Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan harga komoditas cabai di berbagai daerah masih terkendali menjelang momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurutnya, cabai merupakan salah satu komoditas pangan yang berada dalam pantauan pemerintah agar tetap memiliki harga yang terjaga.
“Dengar langsung kan bahwa harga cabai masih posisi baik,” kata Amran usai menggelar Rapat Koordinasi Pengamanan Nataru di Kantor Bapanas, Jakarta Selatan pada Kamis (18/12/2025).
Ketika ditanya perihal harga cabai yang melambung di sejumlah daerah hingga menembus Rp100.000 per kilogram, Amran menyiratkan bahwa intervensi terus dilakukan pemerintah melalui mekanisme suplai silang dari daerah lainnya.
Tak hanya cabai, dia memastikan bahwa stok pangan lainnya seperti ayam, telur ayam, hingga daging juga cukup sebagaimana koordinasi yang telah dilakukan dengan asosiasi yang bergerak di bidang pangan.
Amran juga menyebut telah bersepakat dengan asosiasi pedagang agar tidak ada yang menjual produk di atas harga eceran tertinggi (HET). Jika melanggar, pihaknya bersama Satgas Pangan akan melakukan tindakan langsung.
“Bukan lagi imbauan, masa imbauan sudah selesai. Namun, kalau melanggar HET kita tindak, dan Satgas Pangan langsung turun menindak,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga aneka cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah, merangkak naik menjelang Nataru. Harga cabai rawit dan cabai merah tertinggi mencapai Rp200.000 per kilogram pada pekan kedua Desember 2025.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan cabai rawit mengalami kenaikan IPH di 75,56% wilayah di Indonesia pada pekan kedua Desember 2025.
Data menunjukkan, harga cabai rawit naik dari 261 kabupaten/kota pada pekan pertama Desember 2025 menjadi 272 kabupaten/kota pada pekan kedua Desember di tahun ini. Secara nasional, rata-rata harga cabai rawit pada pekan kedua Desember 2025 berada di atas harga acuan penjualan (HAP).
Secara umum, harga cabai rawit sampai dengan pekan kedua Desember 2025 naik 49,88% dibandingkan November 2025. Adapun, HAP konsumen untuk cabai rawit berada di level Rp40.000–57.000 per kilogram.
“Pada November 2025 harga cabai rawit secara rata-rata nasional berkisar Rp43.728 per kilogram dan di minggu kedua Desember ini sudah melonjak mencapai Rp65.541 per kilogram,” kata Pudji dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di YouTube Kemendagri, Senin (15/12/2025).