#30 tag 24jam
OSL Indonesia Luncurkan UPO, Bagikan Hadiah Hingga Rp 350 Juta
OSL Indonesia meluncurkan campaign UPO (Untung Pakai OSL) dengan hadiah total Rp175 juta. Pengguna baru dan trader aktif bisa ikut CryptoBox dan Trading Competition. [527] url asal
#osl-indonesia #upo-osl #untung-pakai-osl #trading-crypto-indonesia #hadiah-trading-crypto #crypto-exchange-indonesia #ojk-crypto #cryptobox-osl #trading-competition-osl #aset-digital-indonesi
(MedCom - Ekonomi Digital) 23/05/26 06:00
v/230042/
Jakarta: OSL Indonesia secara resmi meluncurkan UPO (Untung Pakai OSL), sebuah campaign trading dan onboarding berbasis gamifikasi yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman investasi aset digital yang lebih interaktif, edukatif, dan mudah diakses bagi masyarakat Indonesia.Campaign UPO (Untung Pakai OSL) menghadirkan dua aktivitas utama, yakni CryptoBox dan Trading Competition. Program ini dirancang untuk membantu pengguna baru memulai perjalanan investasi aset digital melalui proses onboarding yang lebih sederhana dan mudah diikuti.
Melalui campaign ini, pengguna dapat memulai dari proses verifikasi akun, melakukan deposit pertama, hingga menyelesaikan aktivitas trading awal di platform OSL Indonesia sambil berkesempatan memperoleh hadiah dengan total nilai mencapai Rp175.000.000.
Selain menyasar pengguna baru, campaign UPO juga membuka kesempatan bagi pengguna lama untuk berpartisipasi dalam Trading Competition.
Peserta dapat meningkatkan cumulative trading volume selama periode campaign berlangsung guna bersaing di papan peringkat (leaderboard) dan memperebutkan total hadiah sebesar 0,1 BTC atau senilai lebih dari Rp175 juta.
Campaign ini menjadi bagian dari komitmen OSL Indonesia dalam memperluas literasi serta partisipasi masyarakat terhadap ekosistem aset digital yang aman, transparan, dan teregulasi di Indonesia.
“Melalui UPO (Untung Pakai OSL), kami ingin menghadirkan pengalaman onboarding dan trading yang lebih engaging, sekaligus memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat yang baru mengenal aset digital. Campaign ini juga menjadi bentuk apresiasi kami kepada komunitas dan pengguna aktif OSL Indonesia,” ujar Vincent Sallaka, CMO OSL Indonesia.
Campaign UPO (Untung Pakai OSL) akan berlangsung hingga akhir Juni 2026. Selama periode campaign berlangsung, pengguna dapat menyelesaikan onboarding mission, melakukan aktivitas trading, serta mengumpulkan cumulative trading volume untuk memperoleh berbagai reward yang tersedia.
CryptoBox Khusus Pengguna Baru
Sebagai bagian dari program UPO, pengguna baru dapat mengikuti CryptoBox mission dengan menyelesaikan beberapa tahapan onboarding yang telah ditentukan, meliputi:- Menyelesaikan proses verifikasi akun (KYC)
- Melakukan deposit pertama minimal Rp150.000
- Menyelesaikan transaksi pertama dengan minimum cumulative trading volume sebesar Rp500.000
- Melakukan minimal satu transaksi trading selama tiga hari trading dalam periode campaign
Setelah seluruh misi berhasil diselesaikan, pengguna dapat membuka CryptoBox dan memperoleh reward pasti sebesar Rp50.000 tanpa mekanisme undian.
Trading Competition untuk Seluruh Pengguna
Selain CryptoBox mission bagi pengguna baru, program UPO juga menghadirkan Trading Competition yang terbuka untuk seluruh pengguna.Trading Competition menggunakan mekanisme cumulative trading volume sebagai dasar penilaian leaderboard. Seluruh volume transaksi dari pengguna baru dan lama akan otomatis dihitung ke dalam kompetisi ini.
Struktur reward dalam Trading Competition terbagi ke dalam dua kategori utama, yaitu:
● Leaderboard Rewards
● Lucky Draw Rewards
Untuk masuk ke leaderboard, peserta diwajibkan memiliki minimum cumulative trading volume sebesar Rp3.000.000 selama periode campaign berlangsung.
Sementara itu, peserta dengan minimum cumulative trading volume sebesar Rp500.000 juga berkesempatan mengikuti program Lucky Draw dengan hadiah sebesar Rp100.000 untuk setiap pemenang terpilih.
OSL Indonesia merupakan centralized crypto exchange (CEX) yang beroperasi secara resmi di Indonesia dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
OSL Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan trading aset digital yang aman, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk melalui penerapan standar keamanan informasi internasional ISO/IEC 27001:2022.
Melalui campaign UPO (Untung Pakai OSL), OSL Indonesia berharap dapat mendorong pertumbuhan partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital sekaligus menciptakan pengalaman trading yang lebih aman, mudah diakses, dan relevan bagi pengguna di Indonesia.
(ASM)
OKX Perkenalkan Agent TradeKit, AI Bisa Langsung Trading Crypto Otomatis
OKX memperkenalkan Agent TradeKit, platform AI trading open-source berbasis MCP dengan 80+ tools modular untuk developer. Teknologi ini memungkinkan AI agent membangun dan menjalankan strategi trading [671] url asal
#okx #agent-tradekit #ai-trading #trading-crypto-ai #mcp-protocol #autonomous-agent #developer-ai-indonesia #bot-trading-crypto #open-source-trading #okx-ai #claude-desktop #cursor-ai #cryp
(MedCom - Ekonomi Digital) 18/05/26 18:00
v/224791/
Jakarta: Infrastruktur berbasis Model Context Protocol (MCP) yang memungkinkan AI agent dan pengembang membangun, menguji, serta men-deploy strategi perdagangan langsung di bursa.OKX mengumumkan ketersediaan Agent TradeKit untuk komunitas pengembang AI dan ekosistem builder, termasuk komunitas teknologi yang terus berkembang di Indonesia. Agent TradeKit adalah perangkat open-source di bawah lisensi MIT yang menyediakan lebih dari 80 tools modular dalam delapan modul fungsional, dirancang untuk membantu pengembang AI, tim kuantitatif, dan pembangun autonomous agent dalam mengintegrasikan kapabilitas bursa terpusat (CEX) ke dalam alur kerja agentic mereka.
Agent TradeKit dibangun di atas standar terbuka Model Context Protocol (MCP), sehingga dapat diintegrasikan dengan beragam klien AI seperti Claude Desktop, Claude Code, Cursor, dan Cline, maupun dengan agen kustom yang dibangun menggunakan MCP SDK. Produk ini pertama kali dirilis secara global pada 10 Maret 2026 dan kini disosialisasikan kepada komunitas pengembang Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand, dan Kamboja.
Mengisi Celah Antara Penalaran AI dan Eksekusi Programatik
Dalam dua tahun terakhir, model bahasa besar (LLM) telah menjadi alat analisis pasar yang umum digunakan oleh komunitas kuantitatif dan pengembang. Namun, pengembang masih harus menulis lapisan integrasi sendiri untuk menghubungkan hasil analisis tersebut ke API bursa — termasuk autentikasi, signing, rate limiting, dan penanganan kesalahan. Proses ini sering memakan waktu berjam-jam sebelum strategi pertama dapat diuji.
Agent TradeKit menyediakan jalur yang lebih singkat: pengembang dapat memasang MCP Server atau CLI dalam waktu kurang dari tiga menit, lalu memanggil 80+ tools siap pakai untuk market data, spot trading, swap, futures, options, algo orders, manajemen akun, dan trading bot.
Cakupan Tools dan Modul
Agent TradeKit terstruktur dalam delapan modul fungsional:
1. Market Data — ticker, orderbook depth, candlesticks, funding rate, open interest, dan data indeks tanpa memerlukan API key.
2. Spot — eksekusi order pasar dan limit untuk pasangan spot.
3. Swap — perpetual swaps dengan dukungan margin terisolasi maupun cross.
4. Futures — kontrak berjangka berbasis waktu.
5. Options — perdagangan opsi, satu-satunya produk MCP berbasis bursa di dunia yang mendukung modul ini.
6. Algo — OCO orders, trailing stops, dan conditional triggers berbasis bahasa alami.
7. Account — saldo, posisi, riwayat bills, fee rate, dan riwayat transfer.
8. Bot — Spot Grid, Contract Grid, dan strategi DCA terotomasi.
Jumlah tools terus bertambah di setiap rilis; rincian lengkap dapat diperiksa langsung di repositori GitHub publik.
Arsitektur untuk Pengembang
Agent TradeKit dirancang dengan prinsip developer-first. Beberapa aspek arsitektural yang relevan untuk komunitas pengembang:
- Local-First / Zero Leakage — API key disimpan hanya di mesin pengembang (~/.okx/config.toml) dan tidak pernah dikirim ke server OKX atau pihak ketiga mana pun. Signing dilakukan secara lokal.
- Permission-Aware Tool Registration — tools hanya teregistrasi jika API key memiliki izin yang sesuai. Apabila API key tidak memiliki izin trade, modul order tidak akan tampak sama sekali di sisi AI, sehingga mengurangi risiko misuse.
- Token-Efficient by Design — deskripsi tool dibatasi ≤ 200 karakter, mengurangi context overhead hingga sekitar 50% dibandingkan alternatif sejenis. ● Demo Mode terisolasi penuh — seluruh 80+ tools dapat dijalankan di lingkungan simulasi, terpisah sepenuhnya dari dana sungguhan, untuk keperluan pengembangan dan backtesting.
- Dry-Run Confirmation — setiap operasi write memerlukan preview dan konfirmasi eksplisit sebelum dijalankan.
- Open-Source MIT License — seluruh kode dapat diaudit dan dimodifikasi oleh komunitas.
Diferensiasi Teknis
Agent TradeKit menggunakan typed schemas pada MCP Server, sehingga AI hanya dapat memformulasikan instruksi yang valid secara struktural. Pendekatan ini mengurangi kemungkinan hallucinated trade parameters yang umum ditemui pada produk berbasis text-based instruction manual.
Dibandingkan dengan produk sejenis dari bursa lain, Agent TradeKit menawarkan cakupan yang lebih dalam: dukungan untuk options trading, grid bot automation, CLI terminal mandiri, dan Risk-Free Demo Mode.
Akses untuk Pengembang Pengembang dapat mengakses sumber daya berikut:
Halaman produk — okx.ac/agent-tradekit
Dokumentasi teknis — app.okx.ac/docs-v5/agent_en/
Repositori GitHub publik — github.com/okx/agent-tradekit
Artikel pengantar — Connecting Agentic Trading to OKX Exchange with Agent Trade Kit
Agent TradeKit tersedia tanpa biaya, sebagai open-source software di bawah lisensi MIT. Penggunaan produk ini tidak melibatkan pembukaan akun perdagangan baru dan ditujukan untuk pengembang yang ingin membangun, menguji, dan men-deploy integrasi berbasis AI dengan API publik OKX.
(ASM)
Panduan Cara Main Crypto untuk Pemula 2026
Panduan investasi crypto 2026: Pahami dasar, pilih platform aman, buat akun, mulai dengan dana kecil, pilih aset tepat, pelajari trading, dan kelola risiko [1,046] url asal
#crypto #investasi-crypto #cara-main-crypto #crypto-pemula #dasar-crypto #platform-crypto #crypto-indonesia #regulasi-crypto #aset-digital #blockchain #bitcoin #ethereum #trading-crypto #analisis-pasar
(Bisnis.Com - Finansial) 07/05/26 13:01
v/214199/
Bisnis.com, JAKARTA - Investasi crypto semakin populer di Indonesia, bahkan saat ini banyak generasi muda yang lebih memilih crypto dibandingkan instrumen investasi lainnya. Hal ini karena menawarkan peluang keuntungan yang menarik sekaligus akses yang sangat mudah melalui aplikasi digital.
Namun demikian, banyak pemula masih melakukan kesalahan karena kurang memahami dasar-dasar investasi ini. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari cara main crypto secara benar sejak awal agar kamu bisa menghindari risiko yang tidak perlu.
Selain itu, perkembangan crypto di Indonesia kini semakin jelas dari sisi regulasi karena berada dalam pengawasan regulator seperti OJK. Dengan adanya aturan ini, investor memiliki perlindungan lebih baik selama menggunakan platform resmi. Namun, kamu tetap harus memahami cara kerja pasar agar tidak hanya ikut tren tanpa strategi yang jelas.
Crypto bukan sekadar membeli aset digital lalu berharap harganya naik. Sebaliknya, kamu perlu memahamicrypto dari sisi teknologi, fungsi, hingga pergerakan pasar agar keputusan investasi lebih rasional. Dengan begitu, kamu bisa memanfaatkan peluang sekaligus meminimalkan risiko kerugian.
Selain itu, pergerakan harga seperti BTC USD menjadi indikator penting dalam membaca kondisi pasar global. Oleh karena itu, memahami grafik harga dan tren pasar akan sangat membantu kamu dalam menentukan waktu terbaik untuk membeli maupun menjual aset.
Cara Main Crypto untuk Pemula 2026
Berikut beberapa cara main crypto yang bisa kamu lakukan untuk investor pemula, diantaranya adalah:
- Pahami Dasar Crypto dan Cara Kerjanya
Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah memahami apa itu crypto dan bagaimana cara kerjanya. Crypto adalah aset digital yang menggunakan teknologi blockchain, yaitu sistem pencatatan terdesentralisasi yang tidak dikendalikan oleh satu pihak. Artinya, semua transaksi tercatat secara transparan dan tidak mudah dimanipulasi.
Sebagai contoh, Bitcoin merupakan crypto pertama yang berfungsi sebagai alat penyimpanan nilai, sedangkan Ethereum memungkinkan pembuatan aplikasi berbasis blockchain. Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa memilih aset yang sesuai dengan tujuan investasi.
Selain itu, kamu juga perlu memahami istilah dasar seperti wallet, private key, dan exchange. Wallet digunakan untuk menyimpan aset crypto, sedangkan exchange adalah tempat untuk membeli dan menjual aset tersebut.
- Pilih Platform Crypto yang Aman dan Terdaftar
Setelah memahami dasar crypto, langkah berikutnya adalah memilih platform yang terpercaya. Hal ini sangat penting karena banyak kasus penipuan terjadi akibat penggunaan aplikasi ilegal. Oleh sebab itu, pastikan kamu memilih platform yang sudah terdaftar secara resmi.
Salah satu platform yang direkomendasikan adalah Pintu karena memiliki izin sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto dan berada dalam pengawasan regulator di Indonesia. Aplikasi ini dirancang khusus untuk pemula sehingga mudah digunakan.
Aplikasi Pintu sekarang ini telah diunduh lebih dari 9 juta kali dan memiliki banyak pilihan aset dengan lebih dari 320+ token, serta telah resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif.
Selain itu, Pintu menyediakan berbagai fitur seperti Pintu Earn untuk mendapatkan bunga, Auto DCA untuk investasi rutin, serta Pintu Pro untuk trading dengan grafik profesional. Dengan fitur tersebut, kamu bisa mulai dari level dasar hingga trading lanjutan dalam satu aplikasi.
- Buat Akun dan Lakukan Verifikasi (KYC)
Langkah selanjutnya adalah membuat akun di platform pilihanmu. Proses ini biasanya cukup mudah karena kamu hanya perlu mengisi data diri seperti email dan nomor telepon.
Namun, untuk bisa melakukan transaksi penuh, kamu wajib melakukan verifikasi identitas atau KYC. Proses ini melibatkan pengunggahan KTP dan foto selfie untuk memastikan keamanan akun. Selain itu, KYC juga menjadi bagian dari regulasi untuk mencegah pencucian uang dan aktivitas ilegal.
Dengan akun yang sudah terverifikasi, kamu akan mendapatkan akses penuh ke fitur trading, deposit, dan withdraw.
- Deposit Dana dan Mulai dari Nominal Kecil
Setelah akun aktif, kamu bisa mulai melakukan deposit dana. Biasanya, platform crypto menyediakan berbagai metode pembayaran seperti transfer bank, e-wallet, dan virtual account.
Sebagai pemula, sebaiknya kamu tidak langsung menginvestasikan dana besar. Mulailah dari nominal kecil terlebih dahulu sambil mempelajari cara kerja pasar. Strategi ini penting agar kamu bisa belajar tanpa mengambil risiko besar.
Selain itu, beberapa platform juga menyediakan fitur pembelian otomatis sehingga kamu bisa berinvestasi secara rutin tanpa harus memantau pasar setiap saat.
- Pilih Aset Crypto yang Tepat
Langkah berikutnya adalah memilih aset crypto yang ingin dibeli. Untuk pemula, disarankan memilih aset dengan kapitalisasi pasar besar seperti Bitcoin dan Ethereum karena cenderung lebih stabil dibandingkan dengan koin kecil.
Namun, kamu juga bisa mempertimbangkan altcoin lain dengan potensi pertumbuhan tinggi. Meski demikian, pastikan kamu melakukan riset terlebih dahulu, seperti melihat roadmap proyek, tim pengembang, serta kegunaan aset tersebut.
Selain itu, hindari membeli aset hanya karena tren atau rekomendasi tanpa analisis. Keputusan investasi harus berdasarkan data, bukan emosi.
- Pelajari Trading dan Analisis Pasar
Agar tidak hanya sekadar membeli, kamu perlu memahami cara trading crypto. Trading melibatkan aktivitas jual beli untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga.
Untuk itu, kamu perlu mempelajari analisis teknikal seperti membaca grafik candlestick, support dan resistance, serta indikator seperti RSI dan Moving Average. Selain itu, analisis fundamental juga penting untuk memahami kondisi proyek crypto.
Dengan menggabungkan kedua analisis ini, kamu bisa menentukan kapan waktu terbaik untuk masuk dan keluar dari pasar.
- Gunakan Strategi dan Manajemen Risiko
Langkah terakhir yang sangat penting adalah menerapkan strategi dan manajemen risiko. Crypto memiliki volatilitas tinggi, sehingga harga bisa berubah drastis dalam waktu singkat.
Beberapa strategi yang bisa kamu gunakan antara lain, Dollar Cost Averaging (DCA) untuk investasi rutin, HODL untuk investasi jangka panjang, trading jangka pendek untuk memanfaatkan volatilitas
Selain itu, kamu juga harus menetapkan batas kerugian (stop loss) dan target keuntungan (take profit). Jangan pernah menggunakan uang untuk kebutuhan sehari-hari untuk investasi crypto. Diversifikasi portofolio juga penting agar risiko tidak terpusat pada satu aset saja.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa memahami cara main crypto untuk pemula di tahun 2026 membutuhkan pendekatan yang terstruktur dan disiplin. Mulai dari memahami dasar crypto, memilih platform terpercaya seperti Pintu, hingga menerapkan strategi dan manajemen risiko, semuanya harus dilakukan dengan benar.
Selain itu, kamu juga perlu terus belajar dan mengikuti perkembangan pasar, termasuk memantau pergerakan harga seperti BTC USD. Dengan pemahaman yang matang dan strategi yang tepat, investasi crypto bisa menjadi peluang besar untuk membangun aset jangka panjang secara aman dan optimal.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Tips dan Cara Trading untuk Pemula di 2026
Trading di 2026 butuh pengetahuan, strategi, dan disiplin. Pilih platform terpercaya, seperti Pintu, dan pelajari analisis teknikal serta fundamental. [660] url asal
#trading-pemula #cara-trading #trading-2026 #platform-trading #trading-crypto #beli-ethereum #analisis-teknikal #analisis-fundamental #manajemen-risiko #platform-terpercaya #trading-plan #kontrol-emosi
(Bisnis.Com - Finansial) 06/03/26 13:39
v/157000/
Bisnis.com, JAKARTA - Trading tetap memiliki risiko tinggi jika tidak tidak memahami strategi dasarnya. Oleh karena itu, perlu membekali diri dengan pengetahuan, manajemen risiko, serta memilih platform yang tepat.
Pintu menjadi salah satu platform pilihan untuk kamu yang ingin mulai trading di 2026 secara aman dan mudah. Banyak pilihan yang bisa kamu lakukan di platform ini, dari trading spot hingga trading futures. Mulai dari trading crypto, emas crypto, hingga saham tertokenisasi.
Jika kamu ingin memulai dari aset populer, pelajari terlebih dahulu cara beli ethereum atau aset crypto lainnya dengan benar melalui platform terpercaya. Selain itu, kamu juga perlu memahami karakter pasarcryptoyang cenderung volatil agar tidak panik saat harga bergerak cepat.
Berikut ini beberapa tips dan cara trading untuk pemula di 2026 yang bisa diterapkan secara bertahap.
- Tentukan Tujuan Trading Sejak Awal
Dengan tujuan yang jelas, kamu akan lebih mudah menyusun rencana dan menghindari keputusan impulsif. Jika kamu menargetkan profit harian, maka kamu bisa fokus pada strategi scalping atau day trading. Namun jika ingin pertumbuhan aset jangka panjang, maka strategi swing trading atau investasi berkala lebih cocok.
- Pahami Dasar Analisis Teknikal dan Fundamental
Analisis teknikal membantu kamu membaca pergerakan harga melalui grafik, indikator, serta pola candlestick. Sementara itu, analisis fundamental membantu kamu memahami nilai sebuah aset berdasarkan proyek, teknologi, tim pengembang, hingga sentimen pasar.
- Gunakan Uang Dingin
Gunakan dana yang memang siap untuk diinvestasikan, bukan dana kebutuhan sehari-hari. Selain itu, terapkan manajemen risiko seperti gunakan maksimal 5–10% dari total modal untuk satu posisi, selalu pasang stop loss, dan jangan gunakan leverage berlebihan jika belum berpengalaman.
- Pilih Platform Trading yang Terpercaya
Kamu harus selektif dalam memilih platform yang aman, terdaftar resmi, serta memiliki fitur lengkap. Salah satu platform yang bisa kamu pertimbangkan adalah Pintu.
Platform ini memungkinkan pengguna untuk melakukan trading crypto, emas crypto, hingga saham tertokenisasi dalam satu aplikasi. Dengan tampilan yang ramah pemula, fitur grafik lengkap, serta keamanan berlapis, Pintu membantu trader baru belajar tanpa merasa kewalahan.
Selain itu, Pintu juga menyediakan fitur edukasi sehingga kamu bisa mempelajari dasar-dasar trading secara bertahap. Dengan demikian, kamu tidak hanya bertransaksi, tetapi juga meningkatkan literasi finansial.
- Buat Trading Plan dan Patuhi Aturannya
Kamu perlu membuat trading plan yang jelas. Trading plan sebaiknya mencakup: kriteria entry (kapan Anda membeli), kriteria exit (kapan Anda menjual), target profit, dan batas kerugian, strategi pengelolaan modal. Setelah kamu membuat rencana tersebut, patuhi aturannya. Jangan mudah tergoda oleh rumor atau pergerakan harga sesaat. Konsistensi adalah kunci utama dalam dunia trading.
- Kendalikan Emosi Saat Trading
Trading bukan hanya soal analisis, tetapi juga soal psikologi. Kamu harus melatih kontrol emosi. Ini beberapa caranya seperti: menghindari melihat chart setiap menit, jangan trading saat sedang lelah atau stress, evaluasi hasil trading secara rutin. Dengan mengendalikan emosi, maka kamu dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan berdasarkan data, bukan perasaan.
- Diversifikasi Portofolio
Kamu tidak perlu menaruh seluruh dana di satu aset saja.Misalnya, kamu bisa membagi portofolio ke beberapa kategori seperti:crypto utama seperti Bitcoin dan Ethereum, altcoin potensial, emas crypto dan saham tertokenisasi.
Dengan diversifikasi, maka kamu dapat mengurangi risiko jika salah satu aset mengalami penurunan tajam. Strategi ini membantu menjaga keseimbangan portofolio dalam berbagai kondisi pasar.
- Manfaatkan Fitur Auto DCA
Strategi ini memungkinkan kamu membeli aset secara berkala dengan nominal tetap, sehingga risiko volatilitas bisa lebih terkendali. Beberapa platform, termasuk Pintu, menyediakan fitur pembelian berkala otomatis. Dengan fitur ini, kamu dapat membangun portofolio secara konsisten tanpa harus memantau pasar setiap waktu.
- Terus Belajar dan Ikuti Perkembangan Pasar
Dunia trading terus berubah. Oleh sebab itu, kamu harus terus belajar dan mengikuti berita terbaru. Ikuti sumber informasi terpercaya, baca analisis pasar, serta pelajari tren teknologi baru.
- Lakukan Evaluasi Secara Berkala
Terakhir, langkah yang bisa kamu ambil dengan melakukan evaluasi rutin terhadap performa trading. Catat setiap transaksi yang kamu lakukan, lalu analisis hasilnya. Dengan evaluasi berkala, maka kamu bisa memperbaiki kesalahan dan meningkatkan strategi secara bertahap.
Dari tips di atas maka dapat disimpulkan dalam trading menawarkan peluang besar, namun tetap membutuhkan pengetahuan, strategi, dan disiplin. Kamu harus menentukan tujuan, memahami analisis, mengelola risiko, serta mengendalikan emosi agar dapat bertahan dalam jangka panjang.
Timothy Ronald Dilaporkan Dua Warga Jatim atas Tuduhan Penipuan Investasi Kripto
Timothy Ronald dan Kalimasada dilaporkan ke Polda Jatim atas dugaan penipuan investasi kripto oleh dua warga Jatim, dengan kerugian mencapai Rp900 juta. [689] url asal
#timothy-ronald #penipuan-investasi #investasi-kripto #akademi-crypto #polda-jatim #kalimasada #kelas-investasi-kripto #kerugian-investasi #trading-crypto #undang-undang-ite #pelaporan-penipuan #kelas
(Bisnis.Com - Terbaru) 22/01/26 04:00
v/110158/
Bisnis.com, SURABAYA – Influencer, trader, sekaligus pendiri Akademi Crypto Timothy Ronald (TR) serta koleganya Kalimasada (K) dilaporkan kepada aparat Polda Jatim atas dugaan keterlibatan tindak pidana penipuan investasi kripto.
Para pelapor tersebut adalah Asadud Malik asal Blitar dan Yohanes Taufan asal Surabaya. Laporan mereka sudah diterima Polda Jatim dengan Nomor: LP/B/87/1/2026/SPKT/POLDA JAWA TIMUR.
“Kami mendampingi para korban [untuk melapor] atas dugaan tindak pidana salah satunya terkait dengan penipuan yang diduga dilakukan oleh inisial TR dan K,” kata kuasa hukum pelapor M Lutfi Rizal, Rabu (21/1/2026).
Lutfi menjelaskan kedua kliennya melaporkan Timothy serta Kalimasada atas dugaan tindak pidana penipuan investasi yang menawarkan keuntungan berlipat ganda lewat kelas investasi kripto.
“Terkait dengan adanya duit bahwasanya ada lembaga atau kelas yang mengiming-imingi para korban ini untuk supaya bisa melipatgandakan (uang) begitu," ucapnya.
Lutfi membeberkan, berdasarkan pengakuan dari kliennya, praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2023. Modus yang digunakan oleh terlapor berdasarkan keterangan pelapor adalah dengan membuka kelas edukasi mengenai investasi, di mana para peserta yang hendak mengikuti diminta untuk membayar sejumlah uang sebagai biaya registrasi.
“Untuk modelnya itu kan ada yang kelas misal untuk mengikuti satu kelas itu ada yang bayar Rp9 juta. Ada yang juga satu tahun seumur hidup, itu Rp41 juta,” ucapnya.
Lebih lanjut, Timothy dan Kalimasada kemudian diduga memberikan arahan kepada para peserta kelas tersebut untuk dapat membeli atau berinvestasi ke jenis-jenis koin kripto tertentu dengan iming-iming untung besar. Namun, alih-alih menjaring 'durian runtuh', para korban justru mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
“Adanya kelas yang menjual untuk supaya kripto itu tadi bisa berakibat untung yang sangat lipat ganda untuk para korban ini. Di antaranya dua korban ini yang sampai pada akhirnya dia teriming-iming, itu tadi mau untuk melakukan transaksi di kripto tersebut,” beber Lutfi.
Mengenai nilai kerugian, Lutfi menyebut angkanya bervariasi, di mana terdiri dari biaya pendaftaran kelas hingga kerugian aset saat bertransaksi senilai Rp900 juta. Pihak pelapor juga telah menyerahkan alat bukti berupa tangkapan layar transaksi kepada penyidik.
Kelas kripto yang dikelola Timothy dan Kalimasada tersebut disebut-sebut dijalankan secara daring melalui aplikasi Discord, sehingga jangkauan korban diduga tersebar hingga penjuru negeri. Untuk saat ini, kata dia, baru dua orang yang resmi melapor ke aparat kepolisian, tetapi jumlah korban di wilayah Jatim diprediksi jauh lebih banyak.
“Jadi, untuk kerugian di masing-masing ini ada yang Rp750 juta dan ada yang lebih kurang Rp250 juta. Kalau untuk di Jatim, kurang lebih ada 15 [korban],” tambahnya.
Sementara itu, Yohanes, salah satu pelapor mengungkapkan alasannya untuk bergabung dengan kelas investasi kripto tersebut. Ia mengaku dirinya sempat terpesona oleh citra yang dimiliki oleh Timothy dan Kalimasada lewat berbagai unggahan di media sosial, di mana keduanya seolah-olah dianggap memiliki kemampuan yang hebat dalam memprediksi pergerakan pasar investasi kripto.
"Karena ya dengan julukan mereka yang ‘prof-prof’ kan enggak tahu, ya arti mereka dapat julukan 'prof' itu dari gimana. Setahu saya kan kalau di bidang akademisi kan Prof itu kan harus pemberian dari kampus, dari hasil penelitian ya, penelitian untuk bisa mendapatkan gelar Prof itu," sebut Yohanes.
Malik dan Yohanes melaporkan Timothy dan Kalimasada dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yakni Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE.
Sedangkan, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan mengenai adanya pelaporan tersebut. Dirinya membeberkan bahwa laporan tersebut baru saja diterima dan saat ini masih dalam tahap awal penanganan.
“Benar, Polda Jawa Timur telah menerima pelaporan terkait dugaan penipuan investasi trading crypto. Laporan kami terima semalam dan telah dilakukan konseling terhadap para pelapor,” jelas Jules.
Jules menjelaskan saat ini penyelidik masih berupaya untuk melakukan pengumpulan data serta alat bukti untuk mendalami dugaan tindak pidana penipuan berkedok investasi kripto tersebut.
Mengenai rencana pemanggilan saksi, Jules menegaskan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pada tahap penyelidikan, yang dimulai dengan meminta keterangan dari para pelapor.
Sementara itu, mengenai dugaan keterlibatan TR dan K, aparat kepolisian menyatakan masih mendalami lebih lanjut mengenai peran serta aktivitas kelas investasi kripto yang dikelola keduanya tersebut.
“Peran TR dan K masih kami dalami, termasuk hubungan langsung mereka dengan para korban,” pungkasnya.
Cara Main Crypto untuk Pemula: Panduan Lengkap 2025
Panduan lengkap trading crypto 2025: Mulai di exchange resmi seperti Pluang yang diawasi OJK. Pelajari dasar crypto, analisis pasar, dan manajemen risiko [774] url asal
#crypto-pemula #cara-main-crypto #trading-crypto #investasi-crypto #exchange-resmi #pluang-ojk #keamanan-data-crypto #bitcoin-ethereum #analisis-pasar-crypto #manajemen-risiko-crypto #strategi-trading
(Bisnis.Com - Finansial) 16/12/25 18:47
v/74930/
Bisnis.com, JAKARTA - Kamu bisa mulai trading dan investasi Crypto dengan aman melalui exchange resmi seperti Pluang yang diawasi OJK dan Bappebti, sesuai aturan transisi pengawasan per 10 Januari 2025. Pastikan platform bersertifikat ISO/IEC 27001 agar keamanan data lebih terjamin. Setelah membuat akun, selesaikan KYC, deposit dana, lalu mulai dengan aset populer seperti Bitcoin atau Ethereum. Menurut OJK, per Sept 2025 investor Crypto Indonesia mencapai 18.6 juta. Pluang hadir dengan wallet aman dan opsi modal kecil agar pemula bisa belajar dan mengelola risiko.
Apa Itu Crypto?
Cryptocurrencyadalah mata uang digital yang memakai teknologi blockchain untuk mencatat transaksi secara aman dan transparan. Transaksi dilindungi Cryptografi, biasanya berlangsung peer-to-peer tanpa perantara, dan diverifikasi oleh jaringan melalui blockchain, yaitu sistem yang menyimpan catatan transaksi dalam blok-blok terhubung. Blockchain digunakan untuk mencatat transaksi, mendistribusikan informasi transaksi dan menjaga identitas pengguna tetap anonim dengan kode unik.
Langkah Awal Main Crypto Bagi Pemula
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:
- Pilih aplikasi trading crypto legal– gunakan aplikasi terpercaya seperti Pluang yang sudah teregulasi oleh OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC)– unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi trading crypto– sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap4.
- Deposit dana– Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet (OVO, Dana, GoPay), atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
- Pilih Aset Crypto yang Tepat– Pemula biasanya mulai dari Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
- Analisis Pasar Sebelum Trading -Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko -Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi -Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Dasar-dasar Analisis Pasar: Analisis Teknikal & Fundamental
1. Analisis Teknikal
Definisi: Memprediksi harga Crypto dari data historis (harga & volume) di grafik, berasumsi pola lalu bisa menunjukkan pergerakan masa depan.
Fokus Utama:
- Grafik Harga: Memantau pergerakan harga pada berbagai timeframe.
- Pola Candlestick: Pola seperti Doji, Hammer, atau Engulfing menandakan potensi perubahan atau kelanjutan tren.
- Indikator Teknis: Alat seperti MA, RSI, atau Bollinger Bands mengukur momentum, tren, dan volatilitas.
2. Analisis Fundamental
Definisi:Menilai Crypto berdasarkan faktor internal (teknologi, tim) dan eksternal (berita, utilitas) untuk memahami alasan pergerakan harga.
Fokus Utama:
- Berita: Pengumuman kemitraan, regulasi, atau fitur baru.
- Update Proyek: Perkembangan teknologi seperti mainnet atau integrasi baru.
- Roadmap: Rencana jangka panjang seperti peluncuran fitur atau ekspansi.
- Utilitas Aset: Fungsi token, misalnya pembayaran, governance, atau staking.
Tips dan Strategi Main Crypto?
- Riset sendiri (DYOR) -Pahami proyek, tim, use case, komunitas, dan prospek sebelum membeli aset crypto agar terhindar dari aset berisiko tinggi.
- Mulai dengan modal kecil -Investasikan dana yang siap kamu risikokan, bukan seluruh tabungan.
- Diversifikasi portofolio -Investasi di beberapa aset crypto dan sebagian di aset lain seperti saham atau emas.
- Manajemen risiko -Tetapkan stop-loss, target profit, dan exit strategy, serta alokasikan maksimal 5–15% portofolio ke crypto.
- Hindari FOMO/FUD -Jangan beli/jual karena panik atau takut ketinggalan; ikuti strategi.
- Catat & evaluasi transaksi -Simpan catatan transaksi dan evaluasi rutin untuk memperbaiki strategi.
Kesalahan Umum Pemula & Cara Menghindarinya
- Membeli tanpa riset:Jangan beli aset crypto tanpa riset; lakukan DYOR sebelum membeli.
- Leverage tinggi tanpa pengalaman:Hindari margin atau leverage tinggi jika belum paham risikonya.
- FOMO:Jangan beli/jual karena takut ketinggalan; patuhi strategi investasi.
- Overtrading:Terlalu sering trading bisa menguras modal dan menambah stres.
- All-in satu aset:Hindari menaruh seluruh modal di satu koin; lakukan diversifikasi.
- Tidak pakai stop-loss:Selalu tetapkan stop-loss untuk melindungi modal.
- Abaikan berita & sentimen:Perhatikan berita dan sentimen pasar karena bisa memengaruhi harga.
- Kurang disiplin strategi:Jangan ubah strategi secara impulsif; evaluasi dulu sebelum trading.
Menurut Jazon Gozali, selaku Head of Research Pluang, Crypto kini lebih matang dengan adopsi meluas dari ritel hingga institusi, membuat pasar lebih dalam dan volatilitas lebih terkendali. Namun, Crypto tetap aset high risk high return. Oleh karena itu, Pluang menekankan disiplin manajemen risiko: gunakan uang dingin (dana siap rugi), hindari uang panas (uang darurat), dan sesuaikan alokasi dengan profil dan tujuan investasi Anda.
Hal Yang Dapat Diperhatikan
Crypto adalah aset digital berpotensi untung besar dengan risiko tinggi. Pemula wajib tahu cara beli, simpan, dan kelola risiko. Mulailah trading/investasi di Pluang, exchange resmi yang diawasi OJK dan Bappebti, untuk keamanan. Dengan edukasi, strategi, dan fitur manajemen risiko, trading crypto bisa efektif. Halving tidak pengaruhi legalitas trading Bitcoin di Indonesia selama melalui exchange resmi seperti Pluang. Pemahaman ini penting untuk keputusan bijak dan keamanan aset.
Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula: Panduan Lengkap 2025
Panduan investasi Bitcoin 2025: Buka akun di exchange legal OJK, verifikasi KYC, pelajari analisis, mulai dengan nominal kecil, dan terapkan manajemen risiko [817] url asal
#bitcoin-investasi #cara-investasi-bitcoin #investasi-bitcoin-pemula #panduan-investasi-bitcoin #bitcoin-2025 #aplikasi-trading-crypto #exchange-crypto-terpercaya #verifikasi-akun-kyc #analisis-teknika
(Bisnis.Com - Finansial) 16/12/25 17:47
v/74845/
Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mulai berinvestasi Bitcoin, langkah pertama adalah membuka akun di crypto exchange terpercaya yang terdaftar resmi dan diawasi oleh regulator. Per 10 Januari 2025, pengawasan dan regulasi aset Crypto resmi beralih dari Bappebti ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sesuai Peraturan Pemerintah yang mengatur mekanisme transisi industri Crypto. Selain legalitas, pastikan juga exchange yang dipilih memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 untuk menjamin keamanan dan perlindungan data pengguna.
Setelah itu, selesaikan proses verifikasi identitas (KYC) agar akun lebih aman, lalu lakukan deposit dana sesuai kebutuhan. Sebelum bertransaksi, pelajari dulu dasar-dasar analisis teknikal dan fundamental untuk membantu membaca pergerakan harga. Pemula disarankan memilih aset Crypto populer dengan likuiditas tinggi, serta memulai dengan nominal kecil guna meminimalkan risiko kerugian.
Artikel ini membahas cara investasi Bitcoin untuk pemula secara lengkap: mulai dari apa itu Bitcoin, kelebihan dan risiko, hingga langkah-langkah investasi praktis menggunakan aplikasi legal yang terdaftar di OJK dan Bappepti seperti Pluang.
Bagaimana Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula?
- Pilih aplikasi trading crypto legal– gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC)– unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi Investasi Bitcoin– sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap.
- Deposit dana– Setelah akun diverifikasi, langkah berikutnya adalah melakukan deposit. Umumnya tersedia beberapa metode, seperti transfer bank lokal, e-wallet, atau virtual account, dengan nominal yang bisa disesuaikan mulai dari Rp 10 ribu.
- Pilih Aset Crypto Bitcoin– Masuk ke menu pasar, pilih pasangan BTC/IDR. Tentukan jumlah nominal rupiah yang ingin dibelikan Bitcoin. Karena 1 BTC = Rp1.5 miliar (per Desember 2025), pemula biasanya membeli dalam pecahan kecil, misalnya 0,0001 BTC.
- Analisis Pasar Sebelum Investasi -Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko -Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Investasi (Buy/Sell) & Pantau Posisi -Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Apa Itu Bitcoin?
Bitcoin adalah mata uang digital pertama yang diperkenalkan pada 2009 oleh sosok dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Tidak seperti mata uang konvensional, Bitcoin:
- Tidak dikendalikan bank atau otoritas tunggal.
- Transaksinya berlangsung secara peer-to-peer melalui jaringan blockchain.
- Tercatat secara transparan, tidak bisa dihapus, dan hampir mustahil dipalsukan.
Hingga 2025, lebih dari 19,6 juta BTC telah ditambang (93% dari total suplai maksimal 21 juta BTC). Keterbatasan suplai inilah yang membuat Bitcoin sering disebut sebagai “emas digital” dan dianggap cocok sebagai aset simpanan jangka panjang.
Kelebihan & Resiko Investasi Bitcoin
Kelebihan Investasi Bitcoin:
- Likuiditas tinggi– Bitcoin diperdagangkan di hampir semua exchange dengan volume harian ratusan miliar dolar AS.
- Aset global– bisa dikirim lintas negara dalam hitungan menit dengan biaya lebih rendah dibanding transfer bank.
- Potensi imbal hasil tinggi– harga Bitcoin pernah naik lebih dari 300% hanya dalam dua tahun terakhir.
- Akses mudah– di aplikasi seperti Pluang, investasi Bitcoin bisa dimulai dengan modal kecil, cukup Rp10.000.
- Diversifikasi portofolio– banyak investor institusi menempatkan sebagian aset mereka di Bitcoin untuk tujuan diversifikasi portofolio.
- Lindung Nilai Dari Inflasi -Bitcoin memiliki suplai terbatas hanya 21 juta koin. Karena sifat deflasi dan kelangkaannya, BTC dijadikan sebagai aset yang nilainya cenderung terjaga dalam jangka panjang.
Risiko Investasi Bitcoin
- Harga yang volatil– Bitcoin dianggap volatile karena harganya bisa naik-turun sangat tajam dalam waktu singkat.
- Risiko keamanan– peretasan exchange atau pencurian aset masih terjadi, meski makin jarang di platform resmi.
- Potensi penipuan– skema Ponzi, ICO bodong, atau exchange abal-abal masih banyak bermunculan.
- Irreversible transaction– salah transfer atau kehilangan private key bisa membuat BTC hilang selamanya.
- Regulasi ketat– setiap negara bisa punya aturan berbeda soal pajak atau izin.
Karena itu, pemula disarankan mulai kecil, pilih platform legal, dan gunakan fitur keamanan ekstra.
Tips Sukses Investasi Bitcoin untuk Pemula
- Gunakan strategi DCA (Dollar-Cost Averaging)– beli BTC secara rutin (mingguan/bulanan) dalam jumlah tetap.
- Buy the dips– tambah alokasi saat harga terkoreksi, asalkan sesuai strategi jangka panjang.
- Diversifikasi portofolio– jangan hanya Bitcoin, sisihkan sebagian ke ETH atau aset konvensional lainnya seperti saham Indonesia, saham AS, ETF, reksa dana sampai emas.
- Manajemen risiko– alokasikan maksimal 5–15% dari total portofolio ke Crypto.
- Hindari FOMO– jangan beli hanya karena hype media sosial.
Penting untuk Diingat
Menurut Jason Gozali, Head of Research Pluang, Bitcoin kini lebih matang seiring meluasnya adopsi dari ritel hingga institusi dan negara. Pasar menjadi lebih dalam, dan volatilitas lebih terkendali dibandingkan era pra institusi. Namun, Bitcoin tetap aset high risk high return. Oleh karena itu, Pluang menekankan disiplin manajemen risiko: gunakan dana siap rugi (uang dingin), hindari uang darurat (uang panas), dan sesuaikan alokasi dengan profil risiko serta tujuan investasi.
Investasi Bitcoin adalah peluang menarik bagi pemula yang ingin merasakan aset digital global. Dengan modal kecil, bahkan Rp10 ribu, kamu sudah bisa membeli pecahan BTC di aplikasi legal yang telah terdaftar di OJK dan Bappebti, serta sudah memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001 seperti Pluang.
Cara Trading Crypto Untuk Pemula : Panduan Lengkap
Panduan trading crypto untuk pemula: buka akun di exchange terpercaya, lakukan KYC, pelajari analisis, dan mulai dengan modal kecil. OJK akan mengawasi mulai 2025 [801] url asal
#crypto #trading-crypto #investasi-crypto #exchange-terpercaya #ojk-crypto #analisis-teknikal #analisis-fundamental #aset-crypto-populer #trading-bitcoin #trading-ethereum #volatilitas-crypto #strategi
(Bisnis.Com - Finansial) 16/12/25 16:47
v/74735/
Bisnis.com, JAKARTA - Untuk mulai investasi crypto, buka akun di exchange terpercaya yang terdaftar dan diawasi regulator. Mulai 10 Januari 2025, pengawasan Crypto resmi pindah dari Bappebti ke OJK sesuai aturan pemerintah. Pilih exchange bersertifikasi ISO/IEC 27001 untuk keamanan data.
Lakukan verifikasi identitas (KYC), deposit dana, dan pelajari analisis teknikal serta fundamental sebelum transaksi. Pemula sebaiknya memilih aset crypto populer, likuid, dan memulai dengan nominal kecil agar risiko rendah.
Apa Itu Trading Crypto?
Trading crypto adalah aktivitas beli-jual aset (seperti Bitcoin atau Ethereum) dalam waktu singkat untuk mengambil untung dari perubahan harga. Berbeda dengan investasi jangka panjang (HODL), trading mengandalkan analisis teknikal, momentum pasar, dan strategi yang disiplin.
Kelebihan trading crypto:
- Potensi keuntungan tinggi karena volatilitas harga besar
- Pasar buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu
- Akses mudah dan global, bisa mulai hanya dengan internet
- Transparansi tinggi berkat teknologi blockchain
- Likuiditas tinggi pada aset utama seperti Bitcoin & Ethereum
- Banyak strategi bisa digunakan (spot, futures, staking, dll.)
- Kesempatan belajar dan ikut dalam inovasi finansial digital
Kekurangannya:
- Volatilitas Tinggi → Harga bisa naik atau turun drastis dalam waktu singkat, risiko rugi besar.
- Keamanan → Risiko diretas, kehilangan private key, atau penipuan di exchange.
- Regulasi Belum Konsisten → Beberapa negara membatasi atau melarang penggunaan crypto.
- Likuiditas → Beberapa koin sulit dijual atau diperdagangkan.
- Kurangnya Pemahaman Publik → Masih banyak investor pemula yang FOMO atau tidak memahami risiko.
- Gas Fee / Biaya Transaksi → Beberapa blockchain (misal Ethereum) masih memiliki biaya tinggi saat jaringan padat.
Langkah Awal Trading Crypto Bagi Pemula
Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:
- Pilih aplikasi tradingcrypto legal – gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data dari exchange crypto.
- Daftar & verifikasi akun (KYC)– unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
- Pengenalan & edukasi trading crypto– sebelum benar-benar masuk ke pasar, pelajari istilah dasar seperti wallet, spot trading, dan leverage. Manfaatkan materi edukasi di Pluang seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap4.
- Deposit dana– Setelah verifikasi, lakukan deposit via transfer bank, e-wallet, atau virtual account; nominal fleksibel mulai Rp10 ribu.
- Pilih Aset Crypto yang Tepat– Pemula biasanya mulai dari Bitcoin (BTC) atau Ethereum (ETH).
- Analisis Pasar Sebelum Trading -Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
- Terapkan Manajemen Risiko -Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
- Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi -Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.
Manajemen Risiko DalamTrading Crypto
- Gunakan modal sesuai kemampuan :Hanya gunakan dana yang siap rugi (risk capital), bukan dana kebutuhan pokok.
- Tentukan batas kerugian (stop-loss) :Pasang stop-loss agar kerugian tidak melebar saat harga berbalik arah.
- Ambil profit secara bertahap (take-profit) :Jangan tunggu harga puncak; kunci sebagian keuntungan ketika target tercapai.
- Diversifikasi portofolio :Jangan taruh semua dana di satu aset. Sebar ke beberapa crypto dengan karakter berbeda.
- Batasi ukuran posisi (position sizing) :Idealnya risiko tiap transaksi tidak melebihi 1–3% dari total modal.
- Gunakan leverage dengan bijak :Hindari leverage tinggi tanpa perhitungan karena bisa mempercepat kerugian.
- Evaluasi hasil trading secara berkala :Catat semua transaksi untuk menilai efektivitas strategi dan pola kesalahan.
Strategi UntukTrading Crypto
- Day Trading :Beli-jual dalam satu hari untuk memanfaatkan fluktuasi jangka pendek.
- Swing Trading :Menahan posisi beberapa hari hingga minggu untuk menangkap tren menengah.
- Scalping :Transaksi cepat dengan target keuntungan kecil tapi sering.
- Position Trading (Trend Following) :Menahan posisi jangka panjang mengikuti arah tren utama pasar.
- Dollar-Cost Averaging (DCA) :Membeli aset secara berkala dengan jumlah tetap untuk meredam volatilitas harga.
- Menggabungkan Analisis Teknis & Fundamental :Gunakan indikator teknikal untuk timing entry/exit dan analisis fundamental untuk memilih aset berkualitas.
Kesalahan Umum Pemula SaatTrading Crypto
- FOMO (Fear of Missing Out):ikut beli karena takut ketinggalan tren tanpa analisis yang jelas.
- Tidak menggunakan stop-loss:membiarkan kerugian membesar karena berharap harga akan pulih.
- All-in di satu aset:tidak melakukan diversifikasi portofolio.
- Overtrading:terlalu sering transaksi karena emosi, bukan strategi.
- Tidak mengendalikan emosi: panik saat harga turun atau serakah saat harga naik.
- Tidak memiliki rencana trading (entry, target profit, dan exit plan) yang jelas.
- Mengabaikan biaya transaksi dan pajak, sehingga profit bersih lebih kecil dari perkiraan.
- Menyimpan aset di exchange terlalu lama tanpa perlindungan keamanan seperti 2FA atau cold wallet.
- Mudah percaya rumor atau sinyal gratis tanpa verifikasi sumber.
Menurut Jazon Gozali, selaku Head of Research Pluang, Crypto kini lebih matang dengan adopsi meluas dari ritel hingga institusi, membuat pasar lebih dalam dan volatilitas lebih terkendali. Namun, Crypto tetap aset high risk high return. Oleh karena itu, Pluang menekankan disiplin manajemen risiko: gunakan uang dingin (dana siap rugi), hindari uang panas (uang darurat), dan sesuaikan alokasi dengan profil dan tujuan investasi Anda.
Hal Yang Dapat Diperhatikan
Peluang profit trading crypto tinggi, tetapi risikonya pun besar. Kunci suksesnya adalah memakai aplikasi aman seperti Pluang, menguasai analisis teknikal & fundamental, menerapkan manajemen risiko, dan disiplin pada strategi. Awali dengan modal kecil, pantau harga real-time, dan terus belajar agar mantap menghadapi pasar crypto yang beroperasi 24/7.
Token DEX Melesat, PINTU Catat Lonjakan Volume Trading Hampir 500%
PINTU catat pertumbuhan signifikan di kategori token DEX dengan kenaikan volume hingga 490%. Pengguna baru dan proyek HYPE jadi motor utama lonjakan pasar crypto Indonesia. [501] url asal
#pintu-crypto #token-dex #volume-trading-crypto #hype-token #investasi-crypto-indonesia #pasar-crypto-2025 #coingecko #ojk #aset-digital #bitcoin #ethereum #stablecoin #parallelized-evm
Jakarta: Kuartal III-2025 menjadi periode penuh dinamika bagi pasar crypto global. Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan tarif impor 100 persen untuk produk asal Tiongkok sempat mengguncang pasar. Namun, industri crypto justru menunjukkan ketahanan luar biasa.Berdasarkan laporan Coingecko, kapitalisasi pasar crypto global naik 16,4 persen atau sekitar USD563 miliar, menyentuh level tertinggi sejak akhir 2021. Momentum ini menandai optimisme baru di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Lonjakan pengguna baru PINTU dorong token DEX
Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menyebut tren menarik dari sisi pengguna baru selama kuartal III-2025. Dari sisi volume pengguna baru, kategori Decentralized Exchange (DEX) menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan kenaikan mencapai 490,06 persen dari kuartal II ke kuartal III."Token tertinggi yang diperdagangkan di kategori ini adalah token HYPE yang menyumbang hampir 70 persen dari total volume trading pada kategori DEX. Selain itu, jumlah pengguna baru yang membeli token HYPE selama periode Juli-September juga meningkat sebesar 90,65 persen yang menandakan minat tinggi terhadap proyek berbasis DEX di kalangan pengguna baru PINTU,” kata Iskandar dalam keterangan tertulis, Rabu, 5 November 2025.
Aktivitas trading makin luas, tak hanya ETH dan BTC
Bagi pengguna lama (existing users), PINTU mencatat tren berbeda namun sama positifnya. Kategori token dengan volume transaksi tertinggi berasal dari World Liberty Financial Portfolio yang tumbuh 33,73 persen, diikuti Stablecoin Ecosystem (+26,26 persen) dan Layer-1 seperti ETH, BTC, dan SOL (+21,74 persen).Sementara itu, kategori dengan pertumbuhan transaksi tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya adalah Parallelized EVM (Parallel Ethereum Virtual Machine) (+106,38 persen), Internet of Things (IoT) (+102,30 persen), dan Centralized Exchange (CEX) (+43,73 persen).
"Data-data ini menunjukkan bahwa aktivitas trading di aplikasi PINTU pada kuartal III-2025 semakin meluas, tidak hanya didominasi oleh aset berkapitalisasi besar seperti ETH, BTC, dan stablecoin, tetapi juga mulai bergeser ke kategori lain,” ucap Iskandar.
Pasar crypto global pulih, Indonesia ikut tumbuh
Laporan Coingecko bertajuk 2025 Q3 Crypto Industry Report juga mencatat bahwa rata-rata volume perdagangan harian global naik 43,8 persen menjadi USD155 miliar. Lonjakan ini didorong arus masuk investasi institusional dan meningkatnya likuiditas.Di Indonesia, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan nilai transaksi crypto mencapai Rp360,3 triliun sepanjang Januari-September 2025. Angka ini menegaskan bahwa minat masyarakat terhadap aset digital terus menguat.
PINTU fokus pada edukasi dan keamanan investor
Iskandar menegaskan, PINTU berkomitmen memperkuat ekosistem crypto di Indonesia melalui inovasi dan edukasi berkelanjutan.“Demi berkontribusi positif terhadap perkembangan ekosistem crypto di Indonesia, kami terus berupaya memberikan layanan dan inovasi terbaik bagi masyarakat. Per Oktober 2025, terdapat lebih dari 300 aset crypto yang diperdagangkan dengan lini produk lengkap untuk menemani perjalanan investasi crypto baik pemula hingga trader pro," ujar Iskandar.
"Terpenting bagi kami, investor crypto Indonesia dapat berinvestasi dengan aman, nyaman, dan terlindungi melalui platform yang diawasi oleh OJK, sekaligus memperoleh edukasi yang membangun pemahaman jangka panjang terhadap aset crypto,” imbuh Iskandar.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
Intip 5 Apk Trading Crypto di Dunia 2025
Pasar crypto 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat dengan Bitcoin dan Ethereum melonjak. Temukan 5 aplikasi trading crypto terbaik untuk investasi aman dan efisien [1,157] url asal
#trading-crypto #aplikasi-crypto-2025 #pluang
(CNBC Indonesia - Tech) 31/10/25 15:49
v/23754/
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan global, terutama aset crypto, menghadapi gejolak namun menguntungkan di tahun ini. Sektor cryptocurrency pun mampu menunjukkan ketahanan di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi makro.
Data dari TradingView mencatat, hingga 14 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) telah melonjak 24% dan Ethereum (ETH) melesat 28.38% YTD. Bitcoin bahkan empat kali menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun ini.
Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar aset crypto mencapai $4 triliun. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap bullish untuk aset crypto, terutama setelah Bitcoin berhasil menutup bulan September 2025 dengan kenaikan solid sebesar +5.4%.
Pendorong utama di balik reli ini adalah peningkatan adopsi institusional. Sejak diluncurkannya ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, aliran modal institusi terus mengalir.
Berdasarkan data Farside Investors per 10 Oktober 2025, secara kumulatif, total dana institusi yang mengalir ke Bitcoin melalui ETF mencapai US$62.7 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar US$14.9 miliar, dan Solana sebesar US$372.6 juta.
Momentum positif ini juga didukung oleh regulasi yang lebih jelas, khususnya di Amerika Serikat. Pada pertengahan tahun 2025, pemerintah AS mengesahkan GENIUS Act, undang-undang federal pertama yang mengatur secara spesifik tentang stablecoin.
Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk didukung oleh cadangan 100% dalam aset likuid dan menjalani audit rutin.
Pengesahan GENIUS Act memberikan kepastian hukum dan transparansi yang dibutuhkan pasar, menarik investor institusi, serta memicu inovasi pembayaran dan DeFi berbasis stablecoin patuh aturan. Periode ini menarik bagi trader dan investor untuk memanfaatkan peluang pasar cryptocurrency yang berkembang positif.
Pemilihan aplikasi crypto yang tepat penting agar investor Indonesia dapat bertindak cepat dan efisien.
Berikut 5 aplikasi trading crypto di dunia
1. Pluang
Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi investasi di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.
Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.
Fitur dan Keunggulan
-Akses 620+ Aset Crypto populer seperti BTC, ETH, SOL, PEPE, WIF, dan altcoin lainnya dengan pair IDR ataupun USD/USDT
-Pelopor Saham AS & ETF dengan akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.
-Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.
-Rating 4,8 di Google Play Store
-Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF
-USD Yield hingga 3.88%
-Pilihan 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE
-Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi
Dari sisi keamanan, untuk emas, saham AS, ETF, Yield USD, dan Leverage seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Untuk aset crypto dan crypto futures transaksi dicatat dalam Central Finansial X (CFX) dan dijamin oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI)
Terakhir untuk reksadana seluruh transaksi difasilitasi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Catatan Risiko
Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko. Harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.
2. Bybit
Bybit adalah platform exchange crypto global berbasis di Dubai yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK.
Platform ini menawarkan akses aset crypto dan menjadi salah satu bursa derivatif yang menawarkan futures berjangka (perpetual contracts) dan leverage tinggi.
Fitur dan Keunggulan
-Akses ke ratusan aset crypto populer dan altcoin
-Termasuk perpetual futures dengan leverage hingga 200×
-Otomatisasi trading dan tiru strategi trader handal
-Order Types dan Tools, termasuk Market, Limit, Conditional orders, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko
Platform ini cocok bagi trader yang membutuhkan opsi leverage tinggi dan fleksibilitas trading.
Catatan Risiko
Risiko pasar cukup tinggi, terutama pada produk derivatif. Ditambah, absennya izin PAKD dari OJK membuat transaksi cryoto di Bybit berpotensi menimbulkan persoalan pajak serta lemahnya perlindungan konsumen.
3. Nanovest
Nanovest adalah platform investasi digital yang hadir di Indonesia dan memudahkan akses ke berbagai produk keuangan seperti saham Amerika, crypto, hingga emas digital.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 300 aset crypto
-Mobile/web dengan real-time charts, limit orders, dan price alerts
-Tidak menyediakan crypto futures
Platform ini cocok bagi investasi yang mudah diakses, aman, dan cocok untuk berbagai tingkat investor yang membutuhkan platform investasi multifungsi dan terpercaya.
Catatan Risiko
Meskipun menawarkan kemudahan dan biaya transaksi rendah, pengguna tetap perlu memperhatikan fluktuasi harga aset crypto, serta potensi biaya tambahan atau syarat lainnya yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pusat bantuan atau panduan layanan.
4. Robinhood
Robinhood adalah perusahaan layanan finansial asal Amerika Serikat yang memungkinkan pengguna memperdagangkan instrumen seperti saham, ETF, opsi, futures, dan cryptocurrency, dengan fitur wallet crypto, layanan wealth management, hingga kartu kredit-meski lisensinya khusus untuk AS, Inggris, dan Uni Eropa, dan belum diawasi oleh OJK untuk pasar Indonesia.
Fitur dan Keunggulan
-Crypto trading dan self‑custodial wallet, temasuk wallet crypto yang memungkinkan pengguna memegang aset sendiri (self-custody), tokenized stock derivatives (EU), dan staking (AS)
-Web dan Mobile Trading untuk saham, ETF, opsi, crypto, dan futures melalui platform web dan aplikasi mobile
-Tersedia untuk crypto tertentu (ETH, SOL) di AS
Robinhood cocok untuk investor global yang ingin memanfaatkan kemudahan trading tanpa komisi, akses ke produk derivatif dan crypto canggih, serta inovasi seperti tokenized assets dan AI-powered tools.
Catatan Risiko
Robinhood belum memiliki izin resmi dari OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Artinya, transaksi melalui platform ini berpotensi menimbulkan masalah terkait kepatuhan pajak maupun perlindungan konsumen bila dilakukan oleh pengguna di Indonesia.
5. Binance
Binance adalah platform crypto global yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK. Platform ini dikenal atas ekosistemnya yang lengkap, meliputi spot trading, derivatif, staking, hingga NFT marketplace.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 500 coins dan 1500 trading pairs
-Memungkinkan akses ke token DeFi dan meme, pairing fiat, serta alat likuiditas
-Trading tersedia melalui antarmuka web dan aplikasi seluler yang canggih, dengan charting real-time
-Mendukung Limit, Market, Stop‑Limit, OCO, TWAP; serta futures
Platform ini cocok untuk investor yang mencari ekosistem crypto all-in-one.
Catatan Risiko
Binance belum mengantongi izin PAKD dari OJK. Artinya, pengguna Indonesia berpotensi menghadapi kendala hukum dan pajak saat bertransaksi crypto di platform ini.
Meskipun aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang beragam, investor wajib mempertimbangkan keamanan, biaya transaksi, dan kepatuhan regulasi. Penting bagi investor mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko sebelum berinvestasi. Manfaatkan edukasi dan akun demo agar siap mengambil keputusan investasi.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Intip 5 Aplikasi Trading Crypto di Dunia 2025
Pasar crypto 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat dengan Bitcoin dan Ethereum melonjak. Temukan 5 aplikasi trading crypto terbaik untuk investasi aman dan efisien [1,157] url asal
#trading-crypto #aplikasi-crypto-2025 #pluang
(CNBC Indonesia - Tech) 31/10/25 15:49
v/23132/
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan global, terutama aset crypto, menghadapi gejolak namun menguntungkan di tahun ini. Sektor cryptocurrency pun mampu menunjukkan ketahanan di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi makro.
Data dari TradingView mencatat, hingga 14 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) telah melonjak 24% dan Ethereum (ETH) melesat 28.38% YTD. Bitcoin bahkan empat kali menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun ini.
Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar aset crypto mencapai $4 triliun. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap bullish untuk aset crypto, terutama setelah Bitcoin berhasil menutup bulan September 2025 dengan kenaikan solid sebesar +5.4%.
Pendorong utama di balik reli ini adalah peningkatan adopsi institusional. Sejak diluncurkannya ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, aliran modal institusi terus mengalir.
Berdasarkan data Farside Investors per 10 Oktober 2025, secara kumulatif, total dana institusi yang mengalir ke Bitcoin melalui ETF mencapai US$62.7 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar US$14.9 miliar, dan Solana sebesar US$372.6 juta.
Momentum positif ini juga didukung oleh regulasi yang lebih jelas, khususnya di Amerika Serikat. Pada pertengahan tahun 2025, pemerintah AS mengesahkan GENIUS Act, undang-undang federal pertama yang mengatur secara spesifik tentang stablecoin.
Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk didukung oleh cadangan 100% dalam aset likuid dan menjalani audit rutin.
Pengesahan GENIUS Act memberikan kepastian hukum dan transparansi yang dibutuhkan pasar, menarik investor institusi, serta memicu inovasi pembayaran dan DeFi berbasis stablecoin patuh aturan. Periode ini menarik bagi trader dan investor untuk memanfaatkan peluang pasar cryptocurrency yang berkembang positif.
Pemilihan aplikasi crypto yang tepat penting agar investor Indonesia dapat bertindak cepat dan efisien.
Berikut 5 aplikasi trading crypto di dunia
1. Pluang
Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi investasi di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.
Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.
Fitur dan Keunggulan
-Akses 620+ Aset Crypto populer seperti BTC, ETH, SOL, PEPE, WIF, dan altcoin lainnya dengan pair IDR ataupun USD/USDT
-Pelopor Saham AS & ETF dengan akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.
-Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.
-Rating 4,8 di Google Play Store
-Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF
-USD Yield hingga 3.88%
-Pilihan 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE
-Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi
Dari sisi keamanan, untuk emas, saham AS, ETF, Yield USD, dan Leverage seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Untuk aset crypto dan crypto futures transaksi dicatat dalam Central Finansial X (CFX) dan dijamin oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI)
Terakhir untuk reksadana seluruh transaksi difasilitasi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Catatan Risiko
Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko. Harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.
2. Bybit
Bybit adalah platform exchange crypto global berbasis di Dubai yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK.
Platform ini menawarkan akses aset crypto dan menjadi salah satu bursa derivatif yang menawarkan futures berjangka (perpetual contracts) dan leverage tinggi.
Fitur dan Keunggulan
-Akses ke ratusan aset crypto populer dan altcoin
-Termasuk perpetual futures dengan leverage hingga 200×
-Otomatisasi trading dan tiru strategi trader handal
-Order Types dan Tools, termasuk Market, Limit, Conditional orders, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko
Platform ini cocok bagi trader yang membutuhkan opsi leverage tinggi dan fleksibilitas trading.
Catatan Risiko
Risiko pasar cukup tinggi, terutama pada produk derivatif. Ditambah, absennya izin PAKD dari OJK membuat transaksi cryoto di Bybit berpotensi menimbulkan persoalan pajak serta lemahnya perlindungan konsumen.
3. Nanovest
Nanovest adalah platform investasi digital yang hadir di Indonesia dan memudahkan akses ke berbagai produk keuangan seperti saham Amerika, crypto, hingga emas digital.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 300 aset crypto
-Mobile/web dengan real-time charts, limit orders, dan price alerts
-Tidak menyediakan crypto futures
Platform ini cocok bagi investasi yang mudah diakses, aman, dan cocok untuk berbagai tingkat investor yang membutuhkan platform investasi multifungsi dan terpercaya.
Catatan Risiko
Meskipun menawarkan kemudahan dan biaya transaksi rendah, pengguna tetap perlu memperhatikan fluktuasi harga aset crypto, serta potensi biaya tambahan atau syarat lainnya yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pusat bantuan atau panduan layanan.
4. Robinhood
Robinhood adalah perusahaan layanan finansial asal Amerika Serikat yang memungkinkan pengguna memperdagangkan instrumen seperti saham, ETF, opsi, futures, dan cryptocurrency, dengan fitur wallet crypto, layanan wealth management, hingga kartu kredit-meski lisensinya khusus untuk AS, Inggris, dan Uni Eropa, dan belum diawasi oleh OJK untuk pasar Indonesia.
Fitur dan Keunggulan
-Crypto trading dan self‑custodial wallet, temasuk wallet crypto yang memungkinkan pengguna memegang aset sendiri (self-custody), tokenized stock derivatives (EU), dan staking (AS)
-Web dan Mobile Trading untuk saham, ETF, opsi, crypto, dan futures melalui platform web dan aplikasi mobile
-Tersedia untuk crypto tertentu (ETH, SOL) di AS
Robinhood cocok untuk investor global yang ingin memanfaatkan kemudahan trading tanpa komisi, akses ke produk derivatif dan crypto canggih, serta inovasi seperti tokenized assets dan AI-powered tools.
Catatan Risiko
Robinhood belum memiliki izin resmi dari OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD). Artinya, transaksi melalui platform ini berpotensi menimbulkan masalah terkait kepatuhan pajak maupun perlindungan konsumen bila dilakukan oleh pengguna di Indonesia.
5. Binance
Binance adalah platform crypto global yang diawasi oleh regulator internasional, namun belum berada di bawah lisensi OJK. Platform ini dikenal atas ekosistemnya yang lengkap, meliputi spot trading, derivatif, staking, hingga NFT marketplace.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 500 coins dan 1500 trading pairs
-Memungkinkan akses ke token DeFi dan meme, pairing fiat, serta alat likuiditas
-Trading tersedia melalui antarmuka web dan aplikasi seluler yang canggih, dengan charting real-time
-Mendukung Limit, Market, Stop‑Limit, OCO, TWAP; serta futures
Platform ini cocok untuk investor yang mencari ekosistem crypto all-in-one.
Catatan Risiko
Binance belum mengantongi izin PAKD dari OJK. Artinya, pengguna Indonesia berpotensi menghadapi kendala hukum dan pajak saat bertransaksi crypto di platform ini.
Meskipun aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang beragam, investor wajib mempertimbangkan keamanan, biaya transaksi, dan kepatuhan regulasi. Penting bagi investor mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko sebelum berinvestasi. Manfaatkan edukasi dan akun demo agar siap mengambil keputusan investasi.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Simak! Ini 5 Aplikasi Trading Crypto Terbaik di Indonesia 2025
Pasar crypto 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat dengan Bitcoin dan Ethereum melonjak. Temukan 5 aplikasi crypto terbaik di Indonesia untuk investasi aman. [1,123] url asal
#trading-crypto #aplikasi-crypto-terbaik #pluang
(CNBC Indonesia - Tech) 31/10/25 14:50
v/23000/
Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun ini pasar keuangan global, terutama aset crypto, menghadapi gejolak namun menguntungkan. Sektor cryptocurrency menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi makro.
Data dari TradingView mencatat, hingga 14 Oktober 2025, Bitcoin (BTC) telah melonjak 24% dan Ethereum (ETH) melesat 28.38% YTD. Bitcoin bahkan empat kali menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun ini.
Secara keseluruhan, total kapitalisasi pasar aset crypto mencapai US$4 triliun. Sentimen pasar secara keseluruhan tetap bullish untuk aset crypto, terutama setelah Bitcoin berhasil menutup September 2025 dengan kenaikan solid sebesar +5.4%.
Pendorong utama di balik reli ini adalah peningkatan adopsi institusional. Sejak diluncurkannya ETF (Exchange Traded Fund) Bitcoin pada tahun 2024, yang kemudian diikuti oleh ETF Ethereum dan ETF Solana, aliran modal institusi terus mengalir.
Berdasarkan data Farside Investors per 10 Oktober 2025, secara kumulatif, total dana institusi yang mengalir ke Bitcoin melalui ETF mencapai $62.7 miliar, diikuti oleh Ethereum sebesar $14.9 miliar, dan Solana sebesar $372.6 juta. Momentum positif ini juga didukung oleh regulasi yang lebih jelas, khususnya di Amerika Serikat. Pada pertengahan tahun 2025, pemerintah AS mengesahkan GENIUS Act, undang-undang federal pertama yang mengatur secara spesifik tentang stablecoin.
Aturan ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk didukung oleh cadangan 100% dalam aset likuid dan menjalani audit rutin. Pengesahan GENIUS Act memberikan kepastian hukum dan transparansi yang dibutuhkan pasar, menarik investor institusi, serta memicu inovasi pembayaran dan DeFi berbasis stablecoin patuh aturan.
Periode ini menarik bagi trader dan investor untuk memanfaatkan peluang pasar cryptocurrency yang berkembang positif. Pemilihan aplikasi crypto yang tepat penting agar investor Indonesia dapat bertindak cepat dan efisien.
Di Indonesia, pilihan aplikasi crypto semakin beragam. Namun memilih aplikasi crypto yang aman dan teregulasi juga menjadi aspek penting untuk diperhatikan agar dapat menjamin keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
Berikut lima aplikasi crypto terbaik di Indonesia
1. Pluang
Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi investasi di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.
Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.
Fitur dan Keunggulan
-Akses 620+ Aset Crypto populer seperti BTC, ETH, SOL, PEPE, WIF, dan altcoin lainnya dengan pair IDR ataupun USD/USDT
-Pelopor Saham AS & ETF dengan akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.
-Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.
-Rating 4,8 di Google Play Store
-Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF
-USD Yield hingga 3.88%
-Pilihan 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE
-Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi
Dari sisi keamanan, untuk emas, saham AS, ETF, Yield USD, dan Leverage seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Untuk aset crypto dan crypto futures transaksi dicatat dalam Central Finansial X (CFX) dan dijamin oleh Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Terakhir untuk reksadana seluruh transaksi difasilitasi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Catatan Risiko
Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko. Harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.
2. Tokocrypto
Tokocrypto adalah aplikasi dan platform exchange aset crypto di Indonesia yang memungkinkan pengguna melakukan trading Bitcoin, Ethereum, hingga altcoin lainnya dengan interface yang mudah dan aman.
Fitur dan Keunggulan
-Mengakses hingga 406 koin dengan 652 trading pairs
-Mendukung DeFi dan meme token, fiat pairing dengan IDR, serta staking rewards
-Tidak menyediakan Crypto Futures, namun mendukung NFT, IDR, dan token utilitas TKO
-Fitur mobile/web dengan advanced charting, analitik, serta data real-time
Platform ini cocok bagi investor yang mencari aplikasi crypto yang mudah digunakan, fitur lengkap, dan terintegrasi dalam ekosistem digital yang terus berkembang di Indonesia.
Catatan Risiko
Trading aset crypto mengandung risiko tinggi karena volatilitas pasar. Pengguna disarankan memahami mekanisme biaya transaksi serta potensi risiko sebelum berinvestasi.
3. Triv
Triv adalah salah satu platform cryptocurrency di Indonesia yang menawarkan produk spot, staking, maupun futures.
Fitur dan Keunggulan
-Lebih dari 700 aset crypto untuk memberikan akses ke pilihan koin yang sangat beragam
-Fitur yang meliputi top-up e-currency, spread rendah, settlement real-time dalam IDR, serta aset diasuransikan
-Order Types dan Tools untuk Mendukung Market, Limit, Trailing Stop, serta tools manajemen risiko
Platform ini sangat cocok untuk investor maupun trader yang ingin akses lengkap ke aset digital, serta keamanan dan kemudahan transaksi dalam rupiah.
Catatan Risiko
Meskipun Triv telah berizin penuh di Indonesia, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar seperti volatilitas crypto, serta melakukan pengecekan terhadap biaya transaksi dan perhitungan pajak yang berlaku.
4. Nanovest
Nanovest adalah platform investasi digital yang hadir di Indonesia dan memudahkan akses ke berbagai produk keuangan seperti saham Amerika, crypto, hingga emas digital.
Fitur dan Keunggulan
- Lebih dari 300 aset crypto
- Mobile/web dengan real-time charts, limit orders, dan price alerts
- Tidak menyediakan crypto futures
Platform ini cocok bagi investasi yang mudah diakses, aman, dan untuk berbagai tingkat investor yang membutuhkan platform investasi multifungsi dan terpercaya.
Catatan Risiko
Meskipun menawarkan kemudahan dan biaya transaksi rendah, pengguna tetap perlu memperhatikan fluktuasi harga aset crypto, serta potensi biaya tambahan atau syarat lainnya yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pusat bantuan atau panduan layanan.
5. Pintu
Pintu adalah aplikasi crypto dari Indonesia yang memudahkan pengguna membeli, menjual, dan berinvestasi aset digital lewat aplikasi mobile dan Pintu Pro Web.
Fitur & Keunggulan
-Lebih dari 300 aset crypto
-Fitur Spot trading, swaps, PTU utility token
-Pintu Pro Futures, perpetual futures dengan leverage hingga 25×
Bagi pengguna yang mencari platform serba-ada, Pintu menawarkan cakupan aset luas, eksekusi lintas perangkat (app & web), dan perangkat manajemen risiko.
Catatan Risiko
Aset crypto bersifat volatil dan berisiko tinggi. Investor disarankan memahami biaya, mekanisme leverage, serta toleransi risiko pribadi sebelum bertransaksi. Di tengah pertumbuhan pesat industri aset digital di Indonesia, setiap aplikasi crypto menawarkan nilai tambah yang berbeda. Namun, investor tetap perlu memperhatikan aspek keamanan, biaya transaksi, serta kepatuhan regulasi sebelum mengambil keputusan.
Bagi investor, penting untuk mengevaluasi kebutuhan dan profil risiko pribadi sebelum berinvestasi. Manfaatkan fitur edukasi maupun akun demo yang tersedia agar lebih siap dalam mengambil keputusan investasi.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56