GOTO Jamin Harga GoRide Reguler Stabil di Tengah Komisi 8% Driver Ojol

GOTO Jamin Harga GoRide Reguler Stabil di Tengah Komisi 8% Driver Ojol

GoTo berkomitmen menjaga tarif GoRide reguler tetap stabil meski ada regulasi baru terkait komisi pengemudi, demi melindungi daya beli konsumen.

(Bisnis.Com) 19/05/26 15:18 224967

Bisnis.com, JAKARTA — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) berkomitmen menjaga stabilitas tarif layanan ojek daring reguler (GoRide) agar tidak membebani konsumen.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas dinamika regulasi baru terkait rencana penurunan batas maksimum komisi kemitraan menjadi 8% bagi pengemudi Gojek dalam jaringan.

Manajemen emiten teknologi ini tengah merumuskan sejumlah formula operasional internal guna memastikan alokasi insentif dan promo tidak mengorbankan keterjangkauan harga di tingkat hilir.

Perusahaan berupaya menahan laju kenaikan biaya yang dibayarkan oleh pengguna akhir, khususnya pada segmen mobilitas harian utama.

Direktur Utama/CEO GoTo Hans Patuwo mengungkapkan korporasi bakal mengatur seluruh lini komersial seketat mungkin demi melindungi daya beli basis pelanggan setia mereka.

Layanan GoRide reguler sejauh ini masih mendominasi volume transaksi transportasi perusahaan jika dibandingkan dengan portofolio segmen ekonomis seperti GoRide Hemat.

“Kami akan berusaha sebisa mungkin untuk layanan GoRide yang reguler itu tidak ada peningkatan harga yang dibayar oleh konsumen,” ujar Hans dalam konferensi pers bersama media nasional, dikutip Selasa (19/5/2026).

Terkait ruang lingkup implementasi pembatasan komisi kemitraan tersebut, Hans menjelaskan seluruh materi diskusi bersama regulator sejauh ini hanya ditargetkan mengikat operasional pengemudi roda dua.

Komisi 8% Sementara Tak Berlaku bagi Driver Gocar

Kebijakan ini dipastikan belum menyentuh ekosistem transportasi roda empat atau taksi daring. Namun, perseroan siap melakukan penyesuaian operasional jika terjadi perubahan arah kebijakan pemerintah ke depan.

“Untuk mengenai dampak ke taksi online, pada saat ini yang sepemahaman kami semuanya diskusi ini ditujukan hanya untuk kepada pengemudi ojek online roda dua. Akan tetapi kalau ada informasi apa pun atau nanti ada peraturan yang berbeda, maka pasti akan kami menyesuaikan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputy CEO GoTo Catherine Sutjahyo memaparkan komitmen perusahaan untuk terus menggulirkan inisiatif kesejahteraan mitra pengemudi secara berkesinambungan.

Seluruh program jaminan sosial, bantuan tunjangan hari raya (THR), hingga fasilitas kesehatan dirancang secara menyeluruh berdasarkan survei input langsung dari para mitra lapangan demi menjaga keseimbangan ekosistem platform.

Sebagai bagian dari peta jalan strategis tahun ini, GoTo juga tengah mematangkan program ekspansi pemanfaatan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk lini mobilitas mobil daring.

Langkah hilirisasi hijau ini dirancang selaras dengan misi dekarbonisasi pemerintah, sekaligus menjadi solusi taktis untuk memangkas biaya operasional bulanan (operational expenditure/opex) mitra pengemudi.

Catherine menilai adopsi kendaraan listrik memicu dampak berganda yang positif bagi perusahaan. Di satu sisi, pengemudi diuntungkan oleh efisiensi pengeluaran energi yang lebih murah.

Di sisi lain, riset kepuasan pelanggan menunjukkan pengguna memberikan respons positif terhadap armada listrik karena menawarkan tingkat kenyamanan berkendara yang lebih tinggi serta bebas polusi suara.

#gojek #goride #harga-goride #tarif-goride #komisi-kemitraan #pengemudi-gojek #layanan-goride #stabilitas-tarif #regulasi-ojol #harga-ojek-online #transportasi-daring #gojek-tokopedia #kendaraan-listri

https://teknologi.bisnis.com/read/20260519/266/1974796/goto-jamin-harga-goride-reguler-stabil-di-tengah-komisi-8-driver-ojol