Bisnis.com, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib membeli bahan pangan untuk sajian Makan Bergizi Gratis (MBG) dari koperasi.
Deputi Teknologi dan Pengelolaan BGN Tigor Pangaribuan menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan kurang lebih 4.762 Koperasi dan 195 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai penyuplai bahan MBG.
“Jadi bersama-sama begitu, di tempat yang koperasi yang tidak begitu kuat, maka Bumdes yang masuk. Kalau keduanya tidak kuat, maka kita terpaksa pakai mekanisme pasar,” kata Tigor dalam acara BIG Conference 2025 bertajuk Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi di Raffles Hotel, Jakarta pada Senin (8/12/2025).
Menurutnya, BGN telah mendesain agar koperasi dan Bumdes tersebut juga harus membeli bahan pangan dari petani, peternak, dan nelayan setempat.
Hingga saat ini, Tigor menjelaskan terdapat sekitar 16.000 SPPG yang telah beroperasi. Masing-masing SPPG diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di masyarakat, misalnya aktivitas perekonomian gabungan kelompok tani (gapoktan).
“Demand atau permintaan akan bahan pangan muncul, dan [SPPG] pasti membeli. Pasti membeli itu karena apa? Karena dana pemerintah dikucurkan langsung ke setiap SPPG tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Tigor menyebut bahwa saat ini pemerintah tengah menggalakkan pembangunan infrastruktur koperasi hingga pelosok Tanah Air. Harapannya, rantai pasok untuk program MBG dapat berjalan dengan lebih baik.
Adapun, Bisnis Indonesia Group (BIG) menggelar kegiatan BIG Conference, ajang yang mempertemukan kalangan pelaku ekonomi, bisnis, dan pemerintahan dalam sesi diskusi interaktif yang bakal membahas prospek ekonomi pada 2026.
BIG Conference berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025 dengan mengusung tema Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi.
Kegiatan BIG Conference melibatkan para pemangku kepentingan baik dari pemerintahan dan swasta untuk mengupas secara mendalam mengenai tantangan ekonomi mendatang.
Selain diisi pembicara kunci, BIG Conference menghadirkan sesi Leader’s Talk dari kalangan menteri dan pimpinan lembaga.