Pemprov Riau Siap Efisiensi Energi: WFH Hari Jumat, Mobil Dinas Wajib Diparkirkan 3 Hari

Pemprov Riau Siap Efisiensi Energi: WFH Hari Jumat, Mobil Dinas Wajib Diparkirkan 3 Hari

Pemprov Riau akan menerapkan WFH setiap Jumat mulai April 2026 untuk efisiensi energi. Mobil dinas diparkir 3 hari selama akhir pekan.

(Bisnis.Com) 31/03/26 13:23 177376

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau bersiap memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari langkah efisiensi energi di tengah tekanan harga minyak global.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyebut kebijakan ini rencananya mulai diterapkan pada April 2026, menunggu surat edaran resmi dari pemerintah pusat.

"Untuk para ASN, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam penggunaan listrik dan BBM, akan diberlakukan WFH," ujarnya Selasa (31/3/2026).

SF Hariyanto menjelaskan kebijakan ini merupakan respons langsung terhadap lonjakan harga minyak dunia yang kini telah melampaui 100 dolar AS per barel, jauh di atas patokan sebelumnya yang berada di kisaran 70 dolar.

"Tekanan global saat ini berdampak pada harga minyak. Yang patokan sebelumnya 70 dolar per barel, sekarang sudah di atas 100. Jadi kita harus waspada dan melakukan antisipasi, mengencangkan ikat pinggang," ujarnya.

Kebijakan WFH direncanakan diberlakukan setiap hari Jumat. Pada hari tersebut, seluruh kendaraan dinas milik Pemprov Riau tidak boleh digunakan dan harus diamankan di rumah penanggungjawab masing-masing hingga akhir pekan.

Selain kendaraan, Plt Gubri juga menginstruksikan agar AC dan lampu di seluruh kantor OPD dimatikan pada Jumat hingga Minggu. Bahkan pada hari kerja biasa, Senin hingga Kamis, SF Hariyanto meminta AC tidak dinyalakan di pagi hari.

"Listrik dan AC itu matikan saja pada Jumat-Minggu. Senin-Kamis, tidak usah menghidupkan AC di pagi hari. Buka saja jendelanya, kalau sudah siang baru hidupkan AC," ujarnya.

Meski WFH diberlakukan, SF Hariyanto menegaskan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang. Pegawai tetap diwajibkan bekerja dari rumah melalui platform daring.

"Saya minta kepala OPD melakukan evaluasi terhadap program ini. Berapa besaran listrik yang dikeluarkan pada bulan sebelumnya dibanding saat sudah diberlakukan. Apakah ada pengurangannya, apakah efektif program ini," pungkasnya.

Sementara itu DPRD Provinsi Riau memberikan dukungan terhadap rencana kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu yang akan diterapkan Pemerintah Provinsi Riau.

Namun legislator mengingatkan agar kebijakan penghematan energi ini dibarengi pengawasan ketat agar tidak mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Riau, Ayat Cahyadi menyebut langkah yang diambil Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, merupakan respons cepat yang sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam menyikapi dinamika geopolitik global.

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kebijakan Plt Gubernur Riau. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam menyikapi perkembangan global, terutama dampak konflik di Timur Tengah yang berpotensi memicu krisis energi dunia," ujar Ayat Cahyadi.

Kebijakan WFH yang rencananya diberlakukan setiap hari Jumat ini ditargetkan mampu menekan konsumsi BBM hingga 20% sesuai target pemerintah pusat. Ayat menilai langkah ini sebagai strategi antisipatif yang tepat, namun menegaskan efektivitasnya harus terukur secara data.

DPRD Riau meminta agar angka penghematan ini dievaluasi secara berkala melalui laporan penggunaan energi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga tujuan efisiensi yang dicanangkan dapat tercapai secara maksimal.

#wfh-riau #efisiensi-energi #kebijakan-wfh #asn-riau #harga-minyak-global #mobil-dinas-parkir #ac-kantor-mati #penghematan-energi #dprd-riau #instruksi-presiden #konflik-timur-tengah #krisis-energi-dun

https://sumatra.bisnis.com/read/20260331/533/1963291/pemprov-riau-siap-efisiensi-energi-wfh-hari-jumat-mobil-dinas-wajib-diparkirkan-3-hari