Bisnis.com, SEMARANG — Seleksi mandiri menjadi jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya yang banyak dipilih calon mahasiswa setelah jalur SNBP dan SNBT. Saat memutuskan untuk mendaftar jalur mandiri, calon mahasiswa tidak hanya mempersiapkan nilai dan persaingan seleksi, melainkan juga perlu untuk mempertimbangkan biaya pendidikan.
Dalam pendaftaran jalur mandiri, terdapat sejumlah PTN di Indonesia yang mewajibkan calon mahasiswa baru untuk membayar uang pangkal atau yang juga dikenal sebagai Iuran Pemgembangan Institusi (IPI). Berbeda dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan mahasiswa di setiap semesternya, biaya pendidikan IPI ini hanya dibayarkan satu kali oleh mahasiswa, tepatnya pada saat akan masuk masa studi.
Besaran uang pangkal biasanya akan berbeda-beda sesuai dengan PTN yang dituju. Terkait nominal, calon mahasiswa akan menemukan besaran IPI yang mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Kendati begitu, masih ada sejumlah PTN di Indonesia yang menawarkan jalur seleksi mandiri dengan uang pangkal yang relatif terjangkau.
Simak 6 PTN dengan uang pangkal yang cukup murah dan terjangkau:
1. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Jalur mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Sebelas Maret dan disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat tiga tahun terakhir. Untuk jalur mandiri, UNS membuka tiga kelompok utama yang bisa diikuti, yakni reguler, kemitraan, dan afirmasi.
Mengutip dari laman SPMB UNS, peserta yang telah lulus melalui Seleksi Mandiri UNS diwajibkan untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Para peserta diketahui dapat menentukan pilihan tarif IPI yang sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing. Adapun besaran IPI untuk program Sarjana, Diploma Sarjana Terapan, dan Diploma Tiga di UNS memiliki nominal paling rendah sebesar Rp5.000.000 pada sejumlah Program Studi.
2. Universitas Negeri Semarang (UNNES)
Mengutip dari laman Admission Universitas Negeri Semarang (UNNES), Seleksi Mandiri Universitas Negeri Semarang (SM-UNNES) merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru jenjang Sarjana (S1) dan Diploma (D3) yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNNES dalam beberapa jalur penerimaan. Adapun bentuk seleksi tiap jalur dirancang berbeda-beda untuk menjaring calon mahasiswa baru yang unggul.
Mengenai bentuk seleksi mandiri, UNNES diketahui membuka tiga jalur utama, yakni SM tulis, SM skor UTBK, dan SM prestasi. Berdasarkan informasi dalam laman resminya, peserta yang lulus melalui jalur SM tulis dan SM skor UTBK diwajibkan untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Sementara itu, untuk peserta yang dinyatakan lulus melalui SM prestasi akan dikenakan UKT paling rendah, yakni UKT Golongan I atau II (Rp500.000-1.000.000) per semester, serta tidak akan dikenakan IPI.
Bagi peserta yang lulus melalui jalur SM tulis dan SM skor UTBK akan membayar IPI sebanyak satu kali selama masa studi. Pilihan IPI ini dapat disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua calon mahasiswa, dan pilihan ini tidak akan mempengaruhi seleksi akademik. Untuk pilihan IPI, UNNES membuka lima kelompok utama, dengan besaran IPI pada kelompok I sebesar Rp0 rupiah dan kelompok II sebesar Rp5.000.000.
3. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Mengutip dari laman PMB Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Seleksi Mandiri (SM) merupakan seleksi yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta untuk menjaring siswa dengan keunggulan akademik maupun non akademik. Dalam pelaksanaannya, UNY membuka beberapa bentuk seleksi mandiri, mulai dari SM prestasi, SM CBT, dan SM skor UTBK-SNBT, SM kerja sama, dan SM pencarian bakat.
Peserta yang dinyatakan lulus melalui seleksi mandiri UNY akan dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Tujuan dan rencana penggunaan IPI diketahui untuk mendukung berbagai aspek pelaksanaan Tri Dharma Pendidikan Tinggi dan pengembangan kualitas akademik maupun layanan kepada mahasiswa.
Adapun besaran IPI ini disesuaikan dengan kesanggupan orang tua calon mahasiswa. Terkait besaran IPI ini, UNY membuka enam kelompok IPI yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa, dengan besaran kelompok IPI I sebesar Rp0 rupiah dan kelompok IPI II sebesar Rp5.000.000.
4. Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Jalur mandiri Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh ISI yogyakarta untuk program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Pada pelaksanaannya, ISI Yogyakarta membuka sejumlah jalur seleksi, mulai dari diploma sarjana mandiri, afirmasi daerah 3T, afirmasi prestasi, dan afirmasi perwakilan daerah.
Peserta yang telah dinyatakan lulus melalui jalur mandiri Sarjana dan Sarjana Terapan diwajibkan untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Terkait besaran IPI, ISI Yogyakarta membuka lima kelompok IPI yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa untuk disesuaikan dengan kemampuan orang tua. Besaran IPI ISI yogyakarta paling rendah berada pada kelompok I sebesar Rp2.000.000.
5. Universitas Negeri Jember (Unej)
Dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Jember (Unej), Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru Universitas Negeri Jember (SEMMABA UNEJ) merupakan sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru secara mandiri yang diselenggarakan oleh Universitas Jember.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang sedang menempuh kelas akhir atau lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat untuk mengikuti seleksi dengan memilih Program Studi Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D4), dan Diploma (D3).
Pada seleksi mandiri ini, UNEJ membuka empat jalur utama, mulai dari SEMMABA prestasi, SEMMABA nilai rapor, SEMMABA test, dan SEMMABA skor UTBK-SNBT. Peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi mandiri untuk program Diploma, Program Sarjana Terapan, dan Program Sarjana Universitas Jember akan membayarkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Adapun besaran IPI terendah untuk program Sarjana sebesar Rp10.000, sedangkan IPI terendah untuk program Diploma sebesar Rp5.000.000.
6. UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY)
Dilansir dari laman resmi UPN Veteran Yogyakarta, jalur mandiri merupakan seleksi penerimaaan mahasiswa baru untuk Diploma (D3) dan Sarjana (S1) yang terdiri dari skema utama, yakni Seleksi Mandiri Prestasi Wimaya, Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara 1 (CBT), dan Kapasitas Bela Negara 2.
Berdasarkan informasi yang tertera, peserta yang dinyatakan lulus melalui Seleksi Mandiri Prestasi Wimaya hanya akan dikenakan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan dibebaskan dari Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Sementara itu, untuk peserta yang lulus melalui Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara 1 (CBT) dan Kapasitas Bela Negara 2 akan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Untuk besaran IPI, UPN Veteran Yogyakarta membuka 10 kelompok yang bisa disesuaikan dengan kemampuan orang tua. Besaran IPI terendah berada di kelompok I sebesar Rp0 rupiah, sementara besaran IPI kelompok II sebesar Rp4.000.000 untuk program studi tertentu.