Bisnis.com, JAKARTA — President Director PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) Marlo Budiman dilaporkan mengajukan pengunduran diri. Keputusan tersebut diumumkan di tengah rencana perseroan menggarap rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta.
Corporate Secretary LPCK, Peter Adrian menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Marlo Budiman pada 30 Januari 2026.
"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Marlo Budiman dari jabatannya sebagai Presiden Direktur Perseroan pada tanggal 30 Januari 2026," jelasnya dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (3/2/2026).
Meski demikian, belum disampaikan secara pasti apa penyebab pengunduran diri Marlo tersebut. Akan tetapi, manajemen LPCK memastikan bahwa keputusan tersebut tidak berdampak pada laju bisnis perseroan.
"Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham terkait dengan pengunduran diri tersebut akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," tambah Peter.
Untuk diketahui, pengunduran diri Marlo disampaikan tepat sehari setelah Lippo Group melakukan land clearing bersama pemerintah menyusul rencana pembangunan rusun subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan catatan Bisnis, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengungkap investasi yang bakal dikucurkan oleh Lippo Group mencapai Rp39 triliun untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta.
Ara menjelaskan investasi tersebut diperlukan untuk mendukung pembangunan sekitar 54 tower yang terletak di 3 area berbeda di atas lahan kurang lebih seluas 30 hektare (ha).
"Nilai investasi di satu kawasan bisa Rp13 triliun di luar tanah. Akan dibangun di 3 area, itu Rp39 triliun kurang lebih di luar tanah," jelasnya dalam agenda Land Clearing Rusun Subsidi di Meikarta, Cikarang Selatan, Kamis (29/1/2026).
Secara keseluruhan masing-masing kawasan akan dibangun 18 tower yang mencakup 2.600 unit hunian. Dengan demikian, total tower yang akan dibangun di 3 lokasi bakal mencapai 54 tower dengan total 141.000 unit.
Profil Marlo Budiman
Melansir laman resmi Lippo Cikarang, Marlo merupakan merupakan profesional dengan rekam jejak ekstensif selama lebih dari 25 tahun. Perjalanan kariernya dimulai di New York, Amerika Serikat, sebagai manajer di Kenlin Inc., sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dan mengasah taji manajerialnya di berbagai sektor.
Lulusan Bachelor of Science (Magna Cumlaude) di bidang Business Administration dari The Ohio State University (1995) ini tercatat pernah menduduki posisi krusial di Sinarmas Group (Asia Pulp & Paper) sebagai CFO di PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills serta PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry pada periode 1997–2006.
Selain itu, Marlo juga sempat menjabat sebagai Commercial Director di PT Argo Pantes Tbk pada tahun 2006, CFO & Corporate Resources Officer di PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia pada tahun 2008, Managing Partner di PT Y&K Capital pada tahun 2016, dan Director & Deputy CEO di PT Bumiputera Investasi Indonesia Tbk pada tahun 2016.
Sejak Juni 2024, Marlo Budiman dipercaya mengemban tongkat estafet kepemimpinan sebagai Presiden Direktur di PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) dan PT Lippo Malls Indonesia, serta menjabat Direktur di PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) sejak 2025.