Peternak Pasrah, RI Mau Impor 100.000 Ekor Sapi dari Brasil

Peternak Pasrah, RI Mau Impor 100.000 Ekor Sapi dari Brasil

Pemerintah RI berencana impor 100.000 sapi dari Brasil untuk penuhi kebutuhan daging nasional, meski peternak lokal khawatir dampaknya.

(Bisnis.Com) 30/03/26 19:24 176779

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Pelaku Usaha PeternakanSapi Potong Indonesia (Gapuspindo) menanggapi rencana pemerintah untuk mengimpor sekitar 100.000 sapi hidup dari Brasil.

Direktur Eksekutif Gapuspindo Djoni Liano memandang bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan daging sapi nasional yang lebih tinggi dibandingkan produksi dalam negeri.

“Jadi tidak ada jalan lain, kita harus melakukan impor. Kalau saya melihatnya seperti itu, hitungan pemerintah juga begitu, defisitnya [produksi daging sapi] masih 54% dari kebutuhan nasional, kan,” kata Djoni saat ditemui usai rpat di Komisi VI DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (30/3/2026).

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa rencana tersebut relevan dengan target pemerintah untuk mencapai swasembada komoditas protein dalam beberapa waktu mendatang.

Menurut Djoni, impor tersebut tak hanya dilakukan untuk sapi potong, melainkan juga sapi indukan untuk meningkatkan populasi dalam negeri.

Namun demikian, dia menyebut bahwa pemerintah perlu memikirkan model bisnis agar rencana tersebut dapat berkelanjutan dan memiliki nilai tambah bagi peternak dan masyarakat.

“Apakah mendistribusikan kepada masyarakat atau memang untuk mengembangkannya di station pemerintah begitu, kan, sebelum didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Apabila skema tersebut berjalan, maka dia menyebut nilai tambah tersebut dapat mencakup penyerapan tenaga kerja, hingga pemberdayaan bahan baku lokal. Meski begitu, dia menggarisbawahi pentingnya konsistensi kebijakan dari pemerintah agar hal ini dapat terwujud.

Berdasarkan catatan Bisnis, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemerintah membuka opsi untuk mempermudah impor sapi hidup guna memenuhi kebutuhan daging nasional pada 2026.

Hal ini disampaikannya usai menggelar rapat koordinasi penetapan cadangan pangan pemerintah (CPP) 2026 bersama sejumlah menteri dan kepala badan teknis pada Senin (29/12/2025) lalu.

Menurutnya, apabila impor sapi hidup dioptimalkan, maka nilai tambah itu akan mencakup pemberdayaan tenaga kerja, mendorong program penggemukan, hingga penyerapan bahan pakan seperti rumput.

“Kalau kita mau pemberdayaan, maka kita bebaskan impor sapinya. Sapi [hidup], agar punya nilai tambah,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat.

#impor-sapi #sapi-brasil #kebutuhan-daging #daging-sapi-nasional #produksi-dalam-negeri #defisit-daging-sapi #swasembada-protein #sapi-potong #sapi-indukan #populasi-sapi #model-bisnis-peternakan #nila

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260330/12/1963106/peternak-pasrah-ri-mau-impor-100000-ekor-sapi-dari-brasil