Wamen ESDM Update Proyek Baterai EV Huayou-Antam, Segera Groundbreaking?

Wamen ESDM Update Proyek Baterai EV Huayou-Antam, Segera Groundbreaking?

Wamen ESDM Yuliot Tanjung mendorong percepatan finalisasi kerja sama investasi baterai EV antara Huayou dan Antam.

(Bisnis.Com) 21/10/25 12:34 10856

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyebut pemerintah tengah mendorong percepatan finalisasi kerja sama investasi ekosistem baterai mobil listrik atau electric vehicle (EV) antara konsorsium Zhejiang Huayou Cobalt Co dan BUMN Indonesia Battery Corporation atau IBC.

Usai sidang kabinet paripurna satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Senin (20/10/2025), Yuliot mengatakan kedua belah pihak tengah menyelesaikan perjanjian kerja sama investasi ekosistem baterai listrik terintegrasi bernama Proyek Titan itu.

Kendati tidak mengungkap kapan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek bakal dilaksanakan, mantan Wakil Menteri Investasi/BKPM itu menyebut akan diselesaikan dalam waktu dekat.

"Titan ini kita lagi dorong untuk percepatan kerja sama antara Antam sama Huayou, lagi menyelesaikan perjanjian. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai, kita dorong bagaimana groundbreaking-nya," terang Yuliot kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (21/10/2025).

Adapun Indonesia diketahui memiliki dua proyek ekosistem baterai listrik hulu ke hilir yang bekerja sama dengan China, yakni Proyek Titan (dengan Huayou) dan Proyek Dragon (dengan CATL). Proyek investasi dengan CATL sudah lebih dulu diresmikan pada akhir Juni 2025.

Hal itu pun menjadi salah satu capaian yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada sidang kabinet paripurna dalam rangka satu tahun pemerintahan yang dipimpinnya, Senin (20/10/2025).

"Hilirisasi kita segera memulai membangun pabrik baterai terbesar di Indonesia, nilainya Rp100 triliun ini kerja sama dengan CATL dan Antam," katanya di hadapan seluruh anggota Kabinet Merah Putih.

Berdasarkan pemberitaan Bisnis sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut groundbreaking Proyek Titan akan dilakukan sekitar September-Oktober 2025. Wacana itu pun mundur dari rencana awal.

Sebab, sebelumnya Bahlil sempat menyebut groundbreaking Proyek Titan tersebut bakal dilakukan pada Agustus 2025. Huayou menggantikan posisi LG Energy Solution Ltd. yang hengkang dari proyek tersebut.

LG sebelumnya berkomitmen untuk berinvestasi senilai US$9,8 miliar atau setara Rp160,8 triliun (asumsi kurs Rp16.413 per US$) pada Proyek Titan dan Omega.

#baterai-ev #proyek-titan #huayou-antam #investasi-baterai #ekosistem-baterai #groundbreaking-proyek #baterai-listrik #proyek-huayou #antam-huayou #investasi-ekosistem #proyek-baterai #indonesia-batter

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251021/44/1922115/wamen-esdm-update-proyek-baterai-ev-huayou-antam-segera-groundbreaking