#30 tag 24jam
Cara Cek Desil Kemensos 2026, Masukkan NIK KTP untuk Lihat Desil 1 sampai 10
Cara cek desil Kemensos 2026 lewat HP cukup pakai NIK KTP. Ketahui desil 1 sampai 10 dan cek status penerima bansos secara online. [883] url asal
#kemensos #cek-bansos #cek-bansos-kemensos #cara-cek-desil #cek-bansos-ktp #cek-desil #desil-bansos #cara-cek-desil-bansos #cara-mengecek-desil-bansos #cek-desil-1-sampai-10 #https-cekbansos-kemensos-g
(Kompas.com - Money) 29/06/26 08:37
v/262356/
KOMPAS.com – Cek desil menjadi salah satu hal yang banyak dicari masyarakat. Pasalnya, status desil menjadi salah satu dasar pemerintah dalam memberikan bantuan sosial (bansos).
Penerima bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan iuran BPJS Kesehatan PBI, mengacu pada desil DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional).
Kini, masyarakat dapat cek bansos sekaligus mengetahui posisi desil secara online hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP. Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos di ponsel.
Lantas, bagaimana cara cek desil bansos secara online? Berikut penjelasannya.
Cara cek desil bansos lewat HP
Ada dua cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengetahui status desil, yaitu melalui website resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
1. Cara cek desil lewat website Kemensos
Anda bisa cek desil melalui browser di ponsel atau komputer dengan mengakses situs resmi Kemensos. Cara ini juga sering disebut sebagai cara cek desil lewat Google. Berikut caranya:
- Buka browser di HP atau komputer
- Masuk ke situs https cekbansos kemensos go id 2026 terbaru, yaitu https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik tombol "Cari Data".
Melalui layanan ini, masyarakat dapat cek bansos KTP, mengetahui status penerima bantuan, jenis bantuan yang diterima, sekaligus melihat kategori desil yang tercatat dalam basis data pemerintah.
2. Cara cek desil di aplikasi Cek Bansos
Masyarakat juga dapat melakukan cara cek desil menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Android maupun iPhone. Berikut cara cek desil 1 sampai 10 di aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi, lalu pilih menu Cek Bansos
- Masukkan NIK sesuai data kependudukan
- Klik Cari Data
- Tunggu hingga hasil pencarian muncul.
Lewat aplikasi ini, pengguna tidak hanya bisa cek desil bansos, tetapi juga melihat data anggota keluarga, status penerima bantuan, hingga posisi desil berdasarkan DTSEN.
Cara ini menjadi pilihan praktis karena seluruh proses dapat dilakukan langsung dari ponsel tanpa perlu datang ke kantor desa, kelurahan, maupun dinas sosial.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar hasil pencarian desil di aplikasi Cek Bansos Kemensos. Cek desil. Cara cek desil 2026. Penyebab bansos tidak cair. Cara cek desil bansos Kemensos 2026. Cek desil online. Cara cek desil.Apa itu desil bansos?
Sebelum melakukan cara mengecek desil bansos, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan desil.
Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Dalam sistem ini, seluruh penduduk dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari masyarakat dengan kondisi ekonomi paling rendah hingga paling tinggi.
Semakin kecil angka desil seseorang, semakin besar peluangnya untuk menjadi prioritas penerima bantuan sosial.
Penentuan kategori desil menggunakan data dalam DTSEN yang diperbarui secara berkala agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Cek desil 1 sampai 10, ini arti setiap kategori
Setelah melakukan cek desil, hasil pencarian biasanya akan menampilkan posisi seseorang dalam kelompok kesejahteraan. Berikut pembagian cek desil 1 sampai 10:
- Desil 1: Kelompok miskin ekstrem
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menuju kelas menengah
- Desil 6-10: Kelompok masyarakat menengah hingga ekonomi atas.
Dengan kata lain, apabila hasil menunjukkan desil 6-1, perlu dipahami bahwa kategori desil 6-10 umumnya berada pada kelompok ekonomi menengah hingga atas, sehingga peluang menerima bansos biasanya lebih kecil dibanding kelompok desil yang lebih rendah.
Desil berapa yang berpeluang menerima bansos?
Secara umum, kategori desil digunakan pemerintah sebagai salah satu acuan dalam penyaluran bantuan sosial. Rinciannya sebagai berikut:
- Desil 1 sampai desil 4 menjadi prioritas penerima PKH
- Desil 1 sampai desil 5 berpeluang menerima BPNT atau Program Sembako
- Desil 1 sampai desil 5 dapat memperoleh bantuan iuran BPJS Kesehatan PBI
- Desil 1 sampai desil 5 juga berpotensi menerima bantuan melalui program ATENSI.
Meski demikian, status desil bukan satu-satunya syarat. Pemerintah tetap melakukan verifikasi dan validasi data sebelum menetapkan penerima bantuan.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar pencairan informasi pencairan bansos di aplikasi Cek Bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos Juni 2026. Cek bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos. Cek desil. Cek bansos KTP. Cara cek desil.Kenapa hasil cek bansos tidak muncul?
Sebagian masyarakat sudah melakukan cek bansos maupun cek desil, tetapi data belum muncul dalam sistem. Beberapa penyebab yang paling sering terjadi antara lain:
- Data kependudukan belum diperbarui
- Data masih dalam proses verifikasi dan validasi
- Penerima yang tercatat telah meninggal dunia
- Terdaftar sebagai ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga yang berstatus ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil cek bansos KTP maupun status penerima bantuan sosial.
Cara mengajukan perbaikan data desil
Apabila hasil cek desil bansos dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan usulan perbaikan data. Pengajuan dapat dilakukan melalui dua cara berikut.
1. Secara offline
Datang langsung ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat dengan membawa dokumen pendukung untuk mengajukan perubahan data.
2. Secara online
Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Usulan pada aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan pembaruan data secara digital.
Pemerintah mengimbau masyarakat agar rutin memperbarui data kependudukan sehingga informasi dalam DTSEN tetap akurat dan penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.
Dengan mengetahui cara cek desil, masyarakat dapat memantau posisi kesejahteraan yang tercatat dalam basis data pemerintah.
Melalui cek desil, cara cek desil bansos, maupun cara mengecek desil bansos menggunakan NIK KTP, proses pengecekan kini dapat dilakukan dengan mudah langsung dari HP.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Cek Desil Kemensos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Langsung Muncul Status Bansos
Cara cek desil Kemensos 2026 lewat HP menggunakan NIK KTP. Ketahui status bansos, kategori desil, dan peluang menerima bantuan sosial. [882] url asal
#cek-bansos-kemensos #cek-bansos-kemensos-go-id #cekbansos-kemensos-go-id #cara-cek-desil #cek-desil #cek-desil-bansos #cara-cek-desil-lewat-google #cek-desil-bansos-2026 #cek-desil-kemensos #cek-desil
(Kompas.com - Money) 25/06/26 17:49
v/259857/
KOMPAS.com – Cek desil menjadi salah satu informasi yang banyak dicari masyarakat pada 2026, terutama oleh warga yang ingin mengetahui peluang menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Melalui layanan digital yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos), masyarakat kini dapat melakukan cek desil nik secara online hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP.
Hasil pengecekan akan menunjukkan posisi seseorang dalam kelompok kesejahteraan yang menjadi dasar penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.
Informasi cek desil bansos 2026 penting untuk diketahui karena status desil menjadi salah satu acuan dalam penentuan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan iuran BPJS Kesehatan PBI, hingga sejumlah program perlindungan sosial lainnya.
Lantas, bagaimana cara cek desil secara online lewat HP?
Cara cek desil secara online 2026
- Cara cek desil lewat Google
Salah satu metode yang paling banyak digunakan masyarakat adalah cara cek desil lewat Google melalui situs resmi Kemensos. Berikut cara cek desil online lewat HP:
- Buka Google melalui browser di HP
- Akses laman resmi cek bansos kemensos go id, https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul pada layar
- Klik tombol "Cari Data"
- Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Melalui metode cara cek desil lewat Google ini, pengguna dapat mengetahui status penerima bantuan, jenis bansos yang diterima, serta kategori desil yang tercatat dalam basis data pemerintah.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar cek desil secara online lewat HP. Cek desil Kemensos Juni 2026. Cek desil Juni 2026. Cara cek desil lewat Google. Cara cek desil di aplikasi Cek Bansos.- Cara cek desil di Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, masyarakat juga dapat melakukan cara cek desil di aplikasi cek bansos yang tersedia untuk perangkat Android maupun iPhone.
Berikut tahapan cara cek desil di Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos"
- Masukkan NIK sesuai data kependudukan
- Klik tombol "Cari Data"
- Tunggu hingga informasi ditampilkan sistem.
Melalui cara cek desil di aplikasi cek bansos, masyarakat dapat melihat status bantuan sosial, data anggota keluarga, hingga posisi desil yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Metode ini juga menjadi salah satu cara paling praktis untuk melakukan cek desil nik kapan saja tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial.
Apa itu desil bansos?
Sebelum melakukan cek desil bansos, penting untuk memahami arti desil dalam sistem bantuan sosial pemerintah.
Desil merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Dalam sistem ini, seluruh penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok atau desil, mulai dari kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga paling tinggi.
Semakin kecil angka desil seseorang, semakin besar peluangnya menjadi prioritas penerima bantuan sosial.
Data yang digunakan dalam cek desil kemensos berasal dari DTSEN yang dikelola pemerintah dan diperbarui secara berkala untuk memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Pembagian desil dalam data Kemensos
Hasil cek desil bansos 2026 umumnya akan menunjukkan kategori sebagai berikut:
- Desil 1: Kelompok miskin ekstrem.
- Desil 2: Kelompok miskin.
- Desil 3: Kelompok hampir miskin.
- Desil 4: Kelompok rentan miskin.
- Desil 5: Kelompok menuju kelas menengah.
- Desil 6 sampai desil 10: Kelompok menengah hingga ekonomi atas.
Melalui sistem cek desil kemensos, pemerintah dapat menentukan kelompok masyarakat yang berhak diprioritaskan dalam program bantuan sosial.
Secara umum:
- Desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas penerima PKH.
- Desil 1 hingga desil 5 berpeluang menerima BPNT atau Program Sembako.
- Desil 1 hingga desil 5 dapat memperoleh bantuan iuran BPJS Kesehatan PBI.
- Desil 1 hingga desil 5 berkesempatan menerima bantuan melalui program ATENSI.
Karena itu, banyak masyarakat yang rutin melakukan cek desil 1 sampai 10, cek desil kemensos sekaligus mengecek status desil mereka untuk mengetahui peluang mendapatkan bantuan pemerintah.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar pencairan informasi pencairan bansos di aplikasi Cek Bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos Juni 2026. Cek bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos.Kenapa nama tidak muncul saat cek bansos?
Tidak sedikit warga yang telah melakukan cek desil nik atau cek bansos kemensos, tetapi datanya belum muncul dalam sistem. Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:
- Data kependudukan belum lengkap atau belum diperbarui
- Data masih dalam proses verifikasi dan validasi
- Penerima yang tercatat telah meninggal dunia
- Terdaftar sebagai ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga yang berstatus ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil cek desil bansos maupun status penerima bantuan sosial.
Jika hasil cek desil kemensos dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan usulan perbaikan data. Pengajuan dapat dilakukan melalui dua cara berikut:
1. Secara offline
Masyarakat dapat datang langsung ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat untuk menyampaikan usulan perubahan data.
2. Secara online
Usulan juga dapat diajukan melalui fitur "Usulan" yang tersedia pada aplikasi Cek Bansos.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin memperbarui data kependudukan agar hasil cek desil bansos 2026 semakin akurat dan penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.
Melakukan cek desil secara berkala dapat membantu masyarakat mengetahui posisi sosial ekonominya dalam basis data pemerintah.
Dengan memanfaatkan layanan cek desil nik, cara cek desil lewat Google, maupun cara cek desil di aplikasi cek bansos, warga dapat memantau status bantuan dengan lebih mudah.
Itulah informasi lengkap mengenai cek desil, mulai dari cara cek desil, cek desil kemensos, hingga cek desil bansos 2026 yang bisa dilakukan langsung lewat HP menggunakan NIK KTP.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangBansos Kemensos Tahap 2 Juni 2026 Cair: Cek Desil, Nominal & Daftar Penerima
Bansos Kemensos tahap 2 Juni 2026 cair melalui PKH dan BPNT. Berikut cara cek Bansos Kemensos melalui aplikasi maupun website resmi. [1,055] url asal
#bansos-kemensos #cara-cek-bansos #cek-bansos #bansos-2026 #bansos-juni-2026 #link-bansos #link-bansos-juni-2026 #bansos-cair #cek-desil-bansos #daftar-penerima-bansos #nominal-bansos #program-keluarga
(Bisnis.Com - Terbaru) 03/06/26 22:31
v/239261/
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (Bansos) melalui Kementerian Sosial (Kemensos) lewat program keluarga harapan (pkh) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap II pada Juni 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap jumlah penerima bansos pada tahap kedua mengalami perubahan. Hal ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Dia menuturkan, pemutakhiran DTSEN dilakukan agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Dia menyebut bahwa hasil evaluasi menunjukkan sebagian bantuan sosial dan subsidi sosial masih belum sepenuhnya tepat sasaran.
Dia menyampaikan bahwa DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting Terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Daftar Penerima Bansos Berdasarkan Desil DTSEN 2026, Ini yang Bisa Dapat PKH dan BPNT
Cek daftar penerima bansos berdasarkan desil DTSEN 2026. Simak kelompok yang bisa menerima PKH dan BPNT serta cara cek status desil bansos online. [740] url asal
#desil-bansos-2026 #bansos-berdasarkan-desil #daftar-penerima-bansos #cara-cek-desil-bansos #penerima-bansos-berdasarkan-desil
(Bisnis.Com - Terbaru) 21/05/26 08:10
v/227184/
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah kini menggunakan sistem desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama penyaluran bantuan sosial pada 2026. Sistem tersebut dipakai untuk menentukan kelompok masyarakat yang berhak menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Namun, banyak masyarakat masih bingung mengenai arti desil dan jenis bantuan yang bisa diterima masing-masing kelompok. Padahal, status desil menjadi salah satu faktor penting yang menentukan apakah seorang masuk prioritas penerima bansos atau tidak.
Secara umum, semakin kecil angka desil maka semakin tinggi prioritas penerima bantuan sosial. Pemerintah kini memfokuskan penyaluran bansos reguler kepada masyarakat dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 yang dinilai paling membutuhkan.
Kategori Desil di DTSEN
Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Dalam DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok mulai dari desil 1 hingga desil 10.
Semakin rendah angka desil, maka kondisi ekonomi masyarakat dinilai semakin rentan dan menjadi prioritas bantuan pemerintah.
Berikut kategori desil bansos 2026:
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
DTSEN sendiri merupakan hasil integrasi berbagai data sosial pemerintah seperti DTKS, Regsosek, dan P3KE yang dipadankan dengan data kependudukan nasional.
Daftar Bansos Berdasarkan Desil 2026
Tidak semua kelompok desil menerima bantuan sosial. Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah memprioritaskan bansos untuk masyarakat dalam kategori desil bawah agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Desil 1 - 4 Bisa Dapat PKH dan BPNT
Kelompok desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT. Selain itu, ada jenis bantuan lain yang berpotensi diterima antara lain:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- PBI JK
- Bantuan pangan pemerintah
PKH sendiri diberikan berdasarkan komponen keluarga penerima manfaat seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Sementara BPNT disalurkan untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Desil 5 ke Atas Apakah Bisa Dapat Bansos?
Masyarakat yang masuk kelompok desil 5 hingga 10 umumnya tidak lagi menjadi prioritas utama penerima bansos reguler seperti PKH dan BPNT. Kementerian Sosial mulai memfokuskan penyaluran bantuan sosial kepada kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, yakni desil 1 sampai desil 4.
Sebelumnya, sejumlah program bansos masih mencakup penerima hingga desil 5. Namun, kebijakan terbaru membuat penyaluran bantuan lebih diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang dinilai paling membutuhkan.
Meski demikian, masyarakat desil 5 masih berpeluang menerima bantuan tertentu seperti PBI JK atau program bantuan daerah tergantung hasil verifikasi dan kebijakan masing-masing wilayah.
Cara Cek Desil Bansos Secara Online
Masyarakat kini dapat mengecek status desil bansos secara online hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos.
Berikut langkah-langkah untuk mengecek status desil bansos secara online:
Cara Cek Desil via Website Kemensos
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Input kode captcha yang tersedia
- Klik “Cari Data
Sistem nantinya akan menampilkan informasi status bansos, kategori desil, serta jenis bantuan sosial yang diterima.
Cara Cek Desil via Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Login atau daftar akun baru
- Buka menu "Profil" atau "Cek Bansos".
- Lihat informasi kategori desil penerima
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat juga dapat memantau status bantuan sosial secara mandiri melalui ponsel.
Pemerintah menggunakan sistem desil dalam DTSEN untuk memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Karena itu, masyarakat diimbau rutin mengecek status desil dan memperbarui data kependudukan agar tetap terdaftar dalam program bantuan sosial yang sesuai.
FAQ tentang Penerima Bansos Berdasarkan Desil DTSEN 2026
1. Apa itu sistem desil dalam DTSEN?
Sistem desil dalam DTSEN adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, dari desil 1 yang paling miskin hingga desil 10 yang paling kaya.
2. Siapa yang berhak menerima PKH dan BPNT?
Kelompok masyarakat dalam desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama penerima PKH dan BPNT karena mereka dinilai paling membutuhkan.
3. Apakah masyarakat desil 5 ke atas bisa mendapatkan bansos?
Masyarakat desil 5 ke atas umumnya tidak menjadi prioritas utama untuk PKH dan BPNT, tetapi masih bisa menerima bantuan lain tergantung kebijakan daerah.
4. Bagaimana cara mengecek status desil bansos secara online?
Status desil bansos dapat dicek secara online melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos dengan menggunakan NIK.
5. Apa yang harus dilakukan agar tetap terdaftar dalam program bansos?
Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek status desil dan memperbarui data kependudukan agar tetap terdaftar dalam program bansos yang sesuai.
Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Mulai Cair via Pos & Himbara, Cek Desil, Penerima & Nominal
Bansos PKH dan BPNT tahap 2 cair Mei 2026 via Pos dan Bank Himbara. Cek penerima dan desil di laman Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,019] url asal
#bansos-pkh #bansos-bpnt #bansos-cair #bansos-tahap-2 #bansos-mei-2026 #bansos-mei-2026-cair #cek-desil-bansos #cara-cek-bansos-kemensos #penerima-bansos #nominal-bansos #pkh-2026 #bpnt-2026 #bank-himb
(Bisnis.Com - Terbaru) 19/05/26 05:30
v/224329/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026. Pencairan bansos dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (19/5/2026).
Dia menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Adapun, pada triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Cek Desil Kemensos Mei 2026 Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status Bansos Online lewat HP
Cara cek desil Kemensos Mei 2026 kini bisa online lewat HP pakai NIK KTP. Cek status bansos PKH, BPNT, hingga kategori desil terbaru. [626] url asal
#bansos #cek-bansos-kemensos #cekbansos-kemensos-go-id #cara-cek-desil #cek-desil #desil #cek-desil-bansos #cek-desil-kemensos
(Kompas.com - Money) 18/05/26 19:30
v/224155/
KOMPAS.com – Cara cek desil ramai dicari masyarakat yang ingin mengetahui status data sosial ekonominya dalam sistem bantuan sosial pemerintah.
Pengecekan desilbansos kini bisa dilakukan secara online hanya lewat HP menggunakan NIK KTP. Masyarakat tak perlu lagi datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial untuk mengetahui apakah masuk kategori penerima bantuan sosial atau tidak.
Informasi desil Kemensos penting dipahami karena berkaitan dengan peluang menerima berbagai bantuan pemerintah, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT atau bantuan sembako, hingga bantuan iuran BPJS Kesehatan.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyediakan layanan digital yang dapat diakses kapan saja untuk mempermudah masyarakat mengecek status bansos secara mandiri.
Lalu, bagaimana cara cek desil Kemensos online lewat HP?
Cara cek desil Kemensos Mei 2026 lewat HP
Pengecekan desil bansos dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos maupun situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Cara cek desil bansos lewat aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi lalu pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK KTP
- Klik “Cari Data”
Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan informasi penerima bansos, jenis bantuan yang diterima, hingga kelompok desil dalam DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional).
2. Cara cek desil Kemensos lewat website resmi
- Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK KTP
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
Hasil pencarian akan menampilkan status penerima bantuan sosial beserta informasi kelompok desil dan program bansos yang diterima.
KOMPAS.com/MIFTAHUL HUDA Ilustrasi bansos, cek desil Kemensos. Cara cek desil Kemensos. Cek desil Mei 2026. Cek desil Kemensos.Apa itu desil bansos?
Desil bansos merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Dalam sistem ini, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok atau desil.
Semakin kecil angka desil seseorang, maka kondisi ekonominya dinilai semakin rendah dan menjadi prioritas penerima bantuan sosial pemerintah.
Data tersebut bersumber dari DTSEN yang dikelola Kemensos dan terintegrasi dengan data Badan Pusat Statistik (BPS). Pemerintah melakukan pembaruan data secara berkala agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Pembagian kelompok desil bansos
Berikut kategori kelompok desil dalam data sosial ekonomi nasional:
- Desil 1: Kelompok miskin ekstrem
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menuju kelas menengah
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga ekonomi atas
Kelompok desil menjadi salah satu acuan utama pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial.
Berikut gambaran program bansos berdasarkan kelompok desil:
- Desil 1–4 diprioritaskan menerima PKH
- Desil 1–5 berpeluang menerima BPNT atau Program Sembako
- Desil 1–5 dapat memperoleh bantuan iuran BPJS Kesehatan (PBI-JK)
- Desil 1–5 berkesempatan menerima bantuan program ATENSI
Sementara masyarakat dengan status di atas desil 5 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena dianggap memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik.
Penyebab nama tidak muncul sebagai penerima bansos
Sebagian masyarakat merasa layak menerima bantuan sosial, tetapi namanya tidak tercantum dalam sistem Kemensos. Kondisi tersebut bisa terjadi karena beberapa hal berikut:
- Data belum terdaftar atau belum lengkap
- Data masih dalam proses verifikasi
- Penerima telah meninggal dunia
- Berstatus ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga dengan status pekerjaan tersebut
Karena itu, pemerintah terus melakukan validasi dan pembaruan data agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
GENERATED BY GEMINI AI Ilustrasi penerima bansos, cek desil bansos.Jika hasil cek desil Kemensos tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengusulkan perbaikan data melalui dua cara berikut:
- Datang langsung ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat dengan membawa dokumen pendukung
- Pengajuan juga bisa dilakukan lewat menu “Usulan” pada aplikasi Cek Bansos
Pemerintah mengimbau masyarakat aktif memperbarui data agar proses penyaluran bansos menjadi lebih akurat dan tepat sasaran.
Itulah cara cek desil Kemensos Mei 2026 secara online lewat HP menggunakan NIK KTP. Dengan mengetahui cek desil bansos, masyarakat bisa memantau peluang menerima bansos PKH, BPNT, maupun bantuan sosial lainnya dari pemerintah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangBansos Kemensos PKH & BPNT Tahap 2 Cair, Perhatikan 6 Poin Penting Ini
Bansos PKH & BPNT tahap 2 cair Mei 2026 melalui Bank Himbara & Pos. Cek status penerima di laman Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,022] url asal
#bansos-kemensos #cara-cek-bansos-kemensos #cara-cek-desil-bansos #bansos #bansos-mei-2026 #banso-mei-2026-cair #link-bansos-2026 #bansos-2026 #bansos-pkh #bpnt #bansos-tahap-2-cair #program-keluarga-h
(Bisnis.Com - Terbaru) 08/05/26 21:42
v/216126/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) hingga Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Triwulan II/2026. Penyaluran Bansos dilakukan melalui 2 jalur yakni lewat PT Pos Indonesia dan Bank Himbara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa Kemensos bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untukpenentuan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bansos PKH dan Bansos Sembako Triwulan II/2026.
“Yang perlu saya tegaskan sekarang di tempat ini, bahwa pendamping PKH (dan) kita semua tidak bisa menentukan desil DTSEN. Tugas kita hanya mengirim data-data yang sesuai di lapangan. Yang menentukan adalah BPS,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Jumat (8/5/2026).
Menurut Gus Ipul, pembagian Desil yang terbagi ke dalam tingkat nasional, regional (provinsi), dan kabupaten/kota ini, perlu dipahami dengan baik dan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program.
“Untuk itu, ini perlu dipahami oleh kita semuanya khususnya untuk daerah, supaya bantuan-bantuan yang dilakukan oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah itu bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Gus Ipul mengatakan hasil pemutakhiran DTSEN kali ini lebih cepat dari triwulan sebelumnya. Dia menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan bansos reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, dia memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Kemensos Mau Perluas Bansos PKH & BPNT, Cek Link, Daftar Penerima & Nominal
Kemensos berencana memperluas penerima Bansos PKH dan BPNT untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Berikut cara cek Bansos 2026. [1,189] url asal
#bansos-2026 #bansos-triwulan-ii-2026 #cara-cek-bansos-kemensos #bansos-cair #bansos-mei-2026-cair #bansos-pkh #bpnt-2026 #cek-desil-bansos #syarat-bansos #nominal-bansos #bansos-kemensos #jadwal-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 05/05/26 09:30
v/211250/
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) berencana memperluas penerima bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sembako atau bantuan pangan non-tunai (BPNT).
Rencana kebijakan ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Dalam rapat tersebut, Gus Ipul menyampaikan bahwa bansos merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui konsumsi masyarakat.
Dia menjelaskan, program seperti PKH dan Bantuan Sembako difokuskan pada kelompok rentan di desil 1–4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Bansos bagian dari komponen pertumbuhan ekonomi. Kami mengusulkan bukan penebalan, tapi perluasan penerima manfaat,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip, Selasa (5/5/2026).
Gus Ipul juga menekankan pentingnya integrasi kebijakan dengan kementerian/lembaga lain, termasuk koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, terutama dalam implementasi program di daerah.
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dia menyebut, Kemensos bekerja sama denganBadan Pusat Statistik (BPS) untukpenentuan desil dalam DTSEN sebagai dasar penyaluran bansos PKH dan Bansos Sembako.
Gus Ipul menuturkan bahwa pemutakhiran DTSEN terus dilakukan karena data bersifat dinamis dan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Yang perlu saya tegaskan sekarang di tempat ini, bahwa pendamping PKH (dan) kita semua tidak bisa menentukan desil DTSEN. Tugas kita hanya mengirim data-data yang sesuai di lapangan. Yang menentukan adalah BPS,” ujarnya.
Dia menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
Pencairan Bansos Triwulan II 2026
Sementara itu, untuk pencairan bansos Triwulan II 2026, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Dia mengatakan bahwa hasil pemutakhiran 10 hari lebih cepat dari triwulan sebelumnya.
“Sebelumnya, biasanya BPS menyerahkan tanggal 20, kini alhamdulillah terima kasih Ibu Kepala BPS, bisa menyerahkan di tanggal 10, awal penyaluran setiap triwulannya. Ini saya berterima kasih, karena dengan begitu penyaluran bisa kita lakukan lebih cepat,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut Daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
Cara Cek Bansos April 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Kabar Baik! Penerima Bansos PKH & BPNT Bakal Diperluas, Cek Desil & Nominal
Kemensos akan memperluas penerima Bansos PKH dan BPNT untuk desil 1-4. Cek penerima via laman Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,217] url asal
#bansos-2026 #bansos-pkh #bpnt #cek-desil-bansos #bansos-april-2026 #link-bansos-2026 #cara-cek-bansos-2026 #bansos-2026-cair #bansos-cair #daftar-bansos-2026 #bansos-kemensos-2026 #bansos-pkh-2026 #ba
(Bisnis.Com - Terbaru) 29/04/26 07:00
v/205901/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) berencana memperluas penerima bantuan sosial (Bansos) seperti program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT).
Rencana kebijakan ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (28/4/2026).
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Satgas melalui Keppres Nomor 4 Tahun 2026, dengan tujuan mempercepat berbagai program prioritas pemerintah.
Dalam rapat tersebut, Gus Ipul menyampaikan bahwa bansos merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui konsumsi masyarakat.
“Bansos bagian dari komponen pertumbuhan ekonomi. Kami mengusulkan bukan penebalan, tapi perluasan penerima manfaat,” ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip, Rabu (29/4/2026).
Dia menjelaskan, program seperti PKH dan Bantuan Sembako difokuskan pada kelompok rentan di desil 1–4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Gus Ipul juga menekankan pentingnya integrasi kebijakan dengan kementerian/lembaga lain, termasuk koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, terutama dalam implementasi program di daerah.
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dia menyebut, Kemensos bekerja sama denganBadan Pusat Statistik (BPS) untukpenentuan desil dalam DTSEN sebagai dasar penyaluran bansos PKH dan Bansos Sembako.
Gus Ipul menuturkan bahwa pemutakhiran DTSEN terus dilakukan karena data bersifat dinamis dan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
“Yang perlu saya tegaskan sekarang di tempat ini, bahwa pendamping PKH (dan) kita semua tidak bisa menentukan desil DTSEN. Tugas kita hanya mengirim data-data yang sesuai di lapangan. Yang menentukan adalah BPS,” ujarnya.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
Pencairan Bansos Triwulan II 2026
Sementara itu, untuk pencairan bansos Triwulan II 2026, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Dia mengatakan bahwa hasil pemutakhiran 10 hari lebih cepat dari triwulan sebelumnya.
“Sebelumnya, biasanya BPS menyerahkan tanggal 20, kini alhamdulillah terima kasih Ibu Kepala BPS, bisa menyerahkan di tanggal 10, awal penyaluran setiap triwulannya. Ini saya berterima kasih, karena dengan begitu penyaluran bisa kita lakukan lebih cepat,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut Daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
Cara Cek Bansos April 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Cara Ubah Kategori Desil agar Bisa Dapat Bansos Lagi di 2026
Untuk mendapatkan bansos 2026, pastikan data sosial ekonomi Anda di DTSEN akurat. Cek desil Anda via aplikasi "Cek Bansos" atau kantor desa. Pembaruan data bisa memakan waktu hingga 3 bulan. [783] url asal
#ubah-kategori-desil #cara-ubah-desil #penerima-bansos-2026 #desil-penerima-bansos #cek-desil-bansos #aplikasi-cek-bansos #pembaruan-data-desil #proses-verifikasi-desil #desil-1-hingga-4 #desil-5-hingg
(Bisnis.Com - Ekonomi) 27/04/26 11:16
v/203650/
Bisnis.com, JAKARTA - Bantuan sosial (bansos) menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat serta melindungi kelompok rentan. Memasuki 2026, terdapat penyesuaian penting dalam mekanisme penyalurannya, salah satunya melalui penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar utama penentuan penerima bantuan.
Melalui sistem DTSEN, masyarakat dibagi ke dalam 10 tingkat kesejahteraan yang disebut desil. Pembagian ini membuat penyaluran bansos lebih terarah karena didasarkan pada data yang objektif, bukan sekadar penilaian subjektif.
Desil yang Tidak Mendapat Bansos di 2026
Dalam kebijakan terbaru, bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya diberikan kepada masyarakat pada desil 1 hingga desil 4. Artinya, kelompok berikut tidak lagi menjadi prioritas penerima:
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok masyarakat menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok masyarakat mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
Kelompok pada desil 5–10 dinilai memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih baik sehingga tidak lagi diprioritaskan dalam penyaluran bansos.
Kenapa Tidak Terdaftar sebagai Penerima Bansos?
Penentuan desil dilakukan berdasarkan sejumlah indikator sosial ekonomi, antara lain:
- Pendapatan keluarga
- Kondisi rumah dan fasilitas dasar
- Kepemilikan aset
- Tingkat pendidikan
- Jenis pekerjaan
- Jumlah tanggungan keluarga
- Kondisi anggota keluarga (lansia, anak, atau disabilitas)
Data tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber dan diolah dalam DTSEN untuk menghasilkan pemeringkatan kesejahteraan yang lebih akurat. Namun, dalam praktiknya masih ada kemungkinan data belum sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan, misalnya karena perubahan ekonomi yang belum ter-update.
Apakah Desil Bisa Diubah?
Perlu diketahui bahwa desil tidak bisa diubah secara langsung oleh masyarakat. Perubahan hanya dapat terjadi jika data dalam DTSEN diperbarui dan diverifikasi ulang. Jadi, jika merasa layak menjadi penerima bansos, yang perlu dilakukan adalah memperbarui data, bukan mengubah desil secara manual.
Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Login atau buat akun baru
- Pilih menu “Usulan Pembaruan”
- Isi data sesuai kondisi terbaru
- Kirim pengajuan
- Tunggu proses verifikasi lapangan oleh petugas
Melalui Website Resmi
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap
- Lihat status serta informasi bansos
Datang ke Kantor Desa/Kelurahan
- Ajukan pembaruan data DTSEN
- Petugas akan mencatat laporan Anda
- Dilanjutkan dengan survei lapangan
- Data dikirim untuk proses pemeringkatan ulang
Berapa Lama Proses Perubahan Data?
- Proses verifikasi dan pembaruan biasanya memakan waktu hingga 3 bulan
- Setelah itu, data akan dievaluasi kembali dan dapat memengaruhi posisi desil
- Perubahan tidak selalu langsung membuat seseorang menjadi penerima bansos
Dengan penerapan sistem desil berbasis DTSEN, penyaluran bansos di 2026 diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Meskipun masyarakat di luar desil 1 hingga 4 tidak menjadi prioritas, peluang untuk kembali menjadi penerima tetap terbuka selama data yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memastikan data sosial ekonomi selalu diperbarui dan akurat agar sistem bantuan sosial dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.
FAQ
1. Desil berapa yang berhak menerima bansos?
Pada 2026, bantuan sosial umumnya diprioritaskan untuk masyarakat yang berada di desil 1 hingga desil 4, yaitu kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga rentan.
2. Bagaimana cara mengetahui berada di desil berapa?
Pengecekan bisa dilakukan melalui situs resmi Kemensos, aplikasi “Cek Bansos”, atau dengan meminta bantuan ke kantor desa/kelurahan setempat.
3. Apakah status desil bisa berubah?
Iya, bisa. Status desil dapat berubah jika ada pembaruan data sosial ekonomi yang telah diverifikasi oleh petugas dan diproses dalam sistem DTSEN.
4. Apa yang harus dilakukan jika data tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya?
Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui aplikasi “Cek Bansos” atau langsung ke kantor desa/kelurahan agar dilakukan verifikasi ulang.
5. Berapa lama proses pembaruan data hingga perubahan desil?
Prosesnya bervariasi, tetapi umumnya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga sekitar tiga bulan, tergantung pada proses verifikasi dan pemutakhiran data.
Bansos PKH 2,8 Juta Masyarakat Belum Cair, Ini Cara Cek Desil & Penerima
Kemensos mempercepat penyaluran Bansos PKH dan BPNT dengan digitalisasi untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi. Cek penerima via laman Kemensos atau aplikasi. [1,248] url asal
#bansos-pkh #cek-desil-bansos #cara-cek-desil-bansos #bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-april-2026-cair #daftar-bansos-2026 #jadwal-cair-bansos-2026 #cara-cek-bansos-kemensos #link-bansos-2026
(Bisnis.Com - Terbaru) 27/04/26 09:30
v/203558/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat proses penyaluran bantuan sosial atau BansosProgram Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Triwulan II 2026.
Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan upaya percepatan penyaluran bansos salah satunya bakal dilakukan melalui transformasi digital. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan ketepatan sasaran, efisiensi, dan transparansi layanan kepada masyarakat
Gus Ipul menyampaikan bahwa Kemensos memiliki peran strategis dalam percepatan digitalisasi bansos dan merupakan bagian dari Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah.
Komite ini berperan mengoordinasikan integrasi sistem dan data lintas kementerian/lembaga guna mendukung implementasi layanan publik yang lebih efisien dan transparan, termasuk dalam penyaluran bansos.
“Kebijakan Presiden terkait konsolidasi data dan digitalisasi bansos ini memang sangat sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Senin (27/4/2026).
Gus Ipul mengungkapkan bahwa hasil uji coba di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan dampak signifikan dari digitalisasi bansos.
“Ketika kita menggunakan data lama, tingkat kesalahan bisa sampai 77%. Dengan DTSEN turun jadi sekitar 28%. Setelah digitalisasi bansos, itu bisa ditekan sampai di bawah 10%,” jelasnya.
Temuan ini menegaskan bahwa integrasi data melalui DTSEN dan digitalisasi sistem mampu mengurangi inclusion error maupun exclusion error secara signifikan.
Sebagai informasi tambahan, saat ini tercatat sebanyak 10 juta KPM penerima Program Keluarga Harapan (PKH), 18,25 juta KPM penerima bantuan sembako, dan sekitar 2,8 juta masyarakat desil 1 masih belum menerima bansos (exclussion error).
Kemensos secara bertahap melakukan penataan ulang penerima bansos dengan mengalihkan dari kelompok yang kurang tepat ke masyarakat yang lebih membutuhkan. “Kami mengalihkan dari yang tidak tepat kepada yang lebih berhak, terutama di desil terbawah,” ujar Gus Ipul.
Selain meningkatkan akurasi, digitalisasi juga menjawab kendala penyaluran bansos di lapangan, termasuk lamanya proses administrasi bagi penerima baru. “Ke depan, proses penetapan dan penyaluran bansos akan lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Gus Ipul.
Transformasi digital bansos menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif, akurat, dan berkeadilan.
Pemerintah menargetkan hasil digitalisasi bansos dapat mulai digunakan sebagai basis penyaluran pada triwulan IV 2026 atau paling lambat triwulan I 2027, sebagai bagian dari upaya membangun layanan publik yang semakin modern, terintegrasi, dan terpercaya.
Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
Pencairan Bansos Triwulan II 2026
Sementara itu, untuk pencairan bansos Triwulan II 2026, Gus Ipul mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Dia mengatakan bahwa hasil pemutakhiran 10 hari lebih cepat dari triwulan sebelumnya.
“Sebelumnya, biasanya BPS menyerahkan tanggal 20, kini alhamdulillah terima kasih Ibu Kepala BPS, bisa menyerahkan di tanggal 10, awal penyaluran setiap triwulannya. Ini saya berterima kasih, karena dengan begitu penyaluran bisa kita lakukan lebih cepat,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut Daftar Bansos Cair April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
Cara Cek Bansos April 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Cara Cek Desil Bansos Online April 2026, Masukkan NIK KTP, Langsung Muncul Statusnya
Cek desil bansos online April 2026 kini makin mudah. Cukup masukkan NIK KTP, langsung muncul status penerima bansos PKH dan BPNT. [604] url asal
#bansos #cekbansos-kemensos-go-id #bansos-pkh-bpnt #cek-desil #cara-cek-desil-bansos #bansos-april-2026 #cara-cek-desil-bansos-online
(Kompas.com - Money) 22/04/26 18:19
v/199560/
KOMPAS.com – Cara cek desil bansos online kini makin mudah dilakukan, cukup lewat HP dan hanya butuh NIK KTP. Informasi ini penting, terutama bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah masuk daftar penerima bansos April 2026 atau tidak.
Tak perlu lagi datang ke kantor kelurahan, karena pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menyediakan layanan digital.
Dari sini, Anda bukan hanya bisa melihat status penerima, tapi juga mengetahui berada di desil berapa dalam data sosial ekonomi nasional.
Menariknya, hasil pengecekan ini juga berkaitan langsung dengan peluang Anda menerima bantuan seperti PKH maupun BPNT dalam pencairan bansos 2026.
Cara cek desil bansos online 2026
Ada dua cara praktis untuk melakukan cara cek desil bansos online. Keduanya bisa diakses kapan saja, selama Anda memiliki koneksi internet. Berikut panduannya:
1. Cara cek desil lewat aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi, lalu pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Klik “Cari Data”
Tunggu beberapa saat, sistem akan menampilkan data lengkap, mulai dari nama, kelompok desil, hingga status penerimaan bantuan.
2. Cara cek desil lewat google di situs resmi Kemensos
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Hasil pencarian bansos akan menampilkan informasi detail, seperti nama, kelompok desil, status bantuan, dan periode pencairan bansos PKH BPNT jika Anda terdaftar sebagai penerima.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar hasil pencarian desil di aplikasi Cek Bansos Kemensos. Cek desil. Cara cek desil 2026.Apa itu desil bansos?
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat menjadi 10 kategori berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Sistem ini digunakan pemerintah untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Semakin kecil angka desil, artinya kondisi ekonomi seseorang semakin rendah dan lebih diprioritaskan untuk menerima bantuan.
Data ini bersumber dari DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang dikelola Kemensos dan terintegrasi dengan BPS. Pembaruan data dilakukan secara berkala, biasanya setiap tiga bulan.
Pembagian kelompok desil bansos
Berikut gambaran pembagian desil dalam data sosial:
- Desil 1: 10 persen masyarakat paling miskin (miskin ekstrem)
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Menuju kelas menengah
- Desil 6–10: Kelompok menengah hingga atas
Dalam praktiknya, kelompok desil menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial.
- Desil 1–4: Prioritas penerima PKH
- Desil 1–5: Berhak menerima BPNT (Program Sembako)
- Desil 1–5: Bisa mendapat PBI-JK (BPJS Kesehatan)
- Desil 1–5: Berpeluang menerima program ATENSI
Sementara itu, masyarakat di atas desil 5 umumnya tidak menjadi prioritas dalam pencairan bansos 2026, karena dianggap memiliki kondisi ekonomi lebih baik. Meski begitu, keputusan akhir tetap melalui proses verifikasi dan validasi.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar hasil pencarian cek bansos 2026 di aplikasi Cek desil bansos. Cara cek desil bansos.Kenapa tidak terdaftar sebagai penerima?
Meski masuk kelompok desil tertentu, ada beberapa alasan seseorang tidak menerima bansos, seperti:
- Data tidak ditemukan atau tidak lengkap
- Data belum diverifikasi
- Penerima sudah meninggal dunia
- Berstatus ASN, TNI, Polri, atau pegawai BUMN/BUMD
- Memiliki anggota keluarga dengan status pekerjaan tersebut
Kebijakan ini dibuat agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.
Jika hasil cara cek desil bansos online tidak sesuai dengan kondisi Anda, jangan khawatir. Ada dua jalur yang bisa ditempuh:
- Jalur offline: Datang ke kantor desa/kelurahan atau dinas sosial setempat
- Jalur online: Ajukan melalui menu “Usulan” di aplikasi Cek Bansos
Partisipasi masyarakat sangat penting agar data tetap akurat dan bantuan bisa diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan.
Itulah cara cek desil bansos online. Dengan memahaminya, Anda bisa memantau peluang menerima bansos April 2026 maupun program lain di masa mendatang.
Jangan lupa untuk rutin mengecek, karena data penerima bisa berubah mengikuti pembaruan terbaru pemerintah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56