Bisnis.com, JAKARTA - Pulau terbesar di Vietnam, Phu Quoc, telah melampaui Bali di Indonesia untuk pertama kalinya dan dinobatkan sebagai pulau terindah di Asia tahun ini.
Hal itu berdasarkan survei pembaca majalah Amerika Condé Nast Traveler. Lebih dari 757.000 pembaca Condé Nast Traveler berpartisipasi dalam survei ini, berbagi pendapat mereka tentang berbagai pengalaman perjalanan, termasuk kota, pulau, hotel, resor, kapal pesiar, spa, dan maskapai penerbangan.
Mereka memberi nilai berdasarkan kepuasan wisatawan berdasarkan berbagai kriteria, termasuk kualitas layanan, pemandangan alam, pantai, kuliner, dan keramahtamahan. Pengakuan ini mengukuhkan reputasi pulau ini sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan domestik dan internasional.
Dalam survei tersebut Phu Quoc meraih skor 95,51 poin, meningkat 0,15 poin dari tahun lalu, menurut Penghargaan Pilihan Pembaca tahunan majalah tersebut. Kemudian, Langkawi di Malaysia berada di peringkat kedua, diikuti oleh Koh Samui di Thailand.
Pulau Bali, yang menduduki peringkat teratas tahun lalu, turun ke posisi keenam tahun ini, di bawah Boracay dan Palawan di Filipina.
Phu Quoc telah menjadi titik terang pariwisata Vietnam tahun ini. Pulau ini menerima 1,2 juta kunjungan wisatawan mancanegara antara Januari dan September, naik 65,8% dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui target tahun ini sebesar 1 juta.
Sepanjang tahun ini, Phu Quoc telah menyambut 6,5 juta pengunjung, termasuk wisatawan domestik, yang telah melampaui total 5,9 juta kunjungan tahun lalu, menurut Dinas Pariwisata Provinsi An Giang.
Penghargaan Pilihan Pembaca Condé Nast Traveler merupakan penghargaan terlama dalam industri perjalanan, merayakan keunggulan hotel, resor, dan destinasi di seluruh dunia.
Sementara itu, Bali tetap populer sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang langsung ke Bali sampai dengan Juli 2025 tercatat mencapai 697.110 kunjungan atau naik 11,42% dibandingkan Juli 2024 yang tercatat sebanyak 625.670 kunjungan.
Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Juli 2025, total kunjungan wisman ke Bali mencapai 3,98 juta kunjungan, atau meningkat 12,46% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Kunjungan wisman ke Bali pada Juli 2025 paling banyak dilakukan oleh wisatawan berkebangsaan Australia (23,10%), China (8,56%), dan India (6,50%).
Indikator pariwisata selanjutnya yang dirilis oleh BPS Provinsi Bali adalah jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Bali yang pada Juli 2025 tercatat mencapai 2,29 juta perjalanan atau naik 31,96% dibandingkan Juli 2024.
Dari angka jumlah perjalanan tersebut, 78,46% atau 1,80 juta perjalanan di antaranya merupakan perjalanan antarkabupaten/kota di dalam provinsi. Sedangkan jumlah perjalanan antarkabupaten/kota antarprovinsi mencapai 494.010 perjalanan (21,54%).
Adapun, Kabupaten Badung menjadi tujuan utama wisatawan nusantara dengan jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 604.710 perjalanan.
Selanjutnya, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang pada Juli 2025 tercatat sebesar 67,75%, naik 3,10% poin dibandingkan dengan Juni 2025. Sementara itu, tingkat penghunian kamar hotel nonbintang tercatat sebesar 49%, naik 2,90% poin jika dibandingkan Juni 2025.