Lazada gelar 6.6 Super WOW Sale 5-8 Juni 2026, dorong belanja elektronik dan fesyen jelang libur sekolah, dengan diskon hingga 95% dan penawaran eksklusif. [337] url asal
Bisnis.com, JAKARTA – Lazada Indonesia memproyeksikan kombinasi musim liburan dan periode kembali ke sekolah (back-to-school) akan memicu lonjakan permintaan konsumen pada momentum belanja bulan kembar 6.6.
Guna mengakomodasi kebutuhan produk hiburan, produktivitas, serta peningkatan kualitas hidup (life-upgrade), festival eCommerce Lazada 6.6 Super WOW Sale dihadirkan sebagai instrumen strategis untuk menjaga perputaran pasar yang krusial bagi mitra brand dan seller.
Lazada memperkirakan pertumbuhan pasar pertengahan tahun ini ditopang oleh performa historis kategori elektronik dan fesyen.
Pada periode Juni tahun lalu, kategori elektronik mencatatkan kinerja terkuat melalui tingginya permintaan laptop, smartphone, tablet, hingga perangkat gim. Lini fesyen mengekor dengan pertumbuhan signifikan pada perlengkapan perjalanan, pakaian anak, serta pakaian olahraga.
Commercial Director Lazada Indonesia, Erika Agustine, memperkirakan dinamika pasar tersebut kembali berulang pada pertengahan 2026. Pergeseran perilaku belanja menunjukkan konsumen kini mengutamakan nilai jangka panjang dibandingkan sekadar mengejar harga termurah.
Dia mengatakan konsumen Indonesia konsisten mencari produk yang memudahkan aktivitas baik diri sendiri maupun rumah tangga. Contohnya, menjelang back-to-school, banyak orang tua membekali anak-anak mereka dengan tablet baru untuk memperlancar kegiatan belajar di tahun ajaran baru.
"Konsumen pun kini lebih cermat dalam berbelanja dengan mengutamakan produk yang menawarkan nilai lebih, mulai dari autentisitas, kualitas, hingga daya tahan," ujar Erika, Kamis (4/6/2026).
Lazada menilai festival belanja tengah tahun memegang peran vital sebagai stimulus konsumsi domestik.
Program Lazada 6.6 Super WOW Sale dijadwalkan berlangsung mulai 5 Juni pukul 20.00 WIB hingga 8 Juni 2026 untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut sekaligus mengawal keberlanjutan bisnis para pelaku usaha di dalam platform.
Pentingnya momentum ini diakui oleh para pelaku industri, salah satunya Samsung Indonesia yang memanfaatkan kanal LazMall untuk memperluas jangkauan pasar.
Director of Online Business Samsung Indonesia, Selvia Gofar, mengemukakan festival ini efektif mendorong volume penjualan dan menjaring basis konsumen baru melalui serangkaian penawaran eksklusif, seperti paket bundel produk, harga khusus anggota, hingga fasilitas pembiayaan fleksibel guna meringankan beban pengeluaran konsumen.
Demi mengoptimalkan transaksi, platform menyediakan berbagai stimulus belanja mulai dari voucer bonus, potongan harga hingga 95%, serta program loyalitas berbasis gim interaktif.
Bank Sumsel Babel bantu perbaikan rumah tak layak huni di Palembang, dukung pengentasan kemiskinan dan tingkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. [446] url asal
Bisnis.com, PALEMBANG - Di tengah upaya pemerintah memperkuat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menghadirkan bantuan nyata melalui Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun 2026 di Kelurahan 11 Ulu Palembang, Selasa (5/5/2026).
Program tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan layak. Salah satu penerima manfaat, Nurmalinda, merasakan langsung perubahan tersebut. Sebagai ibu tunggal dengan tiga anak, sehari-hari ia bekerja sebagai pengemudi ojek daring demi memenuhi kebutuhan keluarga dan pendidikan anak-anaknya.
Sebelumnya, kondisi rumah yang ditempati Nurmalinda jauh dari kata layak. Kini, melalui bantuan RTLH dari Bank Sumsel Babel, keluarganya memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
“Bagi saya, rumah ini adalah jawaban dari doa anak-anak saya. Terima kasih Bank Sumsel Babel telah memberikan tempat berteduh yang layak bagi kami untuk memulai hari dengan lebih tenang,” ujar Nurmalinda dengan mata berkaca-kaca.
Program RTLH yang dijalankan BSB tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hunian yang layak dinilai mampu mendukung kesehatan keluarga, memberikan rasa aman, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak.
Sejak program tersebut diintensifkan, Bank Sumsel Babel telah membangun dan memperbaiki hampir 200 unit rumah di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Program itu dijalankan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.
Direktur Operasional Bank Sumsel Babel, Festero Mohammad Papeko, mengatakan program RTLH merupakan bagian dari dukungan nyata BSB terhadap program pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan menekan angka kemiskinan.
“Kami meyakini hunian yang layak merupakan fondasi penting bagi terciptanya keluarga yang sehat, aman, dan produktif. Melalui program RTLH ini, Bank Sumsel Babel ingin turut mendukung upaya pemerintah menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan rumah layak huni diharapkan dapat menjadi titik awal bagi masyarakat penerima manfaat untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan lebih optimistis menatap masa depan.
Realisasi program RTLH tersebut juga terlaksana melalui sinergi antara Bank Sumsel Babel dengan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota di wilayah Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. Kolaborasi itu dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Bank Sumsel Babel, setiap rumah yang diperbaiki bukan sekadar bangunan, melainkan simbol kepedulian dan harapan bagi keluarga penerima manfaat. Kehadiran rumah yang layak diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan hidup masyarakat sekaligus mendukung produktivitas ekonomi keluarga.
Melalui program sosial yang berkelanjutan, Bank Sumsel Babel menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan mendukung pembangunan daerah, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas hingga ke kehidupan masyarakat sehari-hari.
Bank BJB dan pemerintah Jabar berkolaborasi memperbaiki 35.000 rumah tidak layak huni dengan dana BSPS Rp700 miliar, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. [652] url asal
Bisnis.com, BANDUNG - bank bjb terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk di sektor perumahan dan permukiman.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Barat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa II dengan bank bjb terkait penyaluran dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Tahun Anggaran 2026 yang ditandatangani oleh PPK Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Nadya Rahmarani Akbar dan Pemimpin Divisi Dana & Jasa Konsumer bank bjb Maman Rukmana. Turut hadir menyaksikan Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Nunung Suhartini beserta jajaran, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa II Mochamad Mulya Permana, S.T., M.T., Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Barat Praditya, S.Sos., S.T., PPK Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Nadya Rahmarani Akbar, S.T.,
Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026 di Menara bank bjb Lantai 7, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam memperluas akses hunian layak bagi masyarakat.
Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Nunung Suhartini menyampaikan, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumah swadaya melalui pendekatan gotong royong.
“Program ini memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman,” ucap Nunung.
bank bjb sebagai bank pembangunan daerah memiliki tanggung jawab untuk turut mendukung program strategis pemerintah, khususnya di wilayah Jawa Barat. Setelah melalui proses seleksi, bank bjb kembali dipercaya sebagai bank penyalur dana BSPS Tahun Anggaran 2026.
Kepercayaan ini didukung oleh pengalaman bank bjb dalam menyalurkan dana BSPS pada periode Tahun Anggaran 2017 hingga 2022. Dengan pengalaman tersebut, bank bjb berkomitmen untuk memastikan penyaluran dana dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
“Kami berharap pelaksanaan kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal. bank bjb siap untuk terus berkolaborasi dan berinovasi dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya di sektor perumahan,” tegas Nunung.
Pada Tahun Anggaran 2026, dana BSPS dialokasikan untuk 35.000 unit rumah tidak layak huni di Jawa Barat. Setiap unit rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp20.000.000, sehingga total nilai penyaluran dana mencapai sekitar Rp700 miliar.
Penyaluran dana ini akan dilaksanakan di 27 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Jawa Barat. Durasi pelaksanaan program direncanakan berlangsung selama empat bulan, mulai April hingga Agustus 2026. Dalam implementasinya, penyaluran dana dilakukan melalui dua skema utama untuk menjaga efektivitas dan akuntabilitas.
Skema pertama adalah penarikan tunai yang digunakan untuk pembayaran upah tukang. Skema kedua dilakukan melalui mekanisme pemindahbukuan langsung ke toko material untuk pembelian bahan bangunan.
Untuk mendukung proses penyaluran, bank bjb menyediakan produk Tabungan bjb Tandamata Khusus sebagai rekening penerima bantuan. Produk ini memiliki berbagai kemudahan, antara lain bebas setoran awal, bebas biaya administrasi, tanpa saldo mengendap, serta tidak dikenakan pendapatan bunga.
Kemudahan tersebut memberikan akses layanan keuangan yang lebih inklusif bagi masyarakat penerima bantuan. Pelaksanaan program ini juga didukung oleh jaringan layanan bank bjb yang luas, khususnya di seluruh wilayah Jawa Barat.
Kesiapan infrastruktur ini memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan merata. Selain penyaluran bantuan, kerja sama ini juga membuka potensi pengembangan ekosistem bisnis yang lebih luas.
Kolaborasi ini menciptakan ekosistem ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan di tingkat daerah. bank bjb terus berupaya memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan solusi keuangan yang inovatif. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui peran aktif dalam program BSPS, bank bjb turut berkontribusi dalam mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat. Ke depan, bank bjb akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas akses masyarakat terhadap properti yang layak.
Komitmen ini menjadi bagian dari kontribusi nyata bank bjb dalam mendukung pembangunan sektor properti sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56