Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengungkapkan, proyek MRT Bundaran HI—Monas yang terus diakselerasi, ditargetkan mulai beroperasi pada semester II/2027.
Pembangunan stasiun MRT dari Bundaran HI ke Monas yang masuk dalam Proyek MRT Fase 2A CP201 ini tercatat telah mencapai 91,16% per 25 Desember 2025.
Sebelum beroperasi, nantinya jalur MRT sepanjang 1,96 kilometer (km) ini akan terlebih dahulu diuji coba, selayaknya pada Fase 1 yang lalu.
“2027 semester dua [Bundaran HI-Monas beroperasi],” ujarnya usai Groundbreaking Pembangunan Entrance Stasiun Harmoni MRT Lin Utara—Selatan di kawasan Duta Merlin, Selasa (20/1/2026).
Fase 2 sendiri terdiri dari dua tahap, yaitu fase 2A dan fase 2B. Fase 2A terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah (Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota) dengan total panjang jalur sekitar 5,8 kilometer.
Pekerjaan konstruksinya dibagi ke dalam tiga paket kontrak, yaitu CP201 untuk membangun Stasiun Thamrin dan Monas serta jalur sepanjang 1,96 kilometer (total: 2,678 kilometer). CP202 untuk membangun Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga besar serta jalur sepanjang 1,19 kilometer (total: 1,827 kilometer).
Kemudian CP203 untuk membangun Stasiun Glodok dan Kota serta terowongan sepanjang 0,69 kilometer dan cut and cover tunnel 0,18 kilometer (total: 1,296 kilometer).
Sementara Fase 2B terdiri dari dua stasiun bawah tanah (Mangga Dua dan Ancol) dan satu depo di Ancol Marina dengan total panjang jalur sekitar enam kilometer.
Progres MRT Bundaran HI—Monas
Secara umum, pembangunan konstruksi fase 2A per Desember 2025 telah mencapai 55,89%.
Sementara khusus pada paket kontrak CP201, kemajuannya mencapai 91,16% dari target 89,69% dengan sejumlah pekerjaan utama di Stasiun Thamrin.
Mulai dari pekerjaan pemasangan SSP dan relokasi utilitas pada entre 1, pemasangan traffic decking pada entre 3, pemasangan rebar untuk double slab dan pekerjaan arsitektural finishing dinding pada combine building entre 4 CTVT.
Selain itu, pengecoran tangga & pekerjaan backfill entre 5, penggalian entre 6, pekerjaan backfill entre 7 dan 8, instalasi homogeneous tile, dinding ACP, dan metal ceiling pada level concourse dan platform, pekerjaan fabrikasi steel structure entre 7 dan 8, serta pekerjaan instalasi eskalator 9, perpipaan, ducting, cable tray, dan station fan, serta persiapan instalasi elevator 6 dan 7 masih terus dilaksanakan.
Di Stasiun Monas, sejumlah pekerjaan seperti reinstatement entre 1 Jalan Museum, pengecoran dinding entre 2 Jalan Silang Barat Daya Monas, pekerjaan instalasi dinding AAC dan panel ACP, homogeneous tile, metal ceiling pada koridor entre 2, pekerjaan fabrikasi steel structure entre 2, coring dwall untuk TBM Docking di shaft selatan Stasiun Harmoni, serta pekerjaan instalasi travelator, eskalator & elevator entre 1, perpipaan, ducting, serta partial acceptance test untuk perlengkapan MEP masih terus dilaksanakan.