Bappenas Dorong Percepatan Infrastruktur dan Status FTZ di Kepri

Bappenas Dorong Percepatan Infrastruktur dan Status FTZ di Kepri

Bappenas dan Pemprov Kepri bahas percepatan infrastruktur dan FTZ untuk dukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Kepri, fokus pada proyek strategis.

(Bisnis.Com) 06/11/25 14:10 29746

Bisnis.com, BATAM - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) membahas percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur strategis di wilayah Kepri, Rabu (5/11/2025) di Kantor Wali Kota Batam.

Pertemuan antara keduanya untuk melihat perkembangan proyek infrastruktur yang sedang berjalan di Kepri, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah percepatan agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif. Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi nasional untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029.

Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Adi Prihantara menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki peran krusial dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan daya saing ekonomi wilayah.

"Contohnya beberapa proyek prioritas yang tengah dilaksanakan di Kepri, antara lain pemugaran Bandara di Kabupaten Karimun dan pembangunan waduk di Kabupaten Bintan yang berfungsi sebagai penopang ketersediaan air baku untuk kebutuhan masyarakat dan industri," katanya usai rapat.

Selain itu, Pemprov Kepri juga tengah mengupayakan agar penerapan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di tiga daerah, yakni Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang dapat segera diberlakukan secara menyeluruh.

Menurut Adi, penerapan FTZ di ketiga wilayah tersebut akan memperluas pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Batam, sekaligus memastikan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perbatasan dan pulau terluar.

"Penguatan infrastruktur tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan konektivitas antarwilayah yang dapat membuka peluang investasi, memperlancar arus logistik, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi Kepri," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bidang Infrastruktur Bappenas Abdul Malik mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pendampingan terhadap proyek-proyek strategis daerah untuk memastikan kesesuaian dengan prioritas pembangunan nasional.

"Daerah seperti Kepri memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga dan menjadi pusat kegiatan industri serta perdagangan internasional. Karena itu, percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah ini harus mendapat perhatian khusus," ucapnya..

Melalui koordinasi ini, ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, terutama dalam hal perencanaan, pendanaan, dan implementasi proyek-proyek prioritas. Pemerintah juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar setiap program pembangunan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Kegiatan audiensi ini turut dihadiri oleh Wali Kota Batam, pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri dan Pemko Batam, serta perwakilan instansi terkait lainnya. Forum ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat arah pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Kepri.(239)

#infrastruktur-kepri #percepatan-infrastruktur #proyek-strategis-kepri #pembangunan-infrastruktur #ftz-kepri #free-trade-zone #konektivitas-ekonomi #daya-saing-kepri #pertumbuhan-ekonomi-kepri #proyek

https://sumatra.bisnis.com/read/20251106/533/1926481/bappenas-dorong-percepatan-infrastruktur-dan-status-ftz-di-kepri