#30 tag 24jam
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Kumpulan hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam tentang kedahsyatan fitnah akhir zaman ini penting diketahui umat Muslim. Simak ulasannya berikut ini.... | Halaman Lengkap [2,204] url asal
#hadis-nabi #zaman-fitnah #hadis-fitnah-akhir-zaman #fitnah-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/04/26 16:13
v/184074/
Kumpulan hadis Nabi MuhammadShallallahu Alaihi Wassalam tentang kedahsyatan fitnah akhir zamanini penting diketahui umat Muslim. Simak ulasannya berikut ini.Saat ini, dunia sedang berada pada akhir zaman yang dipenuhi banyak fitnah (ujian) dan cobaan. Kata fitnah sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu al-Fitnati (الفِتْنَةُ) yang artinya ujian dan cobaan.
Banyak Hadis mengabarkan tentang maraknya fitnah yang merupakan pertanda dekatnya hari Kiamat. Di antaranya, singkatnya waktu, kebakhilan yang merajalela, perselisihan, pembunuhan, peperangan, kemungkaran, maksiat terang-terangan, menyebarnya berita bohong dan lainnya.
Dalam satu riwayat, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: "Tidaklah akan tersisa dari dunia ini melainkan cobaan dan fitnah." (HR Ibnu Majah)
Adapun fitnah terbesar yang akan dialami manusia pada akhir zaman adalah fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari keburukan fitnah ini. Salah satu bahaya fitnah dapat menimbulkan kesengsaraan. Termasuk menyebarkan berita dusta atau bohong atau mengada-ngada yang kemudian merugikan orang lain.
kumpulan Hadis tentang Fitnah Akhir Zaman:
1. Dicabutnya Ilmu dan Banyaknya Pembunuhan
Artinya: "Zaman akan semakin dekat, dicabutnya ilmu, akan timbul fitnah-fitnah, dimasukkan (ke dalam hati) sifat kikir dan akan banyak al-Harj, mereka (para sahabat) bertanya: "Apakah al-Harj wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Pembunuhan". (HR Al-Bukhari dan Muslim)
2. Berbicara Tidak pada Tempatnya
Artinya: "Tidaklah engkau berbicara dengan suatu kaum seuatu perkataan yang tidak bisa dipahami oleh akal mereka kecuali akan menjadi (menimbulkan) fitnah bagi sebagian dari mereka." (HR Muslim)
3. Pendusta Dipercaya dan Orang Bodoh Mengurusi Urusan Umat
Artinya: Rasulullah SAW bersabda: "Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia. Pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidhoh turut bicara." Lalu beliau ditanya, "Apakah Ruwaibidhoh itu?" Beliau menjawab: "Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan orang banyak (umat)." (HR Ibnu Majah)
4. Banyak Kekacauan
Artinya: "Kelak akan ada banyak kekacauan dimana di dalamnya orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada yang berusaha (dalam fitnah). Siapa yang menghadapi kekacauan tersebut maka hendaknya dia menghindarinya dan siapa yang mendapati tempat kembali atau tempat berlindung darinya maka hendaknya dia berlindung." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
5. Banyak Perpecahan
Artinya: "Kelak akan ada banyak kekacauan dan perpecahan. Jika sudah seperti itu maka patahkanlah pedangmu dan pakailah pedang dari kayu." (HR. Ahmad no. 20622)
6. Munculnya Fitnah Wanita
Artinya: "Tidak aku tinggalkan di masa setelah aku nanti fitnah yang lebih membahyakan kaum lelaki daripada fitnah wanita." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
7. Dua Kelompok Besar Berperang dan Munculnya 30 Pendusta Mengaku Nabi
Artinya: "Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga dua kelompok besar saling berperang dan banyak terbunuh di antara dua kelompok tersebut, yang seruan mereka adalah satu. Dan hingga dibangkitkannya para Dajjal lagi pendusta hampir 30 orang. Semuanya mengaku bahwa dirinya Rasulullah, dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa, zaman berdekatan, fitnah menjadi muncul, banyak terjadi pembunuhan, berlimpah ruahnya harta di tengah kalian sehingga para pemilik harta bingung terhadap orang yang akan menerima shadaqahnya. Sampai dia berusaha menawarkannya kepada seseorang namun orang tersebut berkata: 'Saya tidak membutuhkannya'. Orang-orang berlomba-lomba dalam meninggikan bangunan. Ketika seseorang lewat pada sebuah kuburan dia berkata: 'Aduhai jika saya berada di sana'; terbitnya matahari dari sebelah barat dan apabila terbit dari sebelah barat di saat orang-orang melihatnya, mereka beriman seluruhnya (maka itulah waktu yang tidak bermanfaat keimanan bagi setiap orang yang sebelumnya dia tidak beriman atau dia tidak berbuat kebaikan dengan keimanannya)." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
8. Menyerahkan Urusan Umat kepada Perempuan
Artinya: "Allah telah menjagaku dari fitnah (perang Jamal) berkat sesuatu (satu hadits) yang aku dengar dari Rasulullah sholallahu 'alaihi wasallam ketika Kisra (raja Persia) meninggal, beliau bersabda, "siapa penggantinya?" Para Sahabat menjawab: "Putrinya", maka beliau pun bersabda: "Tidak akan sukses selamanya sebuah kaum, yang menyerahkan urusan mereka (pemimpin) kepada seorang perempuan." Abu Bakrah radhiyallahu anhu berkata, "Ketika Aisyah radhiyallahu berangkat ke Bashrah, aku ingat hadits Rasulullah tersebut, maka Allah pun menyelamatkan aku (dengan tidak ikut ikutan fitnah yaitu peperangan Jamal)." (HR at-Tirmidzi 2262)
9. Munculnya Huru-Hara dan Tanduk Setan dari Najed
Artinya: "Ya Allah, berilah kami barokah pada negeri Syam, Ya Allah berilah kami barokah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Nejed? Rasulullah berdoa: 'Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman'. Para sahabat masih bertanya: termasuk Nejed? Rasulullah SAW menjawab: "Di sana terjadi gempa dan huru-hara, dan di sana muncul dua tanduk setan." (HR Al-Bukhari)
10. Zina Dilakukan Terang-terangan
"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum laki-laki mendatangi kaum wanita, lalu dia menggaulinya di jalanan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu berkata, 'Seandainya engkau menutupinya di belakang tembok ini." (HR Abu Ya'la)11. Tidak Perduli Harta yang Halal dan Haram
Artinya: "Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atauyangharam." (HR Al-Bukhari 2083)
12. Wafatnya Para Ulama dan Orang Bodoh Berfatwa Tanpa Ilmu
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mencabut ilmu dari hamba-hamba-Nya sekaligus, tetapi Dia akan mencabut ilmu dengan mewafatkan para Ulama. Sehingga ketika Allah tidak menyisakan seorang alim pun, orang-orang akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh. Lalu para pemimpin itu ditanya, kemudian mereka berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka menjadi sesat dan menyesatkan orang lain." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
13. Waktu Terasa Singkat
Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi hingga waktu terasa berlalu begitu cepatnya. Satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti seminggu, satu minggu seperti satu hari, dan satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti kedipan mata." (HR Ahmad)
14. Munculnya Dajjal Pembawa Fitnah Besar
Artinya: "Tidaklah diutus seorang Nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Di antara kedua matanya tertulis: كَافِرٌ (kafir)." (HR Al-Bukhari 7131)
15. Menjual Agama Demi Kepentingan Dunia
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bersegeralah untuk mengerjakan amalan-amalan saleh sebelum datang berbagai fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari. Kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari, kemudian menjadi kafir di pagi hari. Dia menjual agamanya demi kepentingan dunia." (HR Muslim)16. Fitnah Jelang Kiamat Seperti Potongan-potongan Kegelapan Malam
Dari Abu Musa Al-Asy'ari, dia berkata, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya menjelang hari Kiamat akan terjadi berbagai macam fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari kemudian menjadi kafir di pagi hari. Ketika itu, orang yang duduk lebih baik daripada orang yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berlari. Maka hancurkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, serta pukulkanlah pedang-pedang kalian kepada bebatuan, dan jika fitnah tersebut memasuki kediamannya, hendaklah dia menjadi sebaik-baik anak Adam." (HR Abu Dawud)17. Ingin Menjadi Ahli Kubur
Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai ada seseorang melewati kuburan lalu berkata, "Seandainya aku berada di tempatnya." (HR Al-Bukhari dan Muslim)18. Fitnah Dibentangkan di Atas Hati Hati Seperti Tikar
Hudzaifah berkata, "Saya mendengar Rasulullah shollalluhu 'alaihi wasallam bersabda: "Fitnah dibentangkan di atas hati-hati seperti tikar, berulang-ulang. Hati yang menyerap fitnah tersebut disematkan di dalamnya titik hitam, sedangkan hati yang menolak fitnah tersebut disematkan titik putih, sampai memenuhi dua hati itu. Hati yang pertama putih bersih, tidak akan terganggu oleh fitnah sedikitpun selama langit dan bumi masih tegak. Sedangkan hati yang kedua hitam pekat, seperti cangkir terbalik, tidak mengenal yang makruf dan tidak mampu mengingkari kemungkaran, hanya mengikuti hawa nafsunya." (HR Muslim)19. Syahwat Mengikuti Nafsu
Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan." (HR Ahmad)20. Berbagai Cobaan Akan Menimpa Generasi belakangan
Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya seluruh Nabi sebelumku pasti telah menunjukkan semua kebaikan yang ia ketahui kepada umatnya, dan memperingatkan mereka dari semua keburukan yang ia ketahui. Dan sesungguhnya, kebaikan umat ini terletak pada generasi pertama. Adapun generasi belakangan, mereka akan tertimpa cobaan dan perkara-perkara yang kalian ingkari, fitnah datang silih berganti, ketika fitnah itu menimpa, orang yang beriman berkata, 'Kebinasaanku telah tiba!' Kemudian fitnah itu berlalu.Lalu muncul fitnah lagi, orang yang beriman berkata, 'Inilah saatnya, inilah saatnya!' Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari neraka dan masuk surga, maka hendaknya dia berusaha mati dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan hendaklah dia bergaul dengan manusia dengan baik, sebagaimana dia senang jika manusia bersikap baik kepadanya. Dan barangsiapa yang berbaiat untuk menaati seorang pemimpin, dia mengikrarkan perjanjian dengan sepenuh hatinya, maka hendaklah dia menaatinya semaksimal mungkin. Jika ada orang yang berusaha menyelisihinya, maka penggallah leher orang tersebut." (HR Muslim)
21. Ujian di Dalam Kubur
Dari Asma' radhiyallahu 'anha berkata: "Aku menemui Sayyidah Aisyah saat dia sedang sholat. Setelah itu aku tanyakan kepadanya: "Apa yang sedang dilakukan orang-orang?" Aisyah memberi isyarat ke langit. Ternyata orang-orang sedang melaksanakan sholat (gerhana matahari). Maka Aisyah berkata: "Maha suci Allah". Aku tanyakan lagi: "Satu tanda saja?" Lalu dia memberi isyarat dengan kepalanya, maksudnya mengangguk tanda mengiyakan. Maka akupun ikut sholat namun timbul perasaan yang membingungkanku, hingga aku menyiram kepalaku dengan air.Dalam khotbahnya, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam memuji Allah dan mensucikan-Nya, lalu bersabda: "Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku, kecuali aku sudah melihatnya dari tempatku ini hingga surga dan neraka, lalu diwahyukan kepadaku: "Bahwa kalian akan terkena fitnah dalam kubur kalian seperti atau hampir berupa- fitnah yang aku sendiri tidak tahu apa yang diucapkan Asma' di antaranya adalah fitnah Masihud Dajjal.
Akan ditanyakan kepada seseorang (di dalam kuburnya). Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini? Adapun orang beriman atau orang yang yakin, -Asma' kurang pasti mana yang dimaksud di antara keduanya- akan menjawab: "Dia adalah Muhammad Rasulullah telah datang kepada kami membawa penjelasan dan petunjuk. Maka kami sambut dan kami ikuti. Dia adalah Muhammad." Diucapkannya tiga kali. Maka kepada orang itu dikatakan: "Tidurlah dengan tenang, sungguh kami telah mengetahui bahwa kamu adalah orang yang yakin".
Adapun orang Munafiq atau orang yang ragu, -Asma' kurang pasti mana yang dimaksud di antara keduanya, akan menjawab: "Aku tidak tahu siapa dia, aku mendengar manusia membicarakan sesuatu maka akupun mengatakannya." (HR Al-Bukhari)
22. Sebaik-baik Harta Muslim Adalah Kambing yang Digembalakan di Lereng Gunung
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Tak lama lagi sebaik-baik harta seorang muslim adalah kambing yang ia gembalakan di lereng-lereng gunung dan tempat-tempat hujan turun, ia lari untuk menyelamatkan agamanya dari gelombang fitnah." (HR Al-Bukhari)23. Banyak Orang Hidup Nikmat di Dunia Namun Telanjang di Akhirat
Dari Ummu Salamah berkata, "Pada suatu malam Nabi shollallahu 'alaihi wasallam terbangun lalu bersabda: "Subhaanallah (Maha suci Allah), fitnah apakah yang diturunkan pada malam ini? Dan apa yang dibuka dari dua perbendaharaan (Romawi dan Persia)? "Bangunlah wahai orang-orang yang ada di balik dinding (kamar-kamar), karena betapa banyak orang hidup menikmati nikmat-nikmat dari Allah di dunia ini, namun akan telanjang nanti di Akhirat (tidak mendapatkan kebaikan)." (HR Al-Bukhari)24. Fitnah Menerpa Umat Islam Laksana Gelombang Samudera
Hudzaifah berkata, "Saat itu kami sedang duduk-duduk bersama Umar. Maka berkatalah Umar, "Siapakah di antara kalian yang tahu betul terhadap sabda Rasulullah berkaitan dengan fitnah?" Maka aku pun menjawab, "Akulah orangnya." Maka Umar berkata: "Sungguh, engkau terhadap masalah ini termasuk orang yang berani." Maka aku pun langsung mengatakan permasalahan itu di hadapannya: "(Ketahuilah), fitnah yang menimpa seorang laki-laki terkait keluarga, harta, anak, atau tetangganya dapat dilebur dengan sholat, puasa, sedekah, dan melakukan amar makruf dan nahi munkar."Umar berkata, "Bukan itu yang aku maksudkan, tetapi fitnah yang menerpa (umat Islam) laksana gelombang samudera." Maka Hudzaifah berkata, "(Tenang saja) engkau tidak akan mengalami pedihnya fitnah itu, wahai Amirul Mukminin, karena antara fitnah itu dan diri Anda terdapat pintu yang tertutup (yang menghalanginya)." Umar balik bertanya, "Apakah pintu tersebut akan terbuka atau didobrak?" Hudzaifah menjawab: "Pintu tersebut akan didobrak secara paksa." Kami (perawi) pun berkata, "Apakah Umar juga mengetahui pintu itu?" Hudzaifah menjawab: "Iya, dia pun juga mengetahuinya seperti siang yang akan mendahului malam. Ketahuilah, aku tidak menceritakan hal ini dengan mengada-ada. Biarkan aku pergi untuk bertanya langsung kepada Hudzaifah. Maka kami pun menyuruh Masruq untuk menanyakannya, maka Hudzaifah pun menjawab: "Pintu itu adalah Umar." (HR Al-Bukhari)
25. Bahaya Fitnah Ghibah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu pernah bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah ghibah itu?". Beliau menjawab, "Kamu menceritakan saudaramu apa yang dia tidak suka". Ditanyakan lagi, "Bagaimana pendapatmu, jika pada saudaraku itu seperti apa yang aku katakan?" Beliau menjawab, "Jika ada padanya sebagaimana yang kamu katakan berarti kamu telah meng-ghibahnya. Tetapi jika tidak ada padanya, maka berarti kamu telah membuat kebohongan atau fitnah." (HR Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)Demikianlah kumpulan Hadis tentang fitnah yang harus kita waspadai. Semoga bermanfaat untuk menambah keimanan kita. Mengenai fitnah ini, Rasulullah SAW memerintahkan umatnya banyak berdoa memohon perlindungan kepada Allah.
Artinya: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867
Al Malhamah Kubra, Perang Besar Akhir Zaman Akankah Segera Terjadi?
Al Malhamah Kubra adalah perang besar di akhir zaman yang merupakan salah satu tanda dari akan datangnya hari kiamat. Tanda-tanda perang itu adalah perang antara... | Halaman Lengkap [692] url asal
#akhir-zaman #perang-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman #perang-as-vs-iran #ramadan-2026
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 02/03/26 05:01
v/151291/
Al Malhamah Kubra adalah perang besar di akhir zamanyang merupakan salah satu tanda dari akan datangnya hari kiamat. Tanda-tanda perang itu adalah perang antara kaum Muslim dan Nasrani. Akankah perang itu segera terjadi? Melihat konflik perang kembali antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang tengah memanas di bulan suci Ramadanini.Dikutip dari buku "Al-Malhamah al-kubra : Ketika nubuwah yang dijanjikan itu tiba, akankah kita kembali ke zaman unta?" Disebutkan jika salah satu nubuwat menakjubkan yang akan terjadi di akhir zaman adalah Al-Malhamah Al-Kubra , sebuah pertempuran paling mendebarkan antara pasukan Al-Mahdi dan Komando Romawi Bani Asfar.
Sisi lain yang menakjubkan dari Al-Malhamah Kubra adalah lantaran ia akan terjadi di Suriah.
Dalam hadis, telah disebutkan sebagian tanda akhir zamanyang diantaranya akan terjadi satu peristiwa besar di wilayah yang bernama Ghouta, Suriah.
Dari Abu Darda radiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullaah SAW bersabda : “Sesungguhnya tempat berlindung kaum Muslimin pada hari huru hara adalah di Ghouta, sebelah kota yang disebut sebagai Damaskus. Tempat itu adalah salah satu tempat terbaik wilayah Syam.” (HR. Ahmad No. 21725, Abu Dawud No. 4298)
Gambaran Perang Al Malhamah Kubra
Perang Al Malhamah Kubra bukanlah perang yang kisa ketahui di masa modern dengan menggunakan senjata api dan kendaraan lapis baja, melainkan kembali ke zaman primitif dengan menggunakan kuda, pedang dan tombak.Sehingga manusia akan kembali ke zaman unta, abad kegelapan yang tidak pernah dibayangkan oleh manusia saat ini.
Hal yang mengejutkan adalah bahwa manusia seluruh dunia juga akan kembali ke abad kegelapan, tanpa listrik dan penerangan, tanpa mesin dan alat-alat elektronik, tanpa mobil dan pesawat, mirip sebagaimana manusia-manusia zaman dahulu.
Peperangan ini terjadi antara kaum nasrani melawan penduduk Syam yang kemudian dibantu oleh tentara dari kota Madinah. Dan kaum muslimin akan mendapatkan kemenangan sebagaimana disebutkan dalam riwayat shahih.
“Tidak akan tiba hari Kiamat hingga bangsa Romawi datang ke A’maq dan Dabiq, lalu pasukan dari Madinah datang menghadang mereka. Mereka termasuk penduduk bumi yang terbaik waktu itu.
Ketika mereka telah berbaris, bangsa Romawi berkata, “Biarkanlah antara kami dan orang yang tertawan dari kalangan kami sehingga kami dapat membunuh mereka.”
Kemudian kaum muslimin berkata, “Demi Allah, kami tidak akan membiarkan antara kalian dengan saudara-saudara kami (tawan dari bangsa Romawi yang telah masuk Islam),”
Lalu (kaum muslimin) memerangi mereka. Sepertiga dari mereka kalah dan lari kocar-kacir, Allah tidak menerima taubat mereka selamanya, sepertiga dari mereka terbunuh, mereka adalah sebaik-baiknya syuhada di sisi Allah, sepertiga-nya melakukan penaklukan, mereka tidak akan terkena fitnah untuk selamanya.
Akhirnya mereka dapat menaklukkan Konstantinopel. Ketika mereka sedang membagikan harta rampasan perang dan menggantungkan pedang-pedang mereka di atas pohon zaitun, tiba-tiba saja syaitan berteriak, ‘Sesungguhnya al-Masih (ad-Dajjal) telah mendatangi keluarga kalian,’
Kemudian mereka keluar, akan tetapi hal itu tidak benar. Selanjutnya mereka datang ke Syam, ternyata dia (Dajjal) keluar. Ketika mereka sedang mempersiapkan diri untuk perang, mereka meluruskan barisan, tiba-tiba iqamat untuk shalat dikumandangkan, saat itulah ‘Isa bin Maryam Alaihissalam turun.” (HR Muslim : 2897).
Dalam riwayat yang lain disebutkan malhamah kubra ini terjadi selama tiga hari. Sehingga kita tidak boleh memastikan bahwa apa yang terjadi di Ghouta hari ini adalah malhamah kubra atau perang besar di akhir zaman yang disebutkan dalam riwayat-riwayat tersebut di atas. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid menyatakan :
“Tidak boleh memastikan menurunkan hadis-hadis shahih untuk realita yang disaksikan oleh penulis bahwa hadits tersebut cocok dengan realita dengan tanpa memperhatikan dhowabit. Ini bukan merupakan perbuatan para peneliti dari kalangan para ahli ilmu. Karena hadits-hadits ini adalah perkara ghaib yang tidak diketahui hakikatnya oleh siapapun.
Suatu kejadian yang dilihat oleh seorang peneliti mencocoki hadits, terkadang ada kejadian lain lagi yang jauh lebih cocok pada zaman setelahnya. Maka ucapan penulis bahwa musuh yang dihadapi kaum muslimin dan nasrani adalah bangsa Cina, Rusia dan Iran adalah merupakan urusan ghaib.
Tidak boleh bagi siapapun untuk memastikannya (bahwa musuh yang disebut dalam hadits tersebut adalah Cina, Rusia dan Iran-pent). Kesalahan inilah yang dilakukan oleh penulis buku “Armageddon penjelasan terakhir wahai umat Islam” yang bernama Amin Muhammad Jamaludin pada hal. 7 dan 49.”
Itulah menjelasan dari Al Malhamah Kubra, perang akhir zaman antara umat Muslim dan Nasrani dengan menggunakan peralatan primitif.
Tadabur Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Tadabur Surat Al-Ankabut ayat 2 dan 3 ini tentang bahayanya fitnah akhir zaman. Kemunculan fitnah akhir zaman ini sangat berbahaya dan menimbulkan kekacauan. Dan... | Halaman Lengkap [282] url asal
#surat-surat-al-quran #fitnah-akhir-zaman #asbabun-nuzul-surat-al-ankabut #fenomena-akhir-zaman #tadabur-ayat-al-quran
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 22/01/26 17:38
v/111087/
Tadabur Surat Al-Ankabut ayat 2 dan 3 ini tentang bahayanya fitnah akhir zaman. Kemunculan fitnah akhir zamanini sangat berbahaya dan menimbulkan kekacauan. Dan Surat Al Ankabut ayat 2-3 telah mengingatkan hal tersebut 1.500 tahun yang lalu.Pada zaman ini, maraknya berbagai fenomena kegundahan dengan fitnahyang merajalela. Menyebarnya segala macam fitnah dunia menjadi pertanda bahaya dari perbuatan.
Allah Ta'ala berfirman :
وَلَقَدۡ فَتَـنَّا الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ فَلَيَـعۡلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ صَدَقُوۡا وَلَيَعۡلَمَنَّ الۡكٰذِبِيۡنَ
Ahasiban naasu anyu yutrakuuu any yaquuluuu aamannaa wa hum la yuftanuun (2)Wa laqad fatannal laziina min qablihim fala ya'lamannal laahul laziina sadaquu wa la ya'lamannal kaazibiin(3)
Artinya: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (2).. dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS Al Ankabut : 2-3)
Sementara hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam (SAW) bersabda yang artinya: “Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan tipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur didustakan.
Berbagai tipu daya yang tertutupi oleh sikap hasut, menjadikan muslihat itu menggenggam akhir zaman ini. Dengan berbagai cara, zaman ini sudah terpengaruh oleh banyaknya fitnah dunia dengan mengesampingkan resiko yang ada.
Menurut Ustaz Dr. Syafiq Basalamah, MA, fitnah akhir zaman yang mencakupi nafsu dan syahwat. "Ada orang yang siap menggadaikan imannya demi kekuasaan. Mengorbankan macam-macam (pergi ke dukun, tumbal) itu fitnah. (akhir zaman)," ujarnya pada Youtube Yufid TV.
Nikmat dunia hanyalah sementara, ketakwaan hamba-Nya yang terus memikirkan amalan tak mudah terpengaruh akan segala fitnah dunia. Keimanan seseorang dapat menjadikan acuan utama dalam diri untuk menjauhkan dari perbuatan tercela dari fitnah akhir zaman.
Menghadapi Zaman Fitnah, 5 Amalan Ini Jangan Ditinggalkan
Menghadapi fitnah akhir zaman yang kian nampak saat ini, ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalan apa saja itu? Simak ulasannya... | Halaman Lengkap [599] url asal
#amalan #zaman-fitnah #amalan-di-zaman-fitnah #fitnah-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 22/01/26 14:57
v/110843/
Menghadapi fitnah akhir zamanyang kian nampak saat ini, ada amalan peneguh hati yang jangan sampai ditinggalkan umat Muslim. Amalan apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini:Banyak Hadis menceritakan fitnah di akhir zamansebagai pertanda dekatnya Hari Kiamat. Namun, kapan waktunya itu rahasia Allah 'Azza wa Jalla dan hanya Dia yang mengetahuinya.
Dalam Hadis dijelaskan beberapa tanda-tanda Kiamatdi antaranya, zaman terasa ringkas, amal shalih berkurang, kebakhilan merajalela, fitnah (maksiat) dinyatakan secara terang-terangan, dan banyak Al-haraj (pembunuhan). (HR Al-Bukhari No 637). Selain itu, menyebarnya berita bohong, munculnya fitnah wanita, fitnah harta, fitnah sesama muslim dan fitnah Dajjal. Semoga Allah melindungi kita dari perkara ini.
Dalam satu riwayat, Rasulullah SAW pernah berpesan ketika fitnah bertebaran. Berikut sabda beliau:
Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu 'anhu berkata, "Biasanya orang-orang bertanya kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam tentang kebajikan. Namun saya justru bertanya kepada beliau tentang kejahatan (kuburukan), karena saya khawatir akan menimpaku. Lalu saya bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami dahulu berada dalam kejahilan dan kejahatan, karena itu Allah Ta'ala menurunkan kebaikan (agama) ini kepada kami. Mungkinkah sesudah ini timbul lagi kejahatan?" Beliau menjawab: "Ya." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu ada lagi kebaikan?" Beliau menjawab: "Ya, akan tetapi ada cacatnya! saya bertanya, "Apa cacatnya?"
Beliau bersabda: "(Akan muncul) Kaum yang mengamalkan sunnah selain dari sunnahku, dan memimpin tanpa hidayahku, kamu tahu mereka tapi kamu ingkari." Saya bertanya lagi, "Apakah setelah itu akan ada kejahatan lagi?" Jawab beliau: "Ya. Yaitu orang-orang yang menyeru menuju neraka Jahannam, barangsiapa memenuhi seruannya maka ia akan dilemparkan ke dalam neraka itu." Maka saya bertanya lagi, "Wahai Rasulullah! Tunjukanlah kepada kami ciri-ciri mereka."
Beliau menjawab: "Baik. Kulit mereka seperti kulit kita dan berbicara dengan bahasa kita." Aku bertanya lagi, "Wahai Rasulullah, bagaimana petunjuk Anda seandainya saya menemui hal yang demikian?" Jawab beliau: "Tetaplah kamu bersama jama'ah kaum muslimin dan imam (pemimpin) mereka." Saya bertanya lagi, "Jika tidak ada jama'ah dan imam?" beliau menjawab: "Tinggalkan semua kelompok meskipun kamu menggigit akar kayu sampai ajal menjemput, dan kamu masih tetap pada pendirianmu." (HR Muslim No 3434)
5 Amalan Peneguh Hati pada Zaman Penuh Fitnah:
1. Menyibukkan diri dengan Al-Qur'an Mulia
Orang yang menyibukkan dirinya dengan Al-Qur'an Karim, membacanya dan merenungi maknanya maka Allah akan meneguhkan hatinya.Artinya: "Demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar)." (Surat Al-Furqan ayat 32)
2. Membaca Sirah dan Kisah-kisah para Nabi
Membaca sirah atau perjalanan hidup para Nabi dapat meneguhkan hati dan iman sebagaiman firman Allah berikut:Artinya: "Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu." (Surat Hud ayat 120)
3. Beramal dengan Ilmu
Amalan berikutnya mengamalkan apa yang diketahui. Berikut firman Allah:Artinya: "Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka)." (Surat An-Nisa ayat 66)
4. Berdoa
Rasulullah SAW pernah bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyi." (HR Muslim 2867). Salah satu doa yang diajarkan beliau:Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qalbii 'alaa Diinik.
Artinya: "Wahai Yang Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas ketaatan kepada Mu."
5. Teman yang Baik
Teman yang baik juga dapat meneguhkan hati ketika kita berada pada zaman fitnah. Karena itu sering-seringlah berkumpul dengan orang-orang saleh. Allah berfirman:Artinya: "Dan bersabarlah bersama orang-orang yang berdoa kepada Tuhan mereka pada pagi dan petang hari dalam keadaan mereka menginginkan keridhoan Allah. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) menginginkan perhiasan dunia." (Surat Al-Kahfi ayat 28)
Penyakit Akhir Zaman: Ingin Terkenal, Haus Pujian dan Gila Popularitas
Penyakit akhir zaman yang sering tidak disadari manusia saat ini adalah ingin terpandang, haus pujian dan gila popularitas. Simak ulasannya. Penyakit akhir zaman... | Halaman Lengkap [696] url asal
#akhir-zaman #penyakit-kejiwaan #penyakit-al-wahn-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 14/01/26 20:05
v/103659/
Penyakit akhir zaman yang sering tidak disadari manusia saat ini adalah ingin terpandang, haus pujian dan gila popularitas. Bahkan, sudah bukan rahasia orang-orang mengejar keterkenalan, ingin masyhur dan populer di mata manusia.Apalagi kemajuan zaman menghadirkan media sosial, hampir semua cerita berbangga-bangga dengan popularitas dan keterkenalan.
Memang sifat dasar manusia ingin diakui, dikenal, mahsyur, terpandang, merasa paling hebat, dan semacamnya. Dalam istilah psikologi, manusia dikuasai oleh ego yang ada dalam dirinya. Jika hal ini tidak dikendalikan, maka dapat menyebabkan murkanya Allah, amalannya tidak bernilai lagi.
Bahkan ada ada yang tidak sadar terjatuh ke dalam perkara syirik kecilbernama riya', sum'ah, dan ujub. Bangga dengan amalan, menceritakan kelebihan dan kehebatan dan suka membanggakan diri sendiri.
Sebagian orang lupa dengan hakikat dan tujuan hidup yang sesungguhnya. Padahal Allah sudah mengabarkan dalam Al-Qur'an. "Sungguh orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa." Demikian firman-Nya dalam Surat Al-Hujurat Ayat 13.
Bahaya Popularitas
Hati-hati dengan keterkenalan, kuburlah eksistensimu. Dalam Kitab Al-Hikam karya Syaikh Ibnu Atha'illah as-Sakandari (wafat 1309) terdapat nasihat yang indah.Artinya: "Kuburlah wujudmu (eksistensimu) di dalam bumi kerendahan (ketiadaan); maka segala yang tumbuh namun tidak ditanam (dengan baik) tidak akan sempurna buahnya."
Allah Ta'ala menggambarkan karakter seorang mukmin seperti pohon yang akarnya teguh. Berikut firman-Nya dalam Al-Qur'an:
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun." (QS Ibrahim Ayat 24-26)
Dalam hal ini, Ibnu Atha'illah mengungkap sebuah kunci agar kita seseorang menghasilkan takwa yang sempurna. Yaitu dengan mengubur eksistensi dan ego kita. Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya bagi seorang yang beramal daripada menginginkan kedudukan dan keterkenalan. Inilah keinginan hawa nafsu yang utama.
Dalam satu riwayat, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang merendahkan diri maka Allah akan memuliakannya. Dan barang siapa yang sombong, Allah akan menghinanya."
Mu'adz bin Jabal berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: "Sesungguhnya sedikit riya' itu sudah termasuk syirik. Dan barangsiapa yang memusuhi wali Allah, maka ia telah memusuhi Allah. Dan sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaqwa yang tersembunyi (tidak terkenal), yang bila tidak ada, tidak dicari dan bila hadir tidak dipanggil dan tidak dikenal. Hati mereka bagai pelita hidayah, mereka terhindar dari segala kegelapan dan kesukaran."
Dalam Hadis yang diriwayatkan Imam Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman, Beliau bersabda: "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagiamana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu. Dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga)."
Ulama sufi Ibrahim bin Adham pernah berkata: "Tidak benar tujuan kepada Allah, siapa yang ingin terkenal."
Belajar dari Uwais Al-Qarni
Uwais bin 'Amir Al-Qoroni atau sering ditulis Uwais Al-Qarni adalah seorang Tabiin terbaik. Beliau hidup di masa Rasulullah SAW, namun tidak berkesempatan bertemu baginda Nabi.Meski tak pernah bertemu Nabi, Uwais Al-Qarni adalah orang yang disanjung oleh Rasulullah. Beliau disebut orang yang tidak dikenal di bumi namun terkenal di langit.
Dalam satu riwayat, Nabi pernah menceritakan sosok Uwais Al-Qarni. Beliau seorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, tingginya agak sedang dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur'an, tidak terkenal di bumi tetapi terkenal di langit.
Andaikan ia bersungguh-sungguh memohon sesuatu kepada Allah pasti mengabulkan-Nya. Di bawah bahu kirinya berbekas. Wahai Umar dan Ali! Jika kamu bertemu padanya, maka mintalah kepadanya supaya memohonkan ampun untukmu.
Dalam riwayat lain, Uwais Al-Qarni adalah seorang pemuda asal Yaman yang tidak terkenal di tengah kaumnya. Berkat ketawadhuannya dan baktinya kepada orang tua membuatnya sangat istimewa di sisi Allah.
Kata Imam an-Nawawi, Uwais adalah orang yang menyembunyikan keadaan dirinya. Rahasia yang ia miliki cukup dirinya dan Allah saja yang mengetahuinya. Tidak ada kelebihan yang nampak pada orang-orang tentang dirinya. Ia tampak biasa di mata manusia, namun mulia di sisi Allah SWT.
14 Isyarat Dunia Sudah di Akhir Zaman, Tersebar di Seluruh Aspek Kehidupan!
Banyak tanda-tanda kecil yang mengisyaratkan hari akhir semakin dekat. Beberapa tanda-tanda kecil akhir zaman ini semakin terang menderang dan kian nyata di berbagai... | Halaman Lengkap [1,168] url asal
#akhir-zaman #tanda-kiamat-kecil #fenomena-akhir-zaman #tanda-akhir-zaman #ramalan-nabi-tentang-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 14/01/26 18:18
v/103509/
Banyak tanda-tanda kecil yang mengisyaratkan hari akhir (kiamat)semakin dekat. Beberapa tanda-tanda kecil akhir zamanini semakin terang menderang dan kian nyata di berbagai aspek kehidupan manusia saat ini.Isyarat atau tanda-tanda kecil hari akhir (kiamat)ini disebutkan Syaikh Imran Nazar Hosein dalam bukunya "Tanda-tanda Hari Akhir pada Zaman Modern". Cendekiawan muslim asal Trinidad dan Tobago itu mengungkap tanda-tanda kecil yang sudah terjadi dan belum terjadi (dipilih secara acak).
Tanda-tanda kecil ini mengisyaratkan Hari Akhir semakin dekat. Hanya saja kepastian waktunya tidak ada yang tahu kecuali Allah Ta'ala. Berikut penjelasan Syaikh Imran Hosein:
Tanda-tanda Kecil Hari Akhir (Kiamat) yang Sudah Terjadi
1. Kepemimpinan Diserahkan kepada Orang yang Tidak Pantas
"Orang-orang akan mengikuti jalan hidup selain saya, dan memberikan bimbingan yang berbeda dari saya. Saya khawatir umat saya mendapatkan para pemimpin yang menyesatkan. Sebelum Hari Kiamat akan ada pembohong besar, jadi waspadalah terhadap mereka. Ketika anggota suku yang paling jahat menjadi pemimpin, dan seseorang dihormati karena takut akan kejahatan yang mungkin dilakukannya, dan kepemimpinan diberikan kepada orang-orang yang tidak pantas (bukan ahlinya), maka dekatlah Hari Akhir."Syaikh Imran Hosein menjelaskan, semua peringatan ini telah dipenuhi secara dramatis dan tidak menyenangkan. Di seluruh dunia saat ini, dengan sedikit pengecualian, dan bahkan di sini, di pulau asal saya di Karibia, Trinidad, orang-orang, termasuk Muslim, kini mendapatkan pemimpin yang paling buruk. Tanda-tanda Hari Akhir yang tidak menyenangkan ini telah terjadi. Namun ada begitu banyak yang tidak atau tidak dapat melihat, dan mereka secara membabi buta bergegas seperti ternak ceroboh justru mendukung atau mengikuti para pemimpin tersebut demi keuntungan pribadi, atau ketakutan, atau semata-mata karena ketidakpedulian.
2. Rambut Wanita Seperti Punuk Unta
Para wanita akan mengatur rambut mereka agar terlihat seperti punuk unta. Tanda ini sudah terjadi, kita melihatnya setiap hari.3. Wanita Berpakaian Seperti Pria dan Berpakaian Namun Telanjang
Syaikh Imran Hosein mengatakan, kita sudah melihat mereka hari ini dengan celana panjang, jaket, dan mungkin dasi. Dan wanita akan berpakaian namun telanjang. Nubuwah ini pun kini digenapi. Ketika wanita berparade di depan umum, mereka berpakaian, namun telanjang.Seperti yang mereka lakukan pada zaman ini, dan ketika Muslim tidak dapat mencegahnya, mereka kemudian harus berusaha untuk melarikan diri dari masyarakat arus utama tersebut daripada tetap menjadi bagian dari itu sampai wanita sepenuhnya telanjang dan melakukan hubungan seksual seperti keledai dipertontonkan di depan umum. Jika mereka dengan cerobohnya memilih untuk tetap menjadi bagian dari masyarakat yang korup dan suka bermaksiat, maka mereka atau anak-anak mereka pada akhirnya akan dihancurkan oleh masyarakat seperti itu.
4. Pria Akan Berpakaian Seperti Wanita
Menurut Syaikh Imran, tanda kecil Kiamat ini pun sudah terjadi. Hampir tidak ada yang tahu bahwa dia yang disebut transjender, sebenarnya laki-laki.5. Homoseksualitas dan Lesbianisme Akan Menjadi Hal Lumrah
Ini sudah terjadi di depan mata kita. Penerimaan sosial dan perlindungan hukum untuk penyimpangan seksual yang keji ini mulai berkembang. Sesungguhnya mereka yang berpegang teguh pada larangan ilahi atas penyimpangan seksual semacam itu sekarang dianggap jahat sebagai orang yang menderita penyakit yang disebut "homofobia".6. Anak-anak yang Lahir di Luar Pernikahan Menjadi Hal Lumrah
Pada kenyataannya pernikahan itu sendiri sekarang tampaknya ditakdirkan untuk menjadi usang.7. Perzinahan dan Perselingkuhan Menjadi Lumrah
Tanda ini tampaknya sudah terpenuhi di dunia modern di mana keperawanan dan kesetiaan dalam perkawinan menjadi kuno.8. Ketidakseimbangan Antara Laki-laki dan Perempuan
Syaih Imran menjelaskan, 1 laki-laki harus menafkahi (bukan menikahi) 50 perempuan. Ini belum terjadi, tetapi dapat dikaitkan dengan dampak pada produksi sperma laki-laki seperti pencemaran lingkungan dan makanan hasil rekayasa genetika.9. Konsumsi Universal Minuman Beralkohol
Ini merupakan akar dari segala kejahatan. Menjadi wabah yang menghebohkan di mana tidak ada yang aman dari pengemudi yang mabuk. Bayi yang belum lahir minum ketika ibunya minum dan sangat menderita karenanya. Termasuk Perdana Menteri minum dan menjadi mabuk, lalu bertingkah laku di depan umum seperti keledai.10. Pengetahuan Agama Akan Hilang
Maksudnya, para ulama Islam yang dibimbing dengan benar dianiaya, dipinggirkan, dilarang, atau dinyatakan sebagai risiko keamanan yang besar. Hanya para ulama yang dengan terampil dapat melompat dan menari mengikuti irama orang-orang yang mengendalikan kekuasaan yang medapatkan kebebasan tanpa batas untuk mengkhotbahkan Islam versi modifikasi yang dapat diterima oleh para penguasa dunia yang sekuler. Institusi pendidikan Islam dipaksa untuk tunduk pada kendali mereka yang berperang melawan Islam. Jika mereka tidak tunduk, mereka akan ditutup. Mahasiswa asing dilarang mempelajari Islam di negara-negara tertentu yang disebut Republik Islam.11. Waktu Bergerak dengan Cepat
Setahun berlalu seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari dan seterusnya. Dan persepsi waktu yang bergerak cepat merupakan pengalaman universal.12. Meningkatnya Kasus Pembunuhan
Prevalensi pembunuhan acak, pembunuhan dan kekerasan sehingga seorang pembunuh tidak akan tahu mengapa dia membunuh dan orang yang dibunuh tidak akan tahu mengapa dia dibunuh. Dan setiap zaman diikuti oleh zaman yang lebih buruk. Ini sudah terjadi di seluruh dunia, pembunuhan acak yang tidak masuk akal dan kasusnya terus meningkat.13. Tidak Ada yang Tersisa dari Islam Kecuali Namanya
Tidak ada yang tersisa dari Al-Qur'an kecuali jejak (tulisannya). Yaitu, Al-Qur'an tidak akan dipelajari, tidak ada yang akan mengikuti petunjuknya, hanya dibaca secara mekanis. Masjid akan menjadi bangunan besar tetapi tanpa petunjuk; dan ulama (ulama Islam yang mewakili orang-orang seperti itu) akan menjadi orang terburuk di bawah langit.Dari mereka akan muncul fitnah (cobaan) dan mereka akan menjadi pusat fitnah (karena mereka mengkhianati Islam). Ada banyak cendekiawan Islam terkemuka yang menyatakan bahwa Nubuwah ini pun telah digenapi. Buktinya sangat banyak. Khilafah Islam telah lama dihancurkan, Zakat tidak lagi dikumpulkan dan didistribusikan oleh negara, uang itu sendiri sekarang telah rusak. Syirik universal negara modern telah merusak seluruh umat manusia, Riba tersebar luas secara universal, haji mungkin akan segera ditinggalkan..
14. Konsumsi Universal Riba
Yaitu, uang yang dipinjamkan dengan bunga, dan transaksi yang menipu melalui penipuan dalam bisnis, dan lain-lain. Di seluruh dunia saat ini Riba dalam perbankan dan asuransi modern, serta dalam sistem moneter, telah mengambil kendali penuh atas pasar dan kehidupan ekonomi.Sedangkan beberapa tanda kecil Kiamat yang ditulis dalam bahasa yang penuh teka-teki. Di antaranya:
1. Seorang Budak Wanita Akan Melahirkan Majikannya
Ini dimungkinkan melalui kombinasi Riba dan revolusi feminis modern.2. Penggembala Tanpa Alas Kaki Akan Bersaing Membangun Gedung Bertingkat
Ini sudah terpenuhi ketika kekayaan disia-siakan dalam proyek pembangunan yang megah dan mahal yang ditugaskan oleh orang-orang yang mendambakan simbol-simbol status yang terlihat di dunia modern. Yang mengakui orang kaya sebagai seseorang dan orang miskin sebagai bukan siapa-siapa. (lihat kisah orang kaya dan orang miskin dalam Surat Al-Kahfi).Tanda-tanda Kecil Kiamat yang Belum Terjadi
Kiamat tidak akan datang sampai ada kebakaran dari tanah Hijaz (yang ada di Arab Saudi) yang akan menerangi punggung unta-unta di Busra. Namun untuk pertukaran Basra dengan Hijaz, ramalan ini mungkin memperkirakan serangan nuklir di Iran atau sekitarnya yang secara resmi akan menegaskan Israel dalam klub negara berkekuatan nuklir.Begitu banyak tanda-tanda kecil Hari Kiamat yang tidak disebutkan di sini. Yang jelas bahwa kita hari ini hidup pada Akhir Zaman. Semoga ulasan ini menambah khazanah dan keimanan kita.
Kondisi Akhir Zaman dalam Ayat-ayat Al Quran dan Hadis
Beberapa ayat al-Quran dan hadis-hadis shahih telah menginformasikan bahwa dunia sudah berada di akhir zaman. Munculnya sebagian besar tanda-tanda akhir zaman... | Halaman Lengkap [581] url asal
#hadis-nabi #akhir-zaman #ayat-ayat-al-quran #fenomena-akhir-zaman #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 11/01/26 17:01
v/99844/
Beberapa ayat al-Qur'an dan hadisshahih telah menginformasikan bahwa dunia sudah berada di akhir zaman. Munculnya sebagian besar tanda-tanda akhir zamanmerupakan bukti bahwa akhir dunia sudah di depan pintu.Ayat-ayat Al Quran dan hadis apa saja yang menjelaskan tentang akhir zaman atau kiamat sudah dekat ini? Berikut penjelasannya:
5 Ayat tentang Akhir Zaman
1. Surat Al-Anbiya ayat 1
Allah SWT berfirman:“Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).” ( QS Al-Anbiyaa : 1)
Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengingatkan bahwa hal ini merupakan suatu peringatan dari Allah SWT yang menyatakan dekatnya hari kiamat dan bahwa manusia dalam keadaan lalai terhadap keberadaannya, yakni mereka tidak mau beramal dan tidak mau membuat bekal untuk menyambutnya.
2. Surat An Nahl ayat 1
Makna ayat al Anbiya sama dengan apa yang disebut di dalam ayat lain melalui firman-Nya:Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kalian meminta agar disegerakan (datang). ( QS An-Nahl : 1)
3. Surat Al Qamaar ayat 1-2
Allah Ta'ala berfirman:"Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) melihat sesuatu tanda (mukjizat), mereka berpaling. ( QS Al-Qamar : 1-2), hingga akhir ayat.
4. Surat al Ahzaab ayat 63
Dr Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil dalam kitabnya berjudul "Asyraathus Saa’ah" (Daar Ibnil Jauzi, 1995) menambahkan ayat-ayat lainnya yang menunjukkan dekatnya kesudahan alam dunia ini dan perpindahan ke alam yang lain (akhirat). Allah SWT befirman:“… Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari Berbangkit itu sudah dekat waktunya.” ( QS Al-Ahzaab : 63)
5. Surat Al-Ma’aarij ayat 6-7
Allah Ta’ala berfirman:“Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi).” ( QS Al-Ma’aarij : 6-7)
Hadis Nabi SAW tentang Kiamat Sudah Dekat
1. Shahih al-Bukhari
Dekatnya hari akhir juga disampaikan Rasulullah SAW dalam sejumlah hadisnya. Nabi Muhammad SAW bersabda:“Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat seperti dua (jari) ini.” Beliau berisyarat dengan kedua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah), lalu merenggangkannya.” (Shahiih al-Bukhari)
2. HR Ad-Daulabi
Nabi SAw bersabda:“Aku diutus pada awal hembusan angin Kiamat.” (HR ad-Daulabi)
3. HR Bukhari
Rasulullah SAW juga bersabda:“Sesungguhnya ajal kalian jika dibandingkan dengan ajal umat terdahulu adalah seperti jarak antara salat ‘Ashar dan Maghrib.” (HR Bukhari)
4. Musnad Ahmad
Dan diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar ra beliau berkata:“Kami pernah duduk-duduk bersama Nabi SAW sementara matahari berada di atas gunung Qu’aiqa’aan setelah waktu ‘Ashar, lalu beliau bersabda, ‘Tidaklah umur-umur kalian dibandingkan dengan umur orang yang telah berlalu kecuali bagaikan sisa hari (ini) dibandingkan dengan waktu siang yang telah berlalu.’” (Musnad Ahmad)
Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil mengatakan bahwa hadis ini menunjukkan bahwa waktu yang tersisa sangat sedikit jika dibandingkan dengan waktu yang telah berlalu. Akan tetapi waktu yang telah berlalu tidak ada yang mengetahui kecuali Allah Ta’ala.
Dalam kitab " An-Nihaayah/al-Fitan wal Malaahim" juga dikatakan belum pernah ada satu riwayat pun dengan sanad yang shahih dari Rasulullah SAW yang menerangkan batasan waktu dunia sehingga bisa dijadikan sebagai rujukan agar diketahui sisa waktu yang ada. Tentunya waktu sisa ini sangat sedikit sekali jika dibandingkan dengan waktu yang telah berlalu.
Tidak ada sebuah ungkapan yang lebih jelas tentang dekatnya hari Kiamat daripada sabda beliau SAW:
“Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat secara bersamaan, hampir saja dia mendahuluiku.” (Musnad Ahmad (V/348, Muntakhabul Kanzi), dan Taariikhul Umam wal Muluuk (I/8), karya ath-Thabrani).
Tanda Akhir Zaman Kian Nyata, Penguasa Zalim Justru Banyak Didukung
Tanda-tanda akhir zaman semakin tampak nyata, salah satunya para penguasa zalim malah malah banyak mendapat dukungan. Kondisi ini sudah disampaikan Rasulullah Shallallahu... | Halaman Lengkap [445] url asal
#fenomena-akhir-zaman #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 11/01/26 16:10
v/99806/
Tanda-tanda akhir zaman semakin tampak nyata, salah satunya para penguasa zalimmalah malah banyak mendapat dukungan. Kondisi ini sudah disampaikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dalam hadis-hadisnya.Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Umamah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
“Akan ada pada umat ini di akhir zaman orang-orang -atau beliau bersabda, ‘Akan keluar beberapa orang dari umat ini di akhir zaman-, mereka membawa cambuk-cambuk bagaikan ekor sapi, mereka pergi di pagi hari dengan kemurkaan Allah dan pulang pada sore hari dengan kemarahan-Nya.” (Musnad Imam Ahmad)
Pada riwayat ath-Thabrani dalam al-Kabiir:
“Akan ada di akhir zaman para penegak hukum yang pergi dengan kemurkaan Allah dan kembali dengan kemurkaan Allah, maka hati-hatilah engkau agar tidak menjadi kelompok mereka.” (Ithaaful Jamaa’ah)
Dr Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil dalam kitab Asyraathus Saa’ah menjelaskan telah datang ancaman dengan Neraka bagi kelompok manusia seperti ini, yaitu mereka yang menganiaya (menyiksa) kaum muslimin tanpa alasan.
Imam Muslim juga meriwayatkan dari Abu Hurairah ra , beliau berkata, “Rasulullah SAW bersabda:
‘Ada dua kelompok dari penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat; satu kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuk manusia….’” (Shahih Muslim)
An-Nawawi mengatakan hadis ini adalah di antara mukzijat Nabi Muhammad SAW. Sungguh, telah terbukti apa yang dikabarkan oleh beliau SAW, adapun orang-orang yang membawa cambuk adalah pengawal-pengawal penguasa yang berbuat kezhaliman.”
Nabi SAW berkata kepada Abu Hurairah ra:
“Jika umurmu panjang, niscaya engkau akan melihat satu kaum yang pergi pada pagi hari dengan kemurkaan Allah dan pulang pada sore hari dengan laknat-Nya, di tangan-tangan mereka ada (cambuk) bagaikan ekor sapi.” (Shahih Muslim)
Dan diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, beliau berkata, “Rasulullah SAW bersabda:
‘Niscaya akan ada para pemimpin (yang memimpin) kalian, mereka lebih jelek daripada orang Majusi.’” (HR. Ath-Thabrani)
Prediksi Rasulullah SAW
Rasulullah SAW telah memprediksi akan adanya penguasa yang memonopoli harta kaum Muslim, tetapi tidak diberikan kepada orang-orang yang berhak atas harta tersebut. Hal ini merujuk pada hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim dalam kitab Riyadush Shalihin karya Imam Nawawi.Dari Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda, "Kelak akan terjadi sesudahku nanti sikap 'Atsaroh' sedangkan orang lain lebih berhak memperolehnya, dan juga beberapa perkara yang engkau semua akan mengingkarinya...," (Muttafaqun 'alaih).
Imam Nawawi berpandangan kata 'Atsaroh' dalam hadis tersebut mempunyai arti memonopoli harta dan tidak memberikannya kepada yang berhak.
Syekh Muhammad al-Utsaimin dalam Syarah Riyadus Shalihin menyampaikan yang sangat memungkinkan melakukan perbuatan 'Atsaroh' ini adalah penguasa yang menguasai harta kaum Muslimin. Hadis itu juga menunjukkan nubuwat Rasulullah SAW. Maka, ketika Rasulullah berbicara demikian yakni sesuatu yang belum terjadi, maka itu adalah kabar ghaib yang pasti akan terjadi.
Ayat-ayat Al Quran Tentang Si Pendusta alias Nabi Palsu
Dalam ayat-ayat Al-Quran, orang yang mengaku sebagai nabi palsu atau pendusta besar dijelaskan dalam beberapa surat. Umumnya ayat Al Quran menyebut mereka sebagai... | Halaman Lengkap [496] url asal
#nabi-palsu #ayat-ayat-al-quran #surat-surat-al-quran #tanda-kiamat-kecil #fenomena-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 27/12/25 12:35
v/85977/
Dalam ayat-ayat Al-Qur'an, orang yang mengaku sebagai nabi palsu atau pendusta besardijelaskan dalam beberapa surat. Umumnya ayat Al Quran menyebut mereka sebagai orang-orang yang mengada-adakan kebohongan atas nama Allah.Dalam Islam, Nabi Muhammad adalah nabi terakhir (penutup para nabi) secara tersirat mengklasifikasikan siapa pun yang mengaku nabi setelahnya sebagai pendusta. Pendusta ini memulai pengakuannya dengan sedikit demi sedikit. Mula-mula dia mengaku mendapatkan ilham, lalu mengaku sebagai mujaddid (pembaharu agama), lalu mengaku serupa dengan nabi Isa, lalu mengaku sebagai nabi Isa yang dijanjikan akan turun di akhir zaman.
Pembohong – pembohong itu akan senantiasa muncul satu persatu hingga muncul yang terakhir, yang buta sebelah matanya, Dajjal.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Samurah bin Jundub Radhiyallahu ‘anhu pada waktu khutbahnya pada waktu terjadi gerhana matahari yang terjadi pada zamannya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
Demi Allah, tidak akan datang kiamat sehingga muncul tigapuluh orang pembohong besar, dan yang terakhir dari mereka adalah (dajjal) yang buta sebelah matanya, sang pembohong besar.” [HR. Ahmad, dari Samurah bin Jundub]
Ayat-ayat Al Quran Tentang Nabi Palsu/Pendusta
Berikut adalah beberapa ayat Al-Qur'an yang relevan mengenai si pendusta atau nabi palsu:1. Surat An-Nahl Ayat 105
"Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta."* (QS. An-Nahl [16]: 105)
Ayat ini menegaskan bahwa dusta terbesar adalah mengklaim sesuatu berasal dari Allah padahal bukan, dan perbuatan ini adalah ciri orang yang tidak beriman.
2. Surat Al-Baqarah Ayat 79
Ayat ini mencela orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu mengatakan bahwa itu dari Allah untuk mendapatkan keuntungan duniawi:"Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka sendiri, kemudian berkata, 'Ini dari Allah (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah.' Maka celakalah mereka akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan celakalah mereka akibat apa yang mereka perbuat."* (QS. Al-Baqarah [2]: 79)
3. Surat Al-A'raf Ayat 37
"Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sungguh, orang-orang yang zalim itu tidak akan beruntung......" (QS. Al-A'raf [7]: 37)
Ayat ini berbicara tentang siapa yang lebih zalim daripada orang yang berdusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya
4. Surat Al-Mu’minun Ayat 44
"Kemudian Kami mengutus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya; maka Kami iringkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan), dan Kami jadikan mereka cerita-cerita (peringatan bagi manusia). Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman."* (QS. Al-Mu’minun [23]: 44)
Dalam konteks nabi palsu, ayat ini menunjukkan hukuman bagi mereka yang menolak kebenaran dan mengajarkan kebohongan.
Secara umum, Al-Qur'an mengutuk keras perbuatan berdusta, terutama yang berkaitan dengan klaim kenabian palsu, dan mengancam para pelakunya dengan azab yang pedih. Nabi Muhammad SAW sendiri telah mengingatkan bahwa akan muncul banyak pendusta yang mengaku nabi di akhir zaman.
Kemunculan Nabi Palsu Telah Disabdakan Nabi Muhammad SAW
Munculnya nabi-nabi palsu ternyata sudah diprediksikan bahkan disabdakan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.... | Halaman Lengkap [234] url asal
#hadis-nabi #nabi-palsu #tanda-kiamat-kecil #fenomena-akhir-zaman #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 27/12/25 10:40
v/85934/
Munculnya nabi-nabi palsuternyata sudah diprediksikan bahkan disabdakan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam.Dalam Islam, Nabi Muhammad SAW merupakan nabi ke-25 dan diketahui menjadi penutup seluruh para nabi dan rasul, sehingga tidak ada lagi nabi dan rasul setelahnya.
Allah SWT berfirman:
Mā kāna muḥammadun aba aḥadim mir rijālikum wa lākir rasụlallāhi wa khātaman-nabiyyīn, wa kānallāhu bikulli syai`in 'alīmā
"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS Al Ahzab : 40)
Prediksi adanya orang-orang yang mengaku sebagai nabi diungkapkan dalam sebuah hadis RasulullahShallallahu Alaihi Wassalam sebagai berikut:
"Sesungguhnya akan ada tiga puluh orang pendusta di tengah umatku. Mereka semua mengaku nabi. Padahal, aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku." (HR Abu Dawud)
Bahkan, pada era kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sudah ada seorang pria yang mengklaim dirinya sebagai nabi. Sosok itu bernama Abhalah bin Ka'ab bin Ghauts Al-Kadzdzab dari Yaman. Lalu, ada Musailimah bin Tsumamah bin Habib Al-Kadzdzab dari Yamamah juga muncul sebagai nabi palsu. Dan banyak lagi orang-orang pada masa itu yang mengaku sebagai nabi.
Kini di zaman modern juga banyak muncul dan mengklaim sebagai nabi. Bahkan, nabi-nabi palsu ini mengaku menerima wahyu langsung dari Tuhan dan malaikat, serta lewat mimpi.
Nabi-nabi Palsu Bermunculan, Bagaimana Umat Islam Harus Bersikap?
Di zaman modern ini terdapat beberapa orang pengaku kenabian. Pengakuan itu menjadi pertanda dari fenomena akhir zaman. Lantas bagaimana umat Islam harus bersikap... | Halaman Lengkap [1,439] url asal
#nabi-palsu #sikap-umat-islam-di-akhir-zaman #fitnah-akhir-zaman #fenomena-akhir-zaman #tanda-akhir-zaman
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 27/12/25 09:17
v/85887/
Di zaman modern ini terdapat beberapa orang pengaku kenabian. Pengakuan itu menjadi pertanda dari fenomena akhir zaman. Lantas bagaimana umat Islam harus bersikap dari viralnya kesesatan nabi-nabi palsuini? Simak ulasannya berikut ini.Baru-baru ini, seorang pria asal Ghana bernama Ebo Noah mendadak jadi perbincangan dunia maya. Ia mengaku sebagai nabi dan mengklaim tengah mempersiapkan umat manusia menghadapi kiamat yang disebutnya akan terjadi pada Natal 2025. Bahkan, Ebo Noah mengatakan telah membangun delapan bahtera kayu raksasa di wilayah Kumasi, Ghana. Menurutnya, kapal-kapal itu dirancang untuk menyelamatkan manusia dan hewan dari banjir global yang disebut tinggal hitungan minggu. Kisah ini bermula dari mimpi, Ebo Noah mengaku didatangi Tuhan dalam tidurnya.
Sebelumnya, juga muncul nabi palsulainnya yang mengklaim sebagai nabi akhir zaman. Di India pernah muncul Mirza Ghulam Ahmad yang dipandang oleh para pengikutnya (versi Qadianis, dan bukan bersi Lahore) sebagai seorang Nabi. Namun dalam beberapa penjelasan terdapat penegasan bahwa kenabian Mirza adalah jenis "kenabian kecil" (minor prophethood), karena ia hanya bertugas meneruskan dan menghidupkan kembali pesan suci Nabi besar Muhammad SAW. Pengikutnya membentuk gerakan Ahmadiyah.
Di Amerika muncul seorang bernama Joseph Smith, yang oleh para pengikutnya dari Kristen sekte "The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saint" (kaum "Mormon") juga dianggap sebagai Nabi. Hanya saja, sama halnya dengan hubungan Mirza dengan Nabi MuhammadSAW, Smith pun mengaku "hanya" meneruskan dan menghidupkan kembali ajaran Isa al-Masih as, khususnya berkenaan dengan kitab sucinya yang "hilang," yang disampaikan oleh Isa al-Masih kepada penghuni kuno kedua benua Amerika (Utara dan Selatan), yaitu Buku Mormon (The Book of Mormon).
Suatu penuturan dalam pengantar Buku Mormon itu terbaca demikian: Buku Mormon adalah suatu jilid dari kitab suci yang sebanding dengan Bibel. Ia merupakan catatan urusan Tuhan dengan penghuni kuna kedua benua Amerika dan, sebagaimana Bibel, memuat pemenuhan gospel yang abadi.
Bagaimana Sikap Umat Islam?
Klaim kenabian atau, apalagi, kerasulan, akan menimbulkan masalah dalam masyarakat, karena logika setiap klaim kenabian atau kerasulan tentu menuntut kepada setiap orang untuk menerima, membenarkan dan "beriman" kepada pengaku itu. Lantas bagaimana umat Islam harus bersikap?Ustaz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari menjelaskan, di antara keyakinan di dalam agama Islam yang tidak dapat diganggu gugat adalah bahwa nabi Muhammad bin Abdullah Al-Hasyimi Al-Qurasyi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan Allah kepada seluruh bangsa di dunia, dari kalangan jin dan manusia.
"Dan bahwa beliau adalah penutup seluruh para nabi dan rasul, tidak ada lagi nabi dan rasul setelah beliau. Maka barangsiapa mengaku sebagai nabi atau rasul, pembawa syari’at baru atau tanpa syari’at baru, setelah nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau membenarkan pengakuan seseorang sebagai nabi, sesungguhnya ikatan Islam telah lepas dari dirinya,"jelas Ustaz Abu Isma'il dalam tulisannya yang dilansir dalamislam.
Akan tetapi, hikmah Allah telah menetapkan bahwa Dia akan menguji keimanan hamba-hambanya dengan memunculkan orang-orang yang mengaku sebagai nabi setelah nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bagi orang yang memiliki ilmu warisan dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka peristiwa itu akan menambah keyakinan dan keimanannya terhadap kebenaran nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan agama yang beliau bawa. Karena memang fenomena akan munculnya para dajjal (pendusta) yang mengaku sebagai nabi itu telah diberitahukan oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam di masa kehidupannya.
Agar kaum muslimin selamat dari kesesatan yang dapat mengeluarkan mereka dari agamanya ini, berikut pemahaman yang harus ditanamkan pada umat :
1. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam utusan Allah kepada seluruh manusia.
Allah berfirman:
Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia, yang menghidupkan dan yang mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk. [QS Al-A’raf/7 : 158]
Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. [Saba/34 :28]
2. Barangsiapa –dari bangsa atau agama apapun juga- telah mendengar dakwah nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian tidak beriman kepada agama beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka dia akan menjadi penghuni neraka, kekal di dalamnya, selama-lamanya.
3. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penutup seluruh para nabi, tidak ada lagi nabi setelah beliau.
Allah berfirman:
Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. [Al-Ahzaab/33 : 40]
Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi rahimahullah berkata: “Sesungguhnya beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penutup para Nabi, pemimpin orang-orang yang bertakwa, dan penghulu para rasul”. Beliau juga berkata: “Segala pengakuan Nabi sesudah baliau adalah kesesatan dan (mengikuti) hawa nafsu”.
Imam Ibnu Abil ‘Izzi Al-Hanafi rahimahullah berkata: “Ketika terbukti bahwa beliau adalah penutup para Nabi, maka dapat diketahui bahwa siapapun yang mengaku Nabi sesudahnya adalah pendusta”.
4. Wahyu Telah Terputus
Ketika kenabian telah ditutup dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka dengan wafatnya beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, wahyu telah terputus dari langit.
Rasulullah Shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda:
Tidak tersisa dari kenabian kecuali al-mubasysyirat (perkara-perkara yang memberikan berita gembira). Para sahabat bertanya: “Apakah al-mubasysyirat itu?”, beliau menjawab: “Mimpi yang baik”. [R. Bukhari, kitab: Ta’bir, no:6990, dari Abu Hurairah]
Hadis ini dengan nyata menunjukkan bahwa wahyu tidak tersisa lagi setelah beliau wafat, karena adanya kenabian itu dengan wahyu.
Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullh berkata: “Nabi Allah adalah orang yang diberi berita oleh Allah. Maka apa saja yang Allah beritakan itu adalah haq (benar dan bermanfa’at), sidhq (benar, sesuai dengan kenyataan), tidak ada kedustaan, atau kekeliruan, atau sengaja (dusta)”.
Allah Ta’ala berfirman:
Dan Rabbmu mewahyukan (maksudnya: memerintahkan) kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia“. [QS An-Nahl/16 : 68]
Allah Ta’ala juga berfirman:
"Dan Kami wahyukan (maksudnya: ilhamkan) kepada ibu Musa: “Susuilah dia…” [Al-Qashas/28 : 7]
وَمَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُكَلِّمَهُ اللهُ إِلاَّ وَحْيًا
Dan tidak ada bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu (maksudnya: ilham atau yang semaknanya) [QS Asy-Syuura/42 : 51]
Perkataan wahyu pada ayat ini mencakup wahyu (kepada) para nabi dan kepada selain nabi, seperti muhaddats, orang yang mendapatkan ilham. Sebagaimana tersebut di dalam Shahihain (Shahih Al-Bukhari dan Muslim) dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda:
Sesungguhnya pada umat-umat dahulu sebelum kamu ada muhaddatsun (orang-orang yang diberi pembicaraan oleh Allah, padahal mereka bukan nabi), jika ada seseorang di kalangan umatku, maka Umar termasuk mereka.(HR Bukhari dan Muslim)
Ringkasnya bahwa wahyu menurut istilah agama adalah: pemberitahuan secara rahasia (bisikan) dari Allah kepada nabiNya, yang berupa syara’ (agama; peraturan; sesuatu yang harus diyakini beritanya dan ditaati perntahnya serta dijauhi larangannya), yang pasti kebenarannya.
Wahyu ini khusus diberikan oleh Allah kepada nabiNya, dan dengan wafatnya nabi dan rasul terakhir, nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka terputuslah berita dari langit tersebut.
Tanda-tanda Kiamat Kecil
Termasuk kesempurnaan agama Islam ini adalah bahwa tidak ada satu kebaikanpun yang dapat mendekatkan ke surga, dan menjauhkan dari neraka, kecuali telah diperintahkan atau dianjurkan kepada umat. Demikian pula tidak ada satu keburukkan-pun yang dapat menjauhkan dari sorga, dan mendekatkan ke neraka, kecuali umat telah dilarang atau diperingatkan darinya.Dan termasuk keburukan tersebut adalah akan munculnya para pembohong yang mengaku sebagai nabi, hal itu termasuk tanda-tanda kecil hari kiamat, sebagaimana telah diberitakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan datang hari kiamat sehingga dibangkitkan pembohong – pembohong besar yang jumlahnya mendekati tigapuluh orang, masing – masing mengaku sebagai utusan Allah.” [HSR. Bukhari, Kitab Al-Manaqib, Bab: ‘Alamatan-Nubuwwah; Muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyroth As-Sa’ah, dari Abu Hurairah]
Dalam hadis yang lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan datang kiamat sehingga beberapa qabilah dari umatku bergabung dengan orang-orang musyrik dan sehingga mereka menyembah berhala-berhala. Dan sesungguhnya akan ada di kalangan umatku ini tiga puluh orang pembohong besar yang masing-masing mengaku sebagai nabi, padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sama sekali sesudahku.” [HR. Abu Dawud dan Tirmidzi dari Tsauban, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami’ush Shaghir no: 7295]
Al-Hafizh Ibnu hajar Al-‘Asqalani rahimahullah mengomentari tentang jumlah tiga puluh nabi palsu tersebut dengan perkataannya: “(Jumlah 30) yang dimaksudkan di dalam hadits tersebut bukanlah untuk semua orang yang mengaku sebagai nabi secara mutlak. Karena jumlah mereka sebenarnya tak terbatas; tetapi yang dimaksud dengan jumlah dalam hadis tersebut ialah untuk orang yang mengaku menjadi nabi dan memiliki kekuasaan, serta menimbulkan syubhat (kesamaran)”
Wallahu A'lam
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56