Mendag Budi Santoso Dorong Sumbar Tingkatkan Ekspor Gambir

Mendag Budi Santoso Dorong Sumbar Tingkatkan Ekspor Gambir

Mendag Budi Santoso menargetkan Sumatera Barat meningkatkan ekspor produk pertanian dan perkebunan.

(Bisnis Tempo) 19/11/25 10:51 43068

MENTERI Perdagangan atau Mendag Budi Santoso menargetkan Sumatera Barat meningkatkan ekspor produk pertanian dan perkebunan. Langkah ini menyusul lonjakan permintaan global terhadap komoditas sektor tersebut.

"Permintaan dunia terhadap produk pertanian dan perkebunan Indonesia terus naik," ujar Budi di Padang, Selasa, 18 November 2025.

Ia menyebutkan, Januari-September 2025, ekspor sektor pertanian dan perkebunan Indonesia meningkat 34 persen. Angka ini menunjukkan peluang besar bagi daerah penghasil komoditas untuk memperluas pasar.

Budi Santoso menilai Sumbar memiliki berbagai produk unggulan yang berpotensi ekspor, seperti kopi, pinang, kakao, dan gambir. "Padang punya produk bagus, harus bisa ekspor. Nanti kita kerja bareng-bareng," katanya.

Kementerian Perdagangan akan memfasilitasi UMKM Sumbar melalui program UMKM Bisa Ekspor. Program ini menyediakan business matching secara online dengan pendampingan pemerintah.

Januari-Agustus 2025, transaksi program ini mencapai US$ 130,17 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun. "Tahun depan, produk seperti kopi, pinang, kakao harus sudah ekspor," ujar Budi Santoso.

Pemerintah juga membuka akses pasar lewat berbagai perjanjian dagang. Indonesia tengah menyelesaikan perjanjian dengan Uni Eropa, Kanada, Peru, Tunisia, dan negara-negara Eurasia. Perjanjian ini akan menghilangkan hambatan tarif dan non-tarif, memudahkan produk Indonesia menembus pasar global.

Untuk pasar domestik, Kementerian Perdagangan akan memfasilitasi business matching antara produsen dengan jaringan ritel modern. Syaratnya, produk harus berkualitas dan mampu bersaing dengan produk asing.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar Novrial mencatat tren ekspor gambir menunjukkan peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, ekspor mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp 574,7 miliar, naik dibandingkan 2023 yang berjumlah 11.865 ton.

Menurut Novrial, potensi ekspor masih besar karena Sumbar memasok sekitar 80 persen kebutuhan gambir dunia. Ia berharap kehadiran Menteri Perdagangan dalam kegiatan pelepasan ekspor ini ikut mempercepat perluasan pasar dan penataan tata niaga gambir nasional.

“Ini penting, agar kita tidak hanya bergantung pada pasar India yang saat ini menjadi tujuan utama ekspor gambir Indonesia,” ujarnya.

#mendag #budi-santoso #ekspor #pertanian #komoditas

https://tempo.co/ekonomi/mendag-budi-santoso-dorong-sumbar-tingkatkan-ekspor-gambir-2091029