Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI) menargetkan pertumbuhan keterwakilan perempuan secara signifikan di level manajemen senior hingga 2030.
Upaya meningkatkan keterwakilan perempuan di level manajemen senior menjadi tantangan tersendiri di tengah dominasi laki-laki di industri manufaktur dan minuman, termasuk di PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI).
Direktur People Multi Bintang Indonesia Norma Astyari mengungkapkan saat ini keterwakilan perempuan di jajaran manajemen senior perusahaan baru mencapai sekitar 29%. Angka tersebut masih di bawah target global perusahaan induk yang menargetkan 40% pada 2030.
Target tersebut menjadi bagian dari strategi keberlanjutan Brew a Better World yang menempatkan kesetaraan gender sebagai salah satu pilar utama.
“Kami memiliki ambisi untuk mendorong kesetaraan gender dalam kepemimpinan senior hingga 40% pada tahun 2030,” ujarnya kepada Bisnis, baru-baru ini.
Menurut Norma, tantangan utama bukan hanya pada karakter industri yang maskulin, tetapi juga pada kemampuan perempuan dalam menyeimbangkan berbagai peran sekaligus, baik profesional maupun personal.
Selain itu, bias terhadap kepemimpinan perempuan masih menjadi hambatan yang harus dihadapi di dunia kerja.
Namun demikian, perusahaan berupaya mempercepat pencapaian target tersebut melalui berbagai program pengembangan talenta perempuan. Salah satunya melalui Women Interactive Network dan program mentoring rutin.
Secara global, program tersebut telah diikuti oleh 290 peserta dengan tingkat promosi mencapai 47% ke posisi yang lebih senior.
Di tingkat operasional, perusahaan juga mulai mendorong keterwakilan perempuan di fungsi yang sebelumnya didominasi laki-laki, seperti penjualan. Pada 2025, porsi perempuan di tim sales telah mencapai 27%, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2022.
Norma menilai peningkatan tersebut menunjukkan bahwa intervensi perusahaan mulai berdampak terhadap pipeline kepemimpinan perempuan di masa depan.
Di sisi lain, perusahaan juga memperkuat kebijakan rekrutmen tanpa bias gender, termasuk melalui panel wawancara yang beragam untuk memastikan objektivitas dalam proses seleksi.
Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan talenta perempuan yang siap mengisi posisi strategis di masa depan.
MBI juga konsisten mendapatkan predikat Great Place to Work yang turut mengantarkan MBI menjadi salah satu perusahaan yang terdaftar dalam Fortune 100 Companies to Work For in South East Asia tahun 2025.