JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan milik Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).
Berdasarkan prospektus awal IPO RANS, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO, dengan kisaran harga penawaran Rp 135 hingga Rp 170 per saham.
Melalui aksi korporasi tersebut, RANS berpotensi menghimpun dana maksimal Rp 429,25 miliar apabila seluruh saham terserap pada harga tertinggi.
KOMPAS.com/Revi C Rantung Raffi Ahmad saat ditemui di kantor RANS BSD, daerah Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (6/12/2023).Masa penawaran awal (bookbuilding) dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 25 Juni 2026, sementara tanggal efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diperkirakan pada 30 Juni 2026.
Adapun masa penawaran umum berlangsung pada 2 hingga 8 Juli 2026, distribusi saham secara elektronik pada 9 Juli 2026, dan pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 10 Juli 2026.
Bisnis Rans Entertainment
RANS menyebutkan kegiatan usaha utamanya bergerak di bidang media dan hiburan, meliputi produksi dan distribusi konten, pengelolaan intellectual property (IP), penyelenggaraan event dan seni pertunjukan, aktivitas periklanan, taman hiburan, arena permainan, hingga aktivitas perusahaan holding.
Perseroan sendiri didirikan pada 18 Oktober 2016 dengan nama PT RNR Film Internasional.
Nama perusahaan kemudian berubah menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia pada 7 Juli 2021 dan kini berubah menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk menjelang pelaksanaan IPO.
Pemegang saham RANS
dok. Instagram @raffinagita1717 Busana Lebaran yang digunakan oleh Pesohor Raffi Ahmad dan Nagita Slavina untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.Sebelum IPO, Raffi Farid Ahmad tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 78,68 persen. Setelah IPO, kepemilikannya akan terdilusi menjadi 62,93 persen.
Selain Raffi Ahmad, pemegang saham lain antara lain PT Indonesia Entertainmen Grup sebesar 7,23 persen, Soultan Ariq Rachman 2,74 persen, Dony Oskaria 2,74 persen, dan Sutanto Hartono 1,14 persen.
Kemudian, Nagita Slavina Mariana Tengker 0,99 persen, Kaesang Pangarep 0,91 persen, Hikmat Janika 0,68 persen, serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebesar 0,61 persen.
Sementara masyarakat akan memiliki 20,02 persen saham perseroan setelah IPO.
Penggunaan dana IPO RANS
Perseroan menjelaskan seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk enam kebutuhan utama perusahaan, mencakup pelunasan utang, ekspansi bisnis, hingga pengembangan usaha baru.
1. Bayar utang ke BNI
Alokasi pertama, sekitar 6,98 persen akan digunakan untuk melakukan pembayaran lebih awal atau pelunasan dipercepat atas seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Perseroan menyatakan pelunasan pinjaman tersebut akan menjadi prioritas pertama sebelum menjalankan rencana penggunaan dana lainnya.
Apabila dana IPO tidak mencukupi untuk membiayai seluruh rencana tersebut, RANS menyatakan akan menggunakan kas internal maupun sumber pendanaan dari lembaga perbankan, lembaga nonperbankan, atau sumber pendanaan lainnya.
Instagram.com/raffinagita1717 Tampilan serasi keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Hari Ray Idulfitri 2026.Selanjutnya sekitar 18,64 persen dana IPO akan digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure) untuk ekspansi usaha melalui pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama Cipungland.
Dalam prospektus, RANS menyebutkan pengembangan Cipungland direncanakan dipusatkan di sembilan titik pada beberapa kota besar strategis di Indonesia.
Sebagai bagian dari persiapan proyek tersebut, Perseroan telah menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan PT Makmur Jaya Serasi mengenai penjajakan kerja sama pengembangan, pembukaan, dan pengoperasian Cipungland di Mall of Indonesia.
3. Gelar konser artis lokal dan internasional
Alokasi terbesar, yakni sekitar 37,61 persen, akan digunakan sebagai belanja operasional (operational expenditure) dalam rangka penyelenggaraan konser yang menghadirkan artis lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia.
Rencana tersebut menjadi salah satu fokus ekspansi Perseroan di sektor penyelenggaraan hiburan secara langsung, sejalan dengan kegiatan usaha yang dijalankan perusahaan di bidang media dan entertainment.
4. Bentuk perusahaan AI
Selain bisnis hiburan, RANS juga mengalokasikan sekitar 8,15 persen dana IPO untuk membentuk entitas usaha baru bersama PT Feedloop Global Teknologi.
Perusahaan patungan tersebut akan difokuskan pada pengembangan bisnis teknologi berbasis artificial intelligence (AI).
Perseroan menyatakan pembentukan entitas baru tersebut telah memperoleh persetujuan dari BNI terkait ketentuan pembatasan dalam perjanjian kredit yang dimiliki perusahaan.
5. Akuisisi mayoritas saham perusahaan kosmetik
Penggunaan dana berikutnya adalah untuk ekspansi melalui akuisisi PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina).
Kompas.com/Cynthia Lova Nagita Slavin di restoran YaoYao di Grand Indonesia, Senin (8/12/2025).Sekitar 19,80 persen dana IPO akan digunakan untuk membeli 51 persen saham Slavina senilai sekitar Rp 85 miliar.
Prospektus menyebutkan target akuisisi berasal dari kepemilikan Andy Lesmana. Setelah transaksi selesai, RANS akan menguasai 1.020 saham atau setara 51 persen sehingga menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan kosmetik tersebut.
Perseroan menjelaskan nilai transaksi ditentukan berdasarkan hasil uji tuntas (due diligence) serta negosiasi dengan pemegang saham eksisting.
Selain itu, penilaian atas nilai pasar 51 persen saham Slavina telah dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Tobing Panuturi & Rekan.
Namun pelaksanaan akuisisi tetap akan memenuhi ketentuan mengenai transaksi material sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum direalisasikan.
6. Tambahan modal bagi entitas anak
Sisa dana hasil IPO akan digunakan sebagai penyetoran modal kepada entitas anak Perseroan, yakni PT Rans Nikmat Sejahtera (RNS).
Dana tersebut selanjutnya akan digunakan RNS untuk mendukung pengembangan usaha utama serta ekspansi jaringan usaha.
Penggunaan dana IPO wajib dilaporkan
Dalam prospektus, Perseroan menyatakan penggunaan dana hasil IPO akan mengikuti ketentuan POJK Nomor 40 Tahun 2025.
Selama seluruh dana hasil IPO belum direalisasikan, perseroan wajib menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana kepada OJK serta mengumumkannya kepada masyarakat.
Laporan tersebut dibuat secara berkala setiap enam bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember, kemudian disampaikan paling lambat tanggal 15 pada bulan berikutnya setelah tanggal laporan.
PEXELS/HANNA PAD Ilustrasi saham, pasar saham, bursa saham.Realisasi penggunaan dana juga harus dipertanggungjawabkan dalam setiap RUPS Tahunan sampai seluruh dana telah digunakan.
Prospektus juga menjelaskan, apabila di kemudian hari RANS bermaksud mengubah rencana penggunaan dana, perubahan tersebut harus mengikuti ketentuan POJK Nomor 40 Tahun 2025.
Dalam kondisi tertentu, perubahan penggunaan dana wajib memperoleh persetujuan RUPS dan disertai keterbukaan informasi kepada masyarakat serta penyampaian dokumen pendukung kepada OJK.
Untuk kondisi lainnya, perseroan tetap wajib melakukan keterbukaan informasi dan menyampaikan dokumen pendukung kepada OJK sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, perseroan juga mengungkapkan risiko terkait penggunaan dana IPO.
Risiko tersebut meliputi kemungkinan perubahan rencana penggunaan dana atau tidak terealisasinya seluruh rencana penggunaan dana akibat perubahan kondisi pasar, strategi usaha, kebutuhan operasional, keterlambatan pelaksanaan proyek, tidak tercapainya kesepakatan dengan pihak ketiga, perubahan biaya pelaksanaan, perubahan regulasi, maupun hasil evaluasi kinerja.
Risiko ini disebut terutama berkaitan dengan pengembangan Cipungland dan penyelenggaraan konser musik yang dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang