Kala Listrik Terangi Desa di Kampung Halaman Ibunda Presiden Prabowo

Kala Listrik Terangi Desa di Kampung Halaman Ibunda Presiden Prabowo

Desa Winebetan di Minahasa, kampung halaman ibunda Presiden Prabowo Subianto, kini menikmati listrik mandiri berkat program BPBL dari Kementerian ESDM dan PLN.

(Bisnis.Com) 30/10/25 09:45 21166

Bisnis.com, MINAHASA — Jolly Walangitan (59) dan Ferry Sumigar (67) sudah tinggal di Desa Winebetan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara sejak 1990-an atau kurang lebih 30 tahun. Namun, baru satu bulan belakangan rumah yang ditempati suami istri itu bisa menikmati listrik sendiri tanpa menumpang meteran tetangga.

Padahal, pasokan listrik disebut sudah lama masuk ke Desa Winebetan, yang letaknya hanya sekitar 1 kilometer (KM) dari tempat peristirahatan terakhir dari beberapa anggota keluarga besar ibunda Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu Dora Marie Sigar. Dora lahir dan tumbuh di tanah Minahasa.

Dora menikah dengan begawan ekonom Indonesia asal Jawa Tengah, Sumitro Djojohadikusumo. Pernikahan Dora dengan Soemitro menjadikan Prabowo Subianto Djojohadikusumo sebagai Presiden RI kedua yang memiliki darah Indonesia Timur, setelah B.J. Habibie.

"Beberapa kerabat Presiden dikuburkan di pemakaman yang jaraknya 1.000 meter dari sini," terang Jolly usai penyerahan secara resmi program bantuan pasang baru listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, Minahasa, Rabu (29/10/2025).

Kepada wartawan, Jolly menceritakan bahwa dia tinggal bersama suami, anak dan cucunya. Dia adalah ibu rumah tangga, sedangkan suaminya merupakan petani.

Tak ayal, hamparan luas sawah hijau memang mewarnai jalan masuk menuju desa tersebut. Jalan menuju Minahasa juga berkelok-kelok dan melewati perumahan warga yang ada di perbukitan. Perjalanan dengan darat menempuh waktu hingga kurang lebih dua jam.

Selama kurang lebih 30 tahun, Jolly dan Ferry menumpang pasokan listrik dari saudara mereka yang berlokasi di samping rumah.

Baru sekitar satu bulan lalu, Jolly menceritakan bahwa akhirnya PLN memasang meteran listrik prabayar di rumah mereka secara gratis lewat program BPBL. Daya listrik yang dipasang di rumah mereka itu 900 kilowatt per hour (kWh).

"Dulu waktu listrik nyambung sama kakak, kami pakai terbatas karena hanya nyambung. Setelah ada listrik sendiri, kami memakainya lebih leluasa," tuturnya.

Untuk diketahui, program BPBL meliputi instalasi listrik rumah tiga titik lampu serta satu kotak kontak dan pemasangan. Program itu juga mencakup pemeriksaan dan pengujian instalasi sertifikat laik operasi (SLO), penyambungan ke jaringan PLN biaya Ppenyambungan (BP) pelanggan daya 900 VA, serta token perdana Rp100.000.

Pemerintah melalui program BPBL selama 2023-2024 awalnya telah menyasar kepada 20 rumah tangga di Minahasa. Pada tahun ini, termasuk keluarga Jolly dan Ferry, program itu menyasar lebih dari lima kali lipat rumah tangga atau 112 rumah tangga.

Adapun di Sulawesi Utara, program itu telah mendorong realisasi sambungan listrik bagi 1.000 rumah tangga pada 2023 dan 550 rumah tangga pada 2024. Harapannya, pada tahun ini program itu bisa menyambungkan listrik ke 2.700 rumah tangga.

Sementara itu secara nasional, realisasi program BPBL pada 2024 yakni sebanyak 155.429 rumah tangga. Adapun selama periode Januari hingga September 2025, sebanyak 135.482 dari target 215.000 rumah tangga telah terpasang listrik.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berziarah ke makan keluarga ibunda Presiden Prabowo Subianto, Dora Marie Sigar, di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (29/10/2025)/Dok: Kementerian ESDM.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo berziarah ke makan keluarga ibunda Presiden Prabowo Subianto, Dora Marie Sigar, di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (29/10/2025)/Dok: Kementerian ESDM.

Bahlil Minta Restu ke Prabowo

Pada acara penyerahan resmi program BPBL di Desa Winebetan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku telah meminta restu untuk berkunjung ke Minahasa ke Presiden Prabowo.

Ibunda Prabowo yakni Dora Marie Sigar, yang kini dimakamkan di Jakarta, lahir di Minahasa. Bahlil dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pun berziarah ke makam salah seorang keluarga ibunda Presiden, Benyamin Thomas Sigar.

"Saya melaporkan, saya akan datang meresmikan beberapa listrik desa, karena program listrik desa ini adalah program Bapak Presiden, yang memerintahkan kepada kami sebagai pembantu Presiden di Kementerian ESDM, dan saya sampaikan, \'Saya mau ke kampung bapak hari ini\'. Bapak tanya, \'Kapan?\' Malam ini juga saya ke kampung bapak," cerita Bahlil ke peserta acara, Rabu (29/10/2025).

Selain memiliki kedekatan keluarga, program kelistrikan ini menjadi salah satu program prioritas Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita. Salah satunya adalah pemerataan listrik.

Ketua Umum Partai Golkar itu mencatat masih ada 5.700 desa dan 4.400 dusun di Indonesia yang belum dijamah listrik saat Indonesia sudah berumur 80 tahun.

Hal itu juga tercermin dari rasio elektrifikasi nasional sampai dengan semester I/2025 yang sudah mencapai 98,53%. Kendati itu berarti hampir seluruh rumah tangga di Indonesia telah dialiri listrik, masih ada 1,47% rumah tangga yang belum merasakan hal yang sama. Khususnya, daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Misalnya, di Sulawesi Utara, Bahlil menyebut pemeraraan elektrifikasi menjadi penting karena ada desa yang berbatasan dengan Filipina. Kemudian, ada daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan dengan Timor Timur, serta daerah di Papua yang bersebelahan dengan Papua Nugini.

"Saya tidak mau tahu caranya bagaimana, Pak Dirjen [Ketenagalistrikan]. Tahun depan saya datang ke sini untuk meresmikan itu desa yang tidak ada listrik, harus semua dinyalakan. Ada kurang lebih sekitar 11 atau 12 desa di Sulawesi Utara yang belum ada listriknya, saya mau semuanya tahun 2026 selesai. Desember sudah harus selesai," tuturnya.

Kemudian, dalam kurun waktu empat hingga lima tahun ke depan, mantan Menteri Investasi/Kepala BKPM itu juga meminta pihaknya memastikan semua desa dan kelurahan dialiri listrik.

"Saya perintahkan, agar 2029 sampai 2030, semua desa, semua kelurahan [di Indonesia], sudah harus ada listrik," pungkasnya.

#kampung-halaman-prabowo #listrik-minahasa #program-bpbl #desa-winebetan #listrik-gratis-pln #prabowo-subianto #dora-marie-sigar #bahlil-lahadalia #elektrifikasi-sulawesi-utara #program-kelistrikan-nas

https://ekonomi.bisnis.com/read/20251030/44/1924484/kala-listrik-terangi-desa-di-kampung-halaman-ibunda-presiden-prabowo