RI-Inggris prioritaskan PECI Aceh dalam kemitraan strategis kehutanan

RI-Inggris prioritaskan PECI Aceh dalam kemitraan strategis kehutanan

Pemerintah Indonesia dan Inggris memprioritaskan pengembangan proyek Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Aceh dalam kemitraan strategis kedua ...

(Antara) 27/02/26 13:31 149409

PECI kami posisikan sebagai landscape-based conservation financing model yang mengintegrasikan perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan hutan lestari, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Inggris memprioritaskan pengembangan proyek Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Aceh dalam kemitraan strategis kedua negara di sektor kehutanan, konservasi keanekaragaman hayati, dan pembiayaan inovatif berbasis bentang alam.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menegaskan bahwa PECI bukan sekadar proyek konservasi spesies, melainkan model pembiayaan dan pengelolaan bentang alam terpadu.

“PECI kami posisikan sebagai landscape-based conservation financing model yang mengintegrasikan perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan hutan lestari, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Menhut.

Adapun PECI merupakan salah satu inisiatif prioritas dalam kerja sama Indonesia-Inggris, yang dikembangkan melalui amandemen MoU dengan menambahkan fokus kerja sama pada konservasi gajah Sumatera.

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan kelangsungan hidup jangka panjang gajah Sumatra melalui perlindungan habitat, pengelolaan bentang alam secara berkelanjutan, serta pengurangan konflik manusia dan satwa liar di wilayah Peusangan, Aceh.

Kawasan awal proyek PECI mencakup area seluas 20.000 hektare, dengan potensi pengembangan hingga 80.000 hektare untuk membentuk koridor ekologis yang terintegrasi.

Saat ini, PECI berada pada tahap persiapan implementasi, yang mencakup pembentukan struktur kelembagaan, perencanaan teknis, serta penguatan koordinasi antara pemerintah, mitra pembangunan, sektor swasta, dan masyarakat lokal.

Inisiatif ini juga menjadi model penting dalam pengembangan pembiayaan konservasi berbasis bentang alam yang mengintegrasikan perlindungan keanekaragaman hayati, pengelolaan hutan lestari, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Langkah terbaru adalah pertemuan antara Menhut Raja Antoni dengan Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik Seema Malhotra baru-baru ini di Jakarta.

“Fokus pertemuan ini adalah memastikan bahwa fase implementasi berjalan terstruktur, terukur, dan memiliki keberlanjutan pembiayaan jangka panjang,” ujar Menhut.

Menhut menambahkan Indonesia memandang konservasi gajah Sumatera sebagai bagian dari agenda strategis nasional dalam memperkuat tata kelola kawasan konservasi, mendukung target Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, serta memperkuat kredibilitas Indonesia dalam kepemimpinan global isu hutan dan iklim.

Selain PECI, Kerja sama lainnya antara kedua negara adalah program Kemitraan untuk Bentang Alam Berkelanjutan (KIBAR), pengembangan National Park Financing Task Force, serta peluang mobilisasi pembiayaan inovatif berbasis alam, termasuk blended finance, carbon credits, dan biodiversity credits berintegritas tinggi.

Dalam konteks kerja sama bilateral, kemitraan Indonesia-Inggris berada di bawah kerangka MoU FOLU Net Sink 2030 yang ditandatangani pada 2022.

Kerja sama ini mencakup penguatan tata kelola kehutanan, dukungan terhadap Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK), konservasi spesies prioritas, serta pengembangan mekanisme pembiayaan kehutanan yang inovatif dan berkelanjutan.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

#menhut #raja-juli-antoni #kemenhut #indonesia-inggris #peusangan-elephant-conservation-initiative #gajah-sumatera

https://www.antaranews.com/berita/5441410/ri-inggris-prioritaskan-peci-aceh-dalam-kemitraan-strategis-kehutanan