Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia melalui Persatuan Insinyur Indonesia (PII) resmi terpilih menjadi penyelenggara perayaan World Engineering Day (WED) 2026. Perhelatan akbar keinsinyuran tingkat global tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 3-5 Maret 2026.
Penunjukan ini merupakan hasil keputusan sidang umum World Federation of Engineering Organizations (WFEO) di Shanghai, China. WFEO, organisasi global di bawah naungan UNESCO yang mewakili lebih dari 30 juta insinyur di 100 negara, menyetujui proposal yang diajukan oleh delegasi Indonesia.
“Tentu kepercayaan UNESCO dan Organisasi Insinyur Dunia WFEO ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Ijinkan saya mengajak semua pihak, para insinyur Indonesia di berbagai sektor keahlian, para pemangku kepentingan di bidang industri, bisnis, pemerintahan, akademia, dan media untuk berpartisipasi dan mendukung agenda ini, sebagai bagian dari meningkatkan kontribusi keinsinyuran bagi Indonesia dan dunia,” kata Ketua Umum PII Ilham Habibie di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Ilham menekankan bahwa agenda ini menjadi momentum strategis untuk menunjukkan kemajuan infrastruktur, transportasi, hingga teknologi Indonesia di mata internasional.
Selain perayaan, PII membidik peningkatan standar pendidikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk mencetak insinyur yang adaptif terhadap industri global.
WED 2026 sendiri mengusung tema Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization. Tema ini menitikberatkan pada etika rekayasa global terkait penggunaan energi yang bertanggung jawab serta penyelarasan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan prinsip keberlanjutan.
Selama tiga hari penyelenggaraan, forum ini akan memfasilitasi dialog tingkat tinggi, sesi pleno, hingga pemaparan teknis berbasis bukti. Para peserta dari berbagai negara diharapkan dapat berbagi praktik terbaik (best practices) dalam menyelesaikan tantangan pembangunan yang makin kompleks.
Perhelatan ini diharapkan mampu menjembatani hubungan antara sektor publik, swasta, dan akademisi dalam menghasilkan solusi inovatif untuk pemerataan pembangunan yang lebih adil bagi umat manusia.
"Saya dengan hormat mengundang semua untuk menghadiri World Engineering Day tanggal 3 hingga 5 Maret di Jakarta. Di acara ini mari kita bersama-sama belajar, berkontribusi, dan memajukan keinsinyuran di Indonesia dan di seluruh dunia,” pungkas Ilham.
Sebagai informasi, World Engineering Day dirayakan setiap tanggal 4 Maret sejak ditetapkan oleh UNESCO pada 2019. Penyelenggaraan di Jakarta tahun depan akan menjadi pusat peringatan bagi organisasi profesional, institusi pendidikan, dan lembaga non-pemerintah dari seluruh dunia yang bernaung di bawah WFEO.