Bank Sumut Siapkan Pemulihan Bencana Sumatra, Ada 339 UMKM Debitur Terdampak

Bank Sumut Siapkan Pemulihan Bencana Sumatra, Ada 339 UMKM Debitur Terdampak

Bank Sumut menyiapkan pemulihan kredit bagi 339 UMKM terdampak bencana di Sumut, dengan skema adaptif sesuai regulasi OJK dan menunggu arahan pemerintah.

(Bisnis.Com) 09/12/25 01:23 65616

Bisnis.com, MEDAN - Bank Sumut menyiapkan skema pemulihan kredit bagi 339 UMKM yang terdampak bencana alam di Sumut pada akhir November kemarin.

Direktur Keuangan dan TI Bank Sumut, Arieta Aryanti menyampaikan pihaknya telah melakukan pendataan lapangan serta asesmen kondisi usaha para debitur. Bank Sumut, menurutnya, telah menyiapkan berbagai alternatif penanganan kredit yang bersifat adaptif, namun tetap berada dalam koridor regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami berempati atas situasi yang dialami para pelaku UMKM. Pendataan masih terus kami lakukan, dan saat ini kami menunggu pedoman dari pemerintah untuk memastikan seluruh langkah pemulihan kami berjalan seragam dan tepat sasaran,” ujar Arieta dalam keterangan resmi, Senin (8/12/2025).

Dikatakan Arieta, Bank Sumut menjadi salah satu lembaga keuangan yang paling terdampak secara operasional akibat bencana alam yang menerjang hingga 18/ kabupaten kota se-Sumatra Utara.

Hingga akhir November, tercatat 339 debitur UMKM di Sumatra Utara masuk kategori terdampak bencana setelah banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Bank Sumut pun disebutnya telah meninjau sejumlah opsi yang dapat diterapkan untuk mendukung pemulihan UMKM.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus bagi Lembaga Jasa Keuangan di Daerah Terdampak Bencana, opsi mendukung pemulihan UMKM meliputi restrukturisasi kredit, penetapan ulang kualitas kredit, hingga pemberian pembiayaan baru.

Arieta menyebut pihaknya menunggu arahan pemerintah terkait dukungan lembaga jasa keuangan terhadap debitur UMKM yang terdampak bencana.

Dia mengatakan Bank Sumut akan bergerak cepat mengimplementasikan kebijakan pemulihan sesuai arahan pemerintah dan OJK.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat, daerah, dan para penyalur pembiayaan lainnya. Harapannya, pemulihan UMKM berjalan cepat dan masyarakat kembali punya harapan untuk memulai usaha,” tutur Arieta.

Sebelumnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan langkah khusus sebagai respons atas kerusakan usaha dan terhentinya aktivitas ekonomi masyarakat akibat bencana. Perlindungan bagi UMKM terdampak bencana di tiga provinsi disebutnya menjadi prioritas.

"Itu pesan dari Pak Prabowo," kata Maman di Mandailing Natal, Kamis (4/12/2025).

Keputusan skema pemulihan itu akan menjadi dasar bagi lembaga keuangan dalam menentukan bentuk keringanan dan perlindungan bagi debitur.

Maman menjelaskan setiap debitur dapat memperoleh perlakuan yang berbeda antara wilayah yang terdampak permanen dengan yang tidak permanen.

Saat ini, kata dia, kementerian UMKM masih melakukan pendataan UMKM terdampak bencana alam. Sinkronisasi dengan BNPB pun terus dilakukan agar pemulihan berjalan sistematis.

“Senin depan (8/12) kami akan rapat dengan 44 penyalur. Fokusnya memetakan UMKM terdampak di tiga provinsi dan merumuskan insentif yang paling tepat,” ujar Maman Abdurrahman. (240)

#bank-sumut #pemulihan-bencana #umkm-terdampak #kredit-umkm #bencana-alam-sumut #restrukturisasi-kredit #ojk-regulasi #pemulihan-ekonomi #debitur-umkm #dukungan-pemerintah #lembaga-keuangan #sinergi-pe

https://sumatra.bisnis.com/read/20251209/534/1935203/bank-sumut-siapkan-pemulihan-bencana-sumatra-ada-339-umkm-debitur-terdampak