Alokasikan BHR Rp 110 Miliar, GOTO Berikan THR kepada 400.000 Mitra Gojek

Alokasikan BHR Rp 110 Miliar, GOTO Berikan THR kepada 400.000 Mitra Gojek

GoTo menyalurkan BHR 2026 sebesar Rp 110 miliar kepada 400.000 mitra Gojek. Jumlah ini naik dua kali lipat dibanding 2025, sebagai apresiasi dan wujud kekeluargaan.

(Kompas.com) 03/03/26 17:13 153633

JAKARTA, KOMPAS.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 kepada Mitra Driver Gojek roda dua dan roda empat.

Direktur Utama/CEO GoTo Hans Patuwo mengatakan bahwa perusahaan mengalokasikan dana Rp 110 miliar atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp 50 miliar yang akan diterima oleh 400.000 mitra di tiap platform.

“Di BHR 2026, total alokasi anggaran yang disiapkan Perseroan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, dari Rp 50 miliar di tahun 2025 menjadi Rp 110 miliar tahun ini,” kata Hans dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Hans mengatakan, untuk kategori dengan nominal terendah, besaran BHR meningkat sebesar 3–4 kali lipat, dari sebelumnya Rp 50.000 di tahun 2025, kini menjadi Rp 150.000 untuk Mitra roda dua dan Rp 200.000 untuk Mitra roda empat di tahun ini.

“BHR ini bukan sekadar bentuk dukungan finansial, tetapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu kami jaga di GoTo. Kami bersyukur para Mitra terus mempercayakan Gojek dan GoTo sebagai tempat memperoleh pendapatan dan tumbuh bersama,” kata Hans.

“Dengan semangat ini, kami menyalurkan BHR sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan,” tambah dia.

Dalam penetapan penerima, GoTo berfokus pada prinsip keberimbangan berdasarkan kategori/level Mitra Driver yang tertera di Aplikasi Gojek Driver (aplikasi mitra) agar proses penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Adapun kriteria tersebut mencakup, tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan (diukur melalui jam online), dan kualitas pelayanan (diukur melalui tingkat penerimaan dan penyelesaian order).

Sementara itu, untuk pembagian kelompok penerima BHR, mencakup kelompok Mitra Juara, yakni mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama (produktivitas tinggi) dan memberikan kualitas layanan yang baik.

“Mitra Juara akan dibagi menjadi 6 kategori berdasarkan frekuensi menjadi ‘Mitra Juara’ dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali),” jelasnya.

Kemudian, Mitra Andalan, yakni mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan tambahan/sampingan (produktivitas sedang) dan memberikan kualitas layanan yang baik.

Mitra Andalan akan dibagi menjadi 3 kategori berdasarkan frekuensi menjadi ‘Mitra Andalan’ dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali). Terakhir, Mitra Harapan, yakni mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan sesekali (produktivitas rendah) atau mitra yang memiliki tingkat penerimaan dan penyelesaian order yang cukup.

Mitra Harapan yang pernah menjadi ‘Mitra Juara’ paling tidak 1 kali dalam 12 bulan terakhir, atau Mitra Harapan yang pernah menjadi ‘Mitra Andalan’ paling tidak 1 kali dalam 12 bulan terakhir.

Para Mitra Roda Dua akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 900.000, sedangkan Mitra Roda Empat akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 1.600.000.

BHR akan disalurkan ke Mitra melalui saldo GoPay Mitra mulai tanggal 4 - 6 Maret 2026. “Kami memahami bahwa perjalanan setiap mitra berbeda, ada yang dapat aktif penuh selama 12 bulan, ada pula yang sempat beristirahat karena kondisi kesehatan atau tanggung jawab keluarga,” jelas Hans.

“Oleh karena itu, tahun ini kami merancang penyempurnaan kategori penerima BHR berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan. Dengan pendekatan ini, BHR diharapkan dapat disalurkan secara lebih adil dan transparan,” tambah dia..

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan BHR melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Bonus Hari Raya ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini. Untuk tahun 2026, BHR akan diberikan kepada lebih dari 850.000 mitra penerima dengan nilai total sekitar Rp 220 miliar,” kata Airlangga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#thr #mitra-gojek #goto #bhr #bonus-hari-raya #thr-driver

https://money.kompas.com/read/2026/03/03/171318226/alokasikan-bhr-rp-110-miliar-goto-berikan-thr-kepada-400000-mitra-gojek