Kemnaker ungkap tiga sektor yang menyerap peserta MagangHub terbanyak

Kemnaker ungkap tiga sektor yang menyerap peserta MagangHub terbanyak

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan bahwa sektor keuangan, perdagangan besar, dan manufaktur menjadi tiga sektor yang paling banyak merekrut ...

(Antara) 22/06/26 21:04 256718

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan bahwa sektor keuangan, perdagangan besar, dan manufaktur menjadi tiga sektor yang paling banyak merekrut peserta Program Magang Nasional (MagangHub) 2025.

Secara rinci, sektor keuangan mencatat jumlah penyerapan peserta magang sebanyak 2.559 orang, diikuti perdagangan besar (wholesale trade) sebanyak 1.759 orang, serta sektor manufaktur sebanyak 1.501 orang.

“Ini menunjukkan demand yang ada saat ini dan menggambarkan bahwa sektor-sektor tersebut merupakan yang paling tinggi dalam merekrut peserta magang,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Capaian tersebut merupakan hasil evaluasi sementara Program Magang Nasional 2025, dengan survei yang dilakukan terhadap total 65.245 peserta magang dan 7.217 perusahaan penyelenggara pada batch 1 dan 2.

Dari hasil survei, terdapat gambaran mengenai penawaran pekerjaan oleh perusahaan tempat peserta magang setelah program berakhir. Sebanyak 30 persen peserta menyatakan ditawari pekerjaan, terdiri dari 17,11 persen yang menerima tawaran dan 12,58 persen yang menolak karena telah diterima di tempat lain.

Sementara itu, 33,05 persen peserta menyebut belum ditawari namun terdapat indikasi penawaran dan 37,26 persen menyatakan tidak ditawari hingga program magang selesai.

Secara umum, hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan peserta magang tercatat cukup tinggi, dengan 84 persen menyatakan puas dan sangat puas, sekitar 15 persen cukup puas, dan hanya 0,71 persen yang tidak puas.

Selain itu, sebanyak 67 persen peserta menyatakan program ini membantu kondisi ekonomi mereka dan/atau keluarga, ditambah 30,45 persen yang menyebut cukup membantu, sementara 2,42 persen menilai tidak berdampak signifikan.

Sementara dari perspektif perusahaan dan mentor, 84 persen menyatakan puas dan sangat puas terhadap kontribusi peserta magang, 15,42 persen cukup puas, dan 0,45 persen tidak puas.

Sebanyak 66 persen mentor juga menilai peserta mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan selama masa magang.

Sebagai informasi, Program Magang Nasional 2025 diikuti oleh 102,6 ribu peserta dari total 370,5 ribu pendaftar, dengan 8.048 perusahaan/instansi di seluruh Indonesia sebagai tempat magang.

Program ini berlangsung selama enam bulan dalam tiga batch, yakni batch pertama pada Oktober 2025–April 2026, batch kedua pada November 2025–Mei 2026, dan batch ketiga pada Desember 2025–Juni 2026.

Peserta memperoleh uang saku setara upah minimum, jaminan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor dari perusahaan, serta sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Selanjutnya, pemerintah resmi membuka Program Magang Nasional angkatan kedua 2026 dengan rincian jadwal pelaksanaannya akan diumumkan segera dan ditargetkan dapat mulai berjalan pada Juli mendatang.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

#kemnaker #program-magang #magang-nasional #penyerapan-tenaga-kerja #maganghub #survei-magang

https://www.antaranews.com/berita/5618511/kemnaker-ungkap-tiga-sektor-yang-menyerap-peserta-maganghub-terbanyak