Bappeda Kalsel kaji keberadaan KEK Mekar Putih Kotabaru
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar ...
(Antara) 11/05/26 20:18 218266
Saat ini pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 5,67 persen dan kondisi geopolitik dunia tentu menjadi tantangan tersendiri
Banjarmasin (ANTARA) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih di Kabupaten Kotabaru.
Kepala Bappeda Kalsel Suprapti Tri Astuti, mengatakan, kajian ini diharapkan memberikan gambaran menyeluruh mengenai keterkaitan sektor hulu hingga hilir, peluang peningkatan nilai tambah, penguatan daya saing daerah, serta proyeksi pengembangan ekonomi kawasan di masa mendatang.
“Melalui kajian ini, pemerintah daerah berupaya mendorong terciptanya ekosistem industri dan investasi yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. KEK Mekar Putih diharapkan tidak hanya menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga mampu memberikan dampak ikutan terhadap sektor-sektor unggulan daerah,” ujarnya, di Banjarbaru, Senin.
Dikatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan dokumen kajian strategis guna menganalisis potensi pengembangan rantai nilai komoditas unggulan Kalsel yang terintegrasi dengan keberadaan KEK Mekar Putih.
Keberadaan KEK Mekar Putih nantinya diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat posisi Kalimantan Selatan dalam rantai pasok regional maupun nasional.
Kepala Bappeda juga menyoroti tantangan pertumbuhan ekonomi daerah yang dipengaruhi kondisi geopolitik global.
Ia menyebutkan bahwa Pemprov Kalsel memiliki target pertumbuhan ekonomi sebesar 8,1 persen pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMD.
“Di dalam RPJMD kita, target pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada tahun 2029 berada di angka 8,1 persen. Saat ini pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 5,67 persen dan kondisi geopolitik dunia tentu menjadi tantangan tersendiri,” katanya.
Berdasarkan hasil pembahasan bersama Bappenas dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), target pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada tahun 2027 diproyeksikan berada pada kisaran 6,7 hingga 7,2 persen.
“Target ini sangat tinggi dibandingkan beberapa provinsi lain. Karena itu, kami berharap ketika Peraturan Presiden terkait KEK terbit dan KEK Mekar Putih mulai beroperasi, target pertumbuhan ekonomi 8,1 persen pada 2029 dapat tercapai,” lanjutnya.
Mewujudkan target tersebut diperlukan keterlibatan dan kontribusi seluruh pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun pelaku usaha agar dokumen yang dihasilkan benar-benar implementatif dan dapat diterapkan di lapangan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan pandangan, masukan, serta pengalaman yang relevan sehingga hasil akhir dokumen nantinya dapat menjadi acuan yang berkualitas dalam mendukung pengembangan KEK Mekar Putih dan komoditas unggulan Kalimantan Selatan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
#pemprov-kalsel #mekar-putih #kek #kek-mekar-putih #kotabaru
https://www.antaranews.com/berita/5563711/bappeda-kalsel-kaji-keberadaan-kek-mekar-putih-kotabaru