Singapura Revisi Naik Target Pertumbuhan Ekonomi Jadi 4% pada 2026, Ini Katalisnya
Singapura optimis ekonomi tumbuh 2%-4% pada 2026 didorong AI dan ketahanan global, meski tantangan perdagangan global tetap ada.
(Bisnis.Com) 10/02/26 16:05 132009
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Singapura merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi pada 2026 seiring dengan lonjakan permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan ketahanan pertumbuhan global.
Melansir Bloomberg pada Selasa (10/2/2026), Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) menyatakan produk domestik bruto (PDB) 2026 kini diperkirakan tumbuh 2%–4%, lebih tinggi dari proyeksi awal sebesar 1%–3%.
Revisi tersebut mencerminkan kemampuan ekonomi Singapura yang sangat bergantung pada perdagangan untuk tetap bertahan di tengah ketahanan ekonomi global, meskipun Presiden AS Donald Trump sebelumnya meluncurkan kebijakan tarif impor. Lonjakan siklus AI global turut mendorong kinerja manufaktur berteknologi tinggi dan ekspor negara tersebut.
Sejumlah analis sebelumnya memprediksi percepatan pertumbuhan itu berpotensi mendorong bank sentral memperketat kebijakan moneter pada paruh kedua tahun ini. Namun, Kepala Ekonom Otoritas Moneter Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) Edward Robinson tidak memberikan sinyal revisi terhadap proyeksi inflasi yang diperkirakan kembali normal di kisaran 1%–2% tahun ini.
Nilai tukar dolar Singapura tercatat relatif stabil, sedangkan indeks acuan Straits Times dibuka melemah 0,2%.
Dalam pengarahan kepada media, Robinson menegaskan arah kebijakan moneter akan sangat bergantung pada data dan pembaruan terkini, mengingat ketidakpastian ekonomi global masih tinggi.
MTI menyebut pertumbuhan global akan ditopang oleh berlanjutnya boom AI, kebijakan fiskal ekspansif di sejumlah negara seperti AS, Jerman, dan Jepang, serta kondisi keuangan global yang masih akomodatif.
Kendati demikian, Perdana Menteri Lawrence Wong mengingatkan bahwa mempertahankan laju pertumbuhan tinggi akan menjadi tantangan di tengah fragmentasi perdagangan dan hubungan global. Wong dijadwalkan mengumumkan pembaruan strategi ekonomi dalam penyampaian Anggaran 2026 pada Kamis mendatang.
Pada kuartal IV/2025, PDB Singapura tumbuh 6,9% secara tahunan (year-on-year/YoY), melampaui median proyeksi Bloomberg sebesar 6,5% dan estimasi awal pemerintah sebesar 5,7%.
“Momentum pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal terakhir 2025 diproyeksikan berlanjut hingga 2026,” demikian pernyataan MTI.
Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi 2025 tercatat 5%, melampaui perkiraan sebelumnya sebesar 4,8%, meskipun masih melambat dibandingkan dengan realisasi revisi 5,3% pada 2024.
Sejumlah negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia juga relatif mampu meredam dampak kenaikan tarif AS berkat meningkatnya permintaan terhadap produk elektronik.
#singapura-pertumbuhan-ekonomi #pertumbuhan-ekonomi-2026 #kecerdasan-buatan #ai-global #ekonomi-global #perdagangan-singapura #kebijakan-moneter #dolar-singapura #straits-times #pertumbuhan-global #boo