Harga Pangan Selasa (20/1): Beras Stabil, Telur Ayam Konsisten Naik
Harga beras stabil, telur ayam naik tipis 1,19% jadi Rp30.357/kg. Daging ayam turun 5,86% jadi Rp37.655/kg. Harga pangan lainnya bervariasi.
(Bisnis.Com) 20/01/26 08:41 108094
Bisnis.com, JAKARTA — Harga rata-rata nasional aneka beras di tingkat konsumen terpantau stabil dan bervariasi pada Selasa (20/1/2026). Di sisi lain, harga rerata telur ayam ras masih melanjutkan tren kenaikan.
Berdasarkan Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 08.05 WIB, harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog mencapai Rp12.397 per kilogram di tingkat konsumen. Adapun, harga eceran tertinggi (HET) nasional beras SPHP ditetapkan sebesar Rp12.500–Rp13.500 per kilogram.
Di sisi lain, harga rata-rata beras medium nonSPHP di tingkat konsumen adalah Rp13.674 per kilogram. Untuk harga rata-rata beras medium dibanderol Rp13.373 per kilogram.
Secara nasional, harga rerata beras khusus lokal mencapai Rp15.175 per kilogram. Serta, harga rata-rata beras premium di tingkat konsumen adalah Rp15.457 per kilogram.
Telur Naik, Daging Ayam Turun
Beranjak ke komoditas pangan lain, Panel Harga Bapanas menunjukkan harga rata-rata telur ayam ras di tingkat konsumen terpantau masih merangkak meski tipis 1,19% dari harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp30.000 per kilogram menjadi Rp30.357 per kilogram.
Namun, harga rata-rata daging ayam ras dibanderol justru turun 5,86% dari HAP nasional Rp40.000 per kilogram atau mencapai Rp37.655 per kilogram.
Untuk harga pangan yang bersumber dari protein hewani lainnya, yakni daging sapi murni dibanderol Rp135.149 per kilogram secara rerata nasional. Harganya turun 3,47% dari HAP nasional Rp140.000 per kilogram.
Kemudian, harga rata-rata daging kerbau segar lokal dan daging kerbau beku impor masing-masing adalah Rp140.000 per kilogram dan Rp105.083 per kilogram.
Lebih lanjut, harga rata-rata ikan kembung Rp42.602 per kilogram, ikan tongkol Rp35.736 per kilogram, dan ikan bandeng adalah Rp34.978 per kilogram di tingkat konsumen.
Selanjutnya, aneka cabai mengalami harga yang bervariasi di tingkat konsumen. Harga rata-rata cabai rawit merah berada di rentang HAP nasional Rp40.000–Rp57.000 per kilogram, atau mencapai Rp46.860 per kilogram.
Harga rata-rata cabai merah keriting menunjukkan level Rp33.550 per kilogram atau turun dari HAP nasional Rp37.000–Rp55.000 per kilogram, dan cabai merah besar adalah Rp34.347 per kilogram di tingkat konsumen.
Kemudian, harga rata-rata bawang merah di tingkat konsumen mencapai Rp40.373 per kilogram atau berada dalam rentang HAP nasional Rp36.500–Rp41.500 per kilogram. Serta, rata-rata bawang putih bonggol dibanderol Rp37.688 per kilogram, atau turun 5,78% dari HAP nasional Rp38.000–Rp40.000 per kilogram.
Untuk harga rata-rata gula konsumsi dan garam konsumsi masing-masing dibanderol Rp18.064 per kilogram dan Rp11.158 per kilogram. Rata-rata tepung terigu kemasan dan tepung terigu curah masing-masing di level Rp12.492 per kilogram dan Rp9.416 per kilogram.
Berikutnya, harga rata-rata jagung pakan peternak adalah Rp6.705 per kilogram atau naik 15,6% dari HAP nasional Rp5.800 per kilogram, sedangkan harga kedelai biji kering impor turun dari HAP nasional Rp12.000 per kilogram menjadi Rp10.906 per kilogram secara nasional.
Berikutnya, harga rata-rata minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah masing-masing dibanderol Rp20.531 per liter dan Rp17.266 per liter. Di sisi lain, harga rata-rata nasional Minyakita mencapai Rp17.238 per liter atau masih melampaui HET yang ditetapkan Rp15.700 per liter.
#beras-stabil #harga-telur-naik #harga-beras-nasional #harga-telur-ayam #harga-daging-ayam #harga-daging-sapi #harga-daging-kerbau #harga-ikan-kembung #harga-cabai-rawit #harga-bawang-merah #harga-gula