Bisnis.com, JAKARTA — PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) melakukan ekspansi portofolio bisnis usai mengakuisisi aset vila di Bali senilai Rp200 miliar.
Manajemen DMS Propertindo menjelaskan langkah strategis tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat basis pendapatan berulang (recurring income) di tengah tren pemulihan industri pariwisata nasional.
Adapun, aset yang diakuisisi adalah The Leaf Jimbaran, berlokasi di kawasan Jimbaran, Bali, yang nantinya akan dilakukan rebranding menjadi The Leaf Indies Jimbaran.
Properti tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 11.700 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 4.943 meter persegi. Berada di kawasan strategis Bali Selatan, aset ini memiliki daya tarik kuat, khususnya bagi segmen wisatawan menengah atas hingga premium.
"Nilai akuisisi sebesar Rp200 miliar bersumber dari kombinasi pembiayaan dari grup perseroan dan fasilitas utang bank," tulis manajemen dalam siaran pers, Selasa (16/12/2025).
Skema pendanaan ini dipilih untuk menjaga keseimbangan struktur permodalan perseroan sekaligus memberikan fleksibilitas keuangan dalam mendukung rencana ekspansi bisnis ke depan.
Dari sisi operasional, pengelolaan aset hasil akuisisi akan dilakukan oleh manajemen internal melalui Accola Hotel Indonesia. Dengan pengelolaan internal, perseroan menargetkan kontrol yang lebih optimal terhadap kualitas layanan, peningkatan efisiensi biaya operasional, serta penyelarasan strategi pemasaran dengan arah bisnis perseroan secara keseluruhan.
Akuisisi The Leaf Jimbaran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Manajemen menargetkan tambahan recurring income sekitar Rp25 miliar per tahun, yang bersumber dari pendapatan kamar, layanan hospitality, serta optimalisasi fasilitas pendukung yang tersedia.
KOTA berpendapat seiring dengan membaiknya kondisi pariwisata Bali, prospek kinerja aset hospitality di wilayah tersebut dinilai makin positif. Peningkatan arus wisatawan domestik dan mancanegara menjadi faktor pendorong utama bagi peningkatan tingkat hunian dan pendapatan properti, khususnya untuk aset dengan konsep eksklusif dan fasilitas lengkap.
Langkah akuisisi villa di Bali ini mencerminkan fokus KOTA dalam membangun portofolio aset produktif yang berorientasi pada pendapatan berulang dan pertumbuhan jangka panjang.
Ke depan, perseroan membuka peluang untuk melakukan ekspansi lanjutan di sektor properti dan hospitality, baik melalui akuisisi aset baru maupun pengembangan aset eksisting, guna menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.