Kementerian UMKM Ajak Pedagang Thrifting Pasar Senen Beralih ke Produk Lokal
Kementerian UMKM menyatakan sedang menjaring 1.300 brand lokal untuk mengisi pasokan pedagang di Pasar Senen yang selama ini menjual pakaian bekas impor.
(Bisnis Tempo) 18/11/25 14:58 41992
KEMENTERIAN Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kementerian UMKM) sedang menjaring 1.300 produsen lokal untuk menjadi pemasok pakaian bagi pedagang thrifting di Pasar Senen dan sentra lain yang selama ini menjual baju bekas impor. Langkah ini menjadi bagian dari program peralihan (shifting) menuju produk lokal seiring pembatasan impor pakaian bekas.
“Siang ini kami juga bertemu perwakilan Pasar Senen. Kami berharap mereka mau shifting dan mulai mengganti barang yang mereka jual dengan produk lokal,” ujar Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana kepada wartawan di gedung Smesco, Jakarta Selatan, Selasa, 18 November 2025.
Temmy mengatakan 1.300 brand tersebut akan diseleksi kembali agar sesuai dengan kebutuhan pedagang. Para penjual nantinya dapat memilih bekerja sama secara business to business (B2B), baik sebagai reseller, distributor, maupun membuka merek sendiri.
Ia mengakui proses peralihan ini masih menghadapi tantangan, terutama karena pedagang terbiasa membeli pakaian bekas dalam bentuk bal dengan harga Rp 2 hingga Rp 5 juta per bal tergantung kualitas. Untuk itu, Kementerian UMKM meminta para pemilik brand lokal, baik perusahaan besar maupun skala kecil, menyusun skema paket yang setara agar secara harga dan volume tetap kompetitif bagi para pedagang.
“Ini bisnis, harus saling menguntungkan. Brand lokal juga kami minta menyiapkan paket mirip sistem bal, misalnya paket lima juta dapat berapa kuantitas dan variasinya,” kata Temmy.
Ia menambahkan, pada akhirnya konsumen yang menentukan apakah produk lokal dapat menggantikan pakaian bekas. Karena itu, kementerian melakukan kurasi terhadap 1.300 brand agar hanya merek yang benar-benar sesuai dengan skala usaha pedagang yang akan ditawarkan.
“Kita tidak bisa memaksakan jika paket bisnisnya terlalu mahal atau tidak cocok dengan segmen pasar pedagang. Karena itu semuanya harus disesuaikan,” ucapnya.
#kementerian-umkm #pedagang #thrifting #pasar-senen #pakaian-bekas #impor