XLSMART (EXCL) Targetkan 88 Kota Terselimuti Jaringan Ultra 5G+ Tahun Ini
XLSMART (EXCL) akan meluncurkan jaringan Ultra 5G+ di 88 kota tahun ini, menawarkan kecepatan internet tinggi dan cakupan luas untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
(Bisnis.Com) 30/01/26 20:43 120361
Bisnis.com, JAKARTA — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) bakal menghadirkan jaringan XL Ultra 5G+ di 88 kota pada tahun ini. XLSMART ingin masyarakat merasakan layanan 5G yang sesungguhnya.
Presiden Direktur & CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan dengan XL Ultra 5G+, perusahaan menghadirkan kecepatan internet 5G yang sesungguhnya, yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan saat berinternet.
Rajev mengatakan jaringan 5G XLSMART akan menjadi ‘selimut’ bagi 88 kota yang terlayani nanti, sehingga masyarakat akan merasakan kualitas jaringan 5G tanpa putus dengan kecepatan yang mumpuni.
Hal tersebut bukan hanya teori. Dalam uji coba di salah satu smartphone 5G pengguna di Jakarta, kecepatan internet Axis, salah satu produk XLSMART, naik signifikan menjadi 200 Mbps untuk unduh dari yang sebelumnya hanya puluhan Mbps.
“Saya ingin tekankan lagi. 5G hadir di 88 kota bukanlah 5G yang terbatas. Di 88 kota itu, 5G akan hadir secara blanket atau menyelimuti, bukan seperti di banyak negara lain di mana hanya sebagian situs saja yang dapat 5G,” kata Rajev di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Rajev meyakini bahwa misi menghadirkan jaringan 5G yang menyelimuti kota dapat dilakukan oleh XLSMART. Dengan menghadirkan pengalaman 5G brilian, menurutnya, smartphone 5G akan datang dan terus berkembang.
Berdasarkan informasi yang beredar saat ini penetrasi smartphone 5G pada kisaran 15%-18%. Sementara itu, laporan Counterpoint Research menunjukkan adopsi smartphone 5G di Indonesia masih berjalan lambat. Pada kuartal III/2025, perangkat 5G hanya menguasai 35% dari total pengapalan, stagnan dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara tahunan, pertumbuhannya naik tipis 4%, menunjukkan penetrasi yang belum masif.
Counterpoint juga mencatat fluktuasi dalam empat kuartal terakhir. Pada kuartal IV/2024, pangsa pengapalan perangkat 5G turun ke 25% dari 31% pada kuartal sebelumnya.
Pemulihan terjadi pada kuartal I/2025 yang naik menjadi 26%, kemudian melonjak ke 35% pada kuartal II/2025, dan bertahan pada kuartal III/2025. Stabilitas ini didorong meningkatnya ketersediaan perangkat 5G yang lebih terjangkau, terutama di kelas menengah.
“Kami sangat excited dan yakin Indonesia akan cepat maju menjadi negara 5G, yang sayangnya beberapa tahun terakhir belum begitu. Secara pribadi, saya sangat yakin, dan kami semua excited,” kata Rajev.
Dia juga mengatakan bahwa untuk menggunakan jaringan 5G XLSMART sangatlah mudah. Pengguna yang telah memakai kartu XLSMART tidak perlu ganti SIM card. Jadi, selama sudah punya smartphone yang mendukung jaringan 5G, maka kartu secara otomatis akan terhubung ke 5G.
“Tentu saja, kalau beli Ultra 5G Plus, Anda dapat manfaat tambahan yang lebih banyak. Tapi seperti yang kami katakan, kami ingin setiap interaksi jadi lebih baik. Itu langkahnya. Dengan dua bahan utama ini—blanket coverage dan kemudahan adopsi—kami yakin device akan mengikuti,” kata Rajev.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam mengatakan dalam menggelar 5G di 88 kota, perusahaan telah menyiapkan beberapa langkah dari sisi infrastruktur.
Pertama, XLSMART telah melakukan penggabungan spektrum frekuensi milik XL dan Smartfren. Untuk 5G, rencananya akan berjalan di pita 2,3 GHz di mana perusahaan memiliki pita frekuensi sekitar 40 MHz.
Dengan frekuensi tersebut, XLSMART akan memberikan layanan yang andal kepada para pelanggan.
“Pada waktu yang sama, kami investasi untuk coverage extension, kami tambah menara, itu investasi kedua. Dan investasi ketiga, pada waktu yang sama, pasang 5G,” kata Shurish.
Adapun alasan perusahaan hanya akan masuk di 88 kota pada tahun ini, kata Shurish, karena perusahaan melihat penetrasi smartphone di puluhan kota tersebut cukup matang sehingga hadirnya jaringan 5G dapat dirasakan oleh banyak pengguna.
“Kami monitor kalau kami pasang 5G tetapi tidak ada perangkat untuk apa. Di 88 kota itu penetrasi 5G sudah 20% lebih dan ini akan makin naik,” kata Shurish.
#xlsmart-5g #excl-5g #jaringan-ultra-5g #5g-indonesia #5g-kota #kecepatan-internet-5g #smartphone-5g #penetrasi-5g #jaringan-5g-blanket #5g-coverage #frekuensi-5g #investasi-5g #5g-jakarta #5g-axis #5g