Shutdown Pemerintah AS Cetak Rekor: Bandara Terancam Tutup, PNS Belum Terima Gaji
Shutdown pemerintah AS mencapai hari ke-36, terpanjang dalam sejarah, akibat kebuntuan politik terkait pendanaan. Bandara terancam tutup, PNS belum terima gaji.
(Bisnis.Com) 06/11/25 07:24 29198
Bisnis.com, JAKARTA — Penutupan pemerintahan Amerika Serikat atau government shutdown memasuki hari ke-36 pada Rabu (6/11/2025), menjadikannya yang terpanjang dalam sejarah, di tengah kebuntuan politik antara Partai Demokrat dan Republik terkait pendanaan federal.
Rekor shutdown terpanjang sebelumnya terjadi pada masa pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 2019, ketika penutupan berlangsung selama 35 hari sebelum akhirnya berakhir.
Kebuntuan ini bermula pada 1 Oktober 2025 setelah Kongres gagal mencapai kesepakatan terkait paket pendanaan baru. Akibatnya, ratusan ribu pegawai federal tidak menerima gaji, sementara jutaan warga kehilangan akses terhadap layanan publik penting.
Selama lebih dari sebulan, Partai Demokrat dan Republik terjebak dalam kebuntuan tanpa tanda-tanda kompromi. Namun, sejumlah sinyal positif mulai muncul.
Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Republik, John Thune, menyebut dirinya merasa optimistis akan adanya terobosan.
“Saya merasa kita mulai mendekati titik keluar dari kebuntuan ini,” ujarnya, dikutip dari BBC International pada Kamis (6/11/2025).
Seiring berjalannya waktu, dampak penutupan pemerintahan semakin terasa di kalangan masyarakat. Ribuan pegawai federal sudah kehilangan beberapa kali gajian, dan kekhawatiran terhadap gangguan penerbangan di seluruh AS semakin meningkat karena pengendali lalu lintas udara dan staf bandara bekerja tanpa bayaran.
Menteri Perhubungan AS Sean Duffy memperingatkan bahwa sebagian wilayah udara Negeri Paman Sam bisa ditutup jika kondisi ini berlanjut.
“Jika pekan depan pemerintah belum dibuka, akan terjadi kekacauan besar—penundaan massal, pembatalan penerbangan, dan mungkin penutupan sebagian wilayah udara karena kekurangan personel,” katanya.
Sekitar 13.000 pengendali lalu lintas udara federal saat ini masih bekerja tanpa kompensasi akibat kebuntuan politik tersebut.
Dampak lain dirasakan oleh warga berpenghasilan rendah yang bergantung pada bantuan pangan dari Supplemental Nutrition Assistance Program (SNAP). Satu dari delapan warga AS menerima bantuan ini, tetapi hanya sebagian dana yang disalurkan bulan ini karena pendanaan terhenti.
Awalnya, pemerintahan Trump menyatakan tidak akan menyalurkan dana SNAP pada November 2025. Namun, pengadilan federal memerintahkan penggunaan dana darurat agar sebagian bantuan tetap bisa disalurkan.
Meskipun demikian, Trump menolak untuk tunduk sepenuhnya pada keputusan tersebut.
“Bantuan SNAP hanya akan diberikan ketika Partai Demokrat Kiri Radikal membuka kembali pemerintahan, dan tidak sebelumnya,” tulisnya di platform Truth Social.
Gedung Putih menegaskan akan mematuhi perintah pengadilan.
Senat yang dikuasai Partai Republik kembali gagal meloloskan rancangan undang-undang pendanaan jangka pendek untuk membuka kembali pemerintahan. Upaya pemungutan suara ke-14 pada Selasa (4/11/2025) kembali menemui jalan buntu, dengan hasil 54–44 tanpa dukungan baru dari Partai Demokrat.
Rancangan tersebut sebenarnya telah disetujui oleh Dewan Perwakilan pada September lalu. Namun, Demokrat menolak mendukungnya kecuali Partai Republik menyetujui perpanjangan subsidi kesehatan bagi warga berpenghasilan rendah—syarat yang ditolak oleh Partai Republik yang menilai hal itu tidak relevan dengan isu pendanaan.
Menurut Thune, jika kesepakatan baru berhasil dicapai, kedua majelis harus segera mengesahkannya. Pasalnya, rancangan sebelumnya hanya mendanai pemerintahan hingga 21 November 2025.
“Jika tidak ada kemajuan minggu ini, akan sulit menyelesaikan apa pun sebelum akhir pekan. Tujuan kami adalah mengirimkan rancangan baru ke DPR yang bisa segera membuka kembali pemerintahan," ujarnya.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah anggota moderat dari Partai Demokrat dan Republik dikabarkan mulai mendorong perundingan agar kesepakatan bisa tercapai sebelum libur Thanksgiving pada 27 November 2025 mendatang.
#shutdown-pemerintah-as #penutupan-pemerintahan #kebuntuan-politik #partai-demokrat #partai-republik #pendanaan-federal #pegawai-federal #layanan-publik #penerbangan-as #pengendali-lalu-lintas-udara #m