Pakuwon (PWON) Cetak Laba Rp2,34 Triliun, Pendapatan Naik di Tengah Tekanan Sektor Properti

Pakuwon (PWON) Cetak Laba Rp2,34 Triliun, Pendapatan Naik di Tengah Tekanan Sektor Properti

Pakuwon Jati (PWON) raih laba Rp2,34 triliun di 2025, naik 13,11% dari 2024, dengan pendapatan Rp7,11 triliun meski sektor properti tertekan.

(Bisnis.Com) 30/03/26 14:00 176379

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun berjalan pada 2025, seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih.

Berdasarkan Laporan Keuangan yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,346 triliun per 31 Desember 2026. Angka ini tumbuh 13,11% secara tahunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,074 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan. Hingga akhir 2025, PWON membukukan pendapatan sebesar Rp7,11 triliun, naik 6,6% secara tahunan dari Rp6,67 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan turut mengalami kenaikan menjadi Rp3,16 triliun dari Rp2,9 triliun. Meski demikian, perseroan masih mampu mencatatkan pertumbuhan laba kotor menjadi Rp3,944 triliun pada 2025, meningkat dari Rp3,769 triliun pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset PWON tercatat sebesar Rp36,46 triliun per akhir Desember 2025, meningkat dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp35,37 triliun. Kenaikan ini terutama ditopang oleh pertumbuhan aset tidak lancar yang mencapai Rp25,32 triliun dari Rp20,55 triliun pada 2024.

Meski demikian aset lancar tercatat menurun menjadi Rp11,142 triliun pada 2025 dibandingkan dengan pada 2024 yang senilai Rp14,82 triliun.

Sementara itu, total liabilitas perseroan justru mengalami penurunan menjadi Rp9,84 triliun dari Rp10,63 triliun pada akhir Desember 2024. Penurunan ini mencerminkan pengelolaan kewajiban yang lebih baik di tengah dinamika sektor properti.

Dengan demikian, total ekuitas PWON meningkat dari Rp24,74 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp26,62 triliun per September 2025, memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Jumlah liabilitas dan ekuitas PWON naik menjadi Rp36,46 triliun pada 2025 dari Rp35,371 triliun pada 2024.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#pakuwon #pwon #laba-pakuwon #pendapatan-pakuwon #sektor-properti #laporan-keuangan #bursa-efek-indonesia #aset-pwon #liabilitas-pwon #ekuitas-pwon #pertumbuhan-laba #pertumbuhan-pendapatan #properti-i

https://market.bisnis.com/read/20260330/192/1962986/pakuwon-pwon-cetak-laba-rp234-triliun-pendapatan-naik-di-tengah-tekanan-sektor-properti