Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol (TJT) resmi memfungsionalkan sebagian Seksi 3 Tol Bogor — Ciawi — Sukabumi (Bocimi) sepanjang 5 kilometer tanpa tarif pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026/Idulfitri 1447 H.
Menteri PU, Dody Hanggodo menjelaskan langkah tersebut diambil guna mengurai titik sumbatan di jalan nasional, terutama di kawasan Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, dan Jembatan Pamuruyan.
Untuk diketahui, Seksi 3 Tol Bocimi memiliki total panjang mencapai 13,7 kilometer (Km) membentang dari Cibadak (Parungkuda) hingga Sukabumi Barat (Cisaat). Akan tetapi, fungsional hanya diterapkan di sepanjang 5 Km antara Simpang Susun Cibadak/Parungkuda hingga Akses Karangtengah, Kabupaten Sukabumi.
"Selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 akan difungsionalkan sebanyak 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 kilometer," ujar Dody dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).
Adapun, jalur fungsional ini mulai beroperasi sejak 14 Maret hingga 29 Maret 2026. Secara teknis, operasional jalur dibatasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB berdasarkan koordinasi dengan kepolisian setempat.
Nantinya, pembatasan jam operasional ini akan dievaluasi secara berkala mengikuti dinamika volume lalu lintas di lapangan.
Dody menekankan, jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan 1 non-bus dengan batas tinggi maksimum 2,1 meter. Kecepatan kendaraan pun dibatasi maksimal 40 km/jam demi menjaga aspek keselamatan di jalur yang masih dalam tahap konstruksi.
Selain ktu, akses ini dirancang khusus untuk perjalanan menerus dari arah Bogor menuju Karangtengah dan sebaliknya. Kendaraan dari Gerbang Tol Parungkuda tidak diperbolehkan mengakses jalur fungsional menuju Karangtengah.
Secara keseluruhan jalan Tol Bocimi memiliki total panjang 54 kilometer dengan ruas yang sudah beroperasi penuh mencapai 27,25 kilometer. Seksi 1 dan Seksi 2 masing-masing telah melayani arus kendaraan sejak 2018 dan 2023.
"Ke depan, keberadaan Seksi 3 Tol Bocimi diperkirakan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Cibadak menuju Sukabumi Barat yang sebelumnya mencapai sekitar 1 jam menjadi sekitar 10 menit," tambahnya.
Berdasarkan catatan Bisnis, per Februari 2026 progres konstruksi Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi Seksi 3 Cibadak – Sukabumi telah mencapai 71,95%.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian menjelaskan bahwa Seksi 3 Cibadak – Sukabumi sendiri memiliki total panjang mencapai 13,7 kilometer (km). Di mana, pembangunannya saat ini tengah dipercepat dalam rangka mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Sukabumi.
"Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Ruas Cibadak–Sukabumi Barat [13,7 km] kini mencapai 71,95%. BPJT bersama BUJT terus mengawal pembangunan agar segera rampung, demi mengurangi kepadatan di Simpang Cibadak," kata Wilan.
Ruas tol ini sebelumnya ditargetkan untuk dapat rampung pada Triwulan I/2025. Belakangan diketahui bahwa terdapat dinamika suplai bahan baku yang sempat tersendat hingga menghambat laju pembangunan.
Namun demikian, tambah manajemen PT TJT memastikan tengah merumuskan sejumlah solusi untuk menangani masalah tersebut. Sementara itu, khusus untuk Seksi 4 (Sukabumi Barat – Sukabumi Timur) saat ini masih dalam tahap proses pembebasan lahan.