#30 tag 24jam
Qavah Jajaki Perluasan Investasi China ke Indonesia
Qavah Group memperkuat peran memfasilitasi investor China tanamkan modal di Indonesia [242] url asal
#investor-china #qavah-group #investasi-asing-langsung #investasi-china-di-indonesia #xinhua-news-agency
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Qavah Group menjajaki perluasan investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dari China ke Indonesia melalui kerja sama strategis dengan Xinhua News Agency. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di sela agenda World Brand Moganshan Summit 2026.
Melalui kerja sama tersebut, Qavah Group ingin memperkuat perannya dalam memfasilitasi investor China yang ingin menanamkan modal di Indonesia, termasuk melalui pendampingan perizinan Penanaman Modal Asing (PMA), penyediaan akses mitra lokal, hingga dukungan kebutuhan operasional bisnis.
Vice President Qavah Group, Hasim Habibi, mengatakan perusahaan ingin memastikan investor asing dapat masuk ke Indonesia dengan proses yang lebih mudah namun tetap sesuai regulasi pemerintah.
“Kami hadir untuk memastikan para investor Tiongkok mendapatkan akses yang mudah namun tetap sepenuhnya patuh (compliant) terhadap regulasi pemerintah Indonesia. Fokus utama kami adalah bagaimana kolaborasi strategis ini dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia," ujar Hasim Habibi.
Menurut dia, masuknya investasi asing diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan berbagai sektor industri sekaligus membuka peluang ekonomi baru di dalam negeri.
Qavah Group melalui anak usahanya, PT Samyang Indonesia, selama ini disebut aktif mendampingi investor China yang ingin mengembangkan usaha di Indonesia.
Sementara itu, World Brand Moganshan Summit 2026 merupakan forum bisnis internasional yang mempertemukan pelaku usaha global untuk membahas pengembangan merek dan kerja sama ekonomi berkelanjutan.
Qavah menilai kolaborasi dengan Xinhua News Agency dapat memperkuat konektivitas bisnis antara Indonesia dan China melalui dukungan jaringan internasional dan pemahaman pasar lokal.
Melihat Dampak Investasi Panjang China Sebagai Mitra Dagang RI
China telah lama menjadi mitra dagang, dan turut serta dalam kegiatan ekonomi utama di Indonesia. [1,416] url asal
#china #investasi-china-di-indonesia #perusahaan-china #investasi-china #luhut-binsar-pandjaitan
(Kompas.com - Money) 10/01/26 21:15
v/99427/
JAKARTA, KOMPAS.com - China telah lama menjadi mitra dagang, dan turut serta dalam kegiatan ekonomi utama di Indonesia.
Dalam kurun waktu yang lama itu, ada segudang manfaat yang diperoleh dari hubungan bilateral keduanya.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Indonesia mulai merasakan dampak positif investasi China yang berjalan lebih dari satu dekade.
Kompas.com/Dian Erika Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan usai menghadiri acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran di Jakarta, Kamis (16/10/2025).“Lebih dari 600 perusahaan China yang investasi Indonesia membuat kita berdua, negara berdua, untuk menikmati hasilnya dengan baik,” kata Luhut saat 20th Anniversary Celebration of the China Chamber of Commerce in Indonesia, Jumat (9/1/2026).
Luhut mengatakan bahwa China memiliki posisi strategis bagi Indonesia, terutama dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional selama lebih dari satu dekade terakhir.
Ia menilai peran China tidak terpisahkan dari posisi Indonesia saat ini.
“Penting kita catat bahwa China adalah partner kita yang sangat penting,” ujar Luhut.
Dampak investasi China di Indonesia
Investasi China di Indonesia dinilai tidak semata berfokus pada penguatan hilirisasi dan sektor industri. Kerja sama tersebut juga memberi dampak signifikan pada pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembentukan etos dan budaya kerja yang lebih kompetitif.
Luhut bilang, kesimpulan itu ia peroleh setelah meninjau kembali perjalanan kemitraan Indonesia–China yang telah terjalin selama 11 tahun terakhir.
Menurutnya, kolaborasi jangka panjang tersebut membawa perubahan nyata pada posisi dan kapasitas Indonesia di berbagai sektor strategis.
SHUTTERSTOCK/CRYSTAL51 Ilustrasi bendera China.Ratusan warga Indonesia telah diberangkatkan ke China untuk menimba ilmu dan pengalaman, lalu kembali ke Tanah Air untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional.
“Saya harus nyampaikan juga, apresiasi saya bahwa China telah memberikan banyak nilai-nilai yang sangat baik, spirit kerja dan pendidikan,” lanjutnya.
Penguatan riset dan teknologi juga menjadi salah satu dampak nyata dari kerja sama Indonesia dan China.
Luhut menyinggung hadirnya laboratorium biologi berstandar internasional di Institut Teknologi Bandung yang dibangun dengan dukungan China, sehingga mampu mempercepat peningkatan kapasitas dan kualitas riset nasional.
Menurut Luhut, tanpa kolaborasi tersebut Indonesia membutuhkan waktu yang jauh lebih panjang untuk menghadirkan fasilitas riset sekelas itu. Dukungan China juga tercermin melalui peran Beijing Genomic Institute dalam pengembangan riset genom di Tanah Air.
Teknologi genom tersebut kini dimanfaatkan secara luas, mulai dari penguatan sektor pertanian hingga pengembangan produk pangan strategis nasional.
“Beijing Genomic Institute, sekarang menjadi andalan Indonesia untuk melakukan genome dispensing untuk berbagai pertanian, produk-produk pertanian,” ungkapnya.
“Dan ini juga saya kira akan membuat pertahanan pangan Indonesia menjadi maju dan kita juga menjadi satu negara yang tidak bisa diremehkan oleh siapapun,” tegasnya.
Ajak China tetap berinvestasi di Indonesia
Luhut turut mendorong para investor asal China untuk terus memperluas investasinya di Indonesia. Ia memastikan pemerintah siap hadir memberikan dukungan dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama proses investasi berlangsung.
KOMPAS.com/Tria Sutrisna Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan saat ditemui usai HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025). Luhut adalah pencetus wacana Family Office di Indonesia.Menurut Luhut, komitmen tersebut bukan sekadar pernyataan, melainkan dukungan nyata yang diberikan hingga tingkat pengambil keputusan tertinggi.
Pemerintah, kata dia, bertekad menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kepastian bagi investor asing, khususnya dari China.
“Bagi teman-teman investor dari China, jangan lelah berinvestasi di Indonesia. Kalau ada di sana-sini yang kurang, Anda tidak perlu ragu-ragu,” ujar Luhut.
Dia bilang, meskipun sejumlah persoalan investasi masih muncul di lapangan. Pemerintah, kata Luhut, siap membantu menyelesaikan hambatan tersebut demi kepentingan bersama Indonesia dan China.
“Walaupun masih ada sisa-sisa masalah, saya siap membantu. Ini untuk kepentingan kedua negara dan kedua rakyat kita,” ujarnya.
Targetkan investasi China di sektor EBT, EV, hingga data center
Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mendorong investor China untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan sektor energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia.
Ia menilai kerja sama di bidang ini menjadi peluang strategis bagi kedua negara.
Todotua mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi EBT yang sangat besar, mencapai sekitar 3.700 gigawatt yang bersumber dari energi surya, angin, air, dan panas bumi.
Namun, kapasitas terpasang yang telah dimanfaatkan hingga saat ini masih terbatas, yakni baru sekitar 15,2 gigawatt.
“Kapasitas terpasang saat ini baru sekitar 15,2 gigawatt, masih jauh dari potensi kita. Ini juga membutuhkan kolaborasi dengan China, untuk teknologinya,” ujar Todotua.
Selain investasi di sektor EBT, Todotua juga mengajak China untuk meningkatkan investasinya di sektor kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu dalam Indonesia SEZ Business Forum 2025 pada Selasa (9/12/2025).Sektor mineral juga tidak ketinggalan. Dia bilang, investasi China juga mengalir ke sektor hilirisasi komoditas lain, seperti pengolahan kelapa dan sektor kelautan.
“Sekitar 45 persen investasi China dalam lima tahun terakhir mengalir ke sektor pengolahan logam, yang mendukung posisi strategis Indonesia sebagai pemasok penting dalam industri kendaraan listrik (EV). Investasi tersebut juga mencakup pengembangan industri bauksit, alumina, tembaga, timah, serta berbagai mineral lainnya,” lanjutnya.
“Salah satu proyek pengolahan kelapa di Morowali, Sulawesi Selatan, ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026,” ungkap dia.
Di bidang kelautan, Indonesia sebagai salah satu produsen rumput laut terbesar di dunia membuka ruang kerja sama yang luas bagi investasi China, khususnya yang berbasis teknologi dan penguatan kapasitas industri pengolahan.
Potensi ini dinilai mampu mendorong nilai tambah sektor maritim sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global.
Selain itu, sektor ekonomi digital juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan pusat data. Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus melonjak, seiring potensi kapasitas pusat data yang mencapai sekitar 1,1 gigawatt.
Sejumlah wilayah seperti Jawa, Jakarta, dan Kalimantan disebut sebagai lokasi strategis untuk pengembangan infrastruktur tersebut.
Peluang investasi juga terbuka di sektor kesehatan, mulai dari perangkat medis hingga layanan kesehatan.
Todotua menegaskan, pemerintah Indonesia menyambut investasi China yang membawa transfer teknologi, meningkatkan kualitas industri, serta memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional.
“Kita tahu bahwa kemajuan tidak bukan dibangun dari satu siklon, mari lanjutkan kerja sama kita dalam satu pemikiran,” tegasnya.
Kompas.com/Dian Erika Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (10/10/2025).Akan ada insentif
Ajakan pemerintah Indonesia kepada China untuk meningkatkan investasinya di Tanah Air disertai dengan komitmen timbal balik yang konkret.
Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pemberian insentif berupa asuransi investasi bagi perusahaan asal China yang menanamkan modal di Indonesia, sebagai upaya meningkatkan rasa aman dan kepastian berusaha.
Skema asuransi tersebut dirancang untuk melindungi investor dari berbagai risiko, termasuk perizinan dan keberlanjutan investasi, sehingga iklim investasi dinilai semakin kondusif.
Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memperkuat kepercayaan investor China, mendorong arus modal yang lebih besar, serta mempercepat pengembangan sektor-sektor strategis di dalam negeri.
“Saat ini saya juga ingin mengatakan bahwa kita akan memberikan asuransi kepada semua investasi China termasuk yang telah menyediakan, menjaga lisensi, dan yang berinvestasi,” kata Todotua.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) Sun Shang Bin menegaskan komitmen CCCI untuk terus memperkuat peran perusahaan-perusahaan China dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.
“Selama dua dekade kami bersatu memimpin perusahaan-perusahaan China untuk menintegrasi dalam membangun Indonesia, menjadi pelaku utama dalam ekonomi dan perdagangan kedua negara,” kata Sun Shang Bin.
Dia menyebut tahun 2025 sebagai fase krusial bagi hubungan bilateral Indonesia–China, sekaligus tonggak penting bagi perjalanan CCCI.
Pada periode tersebut, kerja sama ekonomi kedua negara dinilai memasuki tahap yang lebih matang dan strategis, seiring penguatan kemitraan di berbagai sektor.
Di bawah arahan Kedutaan Besar China dan Kantor Perdagangan, dewan pengurus baru CCCI berkomitmen menindaklanjuti konsensus para pemimpin kedua negara.
FREEPIK/WWW.SLON.PICS Ilustrasi bendera China, China, ekonomi China.Langkah ini dilakukan dengan memanfaatkan momentum 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–China serta mendorong implementasi inisiatif One Belt One Road untuk memperluas kolaborasi dan investasi yang saling menguntungkan.
“Tahun 2025 yang baru saja berlalu merupakan tahun penting dalam hubungan persahabatan kedua negara, sekaligus tahun yang luar biasa bagi perdagangan China dan Indonesia,” tambahnya.
Ke depan, Sun menyampaikan keyakinannya bahwa kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan China, seiring dengan pembangunan komunitas dengan visi masa depan bersama, akan semakin memperkokoh kolaborasi dan memperdalam kerja sama bilateral di berbagai bidang.
“Kemitraan strategis akan kami jaga, dan kami akan terus berpegangan tangan melayani perusahaan China dan mendorong kerja sama ekonomi bilateral, meningkatkan ketangguhan layanan di Indonesia,” tegas dia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang
KSG finalisasi jual lahan 26 ha ke Wankai untuk pabrik PET resin
Krakatau Steel Group melalui PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) menuntaskan finalisasi penjualan lahan 26 hektare kepada Wankai Advanced Materials ... [492] url asal
#investasi-wankai-cilegon #pabrik-pet-resin #krakatau-steel-group #hilirisasi-industri-banten #investasi-china-di-indonesia
Serang (ANTARA) - Krakatau Steel Group melalui PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) menuntaskan finalisasi penjualan lahan 26 hektare kepada Wankai Advanced Materials Indonesia asal China untuk pembangunan pabrik polyethylene terephthalate (PET) resin berkapasitas besar di Krakatau Industrial Estate Cilegon.
Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan pabrik PET resin berkapasitas 750.000 ton per tahun dengan nilai investasi mencapai USD 284 Juta yang akan memperkuat rantai pasok kemasan pangan, minuman, dan industri hilir lainnya.
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu menyatakan investasi Wankai merupakan momentum penting bagi transformasi kawasan industri Krakatau sebagai magnet investasi manufaktur berteknologi tinggi.
Ia mengatakan investasi tersebut menjadi yang pertama dari perusahaan China di kawasan industri Krakatau, setelah sebelumnya lebih banyak diminati investor Korea dan Jepang.
“Kami menyambut baik investasi pertama dari China melalui Wankai Advanced Materials Indonesia. Dengan masuknya Wankai, kami berharap ini menjadi gerbang bagi lebih banyak pabrikan China untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya di kawasan industri Krakatau,” ujarnya.
Masuknya Wankai dinilai memperluas basis penanaman modal global dan menegaskan kepercayaan internasional terhadap kesiapan infrastruktur industri di Cilegon.
Akbar menegaskan Krakatau Steel Group kini lebih agresif memperkuat hilirisasi nasional, memperluas industri pengguna baja, serta mendorong tumbuhnya ekonomi baru berbasis manufaktur.
Direktur Utama KSI, Dazul Herman menambahkan bahwa Wankai akan membawa dampak signifikan terhadap penguatan daya saing kawasan industri Krakatau. Ia menyebut penjualan lahan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri berorientasi ekspor di Banten, khususnya Cilegon.
“Penjualan lahan seluas 26 hektare ini bukan hanya transaksi komersial, tetapi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri di Cilegon. Proyek ini akan mendorong ekonomi lokal serta penciptaan lapangan kerja baru,” katanya.
Pembangunan fasilitas direncanakan segera dimulai dengan estimasi konstruksi 1,5 tahun sebelum memasuki fase operasi komersial.
Dari pihak investor, Direktur & Chief Engineer Wankai New Materials, Qiu Zengming, menilai Indonesia memiliki potensi pertumbuhan besar dalam rantai pasok PET resin kawasan Asia Pasifik.
“Kawasan Industri Krakatau menawarkan infrastruktur manufaktur berstandar internasional serta dukungan logistik yang sangat kompetitif. Kami berharap fasilitas ini dapat segera beroperasi dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal dan rantai pasok global,” ujarnya.
Staf Bidang Pengembangan Sektor Investasi Prioritas Kementerian Investasi/BKPM, Dedy Latip, menegaskan pemerintah pusat akan terus mengawal proyek-proyek yang menguatkan industri nasional.
“Target investasi Indonesia saat ini sangat besar, dan Presiden menunjukkan optimisme kuat bahwa Indonesia akan menjadi prioritas global bagi para investor. Hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi bukti nyata bahwa investasi terus masuk, khususnya ke kawasan Krakatau Steel Group yang menjadi tulang punggung industri strategis,” katanya.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, memastikan keamanan dan kepastian berusaha bagi setiap investor yang memilih Cilegon sebagai lokasi investasi.
“Siapa pun yang ingin berinvestasi di Cilegon akan kami kawal dan pastikan aman. Investasi seperti ini membawa dampak besar bagi lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Masuknya Wankai diharapkan memperkuat posisi Cilegon sebagai pusat manufaktur bahan baku kemasan nasional dan mendukung hilirisasi untuk industri pangan serta minuman, kata dia.
Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56