan bahwa sebagian besar penghuni neraka adalah perempuan. Tentang hal ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :.
" Kebanyakan ahli neraka adalah terdiri daripada kaum wanita." Maka menangislah mereka dan bertanya salah seorang daripada mereka: " Mengapa terjadi demikian, adakah kerana mereka berzina atau membunuh anak atau kafir? " Baginda menjawab : " Tidak, mereka ini ialah mereka yang menggunakan lidah menyakiti hati suami dan tidak bersyukur akan nikmat yang disediakan oleh suaminya." (Muslim)(Baca juga : Inilah Rambu-rambu Berhias Sesuai Syariat )
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas radhiyallahu'anhu, ia berkata bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Aku melihat api neraka dan penghuni terbanyak di dalamnya adalah dari kalangan wanita yang tidak bersyukur. “Lantas shahabat bertanya, “Apakah karena mereka tidak beriman kepada Allah?”, Rasulullah menjawab, “Mereka tidak tahu berterima kasih kepada suami-suami mereka dan pula tidak bersyukur terhadap pertolongan dan kebaikan yang di berikan kepada mereka. Jika kalian melakukan kebaikan kepada mereka, maka dia berkata. “Saya tidak pernah menerima kebaikan apapun dari kamu” (HR Bukhari)
" Apabila perempuan keluar rumah, sedangkan suaminya membencinya, dia dilaknat oleh semua malaikat di langit, dan semua apa yang dilaluinya selain daripada jin dan manusia sehingga dia kembali. " (Thabarani di dalam al-Awsat)
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada mereka, "Wahai kaum wanita! Bersedekahlah kamu dan perbanyaklah beristigfar yaitu memohon ampun. Karena, aku melihat kaum wanitalah yang lebih banyak menjadi penghuni neraka. 'Seorang wanita yang cukup pintar di anatara mereka bertanya, 'Wahai Rasulullah, kenapa kami kaum wanita yang lebih banyak menjadi penhuni neraka?' Rasulullah. bersabda, 'Kamu banyak mengutuk dan mengingkari suami. Aku tidak melihat mereka yang kekurangan akal dan agama yang lebih menguasai pemilik akal, daripada golongan kamu.'Wanita itu bertanya lagi, 'Wahai Rasulullah! Apakah maksud kekurangan akal dan agama itu?'
Rasulullah bersabda,'Maksud kekurangan akal ialah kesaksian dua orang wanita sama dengan kesaksian seorang lelaki. Inilah yang dikatakan kekurangan akal. Begitu juga wanita tidak mengerjakan sembahyang pada malam-malam yang dilaluinya kemudian berbuka pada bulan ramadhan karena haid. Maka inilah yang dikatakan kekurangan agama'."(HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hadis lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad)
Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadis di atas dengan pernyataannya :
“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.” (Kitab Jahannam Ahwaluha wa Ahluha)
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Kumpulan doa menghadapi fitnah akhir zaman ini penting diketahui kaum muslim. Apa saja doa-doanya tersebut? Simak ulasan dan penjelasannya. Kumpulan doa menghadapi... | Halaman Lengkap [681] url asal
#kumpulan-doa #doa #zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 13/04/26 18:24
v/184316/
Kumpulan doa menghadapi fitnah akhir zaman ini penting diketahui kaum muslim. Apa saja doa-doanya tersebut? Simak ulasan dan penjelasannya.Dalam buku 'Misteri Zikir Akhir Zaman' karangan Abu Fatiyah Al-Adnani juga dijelaskan bahwa pentingnya doa untuk menghadapi fitnah akhir zaman. Karena akhir zaman kondisinya sangat buruk. Banyak sekali penjelasan Rasulullah tentang akhir zaman ini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidaklah datang kepada kalian suatu hari atau suatu zaman melainkan sesudahnya lebih buruk dari sebelumnya, hingga kalian berjumpa dengan Rabb kalian.” (HR. Ibnu Hibban, Shahih Al-Bukhari).
Ustaz Abu Fatiyah Al-Adnani juga mengutip hadis bahwa Rasulullah berdoa dan meminta kepada Allah agar menggerakkan hati pada ketaatan saat datangnya fitnah akhir zaman .
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Salam bersabda yang artinya : "Ya Allah, Dzat yang menggerakkan hati, gerakkanlah hatiku kepada Ketaatan kepada-MU." (HR. Muslim).
Doa-doa Permohonan Perlindungan Menjelang Akhir Zaman:
1. Doa dijauhkan dari fitnah
Dajjal Fitnah terbesar yang dapat merusak tatanan kehidupan manusia, baik itu iman, dan hal-hal kehidupan lainnya adalah fitnah dajjal. Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam bahkan mengatakan bahwa fitnah Dajjal ini merupakan fitnah terbesar yang ada sejak Nabi Adam AS diciptakan. Hadisnya:Artinya: "Tidak ada satu pun makhluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajjal." (HR Muslim).
Dari Aisyah radhiyallahu'anha, istri Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Ia mengatakan, Rasulullah dalam salatnya pernah membaca doa berikut untuk melindungi dari fitnah Dajjal.
Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal" (HR Muslim).
2. Doa agar terhindar dari musibah yang datang secara mendadak
Doa ini bisa dibaca setiap hari setelah salat fardhu. Doa ini mengandung makna agar dilindungi dari segala musibah.Allaahummadfa' 'annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina'aammatan. Innaka'alaa kulli syai'in qadiir.
Artinya: Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka. kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.
3. Doa memohon kebaikan di dunia dan akhirat
Doa ini juga dikenal dengan sebutan doa sapu jagad. Bacalah doa ini sesering mungkin seraya ikhlas dengan ketetapan yang diberikan Allah SWT.Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
4. Doa agar tidak dihinakan saat hari kiamat
Doa ini termaktub dalam Al-Qur'an surat Asy-Syu'ara ayat 87-89Wa lā tukhzinī yauma yub'aṡụn. Yauma lā yanfa'u māluw wa lā banụn. Illā man atallāha biqalbin salīm.
Artinya: "Dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (Q.S. Asy-Syu'ara: 87-89)
5. Doa memohon perlindungan dari kejahatan orang zalim dan kafir
Doa ini tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Mu'minun ayat 94Rabbi fa lā taj'alnī fil-qaumiẓ-ẓālimīn
Artinya: Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim".
Dalam satu hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW berdoa agar dilindungi dari pemimpin yang zalim:
Artinya: "Ya Allah, siapa saja yang memimpin (mengurus) urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia". (HR. Muslim No 1828)
6. Doa memohon kemuliaan pada hari akhir
Rabbana amanna faktubna ma'as syahidin
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad)".
Fitnah Akhir Zaman Makin Nyata, Ini 5 Amalan Peneguh Hati bagi Umat Muslim
Fitnah akhir zaman kian nampak saat ini, namun ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalan apa saja itu? Simak ulasannya berikut... | Halaman Lengkap [599] url asal
#akhir-zaman #zaman-fitnah #amalan-di-zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 16:49
v/184133/
Fitnah akhir zaman kian nampak saat ini, namun ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalanapa saja itu? Simak ulasannya berikut ini:Banyak Hadis menceritakan fitnah di akhir zaman sebagai pertanda dekatnya Hari Kiamat. Namun, kapan waktunya itu rahasia Allah 'Azza wa Jalla dan hanya Dia yang mengetahuinya.
Dalam Hadis dijelaskan beberapa tanda-tanda Kiamatdi antaranya, zaman terasa ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat) dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak Al-haraj (pembunuhan). (HR Al-Bukhari No 637). Selain itu, menyebarnya berita bohong, munculnya fitnah wanita, fitnah harta, fitnah sesama muslim dan fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari perkara ini.
Dalam satu riwayat, Rasulullah SAW pernah berpesan ketika fitnah bertebaran. Berikut sabda beliau:
Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu 'anhu berkata, "Biasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam tentang kebajikan. Namun saya justru bertanya kepada beliau tentang kejahatan (kuburukan), karena saya khawatir akan menimpaku. Lalu saya bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami dahulu berada dalam kejahilan dan kejahatan, karena itu Allah Ta'ala menurunkan kebaikan (agama) ini kepada kami. Mungkinkah sesudah ini timbul lagi kejahatan?" Beliau menjawab: "Ya." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu ada lagi kebaikan?" Beliau menjawab: "Ya, akan tetapi ada cacatnya! saya bertanya, "Apa cacatnya?"
Beliau bersabda: "(Akan muncul) Kaum yang mengamalkan sunnah selain dari sunnahku, dan memimpin tanpa hidayahku, kamu tahu mereka tapi kamu ingkari." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu akan ada kejahatan lagi?" Jawab beliau: "Ya. Yaitu orang-orang yang menyeru menuju neraka Jahannam, barangsiapa memenuhi seruannya maka ia akan dilemparkan ke dalam neraka itu." Maka saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah! Tunjukanlah kepada kami ciri-ciri mereka."
Beliau menjawab: "Baik. Kulit mereka seperti kulit kita dan berbicara dengan bahasa kita." Aku bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, bagaimana petunjuk Anda seandainya saya menemui hal yang demikian?" Jawab beliau: "Tetaplah kamu bersama jama'ah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka." Saya bertanya lagi, "Jika tidak ada jama'ah dan imam?" beliau menjawab: "Tinggalkan semua kelompok meskipun kamu menggigit akar kayu sampai ajal menjemput, dan kamu masih tetap pada pendirianmu." (HR Muslim No 3434)
5 Amalan Peneguh Hati pada Zaman Penuh Fitnah:
1. Menyibukkan diri dengan Al-Qur'an Mulia
Orang yang menyibukkan dirinya dengan Al-Qur'an Karim, membacanya dan merenungi maknanya maka Allah akan meneguhkan hatinya.Artinya: "Demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar)." (Surat Al-Furqan ayat 32)
2. Membaca Sirah dan Kisah-kisah para Nabi
Membaca sirah atau perjalanan hidup para Nabi dapat meneguhkan hati dan iman sebagaiman firman Allah berikut:Artinya: "Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu." (Surat Hud ayat 120)
3. Beramal dengan Ilmu
Amalan berikutnya mengamalkan apa yang diketahui. Berikut firman Allah:Artinya: "Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)." (Surat An-Nisa ayat 66)
4. Berdoa
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867). Salah satu doa yang diajarkan beliau:Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qalbii 'alaa Diinik.
Artinya: "Wahai Yang Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada Mu."
5. Teman yang Baik
Teman yang baik juga dapat meneguhkan hati ketika kita berada pada zaman fitnah. Karena itu sering-seringlah berkumpul dengan orang-orang saleh. Allah berfirman:Artinya: "Dan bersabarlah bersama orang-orang yang berdoa kepada Tuhan mereka pada pagi dan petang hari dalam keadaan mereka menginginkan keridhoan Allah. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) menginginkan perhiasan dunia." (Surat Al-Kahfi ayat 28)
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Kumpulan hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam tentang kedahsyatan fitnah akhir zaman ini penting diketahui umat Muslim. Simak ulasannya berikut ini.... | Halaman Lengkap [2,204] url asal
#hadis-nabi #zaman-fitnah #hadis-fitnah-akhir-zaman #fitnah-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 16:13
v/184074/
Kumpulan hadis Nabi MuhammadShallallahu Alaihi Wassalam tentang kedahsyatan fitnah akhir zamanini penting diketahui umat Muslim. Simak ulasannya berikut ini.Saat ini, dunia sedang berada pada akhir zaman yang dipenuhi banyak fitnah (ujian) dan cobaan. Kata fitnah sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu al-Fitnati (الفِتْنَةُ) yang artinya ujian dan cobaan.
Banyak Hadis mengabarkan tentang maraknya fitnah yang merupakan pertanda dekatnya hari Kiamat. Di antaranya, singkatnya waktu, kebakhilan yang merajalela, perselisihan, pembunuhan, peperangan, kemungkaran, maksiat terang-terangan, menyebarnya berita bohong dan lainnya.
Dalam satu riwayat, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: "Tidaklah akan tersisa dari dunia ini melainkan cobaan dan fitnah." (HR Ibnu Majah)
Adapun fitnah terbesar yang akan dialami manusia pada akhir zaman adalah fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari keburukan fitnah ini. Salah satu bahaya fitnah dapat menimbulkan kesengsaraan. Termasuk menyebarkan berita dusta atau bohong atau mengada-ngada yang kemudian merugikan orang lain.
kumpulan Hadis tentang Fitnah Akhir Zaman:
1. Dicabutnya Ilmu dan Banyaknya Pembunuhan
Artinya: "Zaman akan semakin dekat, dicabutnya ilmu, akan timbul fitnah-fitnah, dimasukkan (ke dalam hati) sifat kikir dan akan banyak al-Harj, mereka (para sahabat) bertanya: "Apakah al-Harj wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Pembunuhan". (HR Al-Bukhari dan Muslim)
2. Berbicara Tidak pada Tempatnya
Artinya: "Tidaklah engkau berbicara dengan suatu kaum seuatu perkataan yang tidak bisa dipahami oleh akal mereka kecuali akan menjadi (menimbulkan) fitnah bagi sebagian dari mereka." (HR Muslim)
3. Pendusta Dipercaya dan Orang Bodoh Mengurusi Urusan Umat
Artinya: Rasulullah SAW bersabda: "Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia. Pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidhoh turut bicara." Lalu beliau ditanya, "Apakah Ruwaibidhoh itu?" Beliau menjawab: "Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan orang banyak (umat)." (HR Ibnu Majah)
4. Banyak Kekacauan
Artinya: "Kelak akan ada banyak kekacauan dimana di dalamnya orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada yang berusaha (dalam fitnah). Siapa yang menghadapi kekacauan tersebut maka hendaknya dia menghindarinya dan siapa yang mendapati tempat kembali atau tempat berlindung darinya maka hendaknya dia berlindung." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
5. Banyak Perpecahan
Artinya: "Kelak akan ada banyak kekacauan dan perpecahan. Jika sudah seperti itu maka patahkanlah pedangmu dan pakailah pedang dari kayu." (HR. Ahmad no. 20622)
6. Munculnya Fitnah Wanita
Artinya: "Tidak aku tinggalkan di masa setelah aku nanti fitnah yang lebih membahyakan kaum lelaki daripada fitnah wanita." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
7. Dua Kelompok Besar Berperang dan Munculnya 30 Pendusta Mengaku Nabi
Artinya: "Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga dua kelompok besar saling berperang dan banyak terbunuh di antara dua kelompok tersebut, yang seruan mereka adalah satu. Dan hingga dibangkitkannya para Dajjal lagi pendusta hampir 30 orang. Semuanya mengaku bahwa dirinya Rasulullah, dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa, zaman berdekatan, fitnah menjadi muncul, banyak terjadi pembunuhan, berlimpah ruahnya harta di tengah kalian sehingga para pemilik harta bingung terhadap orang yang akan menerima shadaqahnya. Sampai dia berusaha menawarkannya kepada seseorang namun orang tersebut berkata: 'Saya tidak membutuhkannya'. Orang-orang berlomba-lomba dalam meninggikan bangunan. Ketika seseorang lewat pada sebuah kuburan dia berkata: 'Aduhai jika saya berada di sana'; terbitnya matahari dari sebelah barat dan apabila terbit dari sebelah barat di saat orang-orang melihatnya, mereka beriman seluruhnya (maka itulah waktu yang tidak bermanfaat keimanan bagi setiap orang yang sebelumnya dia tidak beriman atau dia tidak berbuat kebaikan dengan keimanannya)." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
8. Menyerahkan Urusan Umat kepada Perempuan
Artinya: "Allah telah menjagaku dari fitnah (perang Jamal) berkat sesuatu (satu hadits) yang aku dengar dari Rasulullah sholallahu 'alaihi wasallam ketika Kisra (raja Persia) meninggal, beliau bersabda, "siapa penggantinya?" Para Sahabat menjawab: "Putrinya", maka beliau pun bersabda: "Tidak akan sukses selamanya sebuah kaum, yang menyerahkan urusan mereka (pemimpin) kepada seorang perempuan." Abu Bakrah radhiyallahu anhu berkata, "Ketika Aisyah radhiyallahu berangkat ke Bashrah, aku ingat hadits Rasulullah tersebut, maka Allah pun menyelamatkan aku (dengan tidak ikut ikutan fitnah yaitu peperangan Jamal)." (HR at-Tirmidzi 2262)
9. Munculnya Huru-Hara dan Tanduk Setan dari Najed
Artinya: "Ya Allah, berilah kami barokah pada negeri Syam, Ya Allah berilah kami barokah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Nejed? Rasulullah berdoa: 'Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman'. Para sahabat masih bertanya: termasuk Nejed? Rasulullah SAW menjawab: "Di sana terjadi gempa dan huru-hara, dan di sana muncul dua tanduk setan." (HR Al-Bukhari)
10. Zina Dilakukan Terang-terangan
"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum laki-laki mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalanan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, 'Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini." (HR Abu Ya'la)11. Tidak Perduli Harta yang Halal dan Haram
Artinya: "Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atauyangharam." (HR Al-Bukhari 2083)
12. Wafatnya Para Ulama dan Orang Bodoh Berfatwa Tanpa Ilmu
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mencabut ilmu dari hamba-hamba-Nya sekaligus, tetapi Dia akan mencabut ilmu dengan mewafatkan para Ulama. Sehingga ketika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, orang-orang akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh. Lalu para pemimpin itu ditanya, kemudian mereka berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka menjadi sesat dan menyesatkan orang lain." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
13. Waktu Terasa Singkat
Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi hingga waktu terasa berlalu begitu cepatnya. Satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti seminggu, satu minggu seperti satu hari, dan satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti kedipan mata." (HR Ahmad)
14. Munculnya Dajjal Pembawa Fitnah Besar
Artinya: "Tidaklah diutus seorang Nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Di antara kedua matanya tertulis: كَافِرٌ (kafir)." (HR Al-Bukhari 7131)
15. Menjual Agama Demi Kepentingan Dunia
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersegeralah untuk mengerjakan amalan-amalan saleh sebelum datang berbagai fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari. Kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari, kemudian menjadi kafir di pagi hari. Dia menjual agamanya demi kepentingan dunia." (HR Muslim)16. Fitnah Jelang Kiamat Seperti Potongan-potongan Kegelapan Malam
Dari Abu Musa Al-Asy'ari, dia berkata, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya menjelang hari Kiamat akan terjadi berbagai macam fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari kemudian menjadi kafir di pagi hari. Ketika itu, orang yang duduk lebih baik daripada orang yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berlari. Maka hancurkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, serta pukulkanlah pedang-pedang kalian kepada bebatuan, dan jika fitnah tersebut memasuki kediamannya, hendaklah dia menjadi sebaik-baik anak Adam." (HR Abu Dawud)17. Ingin Menjadi Ahli Kubur
Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai ada seseorang melewati kuburan lalu berkata, "Seandainya aku berada di tempatnya." (HR Al-Bukhari dan Muslim)18. Fitnah Dibentangkan di Atas Hati Hati Seperti Tikar
Hudzaifah berkata, "Saya mendengar Rasulullah shollalluhu 'alaihi wasallam bersabda: "Fitnah dibentangkan di atas hati-hati seperti tikar, berulang-ulang. Hati yang menyerap fitnah tersebut disematkan di dalamnya titik hitam, sedangkan hati yang menolak fitnah tersebut disematkan titik putih, sampai memenuhi dua hati itu. Hati yang pertama putih bersih, tidak akan terganggu oleh fitnah sedikitpun selama langit dan bumi masih tegak. Sedangkan hati yang kedua hitam pekat, seperti cangkir terbalik, tidak mengenal yang makruf dan tidak mampu mengingkari kemungkaran, hanya mengikuti hawa nafsunya." (HR Muslim)19. Syahwat Mengikuti Nafsu
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan." (HR Ahmad)20. Berbagai Cobaan Akan Menimpa Generasi belakangan
Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya seluruh Nabi sebelumku pasti telah menunjukkan semua kebaikan yang ia ketahui kepada umatnya, dan memperingatkan mereka dari semua keburukan yang ia ketahui. Dan sesungguhnya, kebaikan umat ini terletak pada generasi pertama. Adapun generasi belakangan, mereka akan tertimpa cobaan dan perkara-perkara yang kalian ingkari, fitnah datang silih berganti, ketika fitnah itu menimpa, orang yang beriman berkata, 'Kebinasaanku telah tiba!' Kemudian fitnah itu berlalu.Lalu muncul fitnah lagi, orang yang beriman berkata, 'Inilah saatnya, inilah saatnya!' Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari neraka dan masuk surga, maka hendaknya dia berusaha mati dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan hendaklah dia bergaul dengan manusia dengan baik, sebagaimana dia senang jika manusia bersikap baik kepadanya. Dan barangsiapa yang berbaiat untuk menaati seorang pemimpin, dia mengikrarkan perjanjian dengan sepenuh hatinya, maka hendaklah dia menaatinya semaksimal mungkin. Jika ada orang yang berusaha menyelisihinya, maka penggallah leher orang tersebut." (HR Muslim)
21. Ujian di Dalam Kubur
Dari Asma' radhiyallahu 'anha berkata: "Aku menemui Sayyidah Aisyah saat dia sedang sholat. Setelah itu aku tanyakan kepadanya: "Apa yang sedang dilakukan orang-orang?" Aisyah memberi isyarat ke langit. Ternyata orang-orang sedang melaksanakan sholat (gerhana matahari). Maka Aisyah berkata: "Maha suci Allah". Aku tanyakan lagi: "Satu tanda saja?" Lalu dia memberi isyarat dengan kepalanya, maksudnya mengangguk tanda mengiyakan. Maka akupun ikut sholat namun timbul perasaan yang membingungkanku, hingga aku menyiram kepalaku dengan air.Dalam khotbahnya, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam memuji Allah dan mensucikan-Nya, lalu bersabda: "Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku, kecuali aku sudah melihatnya dari tempatku ini hingga surga dan neraka, lalu diwahyukan kepadaku: "Bahwa kalian akan terkena fitnah dalam kubur kalian seperti atau hampir berupa- fitnah yang aku sendiri tidak tahu apa yang diucapkan Asma' di antaranya adalah fitnah Masihud Dajjal.
Akan ditanyakan kepada seseorang (di dalam kuburnya). Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini? Adapun orang beriman atau orang yang yakin, -Asma' kurang pasti mana yang dimaksud di antara keduanya- akan menjawab: "Dia adalah Muhammad Rasulullah telah datang kepada kami membawa penjelasan dan petunjuk. Maka kami sambut dan kami ikuti. Dia adalah Muhammad." Diucapkannya tiga kali. Maka kepada orang itu dikatakan: "Tidurlah dengan tenang, sungguh kami telah mengetahui bahwa kamu adalah orang yang yakin".
Adapun orang Munafiq atau orang yang ragu, -Asma' kurang pasti mana yang dimaksud di antara keduanya, akan menjawab: "Aku tidak tahu siapa dia, aku mendengar manusia membicarakan sesuatu maka akupun mengatakannya." (HR Al-Bukhari)
22. Sebaik-baik Harta Muslim Adalah Kambing yang Digembalakan di Lereng Gunung
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Tak lama lagi sebaik-baik harta seorang muslim adalah kambing yang ia gembalakan di lereng-lereng gunung dan tempat-tempat hujan turun, ia lari untuk menyelamatkan agamanya dari gelombang fitnah." (HR Al-Bukhari)23. Banyak Orang Hidup Nikmat di Dunia Namun Telanjang di Akhirat
Dari Ummu Salamah berkata, "Pada suatu malam Nabi shollallahu 'alaihi wasallam terbangun lalu bersabda: "Subhaanallah (Maha suci Allah), fitnah apakah yang diturunkan pada malam ini? Dan apa yang dibuka dari dua perbendaharaan (Romawi dan Persia)? "Bangunlah wahai orang-orang yang ada di balik dinding (kamar-kamar), karena betapa banyak orang hidup menikmati nikmat-nikmat dari Allah di dunia ini, namun akan telanjang nanti di Akhirat (tidak mendapatkan kebaikan)." (HR Al-Bukhari)24. Fitnah Menerpa Umat Islam Laksana Gelombang Samudera
Hudzaifah berkata, "Saat itu kami sedang duduk-duduk bersama Umar. Maka berkatalah Umar, "Siapakah di antara kalian yang tahu betul terhadap sabda Rasulullah berkaitan dengan fitnah?" Maka aku pun menjawab, "Akulah orangnya." Maka Umar berkata: "Sungguh, engkau terhadap masalah ini termasuk orang yang berani." Maka aku pun langsung mengatakan permasalahan itu di hadapannya: "(Ketahuilah), fitnah yang menimpa seorang laki-laki terkait keluarga, harta, anak, atau tetangganya dapat dilebur dengan sholat, puasa, sedekah, dan melakukan amar makruf dan nahi munkar."Umar berkata, "Bukan itu yang aku maksudkan, tetapi fitnah yang menerpa (umat Islam) laksana gelombang samudera." Maka Hudzaifah berkata, "(Tenang saja) engkau tidak akan mengalami pedihnya fitnah itu, wahai Amirul Mukminin, karena antara fitnah itu dan diri Anda terdapat pintu yang tertutup (yang menghalanginya)." Umar balik bertanya, "Apakah pintu tersebut akan terbuka atau didobrak?" Hudzaifah menjawab: "Pintu tersebut akan didobrak secara paksa." Kami (perawi) pun berkata, "Apakah Umar juga mengetahui pintu itu?" Hudzaifah menjawab: "Iya, dia pun juga mengetahuinya seperti siang yang akan mendahului malam. Ketahuilah, aku tidak menceritakan hal ini dengan mengada-ada. Biarkan aku pergi untuk bertanya langsung kepada Hudzaifah. Maka kami pun menyuruh Masruq untuk menanyakannya, maka Hudzaifah pun menjawab: "Pintu itu adalah Umar." (HR Al-Bukhari)
25. Bahaya Fitnah Ghibah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu pernah bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah ghibah itu?". Beliau menjawab, "Kamu menceritakan saudaramu apa yang dia tidak suka". Ditanyakan lagi, "Bagaimana pendapatmu, jika pada saudaraku itu seperti apa yang aku katakan?" Beliau menjawab, "Jika ada padanya sebagaimana yang kamu katakan berarti kamu telah meng-ghibahnya. Tetapi jika tidak ada padanya, maka berarti kamu telah membuat kebohongan atau fitnah." (HR Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)Demikianlah kumpulan Hadis tentang fitnah yang harus kita waspadai. Semoga bermanfaat untuk menambah keimanan kita. Mengenai fitnah ini, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya banyak berdoa memohon perlindungan kepada Allah.
Artinya: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867
Duhaima: Fitnah Terdahsyat yang Mengguncang Iman di Akhir Zaman
Mengenal Duhaima penting diketahui kaum Muslim. Apa itu Duhaima? Benarkah datangnya Duhaima ini tanda menjelang kemunculan Dajjal? Simak ulasannya berikut ini.... | Halaman Lengkap [823] url asal
#dajjal #fitnah-dajjal #zaman-fitnah #keimanan #fitnah-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 05:15
v/183321/
Mengenal Duhaima penting diketahui kaum Muslim. Apa itu Duhaima? Benarkah datangnya Duhaima ini tanda menjelang kemunculan Dajjal?Duhaima adalah fitnahterdahsyat yang akan terjadi menjelang akhir zaman nanti, termasuk semakin dekatnya kemunculan Dajjal.
Duhaima secara bahasa bermakna kelam atau gelap gulita. Kemunculan fitnah ini, sudah dikabarkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, tentang tanda menjelang dekatnya akhir zamandan datangnya kiamat besar. Riwayat-riwayat itu bercerita tentang fitnah, petaka, huru-hara, peperangan dan pembunuhan.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:
“Sesungguhnya, menjelang terjadinya Kiamat ada fitnah-fitnah seperti sepotong malam yang gelap gulita, pada pagi hari seseorang dalam keadaan beriman, tetapi pada sore hari ia menjadi kafir, sebaliknya pada sore hari seseorang dalam keadaan beriman, namun dipagi hari ia dalam keadaan kafir. Orang yang duduk pada masa itu lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berjalan cepat. Maka, patahkan busur kalian, putus-putuslah tali kalian, dan pukullah pedang kalian dengan batu, jika salah seorang dari kalian kedatangan fitnah-fitnah ini, hendaklah ia bersikap seperti anak terbaik di antara dua anak Adam (yakni bersikap seperti Habil, jangan seperti Qabil–pent).” [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Al-Fitan, Ahmad, dan Hakim]
Dalam sebuah hadis disebutkan: “Ketahuilah, sesungguhnya fitnah itu dari sini, fitnah itu dari sini, dari arah terbitnya tanduk setan.” [HR. Bukhari (3279) Bad’ul-Khalqi, Muslim Al-Fitan wa Asyrathu’s-Sa’ah]
Fitnah yang Menguncang Keimanan
Secara bahasa fitnah bisa bermakna ujian, cobaan, bala’, bencana dan siksaan. Pada riwayat di atas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam memberikan peringatan kepada umatnya agar mewaspadai adanya fitnah yang bisa menggoncang keimanan mereka.Dikutip dari buku "Misteri Zikir Akhir Zaman' yang disunting Abu Fatiah Al-Adnani, dijelaskan, penggambaran fitnah laksana potongan malam yang amat pekat itu menunjukkan betapa berat dan berbahayanya fitnah itu. Ini merupakan peringatan penting bagi setiap Muslim, bahwa banyaknya fitnah yang menyebabkan seseorang murtad merupakan tanda dekatnya akhir zaman.
Tentang fitnah yang bisa membuat kaum Muslimin terperosok pada kekufuran setelah keimanannya diperkuat dalam riwayat yang menjelaskan tentang kemunculan fitnah duhaima’. Riwayat tentang fitnah duhaima’ bercerita tentang masa-masa yang akan dihadapi oleh kaum Muslimin menjelang keluarnya Dajjal untuk menebar fitnah dan huru-hara.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:
“Setelah itu akan terjadi fitnah Duhaima’, yang tidak membiarkan seorang pun dari umat ini kecuali akan ditamparnya dengan tamparan yang keras. Ketika orang-orang mengatakan, “Fitnah telah selesai”, ternyata fitnah itu masih saja terjadi. Di waktu pagi seseorang dalam keadaan beriman, namun di waktu sore ia telah menjadi orang kafir. Akhirnya manusia terbagi menjadi dua golongan: golongan beriman yang tidak ada kemunafikan sedikit pun di antara mereka, dan golongan munafik yang tidak ada keimanan sedikit pun di antara mereka. Jika hal itu telah terjadi, maka tunggulah munculnya Dajjal pada hari itu atau keesokan harinya.” [HR. Abu Dawud no. 3704, Ahmad no. 5892, dan Al-Hakim no. 8574. Dishahihkan oleh Al-Hakim, Adz-Dzahabi]
Hadis di atas mengisyaratkan hakikat fitnah Duhaima’ akan meluas mengenai seluruh umat ini. Meskipun manusia menyatakan fitnah tersebut telah berhenti, ia akan terus berlangsung dan bahkan mencapai puncaknya.
Beliau menerangkan tentang efek yang ditimbulkan oleh fitnah ini, yaitu munculnya sekelompok manusia yang di waktu pagi masih memiliki iman, namun di sore hari telah menjadi kafir. Ini merupakan sebuah gambaran tentang kedahsyatan fitnah tersebut. Fitnah ini akan mencabut keimanan seseorang hanya dalam bilangan hari, dan ini juga merupakan sebuah gambaran betapa cepatnya kondisi seseorang itu berubah.
Tentang hakikat dari fitnah ini, ada dua gambaran yang paling mendekati bentuknya, yaitu fitnah demokrasi sekuler liberal dan fitnah perang global melawan terorisme. Kedua fenomena ini adalah wujud yang paling mendekati semua ciri yang termuat pada fitnah Duhaima’. Kedua fitnah ini pula yang paling berpotensi menjadikan seorang masih beriman di pagi hari namun tanpa sadar menjadi kafir di sore hari.
Pagi Mengaji Malam jadi Murtad
Masih dikutip dari buku yang sama, ditreangkan bahwa jika fitnah kegelapan Duhaima’ itu ada pada ideologi demokrasi sekuler, maka fenomena yang paling nyata pada fitnah ini adalah penolakan terhadap hukum Allah. Seorang yang masuk dalam perangkap fitnah ini bisa tervonis kafir lantaran menolak syari’at Allah dan menjadikan suara mayoritas yang menentang hukum Allah sebagai dasar hukum yang konstitutif.Sedangkan pada kasus perang global atas terorisme maka mereka yang masuk dalam barisan musuh musuh Allah untuk memerangi kaum Muslimin bisa terancam vonis kafir. Sebab hakikat perang atas terorisme yang disuarakan oleh Amerika dan sekutunya adalah perang terhadap syari’at Islam dan penegakknya. Maka, siapapun yang bergabung dalam barisan musuh untuk memerangi kaum Muslimin, sungguh ia telah melakukan hal-hal yang membatalkan keislamannya.
Demikanlah dahsyatnya fitnah Duhaima’, fitnah akhir zaman yang membuat orang berbolak balik hatinya. Ekstrimnya, mereka yang terperangkap dalam fitnah ini pagi hari masih membaca Al-Qur’an di masjid, namun di sore hari sudah melakukan kebaktian di gereja. Di pagi hari masih menutup aurat dengan jilbabnya, namun di sore hari sudah berganti pakaian ala artis barat yang menyingkat auratnya. Betapa cepatnya perubahan keimanan itu; pagi beriman sore kafir. Naudzubillah mindzalik!
Menghadapi Zaman Fitnah, 5 Amalan Ini Jangan Ditinggalkan
Menghadapi fitnah akhir zaman yang kian nampak saat ini, ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalan apa saja itu? Simak ulasannya... | Halaman Lengkap [599] url asal
#amalan #zaman-fitnah #amalan-di-zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 22/01/26 14:57
v/110843/
Menghadapi fitnah akhir zamanyang kian nampak saat ini, ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalan apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini:Banyak Hadis menceritakan fitnah di akhir zamansebagai pertanda dekatnya Hari Kiamat. Namun, kapan waktunya itu rahasia Allah 'Azza wa Jalla dan hanya Dia yang mengetahuinya.
Dalam Hadis dijelaskan beberapa tanda-tanda Kiamatdi antaranya, zaman terasa ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat) dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak Al-haraj (pembunuhan). (HR Al-Bukhari No 637). Selain itu, menyebarnya berita bohong, munculnya fitnah wanita, fitnah harta, fitnah sesama muslim dan fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari perkara ini.
Dalam satu riwayat, Rasulullah SAW pernah berpesan ketika fitnah bertebaran. Berikut sabda beliau:
Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu 'anhu berkata, "Biasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam tentang kebajikan. Namun saya justru bertanya kepada beliau tentang kejahatan (kuburukan), karena saya khawatir akan menimpaku. Lalu saya bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami dahulu berada dalam kejahilan dan kejahatan, karena itu Allah Ta'ala menurunkan kebaikan (agama) ini kepada kami. Mungkinkah sesudah ini timbul lagi kejahatan?" Beliau menjawab: "Ya." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu ada lagi kebaikan?" Beliau menjawab: "Ya, akan tetapi ada cacatnya! saya bertanya, "Apa cacatnya?"
Beliau bersabda: "(Akan muncul) Kaum yang mengamalkan sunnah selain dari sunnahku, dan memimpin tanpa hidayahku, kamu tahu mereka tapi kamu ingkari." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu akan ada kejahatan lagi?" Jawab beliau: "Ya. Yaitu orang-orang yang menyeru menuju neraka Jahannam, barangsiapa memenuhi seruannya maka ia akan dilemparkan ke dalam neraka itu." Maka saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah! Tunjukanlah kepada kami ciri-ciri mereka."
Beliau menjawab: "Baik. Kulit mereka seperti kulit kita dan berbicara dengan bahasa kita." Aku bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, bagaimana petunjuk Anda seandainya saya menemui hal yang demikian?" Jawab beliau: "Tetaplah kamu bersama jama'ah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka." Saya bertanya lagi, "Jika tidak ada jama'ah dan imam?" beliau menjawab: "Tinggalkan semua kelompok meskipun kamu menggigit akar kayu sampai ajal menjemput, dan kamu masih tetap pada pendirianmu." (HR Muslim No 3434)
5 Amalan Peneguh Hati pada Zaman Penuh Fitnah:
1. Menyibukkan diri dengan Al-Qur'an Mulia
Orang yang menyibukkan dirinya dengan Al-Qur'an Karim, membacanya dan merenungi maknanya maka Allah akan meneguhkan hatinya.Artinya: "Demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar)." (Surat Al-Furqan ayat 32)
2. Membaca Sirah dan Kisah-kisah para Nabi
Membaca sirah atau perjalanan hidup para Nabi dapat meneguhkan hati dan iman sebagaiman firman Allah berikut:Artinya: "Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu." (Surat Hud ayat 120)
3. Beramal dengan Ilmu
Amalan berikutnya mengamalkan apa yang diketahui. Berikut firman Allah:Artinya: "Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)." (Surat An-Nisa ayat 66)
4. Berdoa
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867). Salah satu doa yang diajarkan beliau:Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qalbii 'alaa Diinik.
Artinya: "Wahai Yang Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada Mu."
5. Teman yang Baik
Teman yang baik juga dapat meneguhkan hati ketika kita berada pada zaman fitnah. Karena itu sering-seringlah berkumpul dengan orang-orang saleh. Allah berfirman:Artinya: "Dan bersabarlah bersama orang-orang yang berdoa kepada Tuhan mereka pada pagi dan petang hari dalam keadaan mereka menginginkan keridhoan Allah. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) menginginkan perhiasan dunia." (Surat Al-Kahfi ayat 28)
Kata Ulama : Sekarang Zaman Fitnah, Hati-hati Bicara atau Lebih Baik Diam
Banyaknya fitnah (ujian) pada masa ini merupakan salah satu tanda bahwa kehidupan manusia saat ini sedang berada di akhir zaman. Namun, kapan berakhirnya hanya... | Halaman Lengkap [359] url asal
#akhir-zaman #zaman-fitnah #bicara-yang-baik-atau-diam #fitnah-akhir-zaman #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 18/01/26 05:15
v/100584/
Banyaknya fitnah (ujian) pada masa ini merupakan salah satu tanda bahwa kehidupan manusia saat ini sedang berada di akhir zaman. Namun, kapan berakhirnya hanya Allah Ta'ala saja yang tahu kapan waktunya.Dalam perspektif Islam, dari banyak fitnah (ujian) yang terjadi, fitnah terbesar di akhir zaman adalah munculnya Dajjal dan pengikutnya. Fitnah Dajjalmerupakan salah satu tanda Kiamat. Dajjal memiliki tipuan luar biasa hingga dapat menyesatkan manusia dengan mudah. Dia diberi kemampuan menyulap kebenaran dengan kebatilan, menghidupkan orang mati dan sebagainya.
Lalu, bagaimana sikap kita menghadapi fitnah yang terjadi saat ini? Syaikh Ahmad Al-Misri, Dai lulusan Mesir yang mengatakan, sekarang ini umat harus hati-hati. Sebaiknya kita dekatkan diri kepada Allah Ta'ala dan berhijrahlah kepada Allah karena ini zaman fitnah.
"Zaman fitnah sekarang ini harus hati-hati berbicara. Saya lebih baik bicara yang Haq (kebenaran). Kalau ada orang mencela Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam di sini beri nasihat atau tinggalkan," kata Syaikh Ahmad dalam salah satu kajiannya.
Syaikh Ahmad berpesan Jika Anda sudah masuk Islam, jangan belajar dari orang lain karena banyak kelirunya, tapi belajarlah dari akhlak Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam.
Kalau Ulama mengukur segala sesuatu dengan ilmu. Kalau orang lain mengukurnya dengan hawa nafsu. Ulama kalau melihat sesuatu diam dulu. Kalau orang lain langsung merespons dan menyebarkannya.
"Fitnah itu sedang tidur, maka janganlah Anda membangunkan fitnah itu karena akan menyebabkan perpecahan dengan bangunnya fitnah tersebut," jelas Syaikh Ahmad.
Khalifah Umar bin Abdul Azis radhiyallahu 'anhu berkata: "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak bisa mencintai mereka, janganlah engkau membenci mereka."
Allah Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba Nya adalah mereka para ulama." (QS Fathir: Ayat 28)
Jadi kesimpulannya, menyikapi fitnah harus dengan kebijaksanaan ilmu. Dan ilmu yang dimaksud hanya bisa didapat dari akhlak Nabi dan para ulama. Jangan terpengaruh dengan perkataan atau kabar dari orang lain. Jika tak mampu berbicara baik, lebih baik diam.
Mudah-mudahan Allaah Ta'ala memberikan hidayah dan taufik-Nya serta menjaga kita dari kejahatan segala fitnah terutama fitnah Dajjal di akhir zaman.
Kumpulan Doa untuk Menghadapi Zaman Fitnah, Simak di Sini Saja!
Kumpulan doa untuk menghadapi zaman fitnah penting diketahui, terutama bagi kaum muslim saat ini. Apa dan bagaimana doa-doanya? Simak ulasannya berikut ini. Kumpulan... | Halaman Lengkap [693] url asal
#kumpulan-doa #akhir-zaman #zaman-fitnah #doa-perlindungan #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 12/01/26 10:35
v/100447/
Kumpulan doa untuk menghadapi zaman fitnah penting diketahui, terutama bagi kaum muslim saat ini. Apa dan bagaimana doa-doanya? Simak ulasannya berikut ini.Dalam buku 'Misteri Zikir Akhir Zaman' karangan Abu Fatiyah Al-Adnani juga dijelaskan bahwa pentingnya doa untuk menghadapi fitnah akhir zaman. Karena akhir zaman kondisinya sangat buruk.
Banyak sekali penjelasan Rasulullah tentang akhir zamanini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Tidaklah datang kepada kalian suatu hari atau suatu zaman melainkan sesudahnya lebih buruk dari sebelumnya, hingga kalian berjumpa dengan Rabb kalian.” (HR. Ibnu Hibban, Shahih Al-Bukhari).
Ustaz Abu Fatiyah Al-Adnani juga mengutip hadis bahwa Rasulullah berdoa dan meminta kepada Allah agar menggerakkan hati pada ketaatan saat datangnya fitnah akhir zaman .
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Salam bersabda yang artinya : "Ya Allah, Dzat yang menggerakkan hati, gerakkanlah hatiku kepada Ketaatan kepada-MU." (HR. Muslim).
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut doa-doa yang bisa diamalkan sebagai permohonan perlindungan menjelang akhir zaman ini:
1. Doa dijauhkan dari fitnah
Dajjal Fitnah terbesar yang dapat merusak tatanan kehidupan manusia, baik itu iman, dan hal-hal kehidupan lainnya adalah fitnah dajjal. Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam bahkan mengatakan bahwa fitnah Dajjal ini merupakan fitnah terbesar yang ada sejak Nabi Adam AS diciptakan. Hadisnya:Artinya: "Tidak ada satu pun makhluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajjal." (HR Muslim).
Dari Aisyah radhiyallahu'anha, istri Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Ia mengatakan, Rasulullah dalam salatnya pernah membaca doa berikut untuk melindungi dari fitnah Dajjal.
Allahumma inni audzubika min 'adzabi jahannama wa min adzabil qabri wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan fitnah al-masikh ad-Dajjal" (HR Muslim).
2. Doa agar terhindar dari musibah yang datang secara mendadak
Doa ini bisa dibaca setiap hari setelah salat fardhu. Doa ini mengandung makna agar dilindungi dari segala musibah.Allaahummadfa' 'annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina'aammatan. Innaka'alaa kulli syai'in qadiir.
Artinya: Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka. kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.
3. Doa memohon kebaikan di dunia dan akhirat
Doa ini juga dikenal dengan sebutan doa sapu jagad. Bacalah doa ini sesering mungkin seraya ikhlas dengan ketetapan yang diberikan Allah SWT.Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
4. Doa agar tidak dihinakan saat hari kiamat
Doa ini termaktub dalam Al-Qur'an surat Asy-Syu'ara ayat 87-89Wa lā tukhzinī yauma yub'aṡụn. Yauma lā yanfa'u māluw wa lā banụn. Illā man atallāha biqalbin salīm.
Artinya: "Dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan. (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih." (Q.S. Asy-Syu'ara: 87-89)
5. Doa memohon perlindungan dari kejahatan orang zalim dan kafir
Doa ini tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Mu'minun ayat 94Rabbi fa lā taj'alnī fil-qaumiẓ-ẓālimīn
Artinya: Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim".
Dalam satu hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW berdoa agar dilindungi dari pemimpin yang zalim:
Artinya: "Ya Allah, siapa saja yang memimpin (mengurus) urusan umatku ini, yang kemudian ia menyayangi mereka, maka sayangilah dia. Dan siapa saja yang menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia". (HR. Muslim No 1828)
6. Doa memohon kemuliaan pada hari akhir
Rabbana amanna faktubna ma'as syahidin
Artinya: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad)".
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56