Industri Farmasi Atur Strategi Hadapi Tekanan Rupiah Anjlok

Industri Farmasi Atur Strategi Hadapi Tekanan Rupiah Anjlok

Industri farmasi Indonesia menghadapi tekanan akibat pelemahan rupiah, memicu kenaikan biaya produksi dan harga obat. Strategi ekspor dan substitusi impor diupayakan.

(Bisnis.Com) 01/01/70 07:00 240966

Bisnis.com, JAKARTA — Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dipastikan menimbulkan tekanan terhadap industri farmasi nasional yang masih bergantung pada bahan baku impor. Kenaikan biaya produksi hingga potensi penyesuaian harga obat menjadi tantangan yang harus dihadapipelaku industri di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Data TradingView mencatat nilai tukar rupiah melemah 0,46% menjadi Rp18.049 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (4/6/2026). Posisi tukar rupiah terhadap greenback itu menjadi level terendah baru dalam sejarah.

#industri-farmasi #pelemahan-rupiah #bahan-baku-impor #harga-obat #biaya-produksi #tekanan-ekonomi #kurs-dolar #manajemen-rantai-pasok #substitusi-impor #pasar-ekspor #bpom #regulasi-farmasi #harga-oba

https://premium.bisnis.com/read/20260605/656/1978495/industri-farmasi-atur-strategi-hadapi-tekanan-rupiah-anjlok