#30 tag 24jam
Kementrans siapkan Ekspedisi Patriot ciptakan pertumbuhan ekonomi baru
Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan Tim Ekspedisi Patriot untuk mengembangkan industri berbasis potensi lokal di kawasan transmigrasi guna ... [445] url asal
#transmigrasi #kementrans #ekspedisi-patriot #industrialisasi #hilirisasi
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan Tim Ekspedisi Patriot untuk mengembangkan industri berbasis potensi lokal di kawasan transmigrasi guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
"Transformasi transmigrasi bukan lagi sekadar memindahkan orang. Yang kita bangun adalah pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi dan hilirisasi," kata Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan hal itu saat memimpin diskusi bersama para guru besar dari 10 perguruan tinggi mitra Program Tim Ekspedisi Patriot pada Selasa (30/6).
Menurut dia, kawasan transmigrasi tidak lagi hanya dipandang sebagai lokasi permukiman, tetapi perlu dikembangkan menjadi ekosistem ekonomi yang menghubungkan potensi sumber daya alam, riset, inovasi perguruan tinggi, dunia usaha, investasi, dan akses pasar.
Ia mengatakan Tim Ekspedisi Patriot akan menjadi penghubung antara masyarakat, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam merancang pengembangan kawasan secara menyeluruh.
Tim tersebut disiapkan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan, mendorong pengembangan industri pengolahan, memperkuat sumber daya manusia, serta membangun kemitraan dengan pelaku usaha yang dapat menyerap hasil produksi masyarakat.
Program Transmigrasi Patriot akan difokuskan di sejumlah kawasan transmigrasi di Papua dengan melibatkan perguruan tinggi mitra, ujar dia.
Kementerian Transmigrasi menargetkan potensi lokal di kawasan transmigrasi tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Menurut Iftitah, pengembangan kawasan transmigrasi diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi berbasis potensi lokal.
"Ada gula, ada semut. Kita bangun dulu ekonominya. Ketika peluang kerja dan usaha tumbuh, masyarakat akan datang karena melihat masa depan yang lebih baik," ujar dia.
Ia mengatakan masukan para akademisi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan indikator keberhasilan Tim Ekspedisi Patriot.
Keberhasilan program nantinya tidak hanya diukur dari jumlah kajian atau pemetaan yang dihasilkan, tetapi juga dari tumbuhnya industri lokal, bertambahnya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan masyarakat, serta berkembangnya kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Sjarief Widjaja menilai keberhasilan industrialisasi kawasan transmigrasi sangat ditentukan oleh kepastian pasar.
"Yang paling penting adalah offtaker. Produk masyarakat harus sejak awal dihubungkan dengan pasar sehingga industrialisasi benar-benar menghasilkan nilai tambah dan kesejahteraan," kata Sjarief.
Sementara itu, Guru Besar Universitas Padjadjaran Prof Tommy Perdana mengatakan Tim Ekspedisi Patriot perlu berperan sebagai konsolidator yang menghubungkan sistem produksi masyarakat dengan kebutuhan pasar.
Menurut dia, industrialisasi kawasan hanya dapat berjalan apabila rantai pasok dibangun secara utuh, mulai dari penguatan petani, pengolahan hasil, pembiayaan, hingga akses ke pasar modern dan ekspor.
"Patriot perlu menjadi konsolidator yang memahami sistem produksi sekaligus sistem pasar sehingga masyarakat mampu bertransformasi dari pola produksi tradisional menuju pertanian dan agroindustri yang berorientasi pasar," ujar Tommy.
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Latker Disnakertrans Banten tingkatkan kompetensi 192 peserta
Sebanyak 192 peserta mengikuti Pelatihan Perja (Latker) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, dalam upaya meningkatkan skill dan ... [418] url asal
#disnakertrans #disnakertrans-banten #pelatihan #pelatihan-banten
Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta memiliki daya saing yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja.
Serang (ANTARA) - Sebanyak 192 peserta mengikuti Pelatihan Perja (Latker) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, dalam upaya meningkatkan skill dan kompetensi pada sejumlah program pelatihan.
"Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta memiliki daya saing yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja," kata Kepala Disnakertrans Provinsi Banten, Septo Kalnadi saat membuka pelatihan di Kantor UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Banten, di Tangerang, Rabu.
Menurut Septo, pelatihan kerja tersebut merupakan upaya dan langkah yang dilakukan Disnakertrans Banten sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan keterampilan calon tenaga kerja.
Kegiatan pembukaan berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh seluruh peserta pelatihan. Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta memiliki daya saing yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja.
"Melalui pelatihan ini dengan masing-masing keahlian yang dimiliki, peserta akan siap menghadapi dunia kerja," kata Septo.
Ia mengatakan, Disnakertrans Banten melalui UPTD Latihan Kerja ingin menyiapkan SDM terampil untuk masuk dunia kerja melalui program pelatihan kerja.
"Mereka akan dilatih kurang lebih selama 25 hari dengan mentor yang profesional dan andal. Untuk itu, kami meminta para peserta agar serius mengikuti pelatihan ini," katanya lagi.
Untuk pelatihan gelombang pertama tahun 2026 ini, pelatihan dimulai 1 Juli dengan sejumlah program pelatihan.
Menurut Septo, dengan SDM yang terampil dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja, maka akan memudahkan para pencari kerja terutama yang berusia produktif, untuk bisa diterima di dunia usaha atau industri, bahkan bisa juga berwirausaha.
"Gelombang pertama ini dengan sumber anggaran dari APBD Banten," kata Septo.
Ia mengatakan pada 2026 ini, Disnakertrans Banten membuka kuota pelatihan kerja di BLK dengan beragam pelatihan kompetensi bagi sekitar 600 orang untuk program pelatihan yang anggarannya melalui APBD Provinsi Banten. Jumlah tersebut belum termasuk program kabupaten/kota dan juga dari pusat.
Menurut Septo, Disnakertrans Banten tahun sebelumnya menyelenggarakan pelatihan yang dilangsungkan dalam tiga angkatan atau tiga gelombang dengan jumlah masing-masing gelombang sebanyak 200 orang.
"Ada 13 kejuruan yang bisa dipilih dalam pelatihan ini," kata Septo pula.
Kepala UPTD Latihan Kerja (Latker) Disnakertrans Banten Mohamad Bayuni menambahkan, ada sejumlah program pelatihan yang dilaksanakan pada tahap pertama 2026, di antaranya pelatihan juru las 1 GMAW, program juru las 1 SMAW, program pelatihan bahasa Jepang, pelatihan kecantikan kulit, pengoperasian menjahit, dan program TIK advance office operator.
"Alhamdulillah pembukaan hari ini berjalan lancar dan diikuti oleh semua peserta pelatihan," kata Bayuni.
Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
RANS Entertainment Tetapkan Harga Final IPO Rp170, Bakal Raup Rp429,25 Miliar
PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi menetapkan harga final IPO sebesar Rp170 per saham usai menuntaskan proses penawaran awal (book building). [321] url asal
#rans #raffi-ahmad #ipo #nagita-slavina #kaesang-pangarep
(IDX-Channel - Market News) 01/07/26 17:41
v/265390/
IDXChannel - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi menuntaskan proses penawaran awal (book building) sebagai bagian dari rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan media hiburan dan gaya hidup milik artis Raffi Ahmad itu menetapkan harga final IPO sebesar Rp170 per saham.
Dalam prospektus tambahan yang diterbitkan pada Selasa (1/7/2026), harga IPO yang ditetapkan itu berada di batas atas selama penawaran awal dalam rentang Rp135-Rp170, mengindikasikan tingginya minat pasar terhadap saham RANS.
Perseroan menerbitkan 2,52 miliar saham baru atau 20,02 persen saat IPO, sehingga akan memperoleh dana Rp429,25 miliar. Dalam aksi korporasi tersebut, RANS menunjuk Trimegah Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) tunggal.
Harga IPO tersebut ditentukan berdasakan hasil kesepakatan antara RANS dan Trimegah Sekuritas dengan mengacu pada minat investor selama periode penawaran awal pada 23-25 Juni 2026.
Sesuai prospektus, RANS akan memanfaatkan dana IPO itu untuk sejumlah hal. Di antaranya melunasi utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp29,95 miliar, belanja operasional terkait konser Rp161,4 miliar, membangun wahana bermain dan belajar edukatif Cipungland Rp80 miliar, serta mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina) Rp85 miliar.
Dengan harga final sebesar Rp170 per saham, maka valuasi RANS memiliki Price Earning Ratio (PER) 28,33 kali dengan Price Book Value (PBV) 5,03 kali. Valuasi premium itu diklaim tergolong wajar karena RANS merupakan perusahaan yang mengelola ekosistem konten berbasis intellectual property (IP) dengan talenta utama yang memiliki jangkauan audiens yang signifikan.
Raffi Ahmad menjadi tokoh sentral di balik RANS. Pria asal Bandung itu bakal memiliki 62,93 persen saham RANS setelah IPO. Sejumlah nama seperti Dony Oskaria, Sutanto Hartono, Kaesang Pangarep, serta Nagita Slavina juga ikut menjadi pemegang saham meski porsinya tidak signifikan.
Sesuai jadwal, RANS akan memulai proses penawaran umum (offering) pada 2-8 Juli. Proses distribusi saham akan dilakukan pada 9 Juli, sehingga akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juli.
(Rahmat Fiansyah)
IPO RANS Milik Raffi-Nagita: Mesin Uang hingga Risiko Reputasi
RANS Entertainment bersiap IPO! Cermati valuasi premium hingga risiko ketergantungan pada Raffi-Nagita. [963] url asal
#raffi-nagita #valuasi-saham #ipo-rans #dana-konser
(Kompas.com - Money) 01/07/26 07:43
v/264554/
JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), investor tidak hanya mencermati valuasi saham, tetapi juga sumber utama pendapatan perusahaan.
Lalu, risiko ketergantungan pada sosok Raffi Ahmad dan Nagita Slavina selaku pemegang saham sekaligus publik figur alias selebritas, hingga rencana penggunaan dana hasil IPO untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.
Investment Specialist KISI Sekuritas, Ahmad Faris Mu’tashim, menilai kekuatan utama bisnis RANS masih bertumpu pada intellectual property (IP) atau nilai komersial yang melekat pada sosok Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Menurutnya, kedua figur tersebut menjadi kontributor utama yang mendorong berbagai lini usaha RANS, meskipun perseroan juga telah memiliki sejumlah merek bisnis yang cukup terdiversifikasi di berbagai sektor.
“Mayoritas bisnis RANS ditopang oleh produk IP dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai kontributor utama, selain berbagai brand bisnis yang cukup terdiversifikasi di lintas sektor,” ujar Faris saat dihubungi Kompas.com, Selasa (30/6/2026).
Ketergantungan terhadap figur utama merupakan salah satu risiko yang perlu dicermati investor.
Pasalnya, apabila muncul isu negatif yang melibatkan talent yang menjadi penopang bisnis, kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi citra perusahaan dan menimbulkan risiko reputasi bagi emiten.
Karena itu, Faris menilai RANS perlu mulai memperkuat strategi bisnis dengan mengembangkan atau mengorbitkan talent-talent baru.
Langkah itu dinilai penting agar keberlangsungan bisnis perusahaan tidak terlalu bergantung pada Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai motor utama pertumbuhan. “Jika ada isu jelek mengenai talent yang menjadi penopang tentu akan membawa risiko reputasi bagi emiten bersangkutan, sehingga perlu ada arah bisnis untuk mengorbitkan talent lain agar tidak terlalu bergantung pada talent utama,” paparnya.
Dana IPO RANS mayoritas untuk konser
Penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham menjadi salah satu faktor yang menentukan potensi pertumbuhan RANS ke depan.
Faris mencatat, alokasi dana menunjukkan fokus perseroan memperkuat kegiatan operasional, melakukan ekspansi bisnis, serta memperluas kepemilikan pada entitas afiliasi.
Terdapat tiga pos terbesar penggunaan dana IPO RANS yang akan dialokasikan untuk belanja operasional (operational expenditure/OPEX), belanja modal (capital expenditure/CAPEX), dan akuisisi.
Sebanyak 37,61 persen dana IPO digunakan sebagai OPEX untuk menyelenggarakan konser di berbagai kota di Indonesia.
Selanjutnya, 18,64 persen dialokasikan sebagai CAPEX untuk ekspansi wahana edukatif Cipungland.
Lalu, 19,80 persen untuk akuisisi kepemilikan saham PT Rans Kosmetika Indonesia yang tergolong sebagai transaksi afiliasi.
Mengingat bisnis meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE) yang memiliki margin yang tergolong moderat atau sekitar 10-15 persen, manajemen RANS perlu meningkatkan nilai (value) bisnis melalui peningkatan volume usaha agar pertumbuhan kinerja dapat terus terjaga.
Langkah tersebut diperlukan agar RANS mampu membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba yang sejalan dengan ekspektasi investor, terutama perseroan masuk ke pasar modal dengan valuasi yang tergolong premium.
“Mengingat bisnis MICE merupakan bisnis dengan margin moderat di 10-15 persen. Diharapkan manajemen dapat meningkatkan value dari bisnis dari segi peningkatan volume, dengan risiko downside dari valuasi premium di tengah kondisi pasar yang kurang menentu,” sebut dia.
Sinar Mas Land Group CEO Sinar Mas Land, Michael Widjaja, Founder Rans Entertainment Raffi Ahmad dan Founder GK Hebat, Kaesang Pangarep saat melakukan groundbreaking proyek pembangunan pusat kuliner terbesar di BSD City, Rabu (31/5/2023).RANS sendiri bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO.
Berdasarkan prospektus awal, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, dengan kisaran harga penawaran Rp 135-Rp 170 per saham.
Melalui aksi korporasi tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana maksimal Rp 429,25 miliar, apabila seluruh saham terserap pada harga tertinggi.
Masa penawaran awal (bookbuilding) dijadwalkan berlangsung pada 23-25 Juni 2026, sementara tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan pada 30 Juni 2026.
Adapun masa penawaran umum berlangsung pada 2-8 Juli 2026, distribusi saham secara elektronik pada 9 Juli 2026, dan pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 10 Juli 2026.
Valuasinya di atas rata-rata industri
Saham perusahaan milik artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu diperdagangkan dengan price to earnings (PE) ratio sekitar 27-35 kali, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata PE perusahaan sejenis yang berada di kisaran 12-13 kali.
Faris mencatat valuasi saham RANS pada saat IPO tergolong premium.
Kondisi ini merupakan karakteristik yang umum dijumpai pada saham-saham yang baru melantai di bursa karena biasanya diperdagangkan dengan valuasi lebih tinggi dibandingkan perusahaan yang telah lebih dulu tercatat.
Dari perhitungannya, RANS diperdagangkan dengan PE ratio sekitar 27-35 kali.
Sementara rata-rata PE perusahaan sejenis di industrinya hanya berada pada kisaran 12-13 kali. Dengan demikian, valuasi RANS berada jauh di atas rata-rata industrinya.
“Secara valuasi by nature saham IPO akan selalu premium, melihat RANS yang diperdagangkan dengan PE 27-35 kali dibandingkan rata-rata PE industri di 12-13 kali,” ucapnya.
PE ratio dipahami sebagai rasio valuasi yang digunakan untuk mengukur seberapa mahal atau murah harga suatu saham dibandingkan dengan laba bersih yang dihasilkan perusahaan.
Rasio ini menunjukkan berapa kali investor bersedia membayar untuk setiap Rp 1 laba bersih perusahaan.
KOMPAS.com/Farahdilla Puspa Suasana laga dalam acara Lagi-lagi Tennis yang diselenggarakan RANS Entertainment di Tennis Indoor Senayan, Jumat (23/6/2023).Sebagai contoh, jika harga saham suatu perusahaan sebesar Rp 170 dan laba per saham (EPS) mencapai Rp 10, maka PE ratio perusahaan tersebut adalah 17 kali.
Artinya, investor bersedia membayar Rp 17 untuk setiap Rp 1 laba yang dihasilkan perusahaan.
Untuk diketahui, valuasi premium dapat dibenarkan jika perusahaan mampu membuktikan pertumbuhan pendapatan dan laba sesuai harapan pasar.
Sebaliknya, bila kinerja perusahaan tidak memenuhi ekspektasi, harga saham berpotensi mengalami koreksi karena investor menilai valuasi tidak lagi sebanding dengan fundamental perusahaan.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
RANS IPO, Dana Rp 429 Miliar Dipakai Bangun Cipungland hingga Bisnis AI
Perusahaan milik Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana. [1,105] url asal
#rans-entertaiment #raffi-ahmad #cipungland #ipo-rans #pemegang-saham-rans
(Kompas.com - Money) 30/06/26 16:52
v/263997/
JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan milik Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).
Berdasarkan prospektus awal IPO RANS, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, dengan kisaran harga penawaran Rp 135 hingga Rp 170 per saham.
Melalui aksi korporasi tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana maksimal Rp 429,25 miliar apabila seluruh saham terserap pada harga tertinggi.
KOMPAS.com/Revi C Rantung Raffi Ahmad saat ditemui di kantor RANS BSD, daerah Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/12/2023).Masa penawaran awal (bookbuilding) dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 25 Juni 2026, sementara tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan pada 30 Juni 2026.
Adapun masa penawaran umum berlangsung pada 2 hingga 8 Juli 2026, distribusi saham secara elektronik pada 9 Juli 2026, dan pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 10 Juli 2026.
Bisnis Rans Entertainment
RANS menyebutkan kegiatan usaha utamanya bergerak di bidang media dan hiburan, meliputi produksi dan distribusi konten, pengelolaan intellectual property (IP), penyelenggaraan event dan seni pertunjukan, aktivitas periklanan, taman hiburan, arena permainan, hingga aktivitas perusahaan holding.
Perseroan sendiri didirikan pada 18 Oktober 2016 dengan nama PT RNR Film Internasional.
Nama perusahaan kemudian berubah menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia pada 7 Juli 2021 dan kini berubah menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk menjelang pelaksanaan IPO.
Pemegang saham RANS
dok. Instagram @raffinagita1717 Busana Lebaran yang digunakan oleh Pesohor Raffi Ahmad dan Nagita Slavina untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.Sebelum IPO, Raffi Farid Ahmad tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 78,68 persen. Setelah IPO, kepemilikannya akan terdilusi menjadi 62,93 persen.
Selain Raffi Ahmad, pemegang saham lain antara lain PT Indonesia Entertainmen Grup sebesar 7,23 persen, Soultan Ariq Rachman 2,74 persen, Dony Oskaria 2,74 persen, dan Sutanto Hartono 1,14 persen.
Kemudian, Nagita Slavina Mariana Tengker 0,99 persen, Kaesang Pangarep 0,91 persen, Hikmat Janika 0,68 persen, serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebesar 0,61 persen.
Sementara masyarakat akan memiliki 20,02 persen saham perseroan setelah IPO.
Penggunaan dana IPO RANS
Perseroan menjelaskan seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk enam kebutuhan utama perusahaan, mencakup pelunasan utang, ekspansi bisnis, hingga pengembangan usaha baru.
1. Bayar utang ke BNI
Alokasi pertama, sekitar 6,98 persen akan digunakan untuk melakukan pembayaran lebih awal atau pelunasan dipercepat atas seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Perseroan menyatakan pelunasan pinjaman tersebut akan menjadi prioritas pertama sebelum menjalankan rencana penggunaan dana lainnya.
Apabila dana IPO tidak mencukupi untuk membiayai seluruh rencana tersebut, RANS menyatakan akan menggunakan kas internal maupun sumber pendanaan dari lembaga perbankan, lembaga nonperbankan, atau sumber pendanaan lainnya.
2. Bangun Cipungland
Instagram.com/raffinagita1717 Tampilan serasi keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Hari Ray Idulfitri 2026.Selanjutnya sekitar 18,64 persen dana IPO akan digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure) untuk ekspansi usaha melalui pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama Cipungland.
Dalam prospektus, RANS menyebutkan pengembangan Cipungland direncanakan dipusatkan di sembilan titik pada beberapa kota besar strategis di Indonesia.
Sebagai bagian dari persiapan proyek tersebut, Perseroan telah menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PT Makmur Jaya Serasi mengenai penjajakan kerja sama pengembangan, pembukaan, dan pengoperasian Cipungland di Mall of Indonesia.
3. Gelar konser artis lokal dan internasional
Alokasi terbesar, yakni sekitar 37,61 persen, akan digunakan sebagai belanja operasional (operational expenditure) dalam rangka penyelenggaraan konser yang menghadirkan artis lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia.
Rencana tersebut menjadi salah satu fokus ekspansi Perseroan di sektor penyelenggaraan hiburan secara langsung, sejalan dengan kegiatan usaha yang dijalankan perusahaan di bidang media dan entertainment.
4. Bentuk perusahaan AI
Selain bisnis hiburan, RANS juga mengalokasikan sekitar 8,15 persen dana IPO untuk membentuk entitas usaha baru bersama PT Feedloop Global Teknologi.
Perusahaan patungan tersebut akan difokuskan pada pengembangan bisnis teknologi berbasis artificial intelligence (AI).
Perseroan menyatakan pembentukan entitas baru tersebut telah memperoleh persetujuan dari BNI terkait ketentuan pembatasan dalam perjanjian kredit yang dimiliki perusahaan.
5. Akuisisi mayoritas saham perusahaan kosmetik
Penggunaan dana berikutnya adalah untuk ekspansi melalui akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).
Kompas.com/Cynthia Lova Nagita Slavin di restoran YaoYao di Grand Indonesia, Senin (8/12/2025).Sekitar 19,80 persen dana IPO akan digunakan untuk membeli 51 persen saham Slavina senilai sekitar Rp 85 miliar.
Prospektus menyebutkan target akuisisi berasal dari kepemilikan Andy Lesmana. Setelah transaksi selesai, RANS akan menguasai 1.020 saham atau setara 51 persen sehingga menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan kosmetik tersebut.
Perseroan menjelaskan nilai transaksi ditentukan berdasarkan hasil uji tuntas (due diligence) serta negosiasi dengan pemegang saham eksisting.
Selain itu, penilaian atas nilai pasar 51 persen saham Slavina telah dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi & Rekan.
Namun pelaksanaan akuisisi tetap akan memenuhi ketentuan mengenai transaksi material sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum direalisasikan.
6. Tambahan modal bagi entitas anak
Sisa dana hasil IPO akan digunakan sebagai penyetoran modal kepada entitas anak Perseroan, yakni PT Rans Nikmat Sejahtera (RNS).
Dana tersebut selanjutnya akan digunakan RNS untuk mendukung pengembangan usaha utama serta ekspansi jaringan usaha.
Penggunaan dana IPO wajib dilaporkan
Dalam prospektus, Perseroan menyatakan penggunaan dana hasil IPO akan mengikuti ketentuan POJK Nomor 40 Tahun 2025.
Selama seluruh dana hasil IPO belum direalisasikan, perseroan wajib menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana kepada OJK serta mengumumkannya kepada masyarakat.
Laporan tersebut dibuat secara berkala setiap enam bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember, kemudian disampaikan paling lambat tanggal 15 pada bulan berikutnya setelah tanggal laporan.
PEXELS/HANNA PAD Ilustrasi saham, pasar saham, bursa saham.Realisasi penggunaan dana juga harus dipertanggungjawabkan dalam setiap RUPS Tahunan sampai seluruh dana telah digunakan.
Prospektus juga menjelaskan, apabila di kemudian hari RANS bermaksud mengubah rencana penggunaan dana, perubahan tersebut harus mengikuti ketentuan POJK Nomor 40 Tahun 2025.
Dalam kondisi tertentu, perubahan penggunaan dana wajib memperoleh persetujuan RUPS dan disertai keterbukaan informasi kepada masyarakat serta penyampaian dokumen pendukung kepada OJK.
Untuk kondisi lainnya, perseroan tetap wajib melakukan keterbukaan informasi dan menyampaikan dokumen pendukung kepada OJK sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, perseroan juga mengungkapkan risiko terkait penggunaan dana IPO.
Risiko tersebut meliputi kemungkinan perubahan rencana penggunaan dana atau tidak terealisasinya seluruh rencana penggunaan dana akibat perubahan kondisi pasar, strategi usaha, kebutuhan operasional, keterlambatan pelaksanaan proyek, tidak tercapainya kesepakatan dengan pihak ketiga, perubahan biaya pelaksanaan, perubahan regulasi, maupun hasil evaluasi kinerja.
Risiko ini disebut terutama berkaitan dengan pengembangan Cipungland dan penyelenggaraan konser musik yang dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Wamentrans pastikan kawal produk transmigran masuk pasar global
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi memastikan Kementerian Transmigrasi akan terus mengawal pengembangan dan pemasaran produk unggulan ... [531] url asal
#wamentrans #viva-yoga #kementrans #transmigran #pasar-global
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi memastikan Kementerian Transmigrasi akan terus mengawal pengembangan dan pemasaran produk unggulan kawasan transmigrasi agar mampu menembus pasar global melalui kemitraan strategis.
Viva Yoga mengatakan kawasan transmigrasi saat ini memiliki beragam produk unggulan yang tidak hanya berasal dari tanaman pangan seperti padi dan jagung, tetapi juga hortikultura serta komoditas perikanan bernilai ekspor.
"Karena sesungguhnya potensi produk unggulan di kawasan transmigrasi itu sangat banyak, tinggal di-connecting-kan dengan pasar global, sehingga sebagian besar produk unggulan di kawasan transmigrasi itu bisa bersaing dengan pasar global," kata Viva Yoga dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan salah satu komoditas yang tengah didorong memasuki pasar internasional adalah rajungan, yang saat ini telah diekspor ke Amerika Serikat melalui kerja sama dengan perusahaan swasta sebagai offtaker.
Dia menjelaskan masyarakat kawasan transmigrasi kini tidak hanya berprofesi sebagai petani, tetapi juga menjadi pekebun kopi, pekebun durian, dan nelayan yang memerlukan dukungan agar produknya memiliki nilai tambah.
Karena itu, Kementerian Transmigrasi berkomitmen melakukan pemberdayaan, pembinaan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra agar proses hilirisasi dan industrialisasi di kawasan transmigrasi berjalan secara optimal.
Ia mencontohkan komoditas rajungan memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena permintaan pasar Amerika Serikat masih tinggi, sementara pasokan dari kawasan transmigrasi masih dapat terus ditingkatkan.
Ia mengatakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, jumlah nelayan, serta pemanfaatan teknologi akan mendorong peningkatan volume tangkapan sehingga ekspor rajungan dapat terus berkembang.
Dia menilai kemitraan dengan perusahaan offtaker menjadi langkah penting untuk menghubungkan produk unggulan kawasan transmigrasi dengan pasar global sekaligus memberikan kepastian pasar dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Sebagai bagian dari upaya membuka akses pasar internasional, Viva mengungkapkan beberapa waktu lalu Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara melakukan pelepasan ekspor durian ke Cina dengan nilai Rp42,5 miliar. Durian sebanyak 459 ton itu berasal dari transmigran Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Menurut dia, keberhasilan ekspor durian Parigi Moutong menunjukkan setiap kawasan transmigrasi memiliki produk unggulan yang berbeda sehingga pengembangannya harus dilakukan secara spesifik sesuai potensi masing-masing daerah.
Kementerian Transmigrasi akan terus melakukan komunikasi, kolaborasi, dan sinergi dengan berbagai mitra agar semakin banyak produk unggulan kawasan transmigrasi, baik pertanian, hortikultura, maupun perikanan, mampu bersaing di pasar global.
Sebelumnya, Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan produk dari kawasan transmigrasi berhasil menembus pasar global melalui program unggulan Trans Karya Nusa pada tahun 2025.
"Ini bukti kualitas bukan sekadar eksperimen. Beberapa produk yang dihasilkan oleh kawasan transmigrasi dan diekspor ke luar negeri di antaranya adalah cokelat, kopi, durian, nilam," ujar Iftitah di Jakarta, Kamis (5/2).
Dia mencontohkan ekspor biji kakao dari Kawasan Transmigrasi Kabupaten Polewali Mandar ke Yokohama, Jepang dan ekspor durian Parigi Moutong ke Tiongkok.
Kedua contoh tersebut merupakan contoh peningkatan produksi komoditas unggulan dari kawasan transmigrasi.
Iftitah juga mengatakan bahwa Program Trans Karya Nusa juga giat untuk mempromosikan kawasan transmigrasi kepada para investor untuk membuka lebih banyak lapangan kerja bagi transmigran dan penduduk setempat.
"Investasi masuk, lapangan kerja terbuka, masyarakat lokal harus menjadi penerima manfaat utama," katanya.
Salah satunya di Kawasan Transmigrasi Maloy-Kaliorang, Kalimantan Timur, di mana perusahaan LX International dari Korea berkomitmen untuk melaksanakan investasi senilai Rp1,2 triliun sehingga berpotensi membuka lebih dari 3.800 lapangan kerja.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Wamentrans gandeng KKP perkuat pemberdayaan kawasan transmigrasi
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan Kementerian Transmigrasi menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat ... [582] url asal
program-program Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berada di wilayah pesisir difokuskan menjadi program kolaboratif apabila berada di kawasan transmigrasi
Gresik (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan Kementerian Transmigrasi menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi, khususnya wilayah pesisir.
Ditemui pada acara pelepasan ekspor rajungan sebanyak 16 ton produk transmigran di sejumlah daerah Indonesia, dengan tujuan Amerika Serikat (AS) di Gresik, Jawa Timur, Senin, Wamentrans mengatakan, pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman sebagai landasan menyinergikan berbagai program pemberdayaan masyarakat transmigran di sektor kelautan.
"Kami sudah melakukan MoU dengan KKP, untuk program-program pemberdayaan di sektor kelautan," kata Viva Yoga.
Ia menjelaskan program-program Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berada di wilayah pesisir difokuskan menjadi program kolaboratif apabila berada di kawasan transmigrasi.
Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir, termasuk nelayan dan pelaku usaha perikanan yang berada di kawasan transmigrasi.
Viva Yoga menegaskan kolaborasi lintas kementerian menjadi strategi pemerintah agar pelaksanaan berbagai program pembangunan dapat saling melengkapi tanpa terjadi tumpang tindih kewenangan.
Ia mengatakan penguatan sinergi tersebut sejalan dengan potensi komoditas rajungan dari sejumlah kawasan transmigrasi di Sorong, Papua, Pasangkayu, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, serta wilayah Pantura Gresik dan Lamongan.
Menurut Viva Yoga, komoditas rajungan memiliki daya saing tinggi untuk pasar ekspor sehingga perlu didukung melalui peningkatan produktivitas, pembinaan masyarakat, serta kolaborasi antarkementerian.
Ia mengungkapkan nilai ekonomi rajungan sangat menjanjikan karena satu kontainer ekspor mampu menghasilkan nilai hingga sekitar Rp16 miliar, lebih tinggi dibandingkan sejumlah komoditas perikanan lainnya.
Karena itu, Kementerian Transmigrasi mendorong kawasan transmigrasi tidak hanya mengembangkan komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan, tetapi juga memperkuat sektor perikanan sebagai produk unggulan.
Saat ini, lanjutnya, rajungan menjadi salah satu komoditas unggulan kawasan transmigrasi yang telah berhasil diekspor ke Amerika Serikat dengan potensi pasar yang masih sangat besar.
Viva Yoga menambahkan masyarakat kawasan transmigrasi kini tidak hanya berprofesi sebagai petani, tetapi juga menjadi pekebun kopi, pekebun durian, hingga nelayan yang perlu terus diberdayakan.
Ia menegaskan Kementerian Transmigrasi akan terus melakukan pembinaan, pemberdayaan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar hilirisasi serta industrialisasi di kawasan transmigrasi mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat transmigran maupun masyarakat setempat.
"Dan itu menjadi tanggung jawab dari kami bukan hanya bagi para warga trans yang ada di kawasan, tapi juga masyarakat setempat yang mendiami di kawasan transmigrasi, kita bina semuanya dalam rangka untuk meningkatkan kemakmuran mereka," kata dia.
Selain menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi juga memperkuat sinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penyampaian data sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas di kawasan transmigrasi yang dibangun pada 1980-an dan 1990-an.
Sekolah-sekolah yang selama puluhan tahun belum pernah direnovasi itu selanjutnya akan direvitalisasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sesuai data yang disiapkan Kementerian Transmigrasi.
Tidak hanya sektor pendidikan, Kementerian Transmigrasi juga memperluas kolaborasi dengan kementerian terkait untuk menghadirkan infrastruktur dasar berupa jaringan listrik bagi desa-desa kawasan transmigrasi.
Menurut Viva Yoga, puluhan program listrik masuk desa telah direalisasikan sehingga semakin banyak masyarakat kawasan transmigrasi menikmati akses listrik sebagai penunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Viva Yoga menambahkan kolaborasi tersebut juga mendukung pengembangan sektor ekonomi masyarakat, termasuk komoditas rajungan yang memperoleh nilai jual lebih tinggi melalui pendekatan industri dan teknologi.
"Dan ini adalah kerja kolaboratif antar kementerian, tidak ada yang tumpang tindih, karena dengan kerja sinergi, kolaborasi antar kementerian ini ternyata memberikan hasil yang positif dalam rangka untuk mempercepat proses program-program pemerintah," katanya.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Wamentrans: Transmigrasi entaskan kemiskinan-perkuat swasembada pangan
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan program transmigrasi memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengentaskan ... [473] url asal
#wamentrans #viva-yoga #kementrans #transmigrasi #kemiskinan #swasembada-pangan
Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menegaskan program transmigrasi memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengentaskan kemiskinan, mendukung swasembada pangan, serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.
Wamentrans mengatakan hal tersebut sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto agar Kementerian Transmigrasi mendukung pembangunan nasional melalui empat tujuan utama yang saling berkaitan.
"Amanat dari Bapak Presiden Prabowo ada empat alasan amanat kenapa Kementerian Transmigrasi itu didirikan kembali," kata Wamentrans pada acara pelepasan 16 ton rajungan produk transmigran dari sejumlah wilayah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) di Gresik, Jawa Timur, Senin.
Dia menyebutkan tujuan pertama adalah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui perpindahan penduduk dari berbagai suku, budaya, dan daerah sehingga memperkuat persatuan bangsa.
Menurut Viva Yoga, proses akulturasi dan asimilasi budaya yang berlangsung di kawasan transmigrasi telah memperkuat rasa kebangsaan masyarakat Indonesia lintas daerah dan lintas budaya.
"Rasa kebangsaan itu muncul karena ada asimilasi, ada akulturasi, sehingga orang Gresik menikah dengan orang Papua, orang Gresik menikah dengan orang Sumatera itu hal yang biasa saja. Sesuatu yang dianggap biasa saat ini dan itu malah meneguhkan semangat kebangsaan kita," ujarnya.
Tujuan kedua adalah mengentaskan kemiskinan melalui pemberian lahan kepada masyarakat transmigran sebagai bagian reforma agraria untuk mendukung kehidupan dan kegiatan usaha produktif.
Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai kawasan perumahan, pekarangan, serta lahan usaha sehingga memberikan kesempatan masyarakat meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan.
"Karena negara memberikan lahan 1 hektare, 2 hektare sebagai bagian dari reforma agraria kepada masyarakat transmigran, digunakan untuk perumahan, pekarangan, dan lahan usaha agar terjadi perubahan nasib mereka bisa menjadi lebih sejahtera lagi," beber Wamentrans.
Tujuan ketiga adalah membantu memperkuat swasembada pangan nasional karena sebagian besar kawasan transmigrasi berkembang menjadi sentra produksi beras nasional.
Viva Yoga mencontohkan kawasan transmigrasi Telang di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, yang kini menjadi daerah dengan produksi beras terbesar di tingkat nasional.
"Baru-baru ini kami ke daerah Sumatera Selatan di Kabupaten Banyuasin, di kawasan transmigrasi Telang, itu adalah produksi beras nomor satu tingkat nasional dan itu ada di kawasan transmigrasi Telang," katanya.
Tujuan keempat adalah menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui berkembangnya aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan yang sebelumnya masih relatif terpencil.
Menurutnya, kehadiran masyarakat di kawasan transmigrasi mendorong terbentuknya aktivitas ekonomi sehingga wilayah yang sebelumnya sepi berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru.
Viva Yoga menegaskan empat tujuan tersebut menjadi fondasi penting penguatan program transmigrasi dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Adapun Wamentrans melepas ekspor rajungan sebanyak 16 ton dengan nilai Rp15 miliar, produk transmigran di sejumlah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) sebagai upaya mendorong produk unggulan kawasan transmigrasi menembus pasar global.
Wamentrans mengatakan rajungan yang diekspor berasal dari sejumlah kawasan transmigrasi di Sorong, Papua; Pasangkayu, Sulawesi Barat; Maluku, Maluku Utara, serta wilayah Pantura Gresik dan Lamongan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan perusahaan eksportir swasta PT Aruna.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Wamentrans dorong hilirisasi produk unggulan kawasan transmigrasi
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendorong percepatan hilirisasi produk unggulan kawasan transmigrasi melalui pembangunan industri ... [474] url asal
#wamentrans #viva-yoga #hilirisasi #produk-unggulan #kawasan #transmigrasi
Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendorong percepatan hilirisasi produk unggulan kawasan transmigrasi melalui pembangunan industri pengolahan guna meningkatkan daya saing, nilai tambah, serta kesejahteraan masyarakat transmigran.
"Sehingga produk unggulan di kawasan transmigrasi pangan pertanian, hortikultura, perikanan bisa bersaing dengan pasar global," kata Wamentrans pada acara pelepasan 16 ton rajungan yang merupakan produk transmigran dari sejumlah wilayah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) di Gresik, Jawa Timur, Senin.
Viva Yoga mengatakan pemerintah menginginkan kawasan transmigrasi memiliki pabrik pengolahan agar hasil produksi masyarakat tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi bernilai tambah lebih tinggi.
Menurut dia, Kementerian Transmigrasi telah memiliki data potensi produk unggulan dari berbagai kawasan melalui Program Ekspedisi Patriot yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Ia menjelaskan hasil riset tersebut menjadi dasar pemerintah merealisasikan proyek perintisan hilirisasi industri di kawasan transmigrasi.
Wamentrans menyebutkan salah satu contoh kawasan transmigrasi yang telah memiliki industri pengolahan adalah pabrik gula Sumba Manis di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemerintah, lanjutnya, menginginkan pembangunan industri serupa juga berkembang di kawasan transmigrasi lainnya, termasuk di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Menurut dia, proses hilirisasi akan disesuaikan dengan produk unggulan yang dimiliki masing-masing kawasan transmigrasi sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat.
Ia juga mengungkapkan Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara beberapa waktu lalu telah melepas ekspor durian asal Parigi Moutong di wilayah Sigi, Palu, Sulawesi Tengah dengan negara tujuan China.
Langkah tersebut, katanya, menjadi bukti perhatian Kementerian Transmigrasi dalam mendukung pengembangan berbagai komoditas unggulan dari kawasan transmigrasi hingga menembus pasar ekspor.
Dia menegaskan Kementerian Transmigrasi terbuka membantu pengembangan produk unggulan tanaman pangan, hortikultura, maupun perikanan agar mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat transmigrasi.
Ia menambahkan pemerintah akan melakukan komunikasi lebih lanjut secara serius untuk membahas proses teknis pengembangan hilirisasi bersama pihak terkait, termasuk dengan Nirwan.
Menurut dia, potensi produk unggulan kawasan transmigrasi sangat besar dan hanya perlu dihubungkan dengan pasar global agar mampu bersaing serta memperluas peluang ekspor Indonesia.
"Sesungguhnya potensi produk unggulan di kawasan transmigrasi itu sangat banyak, tinggal di-connecting-kan dengan pasar global, sehingga sebagian besar produk unggulan di kawasan transmigrasi itu bisa bersaing dengan pasar global," katanya.
Adapun Wamentrans melepas ekspor rajungan sebanyak 16 ton dengan nilai Rp15 miliar, produk transmigran di sejumlah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) sebagai upaya mendorong produk unggulan kawasan transmigrasi menembus pasar global.
Ia mengatakan rajungan yang diekspor berasal dari sejumlah kawasan transmigrasi di Sorong, Papua; Pasangkayu, Sulawesi Barat; Maluku, Maluku Utara, serta wilayah Pantura Gresik dan Lamongan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan perusahaan eksportir swasta PT Aruna.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Wamentrans: Transmigrasi lahirkan 1.567 desa, 3 provinsi di Indonesia
Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyatakan program transmigrasi telah melahirkan 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten dan kota, ... [493] url asal
#wamentrans #kementrans #viva-yoga #transmigrasi-lahirkan #1-567-desa #tiga
Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyatakan program transmigrasi telah melahirkan 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten dan kota, serta tiga provinsi baru sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia.
Pada acara pelepasan rajungan sebanyak 16 ton produk transmigran di sejumlah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) di Gresik, Jawa Timur, Senin, Wamentrans mengatakan daerah baru itu terbentuk dari adanya program transmigrasi sejak era Presiden Soekarno hingga Presiden Prabowo Subianto.
"Program transmigrasi dari Presiden Soekarno sampai Presiden Prabowo saat ini telah menghasilkan desa definitif sebanyak 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten/kota, dan tiga ibu kota provinsi," kata Wamentrans.
Ia menyebutkan tiga provinsi meliputi Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan sebagai bagian perkembangan kawasan transmigrasi nasional.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan transmigrasi bukan sekadar program perpindahan penduduk, melainkan instrumen strategis pemerintah dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru secara berkelanjutan dan merata.
Viva Yoga menuturkan wajah kawasan transmigrasi kini telah berubah signifikan dibandingkan masa lalu karena didukung infrastruktur yang semakin baik, jaringan komunikasi, listrik, serta berbagai layanan publik.
"Dan sekarang kalau mengunjungi wilayah-wilayah transmigrasi jangan membayangkan seperti masa yang lalu. Tidak ada listrik, tidak ada HP, tidak ada frekuensi, tidak ada TV," jelasnya.
Ia mencontohkan Kabupaten Kubu Raya yang dahulu merupakan kawasan transmigrasi kini berkembang menjadi ibu kota kabupaten dengan aktivitas ekonomi, pemerintahan, serta pelayanan masyarakat yang terus meningkat.
Selain itu, sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu seperti Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, dan Mukomuko juga berkembang pesat sebagai kawasan yang tumbuh berkat keberhasilan program transmigrasi pemerintah.
Menurut Viva Yoga, pengalaman mengunjungi berbagai kawasan transmigrasi memperlihatkan program tersebut berhasil mendorong pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menjelaskan paradigma transmigrasi kini berubah sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009, yang menitikberatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dibanding sekadar memindahkan penduduk antardaerah.
Kementerian Transmigrasi, lanjutnya, kini bertanggung jawab meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran maupun masyarakat lokal yang berada di dalam kawasan transmigrasi melalui berbagai program pembangunan terpadu.
"Sekarang ini lebih diorientasikan pada peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang ada di kawasan transmigrasi, baik itu yang ada di satuan permukiman maupun yang ada di luar satuan permukiman, tetapi berada di dalam kawasan transmigrasi, masyarakat lokal," bebernya.
Melalui revitalisasi dan transformasi kawasan transmigrasi, pemerintah akan mengembangkan produk unggulan sesuai potensi masing-masing daerah sehingga mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
"Karena masing-masing kawasan transmigrasi memiliki produk unggulan yang berbeda-beda, maka untuk perencanaan program itu juga secara spesifik bisa melahirkan sebuah produk yang berbeda," kata Wamentrans.
Adapun Wamentrans melepas ekspor rajungan sebanyak 16 ton dengan nilai Rp15 miliar, produk transmigran di sejumlah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) sebagai upaya mendorong produk unggulan kawasan transmigrasi menembus pasar global.
Viva Yoga mengatakan rajungan yang diekspor berasal dari sejumlah kawasan transmigrasi di Sorong, Papua; Pasangkayu, Sulawesi Barat; Maluku, Maluku Utara, serta wilayah Pantura Gresik dan Lamongan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan perusahaan eksportir swasta PT Aruna.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Wamentrans lepas ekspor rajungan 16 ton produk transmigran tujuan AS
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi melepas ekspor rajungan sebanyak 16 ton produksi transmigran di sejumlah wilayah Indonesia dengan tujuan Amerika ... [551] url asal
#wamentrans #viva-yoga #ekspor-rajungan #16-ton #di-gresik #amerika-serikat
Gresik, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi melepas ekspor rajungan sebanyak 16 ton produksi transmigran di sejumlah wilayah Indonesia dengan tujuan Amerika Serikat (AS) sebagai upaya mendorong produk unggulan kawasan transmigrasi menembus pasar global.
Viva Yoga mengatakan rajungan yang diekspor berasal dari sejumlah kawasan transmigrasi di Sorong, Papua, Pasangkayu, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, serta wilayah pantura Gresik dan Lamongan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan perusahaan swasta PT Aruna.
"Jadi kita ekspor ke Amerika Serikat, karena di kawasan transmigrasi sekarang ini bukan hanya menjadi petani, tapi juga ada yang menjadi pekebun, pekebun kopi, pekebun durian dan juga menjadi nelayan," kata Viva Yoga ditemui usai melepas ekspor komoditas tersebut di Gresik, Jawa Timur, Senin.
Menurutnya, rajungan memiliki nilai ekonomi tinggi dibandingkan komoditas perikanan lainnya sehingga berpotensi menjadi produk unggulan baru kawasan transmigrasi selain tanaman pangan, hortikultura, perkebunan kopi, dan durian.
Kementerian Transmigrasi, lanjutnya, terus melakukan pembinaan, pemberdayaan, serta kolaborasi dengan berbagai mitra agar hilirisasi dan industrialisasi hasil perikanan berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan pendapatan nelayan dan masyarakat setempat.
Dia mengapresiasi peran perusahaan swasta karena telah menjadi offtaker dari produk rajungan para transmigran di sejumlah wilayah, yang kemudian diekspor ke Amerika Serikat dalam dua kali per bulan. Adapun pengiriman kali ini mencapai sekitar 16 ton dengan nilai ekonomi satu kontainer berkisar Rp14 miliar hingga Rp15 miliar.
Ia menegaskan seluruh produk rajungan yang dikirim telah memenuhi standar internasional setelah melalui proses pengolahan yang ketat sehingga mampu menembus pasar Amerika Serikat secara berkelanjutan.
Menurutnya, proses pengolahan rajungan masih mengandalkan tenaga kerja padat karya karena membutuhkan ketelitian tinggi sehingga turut menciptakan lapangan kerja dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

Ia menilai permintaan rajungan di Amerika Serikat masih sangat besar sehingga pemerintah akan memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan produktivitas nelayan kawasan transmigrasi melalui pengembangan teknologi dan sumber daya manusia.
Ia menambahkan kegiatan ekspor tersebut memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat karena hasil tangkapan dibeli dengan harga lebih tinggi melalui skema industri, sehingga kesejahteraan nelayan dan warga kawasan transmigrasi terus meningkat.
Di tempat yang sama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap ekspor rajungan terus meningkat dari satu menjadi lima kontainer sebagai bukti penguatan daya saing produk perikanan daerah.
Bupati mengatakan keberhasilan menembus pasar Amerika Serikat menunjukkan produk berbahan baku lokal dari Gresik, Lamongan, Tuban, serta kawasan transmigrasi Indonesia timur memiliki potensi ekspor sangat besar.
Menurutnya, posisi strategis Kabupaten Gresik memudahkan pasokan bahan baku rajungan dari wilayah pantura maupun kawasan transmigrasi di Indonesia timur sehingga kesinambungan produksi tetap terjaga.
Ia menambahkan industri pengolahan rajungan merupakan sektor padat karya yang mengandalkan keterampilan pekerja, didominasi perempuan berusia di atas 40 tahun, untuk memenuhi standar pasar ekspor.
Pemerintah Kabupaten Gresik, lanjut Yani, siap mendukung pelatihan vokasi bersertifikat bagi pekerja industri pengolahan rajungan agar peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Bukan Soal Raffi Ahmad, Raymond Chin Ungkap Risiko Utama IPO RANS
Raymond Chin menilai IPO RANS harus dilihat dari fundamental bisnis, kinerja keuangan, valuasi, dan risiko usaha, bukan hanya popularitas Raffi Ahmad. [587] url asal
(WE Finance - Finansial) 27/06/26 21:09
v/262045/
Warta Ekonomi, Jakarta -Edukator Finansial Raymond Chin menilai rencana penawaran umum perdana saham (IPO) PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk perlu dilihat berdasarkan fundamental bisnis dan kinerja keuangan, bukan sekadar popularitas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sebagai pendirinya. Menurutnya, seluruh informasi perusahaan kini dapat diuji secara terbuka melalui prospektus yang telah dipublikasikan menjelang IPO.
Raymond mengatakan proses IPO justru membuka kesempatan bagi publik untuk menilai kondisi bisnis RANS secara lebih objektif, termasuk valuasi, sumber pendapatan, risiko usaha, hingga penggunaan dana hasil penawaran umum.
“Kalau IPO, kita harus publikin dan transparan 100%,” kata Raymond dalam video yang diunggah melalui kanal resminya, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Berdasarkan prospektus ringkas, RANS menawarkan hingga 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02% modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, dengan kisaran harga Rp135-Rp170 per saham. Nilai perusahaan diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun, sedangkan potensi dana yang dihimpun sekitar Rp429,25 miliar.
Raymond menilai investor perlu memahami bahwa RANS bukan hanya mengelola kanal media sosial milik Raffi Ahmad. Perseroan memiliki empat lini usaha utama, yakni produksi dan distribusi konten media, pengelolaan intellectual property(IP), penyelenggaraan kegiatan komersial dan hiburan, serta investasi strategis melalui berbagai entitas anak dan perusahaan asosiasi.
Meski demikian, ia menilai perhatian investor seharusnya lebih diarahkan pada tren kinerja keuangan perusahaan.
Berdasarkan laporan keuangan dalam prospektus, pendapatan RANS turun selama tiga tahun berturut-turut, dari Rp437,81 miliar pada 2023 menjadi Rp410,50 miliar pada 2024 dan kembali turun menjadi Rp353,38 miliar pada 2025. Laba bersih juga menyusut 41,6% menjadi Rp56,69 miliar pada 2025 dari Rp97,07 miliar pada tahun sebelumnya.
Menurut Raymond, penurunan terbesar terjadi pada segmen duta merek (brand ambassador) dan talent management yang turun lebih dari 51%, dari sekitar Rp107,18 miliar menjadi Rp51,93 miliar. Sementara penjualan produk berbasis IP seperti makanan, minuman, dan kecantikan juga turun sekitar 12,7% menjadi Rp107 miliar.
Ia mengakui prospektus menjelaskan sebagian penurunan pendapatan dipengaruhi pelepasan entitas anak PT RANS Prestasi Bersama (RPKSB), sehingga terdapat faktor yang bersifat non-recurring. Namun, menurutnya, pelemahan bisnis brand deal tetap menjadi perhatian karena berasal dari kondisi pasar. Penjelasan serupa juga disampaikan manajemen dalam prospektus.
Di sisi lain, Raymond mencatat sejumlah indikator keuangan masih menunjukkan kondisi yang relatif sehat. Saldo kas meningkat menjadi sekitar Rp100,13 miliar pada akhir 2025, total liabilitas turun menjadi Rp120,23 miliar, sementara margin laba kotor meningkat menjadi 43,21% dari 38,79% pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, aspek lain yang harus menjadi perhatian investor adalah risiko ketergantungan bisnis terhadap figur Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Ia menyebut risiko tersebut bukan sekadar asumsi pasar, melainkan telah diungkap secara eksplisit dalam prospektus perusahaan.
Prospektus menyebut risiko utama Perseroan adalah ketergantungan terhadap Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan keluarga sebagai talent utama, sehingga penurunan keterlibatan maupun isu reputasi berpotensi memengaruhi kinerja usaha dan keuangan perusahaan.
Raymond menilai manajemen telah mulai mengantisipasi risiko tersebut melalui diversifikasi bisnis. Berdasarkan rencana penggunaan dana IPO, sekitar 18,64% dana akan digunakan untuk pembangunan taman bermain edukatif Cipungland, sekitar 8,15% dialokasikan membentuk perusahaan patungan di bidang teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI), sekitar 19,8% untuk akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia, sedangkan 37,61% digunakan mendukung penyelenggaraan konser di berbagai kota di Indonesia.
Ia juga menyoroti valuasi IPO RANS yang diperkirakan berada pada kisaran price to earnings ratio (PER) sekitar 30-38 kali berdasarkan harga penawaran. Menurut Raymond, valuasi tersebut berada jauh di atas rata-rata pasar sehingga keputusan investasi tidak cukup hanya didasarkan pada kekuatan merek dan popularitas pendirinya.
“IPO adalah angka gabung sama cerita. Tapi angka matters,” ujarnya.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56