Surge bermitra dengan KAI untuk ekspansi fiber optik di Sumatra, mendukung konektivitas digital dan pemerataan internet cepat di luar Jawa. [381] url asal
Bisnis.com, JAKARTA—Emiten teknologi PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk pengembangan koridor fiber optik di Sumatra.
Yune Marketatmo, Presiden Direktur Solusi Sinergi Digital, menyampaikan saat ini perseroan resmi memperluas ekspansi proyek ke Pulau Sumatra. Hal tersebut akan membuka peluang lebih besar bagi pemerataan digital di wilayah yang luas dan terus berkembang, serta membawa broadband internet terjangkau Surge ke luar Jawa.
Pembangunan jaringan diharapkan dapat berjalan efektif, aman, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Langkah ini juga mendukung peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, efisiensi logistik, dan memperkuat basis ekonomi digital, selaras dengan visi nasional untuk mewujudkan konektivitas yang merata.
Dengan perluasan kerja sama ini, Surge menegaskan posisinya sebagai mitra utama dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Surge berkontribusi dalam penguatan ekosistem digital nasional sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat, pelaku bisnis, dan perekonomian di berbagai wilayah.
“Setelah melihat keberhasilan pemanfaatan koridor jalur kereta api untuk pembangunan jaringan fiber-optik di Jawa, kami yakin penerapan model yang sama di Sumatra akan memberikan manfaat yang signifikan. Melalui kerja sama berkelanjutan dengan KAI, kami tetap berkomitmen menyediakan konektivitas yang cepat, andal, dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh wilayah tersebut,” paparnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/12/2025).
Surge dan PT KAI melakukan penandatanganan addendum pada Rabu (3/12/2025). Addendum tersebut menjadi tonggak penting bagi Surge dalam memperluas cakupan proyek pembangunan jaringan fiber-optik yang sebelumnya berfokus di Pulau Jawa dan kini mencakup Pulau Sumatra.
Ekspansi ini menjadi langkah strategis lanjutan bagi Surge dan KAI, setelah sebelumnya menjalin kerja sama pada tahun 2019 melalui anak perusahaan Surge, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave). Pada perjanjian tersebut, Surge menandatangani kontrak jangka panjang dengan KAI untuk pembangunan, instalasi, pengoperasian, dan pengelolaan jaringan fiber-optik di sepanjang jalur rel kereta api Pulau Jawa.
Kesepakatan tersebut menjadi fondasi pembangunan tulang punggung infrastruktur digital yang memanfaatkan jalur rel sebagai koridor fiber-optik. Hal tersebut memungkinkan efisiensi pembangunan sekaligus mempercepat pemerataan akses internet berkecepatan tinggi di pulau dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tersebut.
Menurut Yune Marketatmo, Surge berupaya memenuhi kebutuhan konektivitas yang meningkat pesat seiring perkembangan ekosistem digital nasional, transformasi pendidikan, peningkatan layanan publik, dan akselerasi ekonomi digital. Infrastruktur ini menjadi aset penting yang menopang berbagai layanan digital, ekosistem telekomunikasi, hingga layanan internet bagi komunitas dan UMKM.
Pemprov Jabar dan PT KAI sepakat kembangkan kereta wisata dan infrastruktur, termasuk rute baru dan penataan stasiun, untuk tingkatkan mobilitas dan pariwisata. [594] url asal
Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Optimalisasi Penyelenggaraan dan Pengembangan Perkeretaapian di Jawa Barat, Selasa (25/11/2025)
Penandatanganan dilakukan antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin disaksikan oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana sebagai tindak lanjut atas kesepakatan bersama sebelumnya, khususnya terkait penguatan layanan, pengembangan infrastruktur, penataan kawasan stasiun, serta penyusunan kajian strategis perkeretaapian di Jawa Barat.
Dalam PKS tersebut, Pemdaprov Jabar dan PT KAI sepakat memperkuat identitas layanan kereta api melalui penamaan dan pengembangan Kereta Api Wisata "Jaka Lalana" serta Kereta Api Kilat "Pajajaran".
"Hari ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Barat, disaksikan oleh Pak Wamenhub, berkomitmen dengan Direktur PT KAI untuk mengembangkan perkeretaapian di Jawa Barat," kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi dikutip dari Humas Jabar, Rabu (26/11/2025).
Usai penandatanganan, Gubernur KDM menyampaikan bahwa PKS ini memberi ruang besar untuk percepatan berbagai program strategis transportasi rel di Jawa Barat.
Ia menjelaskan rencana pengembangan kereta pariwisata Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur yang akan diberi nama "Jaka Lalana" sebagai bagian dari penguatan pariwisata berbasis jalur rel.
"Kereta pariwisata Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur, namanya Jakalalana," ungkap KDM
Selain itu, Pemdaprov Jabar bersama PT KAI akan memperkuat layanan angkutan hasil pertanian dan perdagangan dari wilayah Jabar menuju Jakarta, Cirebon, dan Banjar melalui pengembangan lokomotif dan gerbong khusus dengan nama "Kereta Api Tani Mukti"
"Penyediaan lokomotif dan gerbong untuk mengangkut hasil pertanian dan perdagangan pada rute Jakarta-Cirebon serta Jakarta-Banjar," kata KDM
Gubernur KDM juga menegaskan dukungan terhadap pengembangan kereta listrik Padalarang–Cicalengka sebagai bagian untuk mendukung mobilitas harian masyarakat, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
Serta pengembangan rute Nambo–Citayam untuk peningkatan headway Stasiun Nambo menjadi bagian kajian strategis yang disepakati untuk memperkuat jaringan rel di wilayah utara Jabar.
Dalam kesempatan yang sama, ia memaparkan rencana kereta cepat rute Pajajaran yang akan menghubungkan Jakarta–Bandung dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam, bahkan dapat dipersingkat hingga satu jam.
"Pengembangan kereta listrik dari Padalarang ke Cicalengka. Lalu, pembangunan jalur Nambo-Citayam. Kelima, kereta Kilat Pajajaran akan memangkas waktu tempuh relatif sangat cepat, Gambir–Bandung menjadi sekitar satu setengah jam," ungkapnya
Layanan ini direncanakan terhubung hingga Garut, Tasikmalaya, dan Banjar dengan waktu tempuh sekitar dua jam.
"Kemudian dari Kota Bandung menuju Garut, Tasikmalaya hingga Banjar dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam." tambahnya
KDM menegaskan bahwa seluruh rencana pengembangan perkeretaapian di Jawa Barat memerlukan dukungan pembiayaan yang kuat. Ia berharap sinergi antara Pemda Provinsi Jawa Barat, PT KAI, dan para mitra lainnya dapat terjalin dengan baik agar berbagai program strategis tersebut dapat segera diwujudkan.
"Mantap tidak? Untuk itu doakan agar kami bisa mendapat dukungan pembiayaan dalam memenuhi seluruh cita-cita besar ini. Semoga Pemdaprov Jawa Barat berjodoh dengan PT KAI," ujar Gubernur KDM.
Ia juga menambahkan bahwa Pemdaprov Jabar dan PT KAI akan memperluas jaringan transportasi publik di Bandung serta mendorong integrasi layanan hingga Karawang.
Gubernur KDM mengatakan dengan ada kerjasama ini diharapkan mobilitas masyarakat Jawa Barat semakin lancar. "Semoga perjalanan dari Jawa Barat menuju Jakarta lancar," pungkasnya.
Kedua pihak juga berkomitmen melakukan penataan kawasan Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong sebagai fase awal, serta melanjutkan penataan pada stasiun-stasiun lain sesuai kesepakatan bersama.
Selain itu, PKS mencakup penyusunan kajian yang meliputi pengembangan kereta api untuk pedagang, petani, dan peternak dengan nama KA Tani Mukti, peningkatan infrastruktur perkeretaapian, penyusunan roadmap perlintasan sebidang, dan optimalisasi aset serta layanan antarmoda.
Guna memastikan kelancaran pelaksanaan kerja sama, dibentuk pula Joint Working Group yang bertugas melakukan koordinasi teknis dan penyusunan rencana kerja secara bertahap.
1764133346_26b3aade-2676-4085-ac87-24f287997bbe.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56