Melihat Lebih Dekat Perkembangan Data Center JKT09 Microsoft di Karawang
Microsoft mempercepat pembangunan data center JKT09 di Karawang, bagian dari investasi US$1,7 miliar di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi dan keberlanjutan.
(Bisnis.Com) 10/02/26 08:27 131386
Bisnis.com, JAKARTA — Microsoft Indonesia, perusahaan penyedia layanan komputasi awan (cloud) dan perangkat teknologi, terus mempercepat pembangunan data center JKT09 di Karawang. Bisnis Indonesia mendapat kesempatan untuk melihat langsung pembangunan pusat data tersebut.
Dalam kunjungan ke site, bangunan infrastruktur data center JKT09 tampak telah hampir jadi. Jaringan konektivitas data, listrik, dan lokasi pendingin server data center telah disiapkan. Beberapa perangkat masih berbalut plastik dan siap untuk diaktifkan.
Selain itu, nampak juga bangunan-bangunan yang berfungsi untuk mendukung implementasi energi ramah lingkungan, sebagai upaya Microsoft untuk mendukung net zero karbon. Jalanan di sekitar kawasan masih dalam proses pembangunan.
Southeast Asia Sub-regional Construction Director Gavin Hodge mengatakan data center JKT09 merupakan bagian dari data center Microsoft di kawasan Karawang. Khusus untuk JKT09, total kapasitas yang dapat ditampung adalah 48 MW, dengan 2 storage data center.
Microsoft berencana membangun 3 data center lagi yaitu JKT13, JKT14, dan JKT43 di kawasan tersebut. Alhasil total data center di Karawang ada 5 data center, termasuk JKT02 yang telah beroperasi.
“Microsoft memperhatikan berbagai hal mulai dari lingkungan, energi, hingga keselamatan para pekerja dalam membangun data center ini,” kata Gavin dikutip Senin (9/2/2026).

Gavin menambahkan JKT09 merupakan proyek pertama Microsoft di Asia Tenggara yang menggunakan strategi konstruksi Prefabrication, Preassembly Modularization, and Offsite Fabrication (PPMOF), sebuah strategi konstruksi industri di mana komponen bangunan dibuat atau dirakit di luar lokasi proyek akhir untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko di lapangan.
PPMOF dapat mengurangi durasi proyek secara signifikan, meningkatkan produktivitas, memangkas kebutuhan tenaga kerja lapangan dan biaya, serta meminimalkan risiko cuaca, kekurangan skill, dan gangguan rantai pasok. Selain itu, kualitas lebih terkontrol di lingkungan pabrik, limbah berkurang, dan jadwal lebih predictable.
Dalam kasus JKT09, kata Gavin, PPMOF membuat pembangunan data center menjadi lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
“Dampak dari PPMOF selain pembangunan lebih cepat dan terprediksi, juga mengurangi risiko kecelakaan karena kami membatasi jumlah pekerja yang berada di dalam pembangunan data center ini,” kata Gavin.

Sementara itu, APAC Cloud Operations & Innovation Leader Microsoft Alvin Heng mengatakan di dalam data center JKT09 nantinya ada 5 Colo yang di dalamnya ada beberapa Cell. 1 Cell akan diisi dengan belasan sampai puluhan rak. Setiap rak akan dibekali dengan dua pendingin likuid dan 4 arus listrik untuk menjaga keandalan layanan data center Microsoft.
Dalam mengusung konsep ramah lingkungan, Microsoft sangat teliti perihal penggunaan air. Microsoft memastikan bahwa air yang digunakan untuk sistem pendingin berputar pada rute yang sama sehingga tidak terjadi pemborosan sumber daya.
Microsoft menjelaskan bahwa prinsip keamanan, residensi data, dan kepatuhan menjadi fokus perusahaan saat membangun data center. Dengan fokus tersebut diharapkan pelanggan dapat menyimpan dan memproses data secara lokal di Indonesia.
Data center Microsoft juga dibangun dengan kontrol keamanan berlapis di seluruh infrastruktur fisik, jaringan, enkripsi, identitas, dan manajemen akses — selaras dengan standar global Microsoft.

Infrastruktur pusat data dirancang sejalan dengan tujuan keberlanjutan global Microsoft, termasuk karbon negatif hingga nol limbah pada 2030
Pembangunan data center JKT09 merupakan bagian dari komitmen investasi Microsoft senilai US$ 1,7 miliar (2024–2028) di Indonesia, mencakup infrastruktur cloud dan AI, pengembangan ekosistem, serta keterampilan digital.
Pembangunan ini diharapkan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan memperkuat posisi Indonesia di ekonomi digital global. Data center Microsoft menyasar berbagai sektor termasuk layanan keuangan, energi, kesehatan, manufaktur, pendidikan, dan perusahaan digital-native.
#data-center #microsoft-indonesia #jkt09-karawang #cloud-computing #pusat-data #energi-ramah-lingkungan #net-zero-karbon #southeast-asia #kapasitas-data-center #strategi-konstruksi #ppmof #efisiensi-pr