Bisnis.com, JAKARTA — Platform perpesanan instan milik Meta, WhatsApp, mengumumkan bakal meluncurkan fitur nama pengguna (username) yang memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon pribadi.
Perusahaan ingin memperkuat pilar privasi sekaligus memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas identitas digital mereka saat berinteraksi di ruang siber.
Wakil Presiden dan Kepala Produk WhatsApp Alice Newton-Rex mengatakan fitur tersebut dihadirkan untuk meningkatkan privasi pengguna di aplikasi perpesanan instan milik Meta tersebut. Melalui inovasi ini, nomor telepon tidak lagi bersifat wajib untuk dibagikan saat memulai obrolan baru dengan pihak lain.
"Ini adalah cara baru untuk terhubung dengan seseorang tanpa memberikan nomor telepon kalian," kata Alice dalam pemaparan yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (29/6).
Sebagai langkah awal, WhatsApp membuka keran pemesanan atau reservasi username mulai pekan ini.
Pengguna dapat mengamankan nama pilihan mereka sebelum fitur ini resmi diimplementasikan secara penuh pada akhir tahun. Langkah ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengklaim identitas unik mereka lebih awal.
Alice menjelaskan fitur username dirancang untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna terkait siapa saja yang dapat melihat nomor telepon mereka. Sistem ini bersifat tidak mengikat dan memberikan fleksibilitas penuh bagi para pemilik akun.
"Username dirancang untuk memberi Anda kendali atas siapa yang bisa melihat nomor telepon Anda sejak awal. Ini adalah fitur yang sepenuhnya opsional. Anda dapat memilih nama pengguna Anda sendiri, mengubah, atau menghapusnya," ujar dia.
Kebijakan ini diambil berdasarkan dinamika interaksi digital yang makin kompleks. Alice menilai berbagi nomor telepon pribadi sering kali menjadi hambatan saat seseorang ingin berkomunikasi dengan orang baru, seperti teman sekolah, tetangga, atau peserta dalam sebuah komunitas dan grup.
Dalam banyak kasus, pengguna kerap merasa enggan ketika harus bergabung dalam grup komunitas atau grup orang tua murid, namun belum siap membagikan nomor telepon kepada orang-orang yang belum dikenal. Kehadiran username diharapkan mampu menjembatani kebutuhan komunikasi tersebut dengan rasa aman yang lebih tinggi.
Guna mencegah penyalahgunaan dan menjaga ruang obrolan tetap aman, WhatsApp memastikan tidak akan menyediakan direktori pencarian maupun rekomendasi username secara terbuka.
Mekanisme ini diadopsi demi menghindari aksi pengarsipan data secara massal atau spamming oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Seseorang harus mengetahui username secara tepat sebelum dapat menghubungi pengguna lain untuk pertama kali.
Sebagai lapisan keamanan tambahan, WhatsApp juga menyiapkan fitur opsional berupa kunci username yang harus diketahui pihak lain sebelum dapat mengirim pesan kepada pemilik akun. Proteksi ganda ini memastikan bahwa komunikasi hanya terjadi berdasarkan persetujuan kedua belah pihak.
Setelah fitur tersebut diluncurkan, pengguna yang mengaktifkan username tidak lagi perlu memperlihatkan nomor telepon saat mengirim pesan pertama kali kepada pengguna lain, kecuali nomor tersebut sudah tersimpan oleh lawan bicara.
"Jika Anda mengaktifkan nama pengguna saat mengirim pesan kepada seseorang atau bisnis untuk pertama kalinya, mereka tidak akan lagi melihat nomor telepon Anda kecuali mereka sudah menyimpannya," kata Alice.
Ekosistem baru ini tidak hanya menyasar pengguna individu. WhatsApp juga menyiapkan opsi bagi kreator konten, pelaku usaha kecil, maupun organisasi untuk menggunakan username yang sama dengan akun Instagram atau Facebook yang telah mereka miliki. Integrasi lintas platform ini diharapkan mempermudah branding pelaku usaha di bawah naungan ekosistem Meta.
Untuk membantu pengguna menemukan nama yang sesuai, WhatsApp turut menghadirkan generator username yang dapat memberikan berbagai rekomendasi nama secara otomatis.
Fitur username akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Pengguna dapat melakukan reservasi melalui menu Pengaturan > Akun > Nama Pengguna pada aplikasi WhatsApp versi terbaru dan akan menerima notifikasi ketika fitur tersebut tersedia di negara masing-masing.