Bisnis.com, JAKARTA — Muhammad Qodari telah resmi dilantik menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (27/4/2026) di Istana Negara. Qodari bergeser posisi dari sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Usai pelantikan, Qodari mengatakan bahwa pelantikannya kali ini menjadi yang ketiga kali. Sebelumnya, Qodari telah dilantik sebagai KSP dan Wakil KSP.
"Ini pelantikan yang ketiga untuk saya pribadi selama pemerintahan Bapak Prabowo dan rasanya tanggung jawab ini semakin meningkat. Jadi terus terang waktu dikasih tahu itu, doa saya tambah panjang, karena berat, berat sekali," katanya pada Senin (27/4/2026) di Istana Negara usai dilantik.
Dia menjelaskan bahwa jabatan sebagai Kepala Bakom RI berat karena program Presiden Prabowo banyak. Tugasnya kemudian di Bakom RI adalah menjelaskan program-program mulai dari latar belakangnya hingga sebab-sebabnya.
"Pada dasarnya, kalau saya baca itu adalah bagaimana negara ini memenuhi tujuannya sesuai dengan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut berpartisipasi dalam ketertiban dunia," ujarnya.
Adapun, terkait tugas barunya sebagai Kepala Bakom RI, Qodari mengatakan bahwa dirinya tidak mau buru-buru. Dia akan menganalisis terlebih dahulu iklim informasi dan media. Di antara kemudian yang dia cermati adalah tren informasi di media sosial.
"Media sosial pada hari ini juga sebagian berperilaku seperti pers. Tetapi dengan regulasi yang mungkin berbeda dengan teman-teman yang ada di pers. Dan pada titik itu tentu ini suatu tantangan tersendiri dan apa dan bagaimananya tentu nanti kita akan pikirkan ke depan," ujar Qodari.
Adapun, pelantikan Qodari itu mengacu kepada Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 50, 51, 52, dan 53 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara periode 2024-2029.
Selain Qodari yang dilantik sebagai Kepala Bakom RI, nama baru pun muncul mengisi jabatan dalam reshuffle ke-6 Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Posisi Qodari sebelumnya yakni KSP kemudian dijabat oleh Dudung Abdurachman. Lalu, Jumhur Hidayat menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Hanif Faisol Nurofiq menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Kemudian, Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi dijabat Hasan Nasbi dan Kepala Badan Karantina Nasional diisi Abdul Kadir Karding.