Dedi Mulyadi Ultimatum Pengusaha Tambang Bogor Tak Jadikan Warga Tameng
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi ultimatum pengusaha tambang Bogor agar tak jadikan warga tameng kebijakan. Tambang harus beri manfaat nyata bagi warga sekitar.
(Bisnis.Com) 21/10/25 13:14 10896
Bisnis.com, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengultimatum para pengusaha tambang di kawasan Bogor agar tidak menjadikan warga sebagai tameng dalam menghadapi kebijakan pemerintah provinsi.
Pernyataan itu disampaikan menyusul penutupan sejumlah tambang di tiga kecamatan, yakni Rumpin, Cigudeg, dan Parung Panjang, yang memicu protes dari sebagian warga.
Dedi menegaskan bahwa aktivitas pertambangan di daerah harus memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Kebijakan penertiban tambang, kata dia, telah melalui berbagai kajian mendalam, mulai dari aspek keselamatan warga hingga kelestarian lingkungan.
"Saya berpihak pada kepentingan masyarakat, saya akan berjuang dengan kepentingan rakyat, dan saya tidak mau masyarakat dijadikan ujung tombak menghadapi pemerintah," ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Ia menilai aliran dana besar dari sektor pertambangan belum memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat di sekitar lokasi tambang. "Belajar dari kasus Rumpin, kasus Renghas Jajar dan sekitarnya. Kita bisa melihat bahwa aliran uang yang puluhan miliar dalam setiap bulan dan bisa jadi ratusan miliar dalam setiap tahun ternyata tidak bisa mendongkrak ekonomi warga sekitar," kata Dedi.
Fakta di lapangan, lanjutnya, menunjukkan kondisi warga di sekitar tambang justru memprihatinkan. Ketika aktivitas tambang dihentikan sementara, banyak warga kehilangan mata pencaharian. "Ketika baru sebentar tambang ditutup, semua orang sudah berteriak, ditagih oleh bank keliling. Infrastruktur di sekitar desanya hancur," ujarnya.
Dedi menilai para pengusaha tambang kerap memanfaatkan masyarakat sebagai garda terdepan untuk menolak kebijakan penertiban pemerintah. Namun, ia memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan langkah-langkah untuk membantu warga yang terdampak.
Ia menjelaskan, bantuan yang disiapkan mencakup modal usaha dan dana pengganti bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat penutupan tambang. "Mohon sabar untuk semuanya bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan skema-skema dan dalam waktu dekat akan segera direalisasikan," kata Dedi.
#pengusaha-tambang #tambang-bogor #warga-tameng #dedi-mulyadi #gubernur-jawa-barat #kebijakan-pemerintah #penutupan-tambang #kesejahteraan-masyarakat #keselamatan-warga #kelestarian-lingkungan #ekonomi