Jokowi menghadiri kegiatan silaturahmi di Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Lampung Tengah, Lampung. Jokowi menyebut dirinya masih seperti yang dulu. Presiden ke-7... | Halaman Lengkap [307] url asal
JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri kegiatan silaturahmi di Pondok Pesantren Nurul Qodiri, Lampung Tengah, Lampung. Di hadapan kiai dan para santri, Jokowi menyebut dirinya masih seperti yang dulu.
Awalnya, Jokowi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari pengasuh pondok pesantren, para pengurus, santri, serta masyarakat yang hadir. "Saya pada siang hari ini, alhamdulillah bisa sampai di sini. Saya sangat berterima kasih kepada Kiai Imam Suhadi beserta seluruh pengurus pondok dan para santri yang telah menyambut saya dengan sangat baik," kata Jokowi, Minggu (28/6/2026).
Jokowi menegaskan, dirinya tetap sama seperti dahulu meski pernah menjabat sebagai Presiden RI periode 2014-2019 dan 2019-2024. "Aku masih seperti yang dulu, masih orang kampung, masih orang desa. Jadi kalau saya ke Lampung, ke Provinsi Lampung, saya ke sini ya memang dunia saya, lingkungan saya adalah seperti yang tadi saya sampaikan," ujar Jokowi.
Menurut ayah Gibran Rakabuming Raka ini, banyak warga Lampung yang rutin datang ke kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah. Kata Jokowi, kehadirannya di Ponpes Nurul Qodiri sekaligus untuk memenuhi kerinduan masyarakat Lampung yang ingin bertemu dengannya.
"Setiap minggu yang hadir ke rumah saya, di Kampung Sumber itu, yang dari Lampung itu banyak sekali. Banyak menyampaikan, 'Pak ini yang mau ikut banyak, Pak, tapi busnya enggak muat', sehingga saya datang ke sini karena ada undangan dari beliau Pak Kiai," tutur Jokowi.
Jokowi mengatakan, kunjungannya juga bertujuan mempererat silaturahmi dengan masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
"Sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Lampung, seluruh warga Lampung, baik yang ada di Lampung Tengah, yang ada di Mesuji, yang ada di Pesawaran, yang ada di Tulang Bawang, dan kabupaten yang lain yang belum bisa saya kunjungi karena keterbatasan waktu yang ada," kata Jokowi seraya kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta memohon maaf apabila terdapat hal yang kurang berkenan selama kunjungannya.
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung, pada Sabtu (27.6.2026). Mantan Presiden... | Halaman Lengkap [260] url asal
BANDAR LAMPUNG - Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung. Penganugerahan gelar adat digelar dalam prosesi sakral di Rumah Adat Lampung Kedatun Keagungan, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).
Acara itu dihadiri oleh para sultan, penyimbang adat serta tokoh masyarakat. Jokowi tampak mengenakan pakaian adat Lampung lengkap sebagai bagian dari rangkaian penyematan gelar kehormatan tersebut.
Kedatangan Jokowi langsung disambut melalui tradisi Nemui Nyimah, sebuah tradisi penyambutan tamu kehormatan dalam budaya Lampung. Selanjutnya, prosesi pemberian gelar adat dilaksanakan di Gedung Pusiban.
Penganugerahan gelar Baginda Pemuka Bangsa merupakan bentuk penghormatan dari lima kerajaan adat Lampung kepada Jokowi atas kontribusi dan pengabdiannya selama memimpin Indonesia. Prosesi itu sekaligus menjadi agenda utama hari kedua kunjungan Jokowi di Provinsi Lampung.
Jokowi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghormatan yang diberikan kepadanya. "Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 beserta seluruh jajaran perangkat adat. Saya sangat menghargai dan sangat menghormati kebudayaan yang terus kita rawat dan pelihara bersama," kata Jokowi, Sabtu (27/6/2026).
Jokowi berharap budaya Lampung dan seluruh budaya Nusantara tetap dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
"Semoga kebudayaan ini terus diteruskan oleh anak cucu kita sehingga budaya Nusantara, budaya Lampung, dan budaya-budaya lainnya tetap lestari di tengah zaman yang semakin modern," pungkas Jokowi.
Usai mengikuti prosesi adat, Jokowi melanjutkan rangkaian agenda hari keduanya blusukan di Lampung dengan menghadiri Rakorda PSI Kota Bandar Lampung.
Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26.6.2026). Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai... | Halaman Lengkap [327] url asal
JAKARTA - Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/6/2026). Dia menegaskan, salah satu alasan kunjungannya ke Lampung adalah untuk PSI.
“Untuk apa saya datang ke Provinsi Lampung? Untuk apa saya datang ke Kabupaten Mesuji? Pertama, kecintaan saya kepada masyarakat Lampung tidak luntur, masih tetap. Dan yang kedua, yang lebih penting, juga untuk PSI!” katanya di Rakorda DPD PSI Kabupaten Mesuji, Jumat (26/6/2026) sore.
Pernyataan Jokowi itu sontak disambut riuh peserta Rakorda PSI. Jokowi menambahkan, Lampung menjadi provinsi pertama yang dikunjungi sebagai bentuk apresiasi karena PSI Lampung hampir menyelesaikan 100 persen struktur partai sampai ke tingkat desa.
“Saya ingin memberikan apresiasi, penghargaan dan penghormatan yang tinggi kepada Ketua Umum, Ketua DPW, Ketua DPD beserta seluruh jajarannya yang telah menyelesaikan struktur partai sampai ke tingkat desa. Yang lain-lain saya lihat masih 60 persen, 40 persen, di sini sudah hampir 100 persen,” katanya.
Jokowi berpesan, setelah menyelesaikan struktur partai di desa-desa, tugas pengurus DPD PSI Mesuji adalah membuat struktur itu hidup dan bekerja. Artinya, pengurus PSI harus dekat dengan masyarakat dalam keseharian dan membantu memecahkan persoalan.
“Berikutnya adalah membuat struktur itu hidup dan bekerja. Apa artinya hidup dan bekerja? Artinya Bapak dan Ibu jajaran pengurus harus selalu dekat dengan masyarakat, bukan pas mau Pemilu saja, tapi harian itu harus dekat dengan kehidupan masyarakat, misalnya, pas ada kematian, takziah, datang. Pas ada tahlilan, datang. Ada yasinan, rawuh. Ada yang kawinan, mantenan, datang memberikan ucapan selamat. Ada masalah apa di Kabupaten Mesuji, bisa ikut mendampingi dan menyelesaikan,” ujar Jokowi.
Jika struktur partai hidup dan bekerja, Jokowi yakin, Pileg 2029 menjadi milik PSI. Jokowi berada di Lampung pada 26 – 28 Juni 2026 untuk mengisi sejumlah agenda, dari memberi Arahan Kebangsaan di Rakorda PSI, bertemu warga dan relawan, mengunjungi UMKM, mengikuti kirab budaya, hingga bertemu tokoh adat dan pondok pesantren.
Sejumlah daerah yang bakal dikunjungi Jokowi antara lain Mesuji, Tulangbawang Barat, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Timur, dan Lampung.
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) memulai blusukan keliling Indonesia untuk bertemu masyarakat pada hari ini. Adapun tujuan pertama Jokowi adalah Kota Lampung.... | Halaman Lengkap [219] url asal
LAMPUNG - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) memulai blusukan keliling Indonesia untuk bertemu masyarakat pada hari ini. Adapun tujuan pertama Jokowi adalah Kota Lampung.
Sebelum memulai blusukan, Jokowi memutuskan untuk menunaikan ibadah Salat Jumat di Masjid Al Hikmah di Rest Area 116 Tol Lampung. Dia didampingi sejumlah pengurus, salah satunya Ketua DPW PSI Lampung Ahmad Ridho Julian.
Jokowi mengatakan, dirinya akan berada di Lampung selama tiga hari dengan beberapa agenda. "Rundown acaranya sudah dibuat, baik dari relawan, dari PSI semuanya sudah padat," kata Jokowi, Jumat (26/6/2026).
Jokowi mengungkapkan, kedatangannya di acara PSI untuk memberikan motivasi kepada kader partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep itu. Karena, Jokowi menegaskan, pentingnya penguatan struktur jelang Pemilu 2029.
"Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," ujar dia.
Selama di Lampung, Jokowi dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda, mulai dari konsolidasi politik Partai solidaritas Indonesia (PSI), silaturahmi dengan masyarakat, menghadiri kirab budaya, serta kunjungan ke pondok pesantren.
Jokowi juga didampingi Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dan pengurus DPP PSI lain. Sejumlah daerah yang akan dikunjungi Jokowi antara lain Mesuji, Tulangbawang Barat, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.
Mantan Presiden ke-7 RI Jokowi memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26.06.2026). Jokowi berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung.... | Halaman Lengkap [165] url asal
SOLO - Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi ) memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Jokowi mengatakan, dirinya akan berada di Lampung selama tiga hari dengan beberapa agenda. "Rundown acaranya sudah dibuat, baik dari relawan, dari PSI semuanya sudah padat," katanya, Jumat (26/06/2026).
Dia mengungkapkan, kedatangannya di acara PSI untuk memberikan motivasi kepada kader partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep itu. Karena, Jokowi menegaskan, pentingnya penguatan struktur jelang Pemilu 2029.
"Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," jelasnya.
Selain itu, Jokowi juga ingin mengajak semua masyarakat untuk sadar berpolitik. "Kemudian juga membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat, itu juga penting," ujarnya.
Soal kemeja dan topi PSI, Jokowi mengaku mendapatkannya dari Ketua Umum PSI. "Ya dikirimi sama ketum Kaesang ya saya pakai," pungkasnya.
Wapres Gibran kunjungi Papua, Gorontalo, dan NTT, fokus pada program prioritas di daerah 3T, dorong industri kakao, dan tinjau isu pendidikan serta kesehatan. [1,400] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Terik matahari menyorot Bandara Rendani Papua, tempat landasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming bersama dengan rombongannya pada Sabtu (20/6/2026).
Di Bumi Cendrawasih, Gibran dan rombongan tiba 14.35 WIT. Mereka melanjutkan perjalanan setelah bertolak ke dua provinsi yakni Gorontalo dan NTT dalam rangka kunjungan kerja (kunker).
Ada yang berbeda dalam kunker kali ini. Sebab, Gibran tak hanya membawa rombongan Setwapres dan awak media, namun dia juga mengajak lima mahasiswa dari UI, ISBI, Unsoed, UPH dan Sanata Dharma.
Langkah ini sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi dari mahasiswa terkait implementasi program prioritas pemerintah. Oleh sebab itu, ajakan ini ditujukan agar mahasiswa bisa melihat langsung implementasi program pemerintah secara riil di lapangan.
Di NTT misalnya. Gibran meninjau langsung program MBG di SMPN 1 Ndona Papua dan lokasi viral terkait isu penggusuran sekolah oleh pembangunan KDMP di SDN 1 Wolomoni.
Di Gorontalo, Gibran berkunjung ke SDN 07 Bulango yang sempat kebakaran pada 2022, meninjau pembangunan Bendungan Bulango Ulu hingga membuka Penas Petani Nelayan XVII.
Dorong Mansel jadi Pemain Utama Kakao
Di Papua, Gibran blusukan selama dua hari satu malam atau 2D1N. Persinggahan perdana di Tanah Papua, Gibran langsung melihat perkebunan Kakao dan pabrik coklat yang dikelola Koperasi Ebier Suth Cokran Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, Sabtu (20/06/2026).
Setibanya di lokasi, Gibran disambut warga Mansel dari berbagai kalangan baik anak-anak hingga orang dewasa. Di perkebunan, Gibran bersama Wamendagri Ribka dan pejabat daerah lainnya melakukan penanaman serentak bibit kakao.
Bibit yang ditanam merupakan kakao klon Trinitario varietas unggulan CKR-40, CKR-13, CKR-14, dan CKR-12. Kegiatan ini menjadi simbol percepatan program rehabilitasi kebun kakao Kementerian Pertanian TA 2026 di Kabupaten Manokwari Selatan.
Melalui program tersebut, sebanyak 2.000 hektare lahan akan dikelola untuk pengembangan kakao, dengan alokasi 1.800 hektare oleh petani kakao Manokwari Selatan dan 200 hektare oleh Koperasi Ebier Suth Cokran.
Adapun, saat ini sekitar 88 hingga 90 persen tenaga kerja PT Ebier Suth Cokran berasal dari masyarakat adat Papua yang terlibat dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari pembibitan, budidaya, panen, hingga pengolahan pascapanen dan pengendalian mutu.
Direktur Manajemen Pemasaran dan Komunikasi PT Ebier Suth Cokran, Febri Sumbung, mengatakan kunjungan Wapres menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong industri kakao nasional yang produktif dan berkelanjutan.
“Wakil Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama kakao dunia, namun hal tersebut harus dibangun melalui peningkatan produktivitas, kualitas, hilirisasi, serta pengelolaan kebun yang ramah lingkungan,” ujar Febri di lokasi.
Kunjungi Pesparawi Nasional XIV
Seusai tinjau pabrik coklat, Gibran membuka acara Pespawari Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat pada Sabtu (20/6/2026) malam.
Pesparawi merupakan ajang kompetisi paduan suara gerejawi yang diikuti oleh 5.434 peserta, tamu, dan penggembira dari 38 provinsi. Pada acara ini, Gibran membagikan sepeda serta alat musik untuk peserta Pesparawi.
Total ada lima peserta, tiga masih anak-anak dan dua sudah remaja. Mereka satu persatu ditanya oleh Gibran soal keahlian yang bakal ditampilkan di Pespawari. Keahliannya cukup beragam, ada soal tarian, ikut parade devile, hingga bernyanyi.
Setelah memamerkan keahliannya itu, kelima anak mendapatkan hadiah dari Gibran. Khusus tiga anak diberikan sepeda, sementara dua remaja menerima alat musik.
"Ini yang kecil-kecil saya kasih sepeda ya. Mau sepeda? Kamu bisa naik sepeda? Bisa?" tanya Gibran.
"Bisa," jawab anak itu.
"Sepedanya gede-gede. Bisa? Bener? Kamu bisa naik sepeda?" ujar Gibran, dan disanggupi ketiga anak.
"Nah, untuk yang gede-gede, ini ada alat musik. Keyboard atau gitar?" tanya Gibran, dua remaja ini pun mendapatkan masing-masing satu alat musik.
Keliling Asmat
Setelah seharian di Manokwari, Gibran bersama mahasiswa mengunjungi salah satu kabupaten di Papua Selatan yakni Asmat. Lokasi ini sempat dikunjungi oleh ayahnya yang juga Presiden ke-7 Joko Widodo pada 2018.
Kala itu, jalanan masih berbahan kayu-kayu yang disusun. Namun demikian, kini jalanan di lokasi sudah sebagian dilapisi beton. Selama di Asmat, Gibran dan rombongan menggunakan sepeda motor yang ditenagai listrik.
Titik pertama yang disinggahi Gibran yaitu Museum di Asmat. Di sini, terdapat momen haru lantaran salah satu mahasiswa yang diajak Gibran adalah warga Asmat yakni Kaletus Sakaro bertemu dengan ayahnya setelah tidak pulang selama dua tahun.
Di hadapan Kaletus dan ayahnya, Gibran berjanji akan memfasilitasi ayah Kaletus untuk menghadiri wisuda di Yogyakarta jika anaknya sudah lulus.
Di samping itu, Gibran juga diperlihatkan karya seni ukir hasil tangan-tangan warga Asmat. Tak hanya itu, Gibran juga diperlihatkan satu motor listrik bersejarah yang sempat digunakan Jokowi untuk mengelilingi Asmat.
Motor listrik yang ditunggangi Jokowi itu berkelir merah dengan pelat RI. Motor listrik ini pun menjadi menjadi salah satu barang yang dipajang di dalam museum
Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo mengatakan, Jokowi dan Gibran adalah Presiden dan Wakil Presiden RI pertama yang datang langsung ke Asmat di Agats.
Dia pun menyatakan bahwa kedatangan Jokowi merupakan kebanggan bagi warga Asmat lantaran telah meninggalkan legasi yang berkesan saat kunjungan delapan tahun silam.
"Presiden pertama yang berkunjung ke sini Pak Jokowi. Wakil presiden pertama Bapak Gibran," kata Thomas kepada Gibran di Museum Asmat, Minggu (21/6/2026).
Setelah di Museum, Gibran beranjak mengunjungi progres pembangunan Gereja Katedral Salib Suci Baru, pembuatan sagu di Sekolah Sagu hingga mengakhiri kunjungan di RSUD Perpetua J. Safanpo.
Perjuangkan Program Prioritas di 3T
Usai melakukan kunker dan menyerap aspirasi masyarakat dari NTT, Gorontalo dan Papua. Gibran menyatakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti MBG harus diprioritaskan di daerah terluar, terdepan dan tertinggal atau 3T.
Hal tersebut disampaikan oleh Gibran saat melakukan kunjungan kerja ke Asmat, Papua Selatan pada Minggu (21/6/2026).
"Empat hari terakhir ini kan sudah saya ajak ke Ende, Gorontalo, Manokwari, dan ini hari Minggu ini kita di Asmat. Perlu kita highlight di sini bahwa kami memperjuangkan program-program prioritas dari Bapak Presiden di area-area 3T. MBG misalnya, harus kita perjuangkan di sini di Asmat," ujar Gibran.
Khusus di Asmat, Gibran menyatakan telah berdialog dengan tokoh agama agar bisa berkolaborasi dengan gereja keuskupan maupun kantin sekolah untuk mengoptimalkan program MBG.
Selain pembahasan MBG, eks Wali Kota Solo ini juga menyoroti persoalan lain seperti kesehatan agar nantinya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.
"Jadi nanti untuk masalah kesehatan akan kita lakukan intervensi juga. Dan program-program lain apa pun itu kalau dari saya pribadi siap untuk bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama. Dan yang paling mengerti kondisi lapangan," imbuhnya.
Lebih jauh, Gibran juga memastikan bakal mendukung pengelolaan sagu di Asmat agar bisa lebih berkembang untuk nantinya bisa mengangkat perekonomian lokal. Selain itu, Gibran juga menyatakan untuk menindaklanjuti persoalan lain dari setiap daerah selama kunker dari mulai 18 Juni hingga 21 Juni 2026.
Testimoni Mahasiswa
Rapid Rapid Bena Matin salah satu mahasiswa yang diajak dalam kunker ini menyatakan bahwa program prioritas MBG perlu diprioritaskan di wilayah 3T. Mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed ini menjelaskan kondisi masyarakat khususnya di 3T sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat agar menekan angka stunting.
"Secara pribadi saya setuju MBG ini perlu diprioritaskan dan didahulukan untuk daerah daerah 3T dengan manfaat untuk mencegah stunting, meningkatkan asupan gizi anak yang layak, membawa dampak perekonomian yang positif bagi masyarakat sekitar, membantu mengurangi beban masyarakat disana," ujar Rapid.
Namun demikian, Rapid menekankan bahwa pemerintah juga sebaiknya bisa memperhatikan lebih dulu kebutuhan fundamental bagi sektor pendidik. Misalnya, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah hingga kesejahteraan tenaga pendidik
Dia pun mengharapkan agar pemerintah bisa mempertimbangkan agar penyelenggaraan MBG di wilayah yang sudah maju agar ditinjau ulang agar tidak terjadi pemborosan anggaran.
"Sehingga keuangan negara juga membaik dan penerimanya tepat sasaran. Lebih jelasnya dilakukan pemetaan ulang sesuai dengan wilayah. Dan dalam pelaksanaannya nanti bisa melibatkan kantin kantin sekolah, dapur dapur umum masyarakat yang sudah ada, sehingga biayanya lebih efisien dan efektif," imbuhnya.
Selain itu, dia juga menyoroti soal pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar bisa dikaji untuk dibangun di titik-titik yang tepat. Tentunya, penentuan titik ini sudah dikoordinasikan dengan masyarakat.
Senada, Mahasiswa Ilmu Sejarah UI, Daffa Ulhaq menyatakan agar pemerintah bisa menyelesaikan persoalan yang lebih mendasar sebelum melaksanakan program MBG.
"Pemerintah mesti sadar bahwa mungkin selama ini target MBG itu tidak sesuai, dan dalam pelaksanaannya juga banyak kesenjangan serta ketimpangan," ujarnya.
Lebih jauh, menurutnya, penentuan pelaksanaan program MBG ini lebih kompleks karena harus memikirkan karakteristik masing-masing daerah. Pada intinya, Daffa berharap agar program ini bisa dikaji ulang pemerintah.
"Setiap daerah punya persoalannya masing-masing yang jauh lebih kompleks. Jadi, apakah program ini bisa berjalan efektif? Belum tentu di setiap daerah bisa sama. Makanya pemerintah perlu mengkaji ulang hal ini," pungkasnya.
Adapun, keduanya menyatakan bakal membuat laporan terkait dengan kunjungan ini secara objektif yang menggambarkan kondisi riil di lapangan serta aspirasi dari perspektif masing-masing mahasiswa.
Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke Bali pada 12–13 Februari 2026 mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen masyarakat. Kunjungan... | Halaman Lengkap [374] url asal
BALI - Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke Bali pada 12-13 Februari 2026 mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi Rampai Nusantara (RN) Bali. Sejak kedatangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (12/2/2026), kehadiran Wapres Gibran disambut antusias.
Pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel gabungan TNI, Polri, Korem 163/Wira Satya, serta Paspampres. Turut menyambut Gubernur Bali I Wayan Koster dan Ketua Rampai Nusantara Bali beserta pengurus lainnya.
Momentum kunjungan ini dimanfaatkan Rampai Nusantara Bali untuk menegaskan komitmen dan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Ketua Rampai Nusantara Bali Sudadi Murtadho (Bang Edo) menyampaikan apresiasi atas kinerja dan kepedulian Wapres Gibran terhadap persoalan daerah, khususnya Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. “Kami dari Rampai Nusantara Bali menyambut dengan penuh kebanggaan kehadiran Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” kata Edo dalam keterangannya.
“Beliau adalah representasi pemimpin muda yang visioner, responsif, dan dekat dengan rakyat. Kami tegak lurus mendukung kepemimpinan Prabowo–Gibran demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” sambungnya.
Ia juga menambahkan bahwa konsistensi Wapres dalam meninjau langsung kondisi lapangan menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, dalam rangkaian kunjungannya, Wapres Gibran turut menyoroti sektor pariwisata dan isu lingkungan, termasuk penanganan sampah di kawasan pantai Bali.
Sebelumnya, Wapres juga memberikan apresiasi terhadap langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani persoalan lingkungan demi menjaga citra Bali. “Sesuai arahan Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar, kami akan tindak lanjuti perintah Presiden Prabowo dengan terus memonitor sekaligus ikut serta dalam penanganan sampah di seluruh wilayah Bali," tegas Edo.
Pada Jumat (13/2/2026) pagi, Wapres didampingi pengurus Rampai Nusantara Bali melanjutkan agenda blusukan ke Pasar Badung dan tiba pukul 07.43 WITA. Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara ikut serta dalam rombongan.
Dalam kesempatan itu, Wapres meninjau satu per satu kios di lantai 1, mulai dari pedagang bumbu dapur, beras, daging, hingga kebutuhan pokok lainnya. Wapres mengecek langsung harga, stok, serta distribusi bahan pokok guna memastikan stabilitas menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Rampai Nusantara menilai kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata Bali, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.
(rca)
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56